6 Cara Menasehati Anak Yang Merokok Agar Berhenti Merokok

6 Cara Menasehati Anak Yang Merokok  Agar Berhenti Merokok_ Rokok merupakan hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bahan lainnya yang dihasilkan dari tanaman Nicotianan Tabacum, Nicotiana Rustica dan spesies lainnya atau sintesinya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan. Setiap hembusan asap rokok meliputi lebih dari 4000 bahan kimia, setengahnya dihasilkan oleh pembakaran daun tembakau dan setengah lagi merupakan reaksi kimia dari rokok yang dibakar dan merupakan pencampuran bahan kimia untuk meningkatkan cita rasa dan kualitas rokok.

Kebiasaan merokok biasanya mulai terjadi di bangku SMP yang usianya baru 12 sampai 15 tahun. Dapat kita ketahui bahwa orang yang merokok pada usia muda sering terjadi mengalami penurunan tingkat kesehatan secara kesuluruhan dibandingkan dengan teman yang seusianya yang tidak merokok.

Tak hanya berdampak kesehatan secara fisik, anak yang sudah kecanduan dengan rokok diusia muda yang hari ini masi dikatakan anak sekolah, muda terpengaruh untuk berperilaku yang buruk. Biasannya anak yang merokok anak semakin berani melakukan hal – hal yang beresiko, penggunaan ganja dan minum alkohol yang berlebihan. Akibat dari hal itu yakni bisa menimbulkan perkelahian, tawuran dan hal lainya. Padahal itu tidak sepantasnya dilakukan oleh anak tersebut sehingga hal ini bisa merusak masa depan si anak itu sendiri.

Mengingat bahaya rokok yang cukup besar serta sulitnya melepaskan kebiasaan merokok maka pencegahan rokok pada usia anak sangatlah perlu dilakukan. Dan perang orang tua sangat penting untuk bisa menasehati anaknya agar tidak terjerumus dari penyalahgunaan rokok yang bisa merusak kesehatan pada anaknya. Dibawah ini ada beberapa cara menasehati anak yang sudah merokok.

6 Cara Menasehati Anak Yang Merokok  Agar Berhenti Merokok 

1. Menjelaskan Anak Tentang Bahaya Rokok Sejak Dini. 
Setiap orang tua pasti tidak ingin anaknya yang masi sekolah sudah kecanduan atau sudah mencoba untuk merokok, yang bisa berdampak tidak baik terhadap anaknya. Orang tua adalah pengaruh yang terbesar terhadap anak - anaknya.

Maka anda harus menjelakan terhadap anak anda bahwa rokok benar - benar tidak boleh dilakukan oleh siapapun apa lagi pada ank - anak yang masi berusia muda. Disini anda bisa memberikan gambaran tehadap anak tentang penyakit yang disebabkan oleh rokok. Jangan hanya melarang anak untuk merokok, tanpa memeberikan penjelasan yang jelas terhadap anak.

Terlepas dari itu orang tua harus membuat perarturan - perarturan yang bertujuan agar anak tidak ada ruang atau waktu untuk merokok, misalnya membuat perjanjian ketika merokok tidak dikasi uang jajan atau menentukan satu tanggal pasti dimana mereka harus berhenti merokok. Maka dari itu bukan hanya saja anak yang berhenti merokok tapi satu keluarga pun tidak akan ada yang merokok.

2. Jangan Memarahi 
Ketika Anda Mengetahui Ketika Anak Anda Merokok. Memarahi anak pada saat merokok memang hal yang wajar, tapi jangan memaharahi anak secara berlebihan. Marah yang berlebihan bukanlah merupakan jalan keluar bagi setiap seorang anak yang bersalah.

Dalam hal ini termasuk marah terhadap anak yang merokok di usia muda, yang hari ini masi duduk dibangku sekolah. Melainkan akan berdampak buruk terhadap psikis anak ketika anda memarahinya, yaitu justru akan membuat anak menjadi takut.

Perasaan takut inilah akan membuat anak akan semakin menutupi perbuatannya, dan tidak akan berkata jujur kepada orang tuanya karena takut dimarahi. Maka dari itu cukup menasehati jangan memarahi anak, dan berikan ia pencerahan dan penjelasan tentang bahayanya merokok dengan baik. Maka secara tidak langsung anak akan mudah mendegarkan anda, dan secara pelan - pelan anak anda akan berhenti untuk merokok.

3. Tegaskan Pada Anak Bahwa Betapa Pentingnya Hidup Sehat 
Demi Masa Depannya Semua orang pasti didalam keluarganya ingin hidup sehat terutama para kedua orang tua ingin melihat anak – anaknya hidup sehat. Yang dimaksud kali ini hidup sehat tanpa rokok. Kadang anak yang merokok hanya ikut – ikutan karena pengaruh dari lingkungan, yang sebelumnya tidak mengetahui dampak besar dari merokok.

Maka dari itu, Orang tua memiliki peran paling utama dalam menjaga kesehatan dikeluarganya terutama kesehatan anak. Ketika anda yang hari ini berperan sebagai orang tua, mengetahui anaknya merokok, maka anda perlu menegaskan pada anak anda bahwa betapa pentingnya hidup sehat tanpa rokok.

Anda harus menjelaskan dampak – dampak negatif merokok pada anak anda secara baik dan sejelas – jelasnya, agar anak bisa paham betapa pentingnya hidup sehat tanpa rokok. dan pastinya anak anda akan berhenti untuk merokok serta menjauhi rokok.

4. Melakukan Pendekatan Terhadap Anak 
Mencegah anak yang sudah merokok, sebaiknya orang tua memberikan sebuah pengertian secara rutin tentang bahaya merokok yang bisa menyebabkan kecanduan, dan sulit dilepaskan sehingga berdampak pada kesehatan serta dapat mengakibatkan kematian. Tapi anak yang sudah terlanjur terbiasa merokok entah dengan alasanya seperti apa.

Sebaiknya anak jangan menghakiminya. Terutama lakukan pendekatan bagaimana usaha menghentikan sianak yang sudah terbiasa merokok. maka yang dilakukan berbicara dengan menggunakan pake hati kehati tentang masalah yang memicu sehingga anak berani merokok. Selain itu, penting untuk orang tua mendorong anak untuk menghilangka godaan merokok dan meminta anak untuk menghindari tempat, teman - teman atau kegiatan yang dapat membuatnya merokok.

5. Meningkatkan Kepercayaan Diri Terhadap Anak 
Yang menyebabkan anak merokok biasanya karena tidak memiliki kepercayaan dan merasa ingi diterima oleh teman – temannya. Dan biasanya juga anak merokok agar bisa terlihat lebih dewasa. Dengan seperti itu, berarti seorang anak tidak memiliki rasa percaya diri terhadap dirinya sendiri.

Maka untuk menasehti anak seperti itu buatlah dia untuk lebih percaya diri tanpa harus merokok. berikan penjelasan bahwa merokok bukan satu – satunya cara supaya diterima dalam teman – temanya yang hari bisa dikatakan dalam pergaulannya.

Tanamkan kepercayaan terhadap anak tersebut bahwa masi banyak orang dan teman yang lain yang mau menerima dirinya apa adanya. selain itu anda bisa juga memeprcayakan rasa tanggung jawab yang penting pada anak supaya ia merasa lebih dewasa, misalnya menyuruh anak untuk melakukan pekerjaan orang dewasa.

6. Mencoba Berdiskusi Dengan Anak.
Berdiskusi sangat berbeda jauh dengan menceramahi apa lagi menceramahi seorang anak. Pahami juga emosi anak anda supaya dia mau berbicara dan mau mendengarkan apa yang kita bicarakan. Mulailah berdiskusi dengan menanyakan dari kapan dia merokok dan apa alasan ia merokok, kemudian anda menanyakan dari mana ia mendapatkan rokok.

Setelah anda mendengar penjelasan dari anak anda. Maka mulailah anda menjelaskan dampak buruk merokok pada kesehatan ajarkan dia bahwa merokok tidak penting dan tidak perlu ia lakukan. Serta berikan ia pemahaman tentang dampak buruk rokok terhadap masa depan si anak. Masa depan bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda bangsa ini. Kaum muda Indonesia adalah masa depan bangsa ini.

Oleh karena itu,setiap pemuda bangsa Indonesia merupakan fakto – factor penting yang sangat diandalkan oleh bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita – cita bangsa serta mempertahankan kedaulatan bangsa. Dengan harapan itu janganlah kau hancurkan dengan merokok, merokok bisa menghancurkan generasi ini.

Demikian beberapa cara menasehati anak yang merokok semoga bias bermanfaat, dan segeralah terapkan cara – cara diatas agar anak anda terjauhi dari hal buruk.

0 Response to "6 Cara Menasehati Anak Yang Merokok Agar Berhenti Merokok"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close