Sunday, 22 July 2018

7 Cara Mendapatkan Banyak Teman di Kelas

Cara Mendapatkan Banyak Teman di Kelas_ Hy Guys, dalam postingan kali ini, saya ingin berbagi tips tentang trik untuk mendapatkan banyak teman di kelas atau tips agar disukai teman kelas. Oke guys, sebagai siswa pastinya kita berharap memiliki banyak teman di kelas atau di sekolah.


Memiliki banyak teman memang memiliki banyak kelebihan, sehingga sangat penting bagi anda sebagai siswa untuk mencari teman, tapi yang mesti anda pahami dan lakukan adalah memilah teman yang memiliki perilaku baik, karena biasanya secara psikologis, perilaku kita akan sangat dipengaruhi oleh perilaku teman yang sering kita ajak bergaul.

Baca juga: 7 Cara Belajar Siswa Yang Berprestasi

Sebelum kita mengulas tentang cara mendapatkan banyak teman, terlebih dahulu kita akan mengulas tentang kelebihan memiliki banyak teman. Apa saja kelebihan memiliki banyak teman? berikut ulasannya;

Kelebihan memiliki banyak teman

1. Banyak yang bisa memberi bantuan.
Kelebihan pertama anda memiliki banyak teman adalah jika anda membutuhkan bantuan anda bisa meminta tolong kepada teman anda. Bayangkan saja jika anda tidak memiliki teman padahal anda ingin melakukan hal yang butuh bantuan dari banyak orang, pasti anda akan mengalami kesulitan. Dengan memiliki banyak teman anda bisa meminta bantuan kepada teman anda.

2. Punya banyak teman nongkrong.
Kumpul-kumpul (nongkrong) dengan teman kelas adalah hal yang lazim dilakukan oleh anak sekolahan. Dengan memiliki banyak teman anda akan mudah nongkrong dengan teman apabila anda sedang boring (bosan) berada di rumah.

3. Bisa bertukar pikiran.
Semakin banyak teman, semakin banyak yang bisa anda ajak untuk bertukar pikiran apabila hendak melakukan sesuatu. Dengan adanya teman bisa mejadi sarana untuk anda mendengar saran dari  untuk menentukan hal yang tepat dalam rencana anda.

4. Rezeki semakin lancar.
Jika ingin rezeki anda lancar maka perbanyaklah teman. Teman adalah satu sumber rezeki, jadi jangan malas untuk berteman, apalagi berusah menutup diri. Banyak teman semakin membuka peluang untuk mendapatkan banyak traktiran (ngarep)

5. Menjadi teman seperjuangan dalam mewujudkan mimpi.
Anda pasti memiliki impian bukan, dan dalam proses mewujudkan mimpi anda, sebaiknya cari teman yang memiliki visi yang sama dengan anda. Minimal teman tersebut selalu memotivasi anda agar bersemangat dalam mewujudkan mimpi anda.

Nagh itulah beberapa kelebihan memiliki banyak teman, tapi sudah pasti masih banyak lagi kelebihan lainnya. Lantas bagaimana cara mendapatkan teman berikut tipsnya:

7 Cara Mendapatkan Banyak Teman di Kelas

1. Menyapa duluan
Dihari pertama sekolah atau di awal-awal anda sekolah dan bertemu dengan teman baru anda, usahakan anda mejadi sosok yang welcome (terbuka), jangan menunggu oranglain menyapa anda kemudian baru balas menyapa akan tetapi anda harus mulai menyapa duluan teman anda dengan sikap yang lelmbut dan bersahabat.

Dengan begitu pasti anda akan dianggap sebagai sosok yang meyenangkan bagi teman-teman anda, sehinggamereka tidak merasa canggung untuk ngobrol dengana anda, sehingga akan ada banyak siswa yang ingin berteman dengan anda.

2. Jangan pelit
Jika kamu ingin punya banyak teman maka hal yang penting untuk anda lakukan adalah jangan memiliki sikap pelit. Kalau anda pelit maka teman-teman anda bisa jadi mencap anda sebagai orang yang perhitungan.

Oleh karena itu, walaupun anda juga tidak memiliki banyak uang, namun sekali-kali aaanda bisa mentraktir teman anda, selain bisa membuat teman anda senang terhadap anda, hal tersebut juga bisa menjadi ladang pahala anda.

3. Suka menolong 
Lanjut ke tips berikutnya, hal yang juga bisa anda lakukan untuk memiliki banyak teman di kelas atau agar disukai teman kelas adalah dengan menjadi pribadi yang suka menolong teman-teman kelas anda.

Jangan pernah segang untuk menolong teman anda,  apabila teman anda membutuhkan bantuan maka segera berikan bantuan sebisa anda. Orang yang suka menolong akan disukai oleh orang lain

4. Hargai teman anda
Next, setiap orang pasti ingin dihargai, termasuk teman kelas anda. Untuk itu jangan pernah memandang rendah teman kelas, walaupun teman kelas anda tersebut siswa yang kurang pintar atau kurang mampu, tetap mesti anda harus menghargainya.

5. Tidak pilih-pilih teman
Pilih-pilih teman disini maksudnya adalah anda jangan melihat status sosial dari teman kelas anda. Jangan sampai karena teman anda miskin sehingga anda tidak ingin berteman dengannya atau jangan sampai teman kelas anda bodoh lantas anda memilih tidak dekat dengannya.

Hidup ini seperti roda yang berputar, kadang saat ini ada orang yang bodoh atau miskin namun bukan tidak mungkin esok atau lusa, teman anda tersebut mejadi sosok yang cerdas dan kaya raya. apapun bisa terjadi, sehingga anda mesti pandai-pandai dalam bersikap.

6. Jangan menjadi pribadi yang tertutup
Apabila anda ingin memiliki banyak teman maka hal yang mesti anda lakukan adalah hindari memiliki sikap tertutup. Apa itu sikap tertutup? sikap tertutup adalah enggang bergabung atau bergaul dengan teman lain

Orang tertutup lelbih memilih menyendiri, dan tidak senang untuk bergaul dengan temannya. Jika anda memiliki sikap tertutup maka teman kelas anda juga akan merasa segang untuk menyapa anda. Bukannya mereka sombong akan tetapi bisa jadi mereka takut salah bersikap di hadapan anda.

7. Suka bercanda
Terkahir jika anda ingin disukai teman anda atau ingin memiliki banyak teman, maka anda sebaiknya memiliki sedikit sisi humoris (suka bercanda) dalam diri anda. Namun bercandanya cukup sewajarnya saja tidak usah berlebihan.

Orang biasanya suka berteman dengan anak yang humoris, karena dengan berteman dengannya mereka selalu tertwa dan bahagia. Namun jika bercanda sebaiknya candaannya harus yang positif-positi saja hindarkan candaan negatif.


cara mempunyai banyak teman wanita

cara punya banyak teman di kampus

cara agar punya banyak teman cowok

cara disukai teman sekelas

cara menjadi teman yang baik dan menyenangkan

cara agar punya banyak teman di facebook

cara agar disukai banyak orang di sekolah

cara mengambil hati teman

Jadwal Libur Sekolah Tahun Ajaran 2018/2019 SD, SMP dan SMA

Jadwal Libur Sekolah Tahun Ajaran 2018/2019 SD, SMP dan SMA_ Libur sekolah adalah hal yang dinanti-nanti oleh sebagian siswa maupun guru, dengan adanya libur sekolah siswa dan guru bisa memanfaatkan waktu libur tersebut dengan melakukan hal-hal yang bisa membuat mereka senang (misalnya rekreasi, camping, traveling dll).


Kalender pendidikan pada tahun ajaran 2018/2019 untuk setiap daerah/provinsi sudah dirilis, melalui kalender pendidikan tersebut anda bisa melihat daftar hari libur sekolah pada tahun ajaran 2018/2019. Lantas berapa hari libur sekolah pada tahun ajaran 2018/2019?

Baca juga: 10 Tips Mengisi Liburan Sekolah Yang Bermanfaat

Bagi sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013, jumlah minggu efektif pada tahun ajaran 2018/2019 adalah 36 minggu. Adapun  rinciannya adalah untuk semester pertama (ganjil) miinggu efektinya selama 18 minggu sedangkan untuk semester II (genap) minggu efektifnya adalah selama 14 minggu. Dengan jumlah tatap muka dalam satu minggu adalah 5-6 hari/pekan.

Jadwal Libur Sekolah Tahun Ajaran 2018/2019 SD, SMP dan SMA

A. Libur umum tahun ajaran 2018/2019
1. Peringatan hari kemerdekaan RI: 17 Agustus 2018
2. Hari raya idul adha 1438 H: Rabu 22 Agustus 2018
3. Tahun baru hijriah 1440 H: Selasa 11 september 2018
4. Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW: Selasa 20 November 2018
5. Hari raya natal: Selasa, 25 Desember 2018
6. Tahun baru: Selasa, 1 januari 2019
7. tahun baru imlek 2569: Selasa, 5 Februari 2019
8. Hari raya nyepi, tahun saka 1941: Kamis 7 Maret 2019
9. Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW: Rabu, 3 April 2018
10. Wafat Isa Al-Masih: Jumat 19 April 2019
11. Hari buruh international: Rabu, 1 mei 2019
12. Hari raya waisak 2563: Minggu 19 Mei 2019
13. Kenaikan Isa Al-Masih: Kamis, 30 mei 2019
14. Hari lahir pancasila: Sabtu 1 Juni 2019
15.Hari raya idul fitri 1440 H: Rabu sampai kamis (5-6) juni 2019

B Libur jedah semester tahun ajaran 2018/2019
Libur semester bagi PAUD?TK, SD, SMP, SMA dan SMK adalah sebagai berikut:

1. Libur setiap semester I (ganji) tahun ajaran 2018/2019
Libur setiap semester I (ganji) berlangsung selama 12 hari. Untuk libur semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 dimulai pada hari senin tanggal 24 desember 2018 sampai pada hari sabtu tanggal 13 juli  tahun 2019.

2. Libur setiap semester II (genap) tahun ajaran 2018/2019
Libur setiap semester II (genap) berlangsung selama 12 hari. Untuk libur semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 dimulai pada hari senin tanggal 1 juli 2019 sampai pada hari sabtu tanggal 5 Januari tahun 2019.

C. Libur Bulan Ramadhan
Libur sekolah para bulan ramadhan dimulai pada 1 hari sebelum awal ramadhan dan 2 hari di awal ramadhan serta 6 hari sebelum bulan syawal. Libur idul fitri berlangsung selama 6 hari sesudah tanggal 1 syawal

D. Libur Khusus
Dinas pendidikan juga memberi libur tambahan selama 1 minggu dalam 1 tahun. Namun libur tersebut berlaku untuk sekolah yang memiliki ciri kekhususan.

Demikianlah Jadwal Libur Sekolah Tahun Ajaran 2018/2019, Jadi dalam libur sekolah tahun ajaran 2018/2019 anda ingin manfaatkan untuk melakukan hal apa? sebaiknya anda mulai menyusun planing/rencana dalam libur sekolah tahun ajaran 2018/2019.

Keyword: libur sekolah 2018/2019, jadwal libur sekolah 2017/2018, kalender pendidikan 2018 jakarta, kalender pendidikan 2018/2019, kalender pendidikan 2018 jawa barat, kalender pendidikan tahun 2018-2019, hari pertama masuk sekolah 2018/2019, kalender pendidikan 2018.

Friday, 20 July 2018

Download Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah

Download Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah_ Bahwa pelaksanaan upacara bendera di sekolah merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang mencakup nilai-nilai penanaman sikap disiplin, kerjasama, rasa percaya diri, dan tanggung jawab yang mendorong lahirnya sikap dan kesadaran berbangsa dan bernegara serta cinta tanah air di kalangan peserta didik;

Dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah yang dimaksud dengan:

PASAL I Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah

1. Upacara Bendera yang selanjutnya disebut Upacara adalah penaikan Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Bendera adalah Sang Merah Putih.

3. Pembina Upacara adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pejabat pemerintahan, atau tokoh masyarakat.

4. Pemimpin Upacara adalah peserta didik yang dipilih untuk memimpin jalannya Upacara di sekolah.

5. Pengatur Upacara adalah guru yang bertugas menyiapkan rencana acara Upacara serta segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan Upacara di sekolah.

6. Pemandu Upacara adalah peserta didik di bawah bimbingan guru pembina yang membaca acara
pelaksanaan Upacara di sekolah.

7. Pembawa Naskah Pancasila adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membawa naskah Pancasila untuk diserahkan kepada Pembina Upacara dan menerima kembali naskah tersebut pada saat yang telah ditentukan.

8. Pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membacakan teks tersebut pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

9. Pembaca Teks Janji Siswa adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membacakan teks janji siswa pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

10. Pembaca Doa adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas membaca doa pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

11. Pemimpin Lagu/Dirigen adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas memimpin kelompok dan/atau seluruh peserta Upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mengheningkan Cipta, dan lagu wajib nasional pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

12. Kelompok Pengibar Bendera adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas menyiapkan dan menaikkan Bendera pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

13. Kelompok Paduan Suara adalah peserta didik yang ditunjuk untuk bertugas menyanyikan lagu Indonesia Raya, lagu Mengheningkan Cipta, dan lagu wajib nasional lainnya pada saat dan tempat yang telah ditentukan.

Pasal 18 Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah

(1) Lagu Indonesia Raya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 dinyanyikan secara lengkap dalam 3 (tiga) stanza oleh peserta Upacara dengan berdiri tegak dan sikap hormat.

(2) Lagu Indonesia Raya dengan 3 (tiga) stanza sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyanyikan dengan lirik tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(3) Berdiri tegak dan sikap hormat sebagaimana dimaksud

pada ayat (1) merupakan berdiri tegak di tempat masing- masing dengan:
a. mengepalkan telapak tangan kanan diletakkan pada dada sebelah kiri dengan ibu jari menempel di dada sebelah kiri atau mengangkat tangan kanan sebatas kepala dengan jari telunjuk menempel pada pelipis;

b. meluruskan lengan kiri ke bawah;

c. mengepalkan telapak tangan kiri dengan ibu jari menghadap ke depan merapat pada paha kiri; dan

d. menghadapkan wajah pada Bendera.

Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat file Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah di bawah ini



Jika anda ingin mendowload file PDF Permendikbud Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Pedoman Upacara Bendera Di Sekolah, silahkan klik link berikut: DOWNLOAD

Thursday, 19 July 2018

Download Juknis Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK

Download Juknis Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK_ Tujuan dari program Indonesia Pintar (PIP) adalah untuk membantu biaya personal pendidikan bagi peserta didik miskin atau rentan miskin yang masih terdaftar sebagai peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Biaya personal pendidikan dimaksud meliputi:
1. Membeli buku dan alat tulis;
2. Membeli pakaian seragam sekolah/praktik dan perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya);
3. Membiayai transportasi peserta didik ke sekolah;
4. Uang saku peserta didik;
5. Biaya kursus/les tambahan bagi peserta didik pendidikan formal; atau
6. Biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja.


A. Besaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP) SD, SMP, SMA dan SMK
Peserta didik menerima dana bantuan PIP sebanyak 1 (satu) kali dalam 1
(satu) tahun anggaran yang bisa dicairkan dengan kartu KIP, dengan rincian sebagai berikut:

1. Sekolah Dasar (SD)/SDLB/Paket A
a. Peserta didik Kelas I, II, III, IV dan V semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00;
b. Peserta didik Kelas VI semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp225.000,00;
c. Peserta didik Kelas I semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp225.000,00;
d. Peserta didik Kelas II, III, IV, V, dan VI semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00;
e. Peserta didik Paket A diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00.

2. Sekolah Menengah Pertama (SMP)/SMPLB/Paket B
a. Peserta didik Kelas VII dan VIII semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00;
b. Peserta didik Kelas IX semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp375.000,00;
c. Peserta didik Kelas VII semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp375.000,00;
d. Peserta didik Kelas VIII dan IX semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00;
e. Peserta didik Paket B diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00.

3. Sekolah Menengah Atas (SMA)/SMALB/Paket C
a. Peserta didik Kelas X dan XI semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
b. Peserta didik Kelas XII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
c. Peserta didik Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
d. Peserta didik Kelas XI dan XII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
e. Peserta didik Paket C diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/SMKLB
a. Program 3 Tahun
1) Peserta didik SMK Kelas X dan XI semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
2) Peserta didik SMK Kelas XII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
3) Peserta didik SMK Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
4) Peserta didik SMK Kelas XI dan XII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

b. Program 4 tahun
1) Peserta didik SMK Kelas X, XI, dan XII semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
2) Peserta didik SMK Kelas XIII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
3) Peserta didik SMK Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
4) Peserta didik SMK Kelas XI, XII, dan XIII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

Mekanisme Pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK
Program Indonesia Pintar dilaksanakan dengan melibatkan direktorat terkait di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sekolah, lembaga penyalur dan instansi terkait lainnya.

B. Penetapan Penerima KIP  Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK
Penetapan penerima KIP dilakukan berdasarkan:
1. Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT)
a. Sumber data
Penerima KIP adalah peserta didik yang berasal dari keluarga yang tercatat dalam PBDT yang dikeluarkan oleh kementerian yang menangani bidang sosial. Data tersebut diserahkan kepada Kementerian yang menangani bidang pendidikan pada awal tahun anggaran.

b. Pengolahan data
Data PBDT yang diserahkan kepada kementerian yang menangani bidang pendidikan, kemudian dipadankan dengan Dapodik untuk mendapatkan data peserta didik dari keluarga miskin yang tercatat
di Dapodik.

c. Penetapan SK penerima KIP
Hasil pengolahan data berupa nama peserta didik ditetapkan sebagai penerima KIP melalui Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran.

2. Usulan data sejenis
a. Sumber data
Data bersumber dari usulan satuan pendidikan yang telah divalidasi dan disetujui oleh dinas pendidikan kabupaten/kota untuk jenjang SD dan SMP dan oleh dinas pendidikan provinsi untuk
jenjang SMA dan SMK.

b. Pengolahan data
1) Sekolah menandai status kelayakan peserta didik sebagai calon penerima KIP di aplikasi Dapodik mengacu hasil validasi sekolah;
2) Sekolah melaporkan data calon penerima KIP yang diusulkan mendapatkan KIP ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk jenjang SD dan SMP dan ke dinas pendidikan provinsi untuk
jenjang SMA dan SMK;

3) Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota melakukan validasi terhadap data calon penerima KIP berdasarkan status kelayakan peserta didik sesuai dengan prioritas sasaran penerima KIP, kemudian mengirimkan hasil validasi kepada kementerian yang menangani bidang pendidikan melalui direktorat teknis terkait sebagai rekomendasi penerima KIP;

4) Direktorat teknis terkait melakukan penyaringan akhir atas kelengkapan data rekomendasi untuk ditetapkan sebagai penerima KIP.

c. Penetapan SK penerima KIP
Hasil pengolahan data berupa nama peserta didik ditetapkan sebagai penerima KIP melalui Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran.

C. Penyaluran Dana PIP  Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK
Dana PIP disalurkan langsung ke peserta didik secara non tunai melalui rekening tabungan Simpanan Pelajar di Bank penyalur dana PIP dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Dalam penyaluran dana PIP direktorat teknis melakukan perjanjian kerjasama dengan bank penyalur.

2. Direktorat teknis membuka rekening penyalur untuk keperluan menyalurkan dana bantuan PIP ke peserta didik penerima KIP sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Direktorat teknis menyampaikan daftar penerima PIP yang tercantum dalam Surat Keputusan Direktur terkait kepada bank penyalur dana PIP untuk dibuatkan rekening Tabungan Simpanan Pelajar.

4. Direktorat teknis mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) III untuk diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) berdasarkan surat keputusan direktur teknis terkait.

5. KPPN menyalurkan dana sesuai SP2D ke rekening penyalur atas nama direktorat teknis di bank penyalur.

6. Direktorat teknis menyampaikan Surat Perintah Pemindahbukuan (SPPn) kepada bank penyalur untuk menyalurkan/memindahbukukan dana dari rekening penyalur langsung ke rekening penerima. Direktorat teknis dan bank penyalur PIP menginformasikan surat keputusan penerima dana PIP kepada peserta didik penerima melalui dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau sekolah/lembaga.

D. Pemberitahuan dan Penyampaian SK
1. Untuk SMA/SMK/SDLB/SMPLB/SMALB/SMKLB, dinas pendidikan provinsi melalui cabang dinas masing-masing, meneruskan surat keputusan penerima dana PIP ke sekolah.

2. Untuk SD/SMP/Paket A/Paket B/Paket C, masing-masing dinas pendidikan kabupaten/kota meneruskan surat keputusan penerima dana PIP ke sekolah/ lembaga.

3. Sekolah/lembaga mengumumkan dan meneruskan informasi surat keputusan sebagai penerima dana PIP ke peserta didik/orang tua/wali.

E. Aktivasi Rekening PIP dan Penarikan Dana
Aktivasi Rekening dan Penarikan Dana dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Aktivasi Rekening Simpanan Pelajar
Sebelum melakukan penarikan dana, peserta didik harus mengaktivasi rekening Simpanan Pelajar terlebih dahulu, dengan membawa:

a. Surat keterangan kepala sekolah/ketua lembaga, apabila peserta didik telah pindah sekolah/lembaga dalam satu jenjang pendidikan yang sama maka surat Keterangan kepala sekolah/ketua lembaga dapat dikeluarkan oleh kepala sekolah/ketua lembaga di sekolah/lembaga yang baru;

b. Untuk peserta didik SMA/Paket C atau SMK adalah salah satu tanda/identitas pengenal (KIP/Kartu Pelajar/Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga/Surat Keterangan dari Kepala Desa/Lurah;

c. Untuk peserta didik SD/Paket A atau SMP/Paket B dengan membawa KTP orang tua dan Kartu Keluarga dengan didampingi oleh orang tua/wali. Bagi orang tua/wali yang tidak memiliki KTP/KK dapat diganti dengan surat keterangan dari kepala desa/lurah. Apabila orang tua/wali tidak bisa mendampingi peserta didik pada saat aktivasi maka dapat diwakili oleh kepala sekolah dengan membawa KTP dan SK pengangkatan kepala sekolah yang masih berlaku; dan

d. Mengisi formulir pembukaan/aktivasi rekening tabungan Simpanan Pelajar di bank penyalur.

2. Penarikan Dana
a. Penarikan dana langsung oleh peserta didik, dengan membawa buku tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan/atau KIP ATM, dan/atau surat keterangan kepala sekolah, untuk peserta Didik SD dan SMP harus didampingi oleh orangtua/wali.

b. Penarikan dana secara kolektif dilakukan oleh kepala sekolah/ketua lembaga/bendahara sekolah/lembaga dengan membawa dokumen pendukung sebagai berikut:
1) Surat Kuasa dari orang tua/wali (untuk SD/Paket A dan SMP/Paket B) atau dari peserta didik (untuk SMA/Paket C dan SMK) penerima PIP;
2) Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) (format terlampir);
3) Surat Keterangan Kepala Sekolah/Ketua Lembaga (format terlampir);
4) Fotokopi KTP Kepala Sekolah/Ketua Lembaga dan menunjukkan aslinya;
5) Fotokopi SK Pengangkatan Kepala Sekolah/Ketua Lembaga definitif yang masih berlaku dan menunjukkan aslinya;
6) Buku tabungan Simpanan Pelajar peserta didik yang diambil secara kolektif.

Penarikan dana secara kolektif dapat dilakukan apabila memenuhi
salah satu dari kondisi sebagai berikut:
1) Penerima PIP bertempat tinggal di daerah yang kondisinya sulit untuk mengakses ke bank/lembaga penyalur, seperti:
a) tidak ada kantor bank/lembaga penyalur di kecamatan sekolah/tempat tinggal peserta didik;
b) kondisi geografis yang menyulitkan seperti daerah kepulauan, pegunungan, atau pedalaman;
c) jarak dan waktu tempuh relatif jauh.
2) Penerima PIP bertempat tinggal di daerah yang kondisi transportasinya sulit, seperti:
a) biaya transportasi relatif besar;
b) armada transportasi terbatas.
3) Penerima PIP tidak memungkinkan untuk mengambil dana secara langsung dan seperti:
a) sedang sakit yang menyebabkan peserta didik tidak dapat melakukan aktivitas normal;
b) sedang mengalami bencana alam/cuaca buruk;
c) hambatan lainnya yang tidak terduga.
4) Penerima PIP yang diundang dalam acara kunjungan kerja pemerintah.

Dana yang sudah dicairkan secara kolektif harus segera diberikan kepada peserta didik penerima yang bersangkutan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pencairan. Penarikan dana PIP oleh peserta didik atau secara kolektif di bank penyalur, harus dengan kondisi sebagai berikut:
1. Tidak ada pemotongan dana dalam bentuk apapun;
2. Saldo minimal rekening tabungan adalah Rp0,00;
3. Tidak dikenakan biaya administrasi perbankan.

Untuk lebih lengkapnya tentang Juknis Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, silahkan lihat melalui file berikut:
 

Untuk mendownload  Juknis Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, silahkan klik link download berikut: DOWNLOAD

Wednesday, 18 July 2018

4 Cara Mengetahui Kemampuan Awal Siswa dalam Pembelajaran

4 Cara Mengetahui Kemampuan Awal Siswa dalam Pembelajaran_ Salah satu indikasi tercapainya suatu pembelajaran adalah dengan ketercapaian tujuan pembelajaran yang bisa diukur dengan menggunakan metode tes maupun tanya jawab.


Agar tujuan pembelajaran bisa dipahami oleh siswa/peserta didik maka ada banyak hal yang mesti dipersiapkan oleh guru, misalnya saja; perangkat pembelajaran (RPP, LKS. media dan buku bahan ajar). Selain itu hal yang tak kalah pentingnya untuk dilakukan oleh guru adalah mengukur pemahaman awal siswa terhadap pembelajaran.

Baca juga: 18 Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa

Tujuan mengukur pemahaman awal siswa terhadap pembelajaran adalah untuk mengsinkronisasi (mengaitkan) pengetahuan awal siswa dengan pengetahuan yang akan diajarkan pada saat proses pembelajaran. Selain itu dengan mengetahui pemahaman awal siswa terhadap pelajaran guru dapat menerapkan metode yang tepat dalam proses pembelajaran.

Pengetahuan yang diajarkan kepada peserta didik haruslah utuh (holisitk) harus ada kesinambungan yang bersikap vertical (keterhubungan dengan pengetahuan yang dipelajari di kelas sebelumnya) dan bersifat horizontal ( keterkaitan dengan berbagai ranah/dimensi pengetahuan lainnya).

Kembali ke topik pembahasan, bagaimana cara mengukur pengetahuan awal siswa terhadap materi yang akan diajarkan? atau metode apa saja yang bisa diterapkan guna mengukur pengetahuan awal siswa? berikut ulasannya:

4 Cara Menegatahui Kemampuan Awal Siswa dalam Pembelajaran

1. Metode tanya jawab
Metode pertanya yang bisa anda lakukan untuk mengukur pengetahuan awal siswa adalah dengan menerapkan metode tanya jawab. Dengan metode tanya anda akan dengan mudah mengetahui samapai sejauh mana siswa memiliki pengetahuan terkait materi yang akan anda ajarkan.

Metode tanya jawab juga bisa mengeksplorasi pemahaman-pemahaman siswa terkait materi yang diajarkan, serta cukup efektif dalam mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran yang anda bawakan di dalam kelas.

2. Memberikan test tertulis
Selanjutnya pemahaman siswa juga bisa diukur dengan memberikan test kepada peserta didik di awal pembelajaran, dengan memberikan test terkait materi yang akan diajarkan anda akan dengan mudah mengetahui sejauh mana tingkat kedalaman pemahaman siswa terhadapa materi yang akan diajarkan.

Tes tertulis tersebut bisa dalam bentuk soal-soal pertanyaan yang terdiri dari beberapa nomor, intinya hasil dari tes yang anda berikan bisa merefresentasikan kemampuan siswa/pemahaman awal siswa terkait materi yang akan dipelajari.

Namun kelemahan/kekurangan dari metode ini adalah anda harus meluangkan waktu untuk memeriksa final result test (hasil tes siswa) yang bisa jadi jumlahnya cukup banyak. Namun jika anda memang telah mengalokasikan waktu dalam RPP anda untuk melakukan tes awal pembelajaran maka hal tersebut bukan lagi  jadi masalah.

3. Mengajak/meminta siswa menceritakan pengalamannya terkait pengalamannya yang berkaitan dengan materi
Next langkah ampuh untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang akan anda ajarkan adalah dengan meminta siswa untuk menceritakan pengalamannya terkait materi anda. Misalnya saja jika materinya "Gotong royong" maka anda bisa bertanya kepada siswa seperti berikut, "siapa yang pernah melihat orang begotong royong? atau siapa yang pernah ikut bergotong royong, coba ceritakan pengalaman anda tentang kegiatan gotong-royong di depan teman-temannmu

4. Menggunakan metode mind mapping/peta konsep
terakhir cara yang bisa anda lakukan untuk mengetahui atau menganalisis kemampuan awal siswa anda adalah dengan menggunakan metode mind mapping (peta konsep). Misalnya saja tema pembelajaran anda adalah "Jenis Benda" maka anda bisa meminta siswa membuat peta konsep yang berhubungan dengan hal tersebut. berikut contoh mind mapping/peta konsep.


Demikianlah 4 Cara Mengetahui Kemampuan Awal Siswa dalam Pembelajaran, semoga  artikel ini bisa bermanfaat untuk anda.
chat: VIA WA

Tuesday, 17 July 2018

Besaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP)/KIP SD, SMP, SMA dan SMK Berdasarkan Permendikbud Nomor 5 2018

Besaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP)/KIP SD, SMP, SMA dan SMK_ Tujuan dari program Indonesia Pintar (PIP) adalah untuk membantu biaya personal pendidikan bagi peserta didik miskin atau rentan miskin yang masih terdaftar sebagai peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Biaya personal pendidikan dimaksud meliputi:
1. Membeli buku dan alat tulis;
2. Membeli pakaian seragam sekolah/praktik dan perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya);
3. Membiayai transportasi peserta didik ke sekolah;
4. Uang saku peserta didik;
5. Biaya kursus/les tambahan bagi peserta didik pendidikan formal; atau
6. Biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja.

Besaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP)/KIP SD, SMP, SMA dan SMK

Baca juga: Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Terbaru

Besaran Dana Program Indonesia Pintar (PIP) SD, SMP, SMA dan SMK
Peserta didik menerima dana bantuan PIP sebanyak 1 (satu) kali dalam 1
(satu) tahun anggaran yang bisa dicairkan dengan kartu KIP, dengan rincian sebagai berikut:

1. Sekolah Dasar (SD)/SDLB/Paket A
a. Peserta didik Kelas I, II, III, IV dan V semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00;
b. Peserta didik Kelas VI semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp225.000,00;
c. Peserta didik Kelas I semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp225.000,00;
d. Peserta didik Kelas II, III, IV, V, dan VI semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00;
e. Peserta didik Paket A diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00.

2. Sekolah Menengah Pertama (SMP)/SMPLB/Paket B
a. Peserta didik Kelas VII dan VIII semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00;
b. Peserta didik Kelas IX semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp375.000,00;
c. Peserta didik Kelas VII semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp375.000,00;
d. Peserta didik Kelas VIII dan IX semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00;
e. Peserta didik Paket B diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00.

3. Sekolah Menengah Atas (SMA)/SMALB/Paket C
a. Peserta didik Kelas X dan XI semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
b. Peserta didik Kelas XII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
c. Peserta didik Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
d. Peserta didik Kelas XI dan XII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
e. Peserta didik Paket C diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/SMKLB
a. Program 3 Tahun
1) Peserta didik SMK Kelas X dan XI semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
2) Peserta didik SMK Kelas XII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
3) Peserta didik SMK Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
4) Peserta didik SMK Kelas XI dan XII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.
b. Program 4 tahun
1) Peserta didik SMK Kelas X, XI, dan XII semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
2) Peserta didik SMK Kelas XIII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
3) Peserta didik SMK Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
4) Peserta didik SMK Kelas XI, XII, dan XIII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

Saturday, 14 July 2018

Penerimaan 100.000 CPNS Guru direncanakan dibuka di Tahun 2018

Penerimaan 100.000 CPNS Guru direncanakan dibuka di Akhir Juli 2018 _ tertarik menjadi guru PNS?  tahun ini kemungkinan kurang lebih ada sekitar 100.000 formasi bagi tenaga pendidik pada penerimaan CPNS 2018, formasi bagi CPNS pusat dan daerah dan pelaksanaan seluruhnya akan dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia secara terintegrasi, portal pendaftaran nasional dan seleksi by CAT BKN. Simak baik2 penjelasan menteri Asman Abnur selaku menteri Pan RB.


Informasi yang dilansir dari surat kabar Kompas


Jadi apa anda berminat ,mendaftar CPNS tahun 2018? link resmi pendaftaran CPNS: sscn.bkn.go.id

source: fanspage GGD & Kompas

Friday, 13 July 2018

9 Alasan Kenapa Anda Harus Kuliah

9 Alasan Kenapa Anda Harus Kuliah_ Pendidikan adalah hal yang sangat urgent karena sangat berperan pada kesuksesan karir seseorang. Melalui proses pendidikan seseorang akan mendapatkan ilmu yang bisa menunjang kesuksesan karirnya kedepannya.


Memang setiap orang memiliki pandangan tersendiri perihal pendidikan, ada yang memilih langsung kerja setelah lulus SMA/SMK dan ada pula yang memlih untuk melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah.

Baca juga: 9 Hal yang Bisa Dilakukan Setelah Lulus Kuliah

Orang yang hanya lulusan SMA bukan berarti tidak bisa sukses dalam karirnya dan sebaliknya orang yang lulusan bangku kuliah tidak selamanya bisa sukses dalam karirnya, kenapa hal tersebut bisa terjadi? karena kesuksesan sangat tergantung pada usaha individu masing-masing.

Baca juga: 9 Cara Memilih Jurusan Kuliah Agar Bisa Cepat Bekerja Dan Sukses

Namun jika kita ingin membandingkan prospek kerja lulusan SMA dan lulusan perguruan tinggi, maka lulusan perguruan tinggi memiliki peluang kerja yang aga lebih luas ketimbang lulusan bangku SMA dan SMK. Selain ada beberapa alasan yang mendasari kenapa anda harus kuliah atau kenapa kuliah itu penting bagi anda. Berikut ulasannya.

9 Alasan Kenapa Anda Harus Kuliah

1. Prospek kerja yang lebih luas
Salah satu alasan kenapa anda harus kuliah adalah prospek kerja lulusan bangku kuliah yang lebih luas ketimbang lulusan SMA dan SMK. Apalagi pekerjaan merupakan hal yang mesti di prioritaskan agar bisa membangun karir yang baik.

Ada banyak perusahaan dan instansi yang menerima sarjana lulusan perguruan tinggi, sehingga hal tersebut bisa mejadi peluang/kesempatan bagi anda untuk mendapatkan pekerjaan yanga anda dambakan.

2. Mendapatkan ilmu yang bermanfaat
Apa tujuan anda kuliah? untuk mendapakan pekerjaan atau mendapatkan ilmu? yups, sebaiknya jika anda ingin kuliah maka anda harus menanamkan dalam diri anda bahwa tujuan anda kuliah adalah untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

Jika yang menjadi tujuan anda kuliah adalah mendapatkan pekerjaan maka upaya-upaya yang anda lakukan bisa jadi hanya sebatas agar anda bisa mendapatkan kerja. tapi jika tujuan anda mendapatkan ilmu maka walaupun pada akhirnya anda belum bisa mendapatkan pekerjaan akan tetapi  dengan ilmu yang anda miliki anda bahkan bisa membuka usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Dengan kompetensi dan ilmu yang didapatkan saat duduk di kuliah, bisa berguna bagi anda dalam merancang hidup anda kedepannya

3. Kuliah membuat anda kaya akan pengalaman
Kuliah untuk mendapatkan gelar sarjana S1 (strata 1) dibutuhkan waktu selama kurang lebih 4 tahun/ 8 semester. Dalam proses anda meraih gelas S1, anda akan banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman yang akan membangun karakter anda menjadi pribadi yang lebih bijak dan visioner.

Dalam proses perkuliahan seseorang akan banyak belajar tentang bagaimana bersosialisasi yang baik dengan sesama, membangun relasi, berorganisasi, meningkatakan kapabilitas dan kompetensi. Serta satu hal yang sangat lekat dengan dunia kampus adalah tugas-tugas dari dosen yang banyak dan menantang, tapi hal tersebut yang akan menempah anda menjadi sosok yang hebat kedepannya.

4. Kuliah membuat anda memiliki banyak relasi (teman/kenalan)
Salah satu sumber rezeki seseorang adalah melalui oranglain, jadi sebagai seorang manusia anda baiknya mulai membangun relasi. Melalui pendidikan di bangku kuliah anda bisa bertemu dengan orang-orang baru/kenalan baru.

Teman-teman anda selama kuliah nantinya kemungkinan akan menjadi orang sukses, jadi anda bisa terbantu melalui kesuksesan teman anda. Misalnya teman anda memanggil anda untuk kerja di perusahaannya atau sekedar memberikan informasi dimana ada lowongan pekerjaan sehingga anda bisa mendapatkan pekerjaan.

5. Mewujudkan mimpi anda
Jika sejak kecil anda punya cita-cita untuk digapai maka dengan jalan anda mengeyam pendidikan dibangku kuliah memberi peluang bagi anda untuk mewujudkan mimpi anda tersebut. Memang sih beberapa cita-cita bisa diwujudkan tanpa kuliah namun tidak salah juga anda kuliah agar kompetensi dan kapabilitas anda semakin perfect.

Dibangku kuliah anda akan bertemu dengan orang-orang yang visioner atau memiliki kegigihan dalam mewujudkan mimpi-mimpinya, dengan berteman dengan orang seperti ini, akan membuat anda termotivasi dalam mewujudkan mimpi anda.

Jika anda memiliki mimpi yang hanya bisa diwujudkan dengan jalan harus menempuh pendidikan di bangku kuliah, maka hal tersebut bisa menjadi motivasi bagi anda untuk masuk kuliah di program studi yang relevan dengan mimpi yang akan anda wujudkan tersebut.

6. Era digital dan era industri
Salah satu alasan penting kenapa anda harus kuliah karena saat ini zaman telah memasuk era digital dan industri, agar anda tidak ketinggalan kereta anda harus menempah dan mempersipakan diri anda aga bisa bersaing diera digital dan era industri tersebut. Minimal anda harus menguasai teknologi yang sedang populer atau yang urgent.

Melalui pendidikan dibangku kuliah anda akan belajar banyak hal yang kelak akan menjadi nilai plus bagi diri anda untuk tetap bisa mempertahankan eksistensi anda didalam era digital dan era industri seperti sekarang ini.

7. merubah nasib anda dan keluarga
Sesungguhnya dengan pendidikan/ilmu kehidupan seseorang bisa berubah drastis. agar anda bisa merubah nasib anda dan keluarga anda maka salah satu jalannya adalah dengan berusaha mengeyam pendidikan di bamgku kuliah.

Banyak kisah anak-anak petani, nelayan, dll yang sukses merubah keadaan ekonomi keluargnya melalui pendidikan. Tapi intinya jika anda kuliah, maka anda harus benar-benar serius dan fokus dengan perkuliahan anda agar kelak bisa menjadi orang yang sukses.

8. Menjadi manusia yang bermanfaat
Dengan ilmu yang anda peroleh saat kuliah, bisa diaplikasikan untuk membantu orang-orang yang ada disekitar anda, dengan begitu anda bisa menjadi pribadi yang bisa memberikan manfaat untuk sesama.

9. Menjadi pribadi yang mandiri
Biasanya ada banyak orang yang berasal dari kampung pergi ke kota gunakan melanjutkan pendidikan di kampus yang dia pilih. alhasil mereka memilih untuk nge-kost di daerah yang dekat dengan kampusnya.

Dengan tinggal di tanah rantau, alhasil anda harus memasak sendiri, cuci baju sendiri, bahkan mencari unag sendiri guna membiaya kuliah, dengan begitu anda akan terbentuk menjadi sosok yang tangguh dan mandiri.

Demikianlah 9 Alasan Kenapa Anda Harus Kuliah, artikel ini sengaja penulis buat karena ada banyak mensearch di internet dengan kata kunci "artikel alasan masuk kuliah, kenapa kuliah itu penting, tujuan kuliah yang sebenarnya, essay alasan menjadi mahasiswa, motivasi untuk masuk kuliah, pentingnya kuliah, artikel alasan kuliah di umpo "lebih baik kerja atau kuliah". Sehingga penulis berpikir apa salahnya jika saya menulis artikel ini sehingga bisa membantu sesama. semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Wednesday, 11 July 2018

Berapa Gaji Guru SD ?

Gaji Guru SD_ Yups dalam kesempatan kali ini penulis akan berbagi tulisan seputar "Gaji guru SD". Jika anda penasaran berapa gaji guru SD maka sebaiknya anda membaca artikel ini sampai selesai. Oke langsung saja kita kembali ke tema pembahasan kita yakni berapa gaji guru SD? berikut ulasaanya.


Untuk mengetahui berapa sih gaji guru yang mengajar di SD, maka yang pertama-tama harus kita ketahui adalah kategori guru yang mengajar di SD. di SD sendiri berdasarkan pengalaman penulis ada 4 kategori yang biasanya mengabdi di SD.

Berapa Gaji Guru SD ?  

1. Gaji Guru SD Berstatus PNS
Guru yang sudah besatatus PNS artinya adalah guru ASN (apratur sispil negara) yang digaji oleh negara. Untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, perekrutan PNS dilakukan oleh instansi yang berwenang  (Menpan-RB).



Gaji seorang PNS Guru SD tergantung golongannya, berikut gaji PNS berdasarkan golongannya;
PNS Golongan I: 1.486.000
PNS Golongan II: 1.926.000
PNS Golongan III: 2.456.700
PNS Golongan  IV: 2.899.500

Daftar gaji di atas adalah gaji awal ketika diangkat menjadi PNS, belum termasuk gaji berdasarkan lama masa kerja. Jadi lumayan bukan gaji yang didapatkan oleh PNS belum lagi jika masa kerjanya sudah puluan tahun, maka bisa jadi gajinya menjadi dua kali lipat ketimbang gaji awalnya.

Baca juga: 10 Keuntungan Menjadi PNS

Untuk mengetahui berapa gaji guru SD yang sudah PNS bisa anda lihat pada tabel di atas, disitu tertera gaji guru SD yang PNS mulai dari golonganI-IV beserta besaran gaji berdasarkan lama masa pengabdian. 

2. Gaji Guru SD Berstatus PNS + Sertifikasi
Pundi-pundi uang yang menjadi hak seorang pegawai negeri sipil (PNS) khususnya guru SD adalah adanya tunjangan profesi, untuk mendapatkan tunjangan profesi seorang guru yang sudah PNS harus memenuhi syarat dan ketentuan untuk mendapatkan sertifikat profesi. agar bisa mendapatkan tunjangan profesi.

Besaran jumlah tunjangan profesi PNS adalah sebesar gaji pokok dan gaji pokok tersebut mengacu pada golongan pegawai negeri sipil yang bersangkutan.

Gaji seorang PNS Guru SD tergantung golongannya, berikut gaji PNS berdasarkan golongannya;
PNS Golongan I: 1.486.000
PNS Golongan II: 1.926.000
PNS Golongan III: 2.456.700
PNS Golongan  IV: 2.899.500

Misalnya guru tersebut sudah golongan III c dengan masa pengabdian 0 tahun (guru baru) dan sudah sertifikasi maka gaji pokoknya adalah  2.456.700 dan ditambah dengan tunjangan sertifikasi yang setara gaji pokok maka  2.456.700+ 2.456.700= 5 jutaan lebih

3. Gaji Guru SD Berstatus Honorer
Kategori kedua guru yang mengajardi SD adalah guru honorer. Guru honorer adalah guru yang belum terangkat menjadi PNS, namun sudah terdaftar sebagai guru tetap di sekolah yang bersangkutan.

Gaji Guru honorer sendiri cukup bervariatif, semua tergantung dari pemerintah daerah. kadang ada guru honorer yang di gaji sekitar 300 ribu/bulan. Penulis/admin sendiri pernah menjadi guru honorer. Dan dikala itu digaji 300 ribu/2 bulan kadang 700/ 2 bulan bisa dikatakan gaji saya saat itu tidak pasti. Namun dibeberapa daerah guru honorer di gaji mulai 500 ribu- 1 juta bahkan lebih.

Guru honorer yang telah lama mengabdi bisa rekomendasikan untuk diangkat menjadi PNS oleh pemerinta daerah

3. Gaji Guru Sukarela
Kategori terakhir guru yang mengajar di SD adalah guru sukarela. berapa gaji guru sukarela? gaji guru sukarela juga tidak besar. Namanya juga guru sukarela artinya ikhlas untuk mengabdi/mengajar di SD.

Jadi setelah anda membaca artikel ini, lantas membuat anda tertarik untuk menjadi guru SD? silahkan berkomentar melalui kolom komentar di bawah. Dan jika ada kesalahan pada informasi di atas penulis meminta maaf.

similar search: gaji guru sd 2017, gaji guru sd honorer, gaji guru sd sertifikasi, gaji guru sd 2018, gaji guru sd pns 2018, gaji guru sd di jakarta, gaji guru sdit, berapa gaji guru sd di indonesia.

Tuesday, 10 July 2018

8 Kelebihan Memilih Jurusan Bahasa Inggris Saat Kuliah

8 Kelebihan Memilih Jurusan Bahasa Inggris Saat Kuliah_ Okey guys dalam artikel ini kita akan membahas tentang kelebihan mengambil jurusan bahasa inggris saat kuliah. Dalam memilih jurusan saat akan kuliah, sebaiknya anda mempertimbangkan beberapa hal, misalkan saja prospek kerja dari jurusan kuliah yang anda akan pilih dan bajet (biaya) yang dibutuhkan saat kuliah.


Lulus kuliah langsung kerja sudah pasti menjadi dambaan setiap orang, namun tidak sedikit orang yang telah menyelesaikan kuliah namun belum mendapatkan pekerjaan lantaran prospek kerja dari jurusan yang dipilihnya saat kuliah cukup minim.

 Baca juga: 9 Cara Memilih Jurusan Kuliah Agar Bisa Cepat Bekerja Dan Sukses

Jadi jurusan apa yang cukup menjanjikan berkaitan dengan prospek kerja setelah lulus kuliah? Salah satu jurusan yang memiliki prospek kerja cukup menjanjikan adalah jurusan bahasa inggris. Apa saja kelebihan/keuntungan memilih jurusan bahasa inggris saat kuliah, berikut ulasanya.

8 Kelebihan Memilih Jurusan Bahasa Inggris Saat Kuliah

1. Prospek kerja yang luas
Kelebihan pertama mengambil jurusan bahasa inggris adalah prospek kerja yang cukup luas. Mulai dari SD, SMP, SMA dan di bangku kuliah semua sudah diajarkan bahasa inggris, sehingga kebutuhan akan tenaga pendidik yang memiliki bidang keahlian bahasa inggris cukup besar.

Beda halnya dengan jurusan keguruan lainnya, jika misalnya anda mengambil jurusan ke SD-an maka anda hanya bisa melamar menjadi guru SD (linear), jika anda mengambil jurusan Kimia maka anda hanya akan bisa mengajar di SMP atau SMA, akan tetapi jika anda mengambil jurusan bahasa inggris anda bisa melamar kerja di SD, SMP, SMA dll.

2. Bisa membuka lembaga kursus belajar bahasa inggris
Selanjutnya kelebihan mengambil jurusan bahasa inggris adalah anda bisa membuka lembaga bimbingan belajar bahasa inggris. Jika memang setelah lulus kuliah anda belum mendapatkan pekerjaan, anda bisa berinisiatif membuka lembaga bimbingan belajar bahasa inggris.

Ada banyak orang (siswa, mahasiswa dan umum) yang mau belajar bahasa inggris, dengan bekal skill, kompetensi berbahasa inggris yang anda miliki, peluang ini bisa anda manfaatkan guna memperoleh penghasilan tambahan.

3. Menjadi freelance sebagai jasa translater
Next, anda juga bisa membuka jasa freelance sebagai penerjemah/translater. anda tinggal memajang tulisan di depan rumah anda dengan tagline "menerima jasa translater". Anda juga bisa mempromosikan jasa yang anda tawarkan melalui media sosial (Facebook, BBM, WA dll).

Freelance adalah pekerjaan yang mudah dilakukan oleh sarjana yang berasal dari jurusan bahasa inggris. Dalam proses perkuliahan di kampus, mahasiswa akan diberikan berbagai tugas yang menjadi bekal bagi alumni untuk digunakan dalam berbagai jenis profesi.

4. Local Guide (Pemandu wisata)
Indonesia mempunyai kekayaan alam yang sangat menarik untuk dikaji. ada banyak tempat wisata yang menjadi sasaran utama bagi wisatawan. Dukungan pemerintah terkait dengan pengembangan wisata di indonesia sangatlah besar, mengingat aset termurah dan berpotensi membangun perekonomian bangsa dan citra negara dimata dunia bisa diukur dari seberapa sering para wisatawan asing berkunjung di indonesia.

Peluang ini bisa dimanfaatkan oleh sarjana yang mempunyai keahlian dibidang bahasa, dalam hal ini bahasa internasional, bahasa internasional, bukanlah bahasa orang luar, melainkan bahasa yang menjadi penghubung antar negara yakni bahasa inggris. potensi inilah yang bisa dijadikan peluang kerja bagi sarjana dari jurusan bahasa inggris untuk menjadi pemandu turis.

5. Mudah melanjutkan studi beasiswa.
Pemerintah menyediakan kemudahan bagi anak bangsa yang mempunyai keinginan untuk menimbah ilmu setinggi-tingginya. ada banyak jenis beasiswa yang disediakan oleh pemerintah untuk dimanfaatkan oleh anak-anak negeri untuk melanjutkan studi.

Umumnya ketika berbicara persyaratan, maka itu bisa dipenuhi oleh semua orang, namun ada satu syarat yang biasanya menjadi penghambat untuk mendapatkan persetujuan bantuan (beasiswa) dari pemerintah, yakni kemampuan berbahasa inggris.

Hampir semua beasiswa yang disediakan, baik pemerintah, maupun swasta mengajukan syarat dengan kemampuan berbahasa inggris yang baik. umumnya dengan syarat TOEFL dan IELTS yang sangat tinggi. Sarjana bahasa inggris mempunyai peluang untuk memenuhi persyaratan yang banyak dihindari oleh banyak orang.

6. Menjadi penerjemah buku
Disamping menjadi translater, ternyata sarjana bahasa inggris juga bisa menjadi penerjemah. kalau translater yang dimaksud pada poin tiga umumnya kebutuhan orang-orang yang ingin merubah bahasanya dari indonesia ke bahasa inggris, penerjemah umumnya diartikan sebagai penerjemah bahasa inggris kedalam bahasa indonesia.

ada banyak sumber informasi primer ataupun sekunder yang berbahasa inggris. baik jurnal, karya ilmiah lainya sampai pada buku yang menarik di baca oleh masyarakat indonesia namun karena berbahasa inggris, sehingga informasi itu menjadi tidak berguna. Saat ini pemerintah menugaskan kepada siapa saja yang mempunyai kapabilitas untuk menerjemahkan tulisan-tulisan yang berbahasa inggris kedalam bahasa indonesia dipermudah dalam pengurusan usahanya.

7. Peluang besar jika berkarir di perusahaan swasta
Bandara udara, stasiun kereta api, pelabuhan adalah beberapa contoh perusahaan yang bergerak di perhubungan. setiap daerah umumnya mempunyai ketiga jenis perhubungan tersebut. Coba bayangkan jika semua kabupaten di indonesia mempunyai minimal satu dari ketiga perusahaan tersebut, dengan demikian kita akan berhitung ada berapa jumlah kabupaten kota di indonesia.

Sehingga perusahaan yang disebutkan tentunya menjadi salah satu alternatif yang membuka ruang yang lebar bagi sarjana bahasa inggris. Hal ini dikarenakan perusahan tersebut membutuhkan sarjana yang bisa berbahasa inggris atau kita kenal dengan istilah public speaking.

8. Mudah saat bepergian diluar negeri
traveling menjadi tren baru di era milenial. Dalam bertraveling, khususnya jika berkunjung keluar negeri tentunya semua orang membutuhkan sarana berkomunikasi dengan orang-orang lain. jika anda menguasai bahasa inggris, anda tidak akan kesulitan berinteraksi dengan siapa saja.

Dengan demikian, kemampuan berbahasa inggris bisa menjadi alat yang mempermudah siapa saja yang bercita-cita keluar negeri.

demikianlah 8 Kelebihan Memilih Jurusan Bahasa Inggris Saat Kuliah, jadi apakah anda berminat mengambil jurusan bahasa inggris saat kuliah? jangan lupa diskusikan pilihan anda dengan orangtua.  semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Penulis: Azaz Akbar, S.I.P., M.IP. dan Syamsurijal, S.Pd., M.PD

Sunday, 8 July 2018

20+ Cara Mendidik dan Mengajar Anak SD Yang Baik dan Benar

20+ Cara Mendidik dan Mengajar Anak SD Yang Baik dan Benar_ Anak yang berada di kelas awal SD adalah anak yang berada pada rentangan anak usi dini. Masa usia dini ini merupakan masa yang pendek, tetapi merupakan masa yang sangat penting bagi seseorang anak.


Oleh karena itu, pada masa ini seluruh potensi yang di miliki anak perlu di dorong sehingga akan berkembang secara optimal. Lantas bagaimana cara mendidik anak SD, mulai dari kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4, kelas 5 dan kelas 6. berikut ulasannya untuk anda.

1. Guru sebaiknya memahami karakteristik anak mulai dari kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4, kelas 5 dan kelas 6
Salah atu hal yang utama untuk dipahami oleh guru adalah karakteristik perkembangan anak pada usia SD. Karakteristik perkembangan anak pada usia SD biasanya pertumbuhan fisiknya telah mencapai kematangan. Mereka telah mampu mengontrol tubuh dan keseimbangannya. Mereka telah dapat melompat dengan kaki secara bergantian, dapat mengendarai sepeda roda dua, dapat menangkap bola dan telah berkembang koordinasi tangan dan matanya untuk dapat memegang pensil maupun memegang gunting.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Anak Yang Lambat Memahami Pelajaran

Selain itu, perkembangan sosial anak yang berada pada usia kelas awal SD, antara lain mereka telah dapat menunjukan keakuannya tentang jenis kelaminya, telah mulai berkompetisi dengan teman sebaya, menpunyai sahabat, telah mampu berbagi dan mandiri Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua hal yang sangat penting dan tidak dapat di pisahkan dari perjalanan hidup manusia.

Pertumbuhan dan perkembangan manusia bersifat permanen, dalam arti pertumbuhan dan perkembangan berlangsung selama manusia hidup dan berakhir bersamaan dengan berakhirnya manusia (meninggal dunia). Setiap individu secara kodrat membawa variasi dan irama pertumbuhan dan perkembangan sendiri-sendiri.

Hal ini menyebabkan setiap individu mempunyai perbedaan-perbedaan. Teori berkaitan dengan perkembangan psikologi dan intelektual siswa di sekolah dasar di jabarkan oleh Piaget. Menurut teori Piaget, proses belajar dapat berlangsung setelah terjadi proses pengolahan data yang aktif di pihak pembelajar. Pengolahan data yang aktif merupakan aktivitas lanjutan dari kegiatan mencari informasi dan di lanjutkan dengan kegiatan penemuan.

Piaget berpendapat bahwa “apa yang sudah ada pada diri seorang siswa (kapasitas dasar kemampuan intelektualnya atau dapat di sebut dengan istilah skema) adalah dasar untuk menerima hal yang baru.” Skema berfungsi mengatur interaksi siswa dengan lingkungan sekitarnya” (Hasan, 1996:30). Menurut Piaget, kematangan bio-psikologi seseorang memiliki tingkatan-tingkatan. Tingkatan perkembangan
intelektual memiliki ciri-ciri terdiri, antara lain:

2. Guru sebaiknya memahami tingkatan perkembangan intelektual anak berdasarkan usia
Next tips mengajar di SD yang baik dan benar adalah guru harus memahami tingkatan perkembangan anak berdasarkan usia. Menurut Piaget, kematangan bio-psikologi seseorang memiliki tingkatan-tingkatan. Tingkatan perkembangan:

A. Tahap pra-operasional (2-7 tahun)
Tahap pra-operasional (2-7 tahun) tahap berpikir pra-konseptual (2-4 tahun) yang di tandai dengan mulainya adaptasi terhadap symbol, mulai dari tingkah laku berbahasa, aktivitas imitasi dan permainan.

B. Tahap berpikir intuitif (4-7 tahun)
Kemudian pada tahap berpikir intuitif (4-7 tahun) di tandai oleh berpikir pralogis yaitu antara operasional konkret dengan prakonsektual. Pada tahap ini perkembangan ingatan peserta didik sudah mulai mantap, tetapi kemampuan berpikir deduktif dan induktif masih lemah/belum mantap.

C. Tahap operasional konkret (7-11 tahun)
Perkembangan intelektual siswa sekolah dasar berada pada tahap operasional konkret (7-11 tahun) yang di tandai oleh kemampuan berpikir konkret dan mendalam, mampu mengklasifikasi dan mengontrol presepsinya. Pada tahap ini, perkembangan kemampuan berpikir siswa sudah mantap, kemampuan skema asimilasinya sudah lebih tinggi dalam melakukan suatu koordinasi yang konsisten antar skema (Muhibin, 1995:67).

Kemampuan berpikir yang dimiliki oleh siswa sekolah dasar tersebut akan memengaruhi seluruh kegiatan pembelajaran yang di selenggarakan guru. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran Sains, Bahasa Indonesia, dan Budi Pekerti serta mata pelajaran lainya di arahkan pada pendekatan “meaningful learning” yang didasarkan kepada pengembangan kemampuan berpikir di sesuaikan dengan biopsikologis siswa yang hendaknya di jadikan tolok ukur guru, baik dalam pengembangan materi, strategi mengajar, pendekatan, media maupun dalam melakukan evaluasi hasil belajar.

Dewey mengungkapkan bahwa “education is growth, development, life”. Hal ini berarti bahwa proses pendidikan tidak mempunyai tujuan di luar dirinya, tetapi terdapat dalam pendidikan itu sendiri. Proses pendidikan juga bersifat kontinu yang merupakan reorganisasi, rekonstruksi, dan pengubahan pengalaman hidup, dan juga perubahan pengalaman hidup (Sukmadinata, 2002:34).

Pembelajaran tematik sebagai suatu konsep dapat di katakan sebagai pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada anak. Di katakana bermakna karena dalam pembelajaran tematik, anak akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari itu melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep
lain yang mereka pahami.

3. Guru sebaiknya memahami cara anak SD belajar
Salah satu prinsip pendidikan adalah proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat atas dasar kasih sayang. Piaget (1950) menyatakan bahwa setiap anak memiliki cara tersendiri dalam menginterpretasikan dan beradaptasi dengan lingkungannya (teori perkembangan kognitif).

Menurutnya, setiap anak memiliki struktur kognitif yang disebut schemata yaitu sistem konsep yang ada dalam pikiran sebagai hasil pemahaman terhadap objek yang ada dalam lingkungannya. Pemahaman tentang objek tersebut berlangsung melalui proses asimilasi (menghubungkan objek dengan konsep yang sudah ada dalam pikiran) dan akomodasi (proses memanfaatkan konsep-konsep dalam pikiran untuk menafsirkan objek).

Kedua proses tersebut jika berlangsung terus-menerus akan membuat pengetahuan lama dan pengetahuan baru menjadi seimbang. Dengan cara seperti itu secara bertahap anak dapat membangun pengetahuan melalui interaksi dengan lingkungannya. Berdasarkan hal tersebut, perilaku belajar anak sangat dipengaruhi oleh aspek-aspek dari dalam diri dan lingkungannya.

Kedua hal tersebut tidak mungkin dipisahkan karena memang proses belajar terjadi dalam konteks interaksi diri anak dengan lingkungannya. Anak usia sekolah dasar berada pada tahapan operasi konkret. Pada rentang usia tersebut anak mulai menunjukkan perilaku belajar sebagai berikut:
1) Mulai memandang dunia secara objektif, bergeser dari satu aspek situasi ke aspek lain secara reflektif dan memandang unsur-unsur secara serentak;
2) Mulai berpikir secara operasional;
3) Mempergunakan cara berpikir operasional untuk megklasifikasikan benda-benda;
4) Membentuk dan mempergunakan keterhubungan aturan-aturan, prinsip ilmiah sederhana, dan mempergunakan hubungan sebab akibat; dan
5) Memahami konsep substansi, volume zat cair, panjang, lebar, luas, dan berat.

Memperhatikan tahapan perkembangan berpikir tersebut, kecenderungan belajar anak usia sekolah dasar memiliki tiga ciri, yaitu:

1. Konkret
Konkret mengandung makna proses belajar beranjak dari hal-hal yang konkret yakni yang dapat dilihat, didengar, dibaui, diraba, dan diotak-atik, dengan titik penekanan pada pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Pemanfaatan lingkungan akan menghasilkan proses dan hasil belajar yang lebih bermakna dan bernilai sebab siswa dihadapkan dengan peristiwa dan keadaan sebenarnya, keadaan yang alami, sehingga lebih nyata, lebih faktual, lebih bermakna, dan kebenarannya lebih dapat dipertanggung jawabkan.

2. Integratif
Pada tahap usia sekolah dasar anak memandang sesuatu yang dipelajari sebagai suatu keutuhan, mereka belum mampu memilah-milah konsep dari berbagai disiplin ilmu. Hal ini melukiskan cara berpikir anak yang deduktif  yakni dari hal umum ke bagian demi bagian.

3. Hierarkis
Pada tahapan usia sekolah dasar, cara anak belajar berkembang secara bertahap mulai dari hal-hal yang sederhana ke hal-hal yang lebih kompleks. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dipehatikan mengenai urutan logis, keterkaitan antar materi dan cakupan keluasan serta kedalaman materi.

4. Guru sebaiknya memahami  4 pilar pendidikan
Pada 1996 Commision On Uducation For The Twenty-Furst Centuri menyampaikan usulan kepada UNESCO bahwa pendidikan sepanjang hayat sebagai suatu bangunan yang di topang oleh 4 pilar. Pada 1998 UNESCO merencanakan 4 pilar pendidikan tersebut, yaitu :

a. Learning To Know, yang juga berarti learning to learn, yaitu belajar untuk memperoleh pengetahuan dan untuk melakukan pembelajaran selanjutnya;

b. Learning To Do, yaiti belajat untuk memiliki kompetensi dasar dalam berhubungan dengan situasidan tim kerja yang berbeda-beda;

c. Learning To Be yaitu belajar untuk mengatualisasikan diri sebagai individu dengan kepribadian yang memiliki pertimbangan dan tanggung jawab pribadi ( Abdul Majid, 2004 :1 ).

d. Learning To Life Together, yaitu belajar mampu mengapresasikan dan mengamalkan kondisi saling ketergantungan, keaaneka ragaman memahami dan perdamayan interen dan antar bangsa

Dengan demikian, keluaran proses pendidikan meruapakan suatu pribadi utuh dengan keunggulan secara berimbang dalam aspek spriltual, sosial, intelektual, emosional dan fisikal juga pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk memperoleh kebahagian hidup secra seimbng antara kehidupan dunia dan akhirat, antara kehidupan pribadi dengan kehidupan bersama.

Untuk dapat menyelaraskan perkembangan kemampuan dasar anak secara optimal, diperlukan kreaktivitas guru untuk memilih alternatif model pembelajaran yang menekankan pada aktivitas dan kreaktivitas serta karakterisistik anak sehingga proses belajar mengajar lebih efektif. Kemampuan dasar penting sekali tertanam dengan kuat di tingkat sekolah dasar.

5. Guru perlu memperhatikan beberapa prinsip latar, prinsip belajar sambil bekerja, prinsip belajar sambil bermain, dan prinsip keterpaduan.
Pada pengembanganya, anak usia sekolah dasar cenderung suka bermain, memiliki rasa ingin tahu yang besar dan mudah terpengaruh oleh lingkungannya sehingga pembelajaran di sekolah dasar harus di usahakan agar tercipta suasana siswa yang aktif dan menyenangkan.

Untuk itu, guru perlu memperhatikan beberapa prinsip latar, prinsip belajar sambil bekerja, prinsip
belajar sambil bermain, dan prinsip kterpaduan ( depdikbud, 1995: 1-2 ). Lebih jelasnya prinsip-prinsip itu adalah sebagai berikut.
1) Prinsip latar adalah suatu keadaan dimana siswa telah mengetahui hal lain baik secara langsung atau tidak langsung terhadap materi yang akan di pelajari. Hal tersebut perlu di dasari oleh guru tidak terjadi ke kosongan dalam pembelajaran. Artinya siswa tidak merasa asing atas apa yang akan diajarkan.

2) Prinsip belajar sambil bekerja merupakan hal yang sangat penting bagi siswa karena penglaman yang de peroleh melalui bekerja meruapakan hasil belajar yang tidak muda di lupakan. Selain itu,
siswa memperoleh kepercayaan diri, merasa senang dan puas karena kemampuannya dapat disalurkan dan sekaligus dapat melihat hasil.

3) Prinsip belajar sambil bermain merupakan keevektivan yang dapat menimbulkan suasana yang menyenangkan bagi siswa dalam belajar. Suasana seperti ini akan mendorong siswa untuk lebih giat belajar. Oleh karena itu, guru harus dapat menciptakan bentuk permainan yang kreatif dan menarik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa.

4) Prinsip keterpaduan merupakan hal penting dalam pembelajaran. Oleh karena itu, guru di harapkan agar dalam menyampaikan makteri pembelajaran hendaknya mengaitkan antara konsep yang satu dengan yang lainnya. Memadukan konsep atau materi pembelajaran pada dasarnya dapat membantu siswa dalam menyerap pengetahuan yang di berikan oleh guru sehingga pembelajaran yang di ikuti dapat dicapai secara bermakna.

6. Guru menerapkan belajar dan pembelajaran bermakna di SD
Belajar pada hakikatnya merupakan proses perubahan di dalam kepribadian yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan dan kepandaian. Perubahan ini bersifat menetap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman.

Pembelajaran pada hakikatnya adalah suatu proses interaksi antara anak dengan anak, anak dengan sumber belajar, dan anak dengan pendidik. Kegiatan pembelajaran ini akan menjadi bermakna bagi anak jika dilakukan dalam lingkungan yang nyaman dan memberikan rasa aman bagi anak. Proses belajar bersifat individual dan kontekstual. Artinya proses belajar terjadi dalam diri individu sesuai dengan perkembangan dan lingkungannya.

Belajar bermakna (meaningful learning) merupakan suatu proses dikaitkannya informasi baru pada konsep-konsep relevan yang terdapat dalam struktur kognitif seseorang. Kebermaknaan belajar sebagai hasil dari peristiwa mengajar ditandai oleh terjadinya hubungan antara aspek-aspek, konsep-konsep, infornasi atau situasi baru dengan komponen-komponen yang relevan di dalam struktur kognitif siswa.

Proses belajar tidaksekedar menghafal konsep-konsep atau fakta-fakta belaka, tetapi merupakan kegiatan menghubungkan konsep-konsep untuk menghasilkan pemahaman yang utuh sehingga konsep yang dipelajari akan dipahami secara baik dan tidsk mudah dilupakan. Dengan demikian, agar terjadi belajar bermakna, maka guru harus selalu berusaha mengetahui dan menggali konsep-konsep yang telah dimiliki siswa dan membantu memadukannya secara harmonis konsep-konsep tersebut dengan pengetahuan baru yang akan di ajarkan.

Dengan kata lain, belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami lansung apa yang dipelajari dengan mengaktifkan lebih banyak indra daripada hanya mendengarkan orang/guru menjelaskan.

Empat Kutub Pembelajaran
Hal ini sesuai dengan pendapat Ausuble dan Robinson(1968) yang mengembangkan pendekatan pembelajaran yang bertolak dari dua kontinum bersilangan, yaitu kontinum belajar mencari (discovery learning) –belajar menerima (receptionlearnimg) dan belajar bermakna (discovery learning) - dan belajar menghafal (rote learning). Kedua kontinum tersebut membentuk empat kutub belajar yang dapat digambarkan pada sebuah bagan garis silang.
Empat Kutub Belajar dan Robinson
Dari keempat kutub belajar dalam bagan di atas, model belajar efektif adalah belajar yang menekankan pada makna dan mengaktifkan siswa. Belajar bermakna adalah belejar yang menekankan arti atau makna dari bahan dan kegiatan yang diberikan bagi kepentingan siswa.

7. Guru Harus memahami perbedaan kemampuan anak SD secara kongnitif, afektif, dan psikomotor dalam proses belajar. 
Proses belajar siswa sebagai bagian dari kurikulum dan pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kongnitif, afektif dan psikomotor.  Berikut adalah gambaran hubungan kurikulum dengan kemampuan siswa.

Hubungan Kurikulum dengan Kemampuan Siswa
Dalam taraf perkembangan pendidikan di sekolah, anak-anak bukanlah organisasi yang pasif seperti yang diungkapkan Jhon Locke pada teori Tabula Rasa yang kemudian melahirkan aliran  belajar behaviostik. Menurut kaum behaviostik perilaku manusia sangat di tentukan oleh lingkungan yang datang dari luar karena itu setiap perilaku dapat di kontrol oleh stimulasi yang datang dari luar.

Namun, teori ini kemudian terbantahkan oleh Leibnitz melalui orientasi fenomenologi yang menyatakan manusia adalah organisme yang aktif dan bebas untuk membuat pilihan dalam setiap situasi.Mau jadi apa nantinya manusia tersebut bukan ditentukan oleh faktor lingkungan akan tetapi ditentukan oleh potensi yang dimiliki manusia tersebut. Potensi atau kemampuan tersebut terdiri dari tiga komponen utama yakni kemampuan kongnitif, kemampuan afektif, dan kemampuan psikomotor.

1. Menyikapi Perbedaan Anak dalam Ranah Kongnitif
Setiap anak  menunjukkan kemampuan kongnitif yang berbeda-beda Gardner(1985) dalam Burden&Byrd (1998:255) mengungkapkan bahwa semua orang memilik kecerdasan. Ia menunjukkan tujuh kecerdasan independen yaitu :  bahasa, musik, logika, matematika, spasial, kinestetik, interpersonal, dan  intrupersonal.

Gardner menambahkan  kecerdasan ke delapan pada  karakteristik naturalistik. Menurut teori ini, seseorang mungkin memiliki kelebiahan  di satu keceradasan tetapi bukan berarti  tidak memiliki  kecerdasan  di bidang lain. Hal ini membutuhkan penyesuaian antara kurikulum  dan pengajaran yang berlangsung dengan kemampuan individu.

Stemberg (1988) mengemukakan bahwa pemahaman yang lebih khusus mengenai apa yang dilakukan orang-orang ketika mereka memecahkan masalah sehinggamereka dapat dibantu dengan perilaku yang cerdas.

Ia berendapat bahwa  orang-orang yang cerdas menggunakan lingkungan untuk mencapai tujuan dengan cara beradaptasi dengan lingkungan tersebut, mengubah lingkungan tersebut atau keluar dari lingkungan tersebut.  Gardner dan Stemberg (1998)  mengungkapkan bahwa bagi guru  untuk memilih teknik yang tepat dalam pembelajaran ketika  mempertimbangkan kongnitif murid adalah sebagai berikut :
• Berharap bahwa murid memiliki perbedaan.
• Mencurahkan waktu dan tenaga untuk mencapai kompetensi.
• Menyadari bahwa kebutuhan-kebutuhan siswa tidak hanya dalam area-area  defisit. Perkembangan potensi juga merupakan kebutuhan.
• Mengetahui catatan-catatan  yang terdahulu.
• Mengetahui pengalaman terdahulu  yang membentuk  cara berpikir siswa.
• Menantang siswa dengan tugas-tugas yang bervariasi dan mencatat hasilnya.
• Menggunakan cara penilaian dan evaluasi  yang bervariatif.
• Terus mengubah kondisi  belajar untuk mengungkapakan potensi.
• Sewaktu-waktu menantang siswa untuk berprestasi melebhi yng didarapakan.
• Mencari sesuatu yang unik untuk dapat dilakukan oleh masing-masing siswa.

Burden dan Bryd mengkategorikan pembelajaran dalam dua bentuk yakni :
a. Pembelajaran Lambat
Seorang siswa dianggap pembelajaran lambat  jika tidak dapat belajar pada tingkat rata-rata sumber, teks, buku tugas, dan materi pengajaran yang di rancang bagi mayoritas di kelas (Bloom, 1982).

Siswa ini banyak memiliki konsentrasi dan difisiensi yang terbatas dalam keahlihan dasar seperti membaca, menulis, dan matematika. Mereka perlu di beri perhatian lebih, instruksi, korektif, mempercepat pengajaran khusus, variasi pengajaran dan mungkinmateri oleh guru di dalam kelas adalah :
• Serimg membuat variasi teknik pengajaran.
• Mengembangkan pembelajaran yang menyangkut minat, kebutuhan, dan pengalaman siswa.
• Menyediakan lingkungan yang mendorong dan mendukung.
• Menggunakan pembelajaran kooperatif peer tutor bagi siswa yang membutuhkan pemantapan.
• Menyediakan pembelajaran tambahan.
• Mengajarkan materi dan langkah-langkah kecil dan sering melakukan evaluasi pemahaman.
• Menggunakan materi dan pengajaran individu jika  memungkinkan.
• Menggunakan materi audio-visual untuk pengajaran.

b. Pembelajaran berbakat
Pembelajaran yang berbakat adalah siswa yang mempunyai kemampuan diatas rata-rata dan mereka membutuhkan pembimbingan  pengajaran khusus. Sayangnya, beberapa guru kurang menantang siswa memiliki kemampuan tinggi. Hal ini yang harus dilakukan di sekolah adalah :
• Tidak mewajibkan untuk melakukan pengulangan terhadap materi yang telah di kuasai mereka.
• Memberikan pengajaran dengan kecepatan yang fleksibel.
• Menampungkan kurikulum dengan menghilangkan tugas-tugas yang tidak perlu agar waktu beraktivitas dapat di gunakan untuk aktivitas  yang lain.
• Mendukung siswa untuk lebih mandiri dalam belajar.
• Menggunakan prosedur penilaian yang tidak menghambat siswa dan tidak menghukum mereka jika memiliki aktivitas mengajar yang kompleks.

2. Menyikapi Perbedaan Anak dalam Ranak Afektif
Pendidikan dalam ranah afektif  berfokus pada perasaan dan sikap perkembangan emosional tidak mudah difasilitasi tetapi terkadang perasaan siswa mengenai kemampuan meraka atau kemampuan mata pelajaran yang sama penting dengan nfomasi yang meraka pelajari (Salvin,1997). Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mendorong  kemapuan afektif adalah :
• Mengetahui nama siswa sedini mungkin.
• Menerima siswa apa adanya karena siswa memilki  kualitas yang menarik dan berharga.
• Mengigat pemahaman terdahulu yang membentuk perasaan siswa.
• Mengamati siswa, mengetahui suasana hati dan reaksi dari hari ke hari
• Melakukan pengalaman dalam jangka  waktu tertentu.
• Mengamati perubahan, stabilitas dalam kondisi yang berbeda.

3. Menyikapi  Perbedaan Anak dalam Ranah Psikomotor
Terkait dengan kemampuan berkarya ini, hal-hal yang harus dilakukan adalah :
• Mendengar respon-respon kreatif.
• Menghargai respon-respon kreatif dengan meminta siswa yang kreatif.
• Menciptakan suasana belajar yang kraetif, dan bukan konvensional.
• Membolehkan beberapa karya menjadi open-end, mungkin  berantaka, dan tidak dapat dinilai untukmendorong mereka agar mengeksplorasi.
• Membangun lingkungan belajar yang fleksibel di mana siswa bebas membuat pilihan dan melakukan minat-minat  pribadi.

Demikianlah 20+ Cara Mendidik dan Mengajar Anak SD Yang Baik dan Benar, semoga bermanfaat.

Saturday, 7 July 2018

Syarat dan Cara Mendaftar Nusantara Sehat Individual Periode II Tahun 2018

Syarat dan Cara Mendaftar Nusantara Sehat Individual Periode II Tahun 2018_ Kementerian Kesehatan kembali membuka peluang bagi Putra dan Putri terbaik Bangsa untuk bergabung menjadi Tenaga Kesehatan Nusantara Sehat Individual Periode II Tahun 2018, dengan ketentuan sebagai berikut :

Jenis tenaga kesehatan yang dibutuhkan :
1. Dokter
2. Dokter Gigi
3. Tenaga Kesehatan Lingkungan
4. Ahli Teknologi Laboratorium Medik
5. Tenaga Kefarmasian
6. Tenaga Gizi

Persyaratan Pendaftaran
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia maksimal 40 tahun
3. Tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain pemerintah/swasta dan tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/Calon Anggota TNI/Polri serta Anggota TNI/Polri
4. Status sudah menikah atau belum menikah
5. Sehat jasmani rohani
6. Bebas narkoba
7. Berkelakuan baik
8. Wajib memiliki STR yang masih berlaku (Surat Keterangan STR yang sedang diproses tidak berlaku/tidak diterima)
9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia (dengan prioritas penempatan di Papua) sesuai kebutuhan Kementerian Kesehatan
10. Berpartisipasi pada program Jaminan Kesehatan Nasional dibuktikan dengan memiiki Kartu Indonesia Sehat (KIS)

File-file yang harus diupload saat pendaftaran :
1. Pas Foto
2. Scan Ijasah
3. Scan STR yang masih berlaku
4. Scan KTP
5. Scan Kartu Keluarga
6. Sertifikat pelathan
Semua file yang diupload harus kurang dari 250kb

**Bagi peserta yang sudah pernah mengikuti proses pendaftaran pada periode yang lalu, akun masih dapat digunakan untuk mendaftar nusantara sehat team based/individual dan apabila lupa password dapat mengakses menu lupa password pada saat login.

TATA CARA PENDAFTARAN NUSANTARA SEHAT INDIVIDUAL PERIODE II TAHUN 2018
sehubungan dengan mekanisme pendaftaran yang terbaru, disarankan peserta mendownload Petunjuk Pendaftaran disini. atau lihat prosedur pendaftrannya melalui file di bawah ini;



JADWAL PENDAFTARAN NUSANTARA SEHAT INDIVIDUAL PERIODE II TAHUN 2018
Jadwal Pendaftaran: 29 Juni s/d 9 Juli 2018
Informasi Pendaftaran Melalui Website   : www.nusantarasehat.kemkes.go.id

Informasi Lebih Lanjut Dapat Menghubungi HALO KEMKES :
Telp :   (021) 1500567
Fax  :   021-52921669