Wednesday, 19 September 2018

3 Cara Menjadi PNS Terbaru

3 Cara Menjadi PNS Terbaru_ Menjadi PNS memang menjadi primadona tersendiri, bagaimana tidak profesi sebagai PNS menjanjikan berbagai kemudahan dan adanya jaminan untuk karier kedepannya. Profesi sebagai PNS selain menawarkan gaji yang lumayan dan terhitung besar untuk profesi PNS instansi tertentu, profesi sebagai PNS juga memiliki status sosial yang tinggi masyarakat (berdasarkan persepsi sebagian orang).

(ilustrasi)
Antusiasme masyarakat untuk bisa menjadi PNS dapat dilihat saat adanya penerimaan CPNS yang dibuka oleh pemerintah. Dalam moment tersebut banyak orang bahkan bisa dikatakan banyak sekali yang mengadu peruntungan agar bisa lulus sebagai CPNS.

Baca juga: Pengalaman mengikuti Tes CPNS dengan sistem CAT

Lantas bagaimana cara menjadi PNS? apa saja prosedur dan syarat untuk menjadi PNS? dalam artikel ini akan dibahas tentang cara menjadi PNS. Jadi jika anda berminat menjadi PNS namun belum tahu cara agar bisa menjadi PNS maka sebaiknya anda membaca artikel ini sampai selesai.

3 Cara Menjadi PNS Terbaru

1. Mengikuti Pendidikan di Sekolah Ikatan Dinas
Pertama agar menjadi PNS adalah dimulai dengan mengeyam pendidikan di sekolah ikatan dinas. apa itu sekolah ikatan dinas? sekolah ikatan dinas adalah sekolah yang memberikan fasilitas bagi alumninya untuk langsung diangkat menjadi PNS.

Namanya juga sekolah ikatan dinas jadi ada semacam MOU (perjanjian) antara pihak sekolah/kampus dengan pemerintah tentang alumni kampus tersebut untuk langsung diangkat mejadi PNS setelah menyelesaikan perkuliahannya.

Biaya kuliah disekolah ikatan dinas menurut informasi yang didapatkan oleh penulis memang agak lebih mahal daripada kuliah di kampus negeri namun belum tentu hal tersebut berlaku untuk semua sekolah ikatan dinas.

Jadi jika saat ini anda masih duduk di bangku SMA/SMK atau telah lulus maka tidak adalah salahnya anda melanjutkan pendidikan di sekolah ikatan dinas agar cita-cita anda sebagai PNS bisa segera terwujud.

2. Menjadi tenaga honorer
Next untuk menjadi PNS, bisa dilakukan dengan cara menjadi tenaga honorer diinstasi yang dimana anda berminat untuk jadi PNS. misalkan anda ingin menjadi guru yang berstatus PNS  maka anda bisa mejadi guru honorer di sekolah yang sesuai dengan disiplin keilmuan anda.

Berapa gaji tenaga honorer? gajinya tenaga honorer sangat bervariasi, semua tergantung dari instansi tempat mengabdi sebagai tenaga honorer dan kebijakan dari pimpinan instasnsi/pemerintahan. Gaji tenaga honorer biasanya lebih rendah dari gaji tenaga PNS.

Berapa lama harus mengabdi sebagai tenaga honorer agar selanjutnya bisa diangkat sebagai PNS? masa waktu pengabdian seorang tenaga honorer juga sangat bervariasi dan juga tergantung dari rejeki masing-masing orang. Ada yang hanya butuh waktu 5 tahun menjadi tenaga honorer kemudian diangkat menjadi PNS akan tetapi ada juga yang berpuluhan tahun dan sampai masa usia pensiun namun tidak diangkat menjadi PNS.

Jika anda berminat menjadi tenaga honorer caranya mudah saja, anda hanya perlu membawa CV (curriculum vitae) dan surat lamaran kerja ke instansi dimana anda ingin mengabdi sebaga tenaga honorer, selain itu juga ada syarat khusus dari intansi namun syarat tersebut kemungkinan cukup mudah untuk dilengkapi.

3. Mendaftar dalam seleksi CPNS yang dibuka oleh pemerintah.
Terakhir, cara menjadi PNS adalah dengan mengikuti seleksi penerimaan CPNS yang dibuka oleh pemerintah. Kenapa dikatakan sebagai CPNS? CPNS adalah singkatan dari calon pegawai negeri sipil yang jika luus dalam seleksi CPNS tidak akan langsung diangkat sebagai PNS melainkan berstatus sebagai CPNS

Kapan dibuka penerimaan CPNS? penerimaan CPNS dibuka setiap tahun, namun terkadang yang dibuka hanya untuk formasi khusus saja maksudnya adalah hanya dibuka untuk instansi tertentu saja. Selain formasi khusus ada juga penerimaan CPNS formasi umum. penerimaan CPNS untuk formasi umum dibuka untuk siapa saja asalkan memenuhi kriteria atau syarat pendaftaran yang berlaku umum.

Dimana tempat untuk mengecek pendaftara/penerimaan CPNS? jika anda ingin melihat informasi ada atau tidaknya seleksi penerimaan CPNS, bisa anda cek disitus resmi pemerintah yang beralamat di sscn.bkn.go.id atau disitus menpan.go.id. Situs tersebut merupakan situs resmi untuk urusan penerimaan CPNS.

Bagaimana prosedur dari CPNS menjadi PNS? berikut ulasannya

1. PP No. 98 Tahun 2000 jo. PP No. 11 Tahun 2002 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil.2.
2. Keputusan Ka. BKN No. 11 Tahun 2002 tentang Juklak PP No. 98 Tahun 2000 jo. PP No. 11 Tahun 2002.

Proses pengangkatan CPNS menjadi PNS

A. Masa Percobaan
Masa selama menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil merupakan masa percobaan.Lamanya masa percobaan adalah sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dan paling lama 2 (dua) tahun, sesuai dengan ketentuan Pasal 16 ayat (4) Undangundang Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 dan Pasal 14 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 98 tahun 2000 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002.
Masa percobaan tersebut dihitung sejak tanggal yang bersangkutan diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil.

B. Pengangkatan Menjadi Pegawai Negeri Sipil
Calon Pegawai Negeri Sipil yang telah menjalankan masa percobaan dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan dan pangkat tertentu dengan keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian.

Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil menjadi Pegawai Negeri Sipil ditetapkan, apabila telah memenuhi syarat :

Setiap unsur penilaian prestasi pegawai (SKP) minimal baik,
Memenuhi syarat-syarat Jasmani/Rohani untuk diangkat menjadi PNS,
Lulus diklat prajabatan,

Tanggal mulai berlakunya keputusan pengangkatan menjadi Pegawai NegeriSipil tidak boleh beralaku surut.Umpamanya :
- Surat Keputusan pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil ditetapkan tanggal 28 Agustus 2004, maka mulai berlakunya keputusan adalah tanggal 1 September 2004.

Calon Pegawai Negeri Sipil yang telah menjalankan masa percobaan lebih dari 2 (dua) tahun dan telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, tetapi karena sesuatu sebab belum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, maka hanya dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil apabila alasannya bukan karena kesalahan yang bersangkutan.

Pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil Darah bagi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah yang menjalai masa percobaan lebih dari 2 (dua) tahun ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota setelah mendapat pertimbangan teknis dari Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara.

Usul Pengangkatan / permintaan pertimbangan teknis harus menyebutkan secara rinci alasan keterlambatan pengangkatan yang bersangkutan menjadi Pegawai Negeri Sipil, dengan melampirkan :
1. Surat keputusan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil;
2. Foto copy sah Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan;
3. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari Dokter Penguji Tersendiri /Tim Penguji Kesehatan;
4. Daftar penilaian prestasi pegawai (SKP) dalam 1 (satu) tahun terakhir;
5. Surat pernyataan melaksanakan tugas / surat penugasan.

C. Berkas persyarat pengangkatan CPNS menjadi PNS (satu rangkap diserahkan kepada BKD)
1. Surat pengusulan dari Kepala SKPD,
2. Fotocopy SK CPNS (legalisir basah),
3. Fotocopy Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) (legalisir basah),
4. Fotocopy Penilaian Prestasi Pegawai (SKP) (legalisir basah),
5. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari Dokter Penguji (asli),
6. Fotocopy Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan (STTPL) beserta transkrip nilai (legalisir basah),
7. Fotocopy ijazah terakhir sesuai pendidikan pada SK CPNS (legalisir basah).
Sumber: (http://www.sumbarprov.go.id)

Monday, 17 September 2018

Group WhatssApp CPNS 2018 Terbaru

Group WhatssApp CPNS 2018 Terbaru_ Gimana kabar kalian guys? Semoga selalu dalam keadaan sehat selalu yah. Pendaftaran CPNS 2018 akan segera dibuka tepatnya pada tanggal 19 september 2018. Jumlah CPNS yang ditergetkan untuk diterima pada tahun 2018 sekitar 200 ribu lebih, jumlah tersebut lumayan banyak, hal ini tak lepas dari moratorium penerimaan CPNS yang diberlakukan pada tahun 2015 (kecuali dormasi khusus) dan pada tahun 2018 ini pendaftaran CPNS akan kembali dibuka.



Menghadapi pendaftaran CPNS tahun 2018 ini hal apa saja yang telah kalian persiapkan Guys? Mengingat persaingan untuk menjadi CPNS semakin ketat sehingga butuh strategi khusus agar bisa lulus dalam seleksi CPNS pada tahun 2018 ini.

Baca juga: Syarat dan Cara Mendaftar CPNS 2018 Melalui Laman sscn.bkn.go.id

Salah satu tips yang penulis tawarkan  untuk kalian guys adalah dengan belajar secara bersama, belajar bersama bisa memunculkan banyak ide pemecahan masalah dalam menjawab soal-soal CPNS yang akan muncul nantinya.

Baca juga: 9 Tips Agar Lulus CPNS 2018

Lantas bagaimana caranya belajar bersama? Belajar bersama untuk menghadapi tes CPNS 2018 bisa dilakukan dengan bergabung dalam group Whatssapp. Kebetulan penulis sendiri adalah salah satu admin dalam group tersebut, jadi jika berminat tinggal chat aja saya agar dimasukan dalam group Whatssapp “CPNS 2018” untuk bergabung silahkan WA saya di nomor ini: 085215375248

Atau jika anda tidak mau repot repot silahkan klik ikon whatssapp dibawah ini untuk lansung bergabung dalam group CPNS 2018.



Jumlah anggota Group belajar soal CPNS untuk saat ini ada sekitar 232 orang dan jumlah anggota group tersebut terus bertambah


Diskusi di dalam group whatssApp cukup hangat serta adanya kegiatan bertukar pikiran dalam menjawab contoh-contoh soal CPNS


Dan jika anda berminat dalam bergabung dalam group WhatssApp CPNS, silahkan klik link biru di atas, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Resmi Terbuka Pendaftaran CPNS 2018, Berikut Syarat dan Cara Pendaftarannya

Resmi Terbuka Pendaftaran CPNS 2018, Berikut Syarat dan Cara Pendaftarannya_ Pendaftaran CPNS akan mulai terbuka pada tanggal 19 september 2018. Bagi anda yang berminat untuk mendaftar CPNS tahun 2018 ada baiknya segera mempersiapkan diri guna menghadapi seleksi CPNS.

Dalam pelakasanaan seleksi CPNS tahun 2018 ada beberapa berkas-berkas yang mesti disiapkan oleh pelamar saat melakukan registrasi/pendaftaran CPNS. ada baiknya berkas kelengkapan CPNS tersebut sudah fix (lengkap) semua.

Baca juga: 9 Tips Agar Lulus CPNS 2018

Syarat dan Cara Mendaftar CPNS 2018 Melalui Laman sscn.bkn.go.id

A. Persyaratan umum Pendaftaran CPNS 2018
1. Usia pelamar minimal 18 sampai 35 per 1 agustus 2018 (jika usia kurang atau lebih otomatis tidak akan bisa melamar saat mendaftarkan nik di akun sscn).
2. Pastikan nik ektp dan nik kk terdaftar di data kependudukan nasional dengan cara cek nomor nik di link http://dukcapil.kemendagri.go.id/ceknik atau dilink http://e-bursakerja.kemnaker.go.id/pendaftaran atau di link https://sscntraining.bkn.go.id/sscnpanselnas/registrasi.html atau datang langsung ke kantor dukcapil setempat.
3. Memiliki alamat email aktif dari gmail atau yahoo.
4. Pasfoto latar merah (jpg maks. 200kb).
5. Swafoto memegang ektp atau suket dan kartu sscn 2018 (jpg maks. 200kb / dipersyaratkan ketika pendaftaran dimulai untuk diupload langsung dimenu swafoto dalam akun sscn).
6. Scan ijazah atau skl (pdf maks. 300kb).
7. Scan transkip nilai atau daftar nilai (pdf maks. 300kb / lebih dari 2 lembar dijadikan 1 pdf).
8. Scan ektp atau suket (jpg maks. 200kb).
9. Scan sertifikasi pendidik (jika memiliki) yang dikeluarkan kemendikbud (pdf maks. 300kb / khusus untuk pelamar formasi umum jabatan guru sebagai syarat lulus seleksi kompetensi bidang jika sudah dinyatakan lulus tes skd).
10. Scan kartu tanda bukti nomor ujian tenaga honorer kategori ii (hk2) tahun 2013 (jpg maks. 200kb / khusus untuk pelamar formasi khusus jabatan guru dan kesehatan hk2).
11. Surat lamaran dan surat pernyataan (pdf maks. 300kb / bermeterai 6000, bisa diunduh nanti di laman www.sscn.bkn.go.id).

B. Persyaratan Khusus Pendaftaran CPNS 2018 (jika diminta oleh instansi yang dilamar)
1. Scan kartu keluarga (pdf maks. 300kb).
2. Scan akta kelahiran (pdf maks. 300kb).
3. Scan bukti akreditasi prodi/jurusan (pdf maks. 300kb / lulusan diii, s1/div).
4. Scan str (pdf maks. 300kb / lulusan bidang kesehatan).
5. Scan sertifikat komputer (pdf maks. 300kb / lulusan sma/smk).


C. Nilai ambang batas seleksi CPNS 2018
seleksi tes kompetensi dasar CPNS 2018 meliputi; tes kewarganegaraan (TKW), tes intelegensi umum (TIU) dan tes kepribadian (TKP). adapun ambang batass atau standar minimalnya adalah sebagai berikut:
1. Tes kepribadian (TKP) : 143 (seratus empat puluh tiga)
2. Tes intelegensi umum (TIU): 80 (delapan puluh)


3. Tes Wawasan kebangsaan (TKW): 75 (tujuh puluh lima)

D. Cara Mendaftar CPNS 2018 Melalui Laman sscn.bkn.go.id
Untuk mendaftar CPNS 2018, silahkan ikuti tahapan berikut ini.

1. Kunjungi situs resmi pendaftaran CPNS 2018
Situs remis pendaftaran CPNS adalah [www.sscn.bkn.go.id] silahkan klik link tersebut, setelah mengklik link tersebut maka akan muncul gambar seperti di bawah ini;



Pelamar harus masuk ke portal SSCN 2018 seperti tampilan di atas, pelamar diwajibkan untuk memahami tata cara dan syarat pendaftaran dengan teliti.

2. Klik Menu Pencarian lowongan
Klik Pencarian lowongan untuk mencari informasi terkait Pendidkan, Jabatan dan Instansi yang dibuka. Kemudian pilih Jenis Formasinya yang sesuai denga minat atau bidang ilmu anda.



Pelamar dapat melihat lowongan yang tersedia pada table tersebut, klik Download untuk melihat lebih detail Pengumuman dan Persyaratan instansi yang dipilih

3. Klik Alur untuk melihat tata cara pendaftaran CPNS 2018. 
Pelamar wajib membaca dengan teliti dan mempelajarinya supaya tidak ada informasi yang tertinggal sebelum melanjutkan ke proses Pendaftaran. Menu Alur ditunjukan seperti gambar di bawah ini.


4. Klik menu "Registrasi" Untuk melakukan pendaftran
Pelamar hanya dapat melamar 1 (satu) jabatan dalam 1 (satu) jenis formasi (Formasi Umum/Formasi Khusus Lulusan Terbaik (cumlaude)/Formasi Khusus Putra-Putri Papua dan Papua Barat/Formasi Khusus Disabilitas/Formasi Diaspora/Formasi Atlet Terbaik) di 1 (satu) instansi.


Jika sudah muncul tampilan seperti gambar di atas maka langkah selanjutnya adalah;

a. Masukan Nomor NIK dan Nomor KK
Masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga (NIK KK)

b. Jika NIK dan KK tidak Valid silahkan hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
Apabila pelamar tidak bisa mendaftar terkait data NIK dan Nomor Kartu Keluarga, silahkan hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sesuai dengan KTP pelamar bukan ke instansi atau Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Panitia Seleksi Nasional (Panselnas)

Contoh tampilan yang akan muncul jika NIK dan KK tidak sesuai

,
c. Masukan kode captcha 
Masukan kode captcha yang terlampir. Kode captcha tidak bersifat case sensitive

d. Klik menu lanjutkan
Setelah data di atas dimasukan dengan benar, silahkan klik tulisan lanjutkan untuk proses selanjutnya.

5. Melengkapi berkas pendaftaran CPNS 2018
Pada proses ini, pelamar mengisi dan membandingkan data di KTP dengan data Ijazah. Proses pemberkasan CPNS menggunakan data Ijazah sebagai data pokok kepegawaian yang terdiri dari Nama sesuai ijazah tanpa gelar, Tempat dan Tanggal Lahir. Pastikan bahwa Anda mengisi data tersebut dengan benar. Upload pas foto dengan latar belakang merah dalam format JPG minimal
120 kb maksimal 200 kb


Data lain yang perlu diisi terdiri dari data :
a) E-mail
Masukan e-mail aktif dan valid

b) Password
Masukan password yang mudah diingat.
Harap catat dan simpan password Anda karena akan digunakan untuk login

c) Pertanyaan Pengaman 1
Pilih pertanyaan pengaman Anda

d) Jawaban Pengaman
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 1 yang telah Anda pilih

e) Pertanyaan Pengaman 2
Pilih pertanyaan pengaman Anda

f) Jawaban Pengaman
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 2 yang telah Anda pilih

g) Captcha
Masukan kode captcha yang tampil di layar

Pastikan Anda mengisi semua data dengan benar dan lengkap. Data yang telah disimpan tidak dapat diperbaiki atau dirubah. jika anda merasa data yang anda masukan sudah benar klik tulisan "DAFTAR" yang berada di sudut kiri bawah, jika anda sudah mengklik tulisan "DAFTAR" maka akan muncul notifikasi seperti gambar di bawah ini;
 klik tulisan "OK" untuk mensubmit data pendaftaran anda.

6. Mencetak Kartu Infromasi Akun sebagai bukti bahwa pelamar berhasil mendaftar ke portal SSCN 2018

Halaman pemberitahuan bahwa pendaftaran ke portal SSCN 2018 berhasil, klik tulisan "cetak informasi pendaftaran" untuk mencetak Kartu Infromasi Akun sebagai bukti bahwa pelamar berhasil mendaftar ke portal SSCN 2018. Simpan kartu tersebut dengan baik.



7. Klik tulisan "Lanjutkan Login Pendaftaran" untuk ke form berikutnya.
Jika anda sudah memiliki kartu informasi akun sscn, silahkan login ke portal SSCN dan isi data diri anda


8. Login ke Portal SSCN dan Isi Biodata
1. Setelah pelamar berhasil daftar, silahkan login ke https://sscn.bkn.go.id dengan klik tombol/tulisan "login" yang tertera di sudut kanan atas



2. Masukan NIK dan password yang telah Anda daftarkan lalu akan tampil
halaman Form Biodata Peserta seperti gambar di atas, setelah memasukan NIK dan pasword anda, selanjutnya klik tulisan "masuk".

9. Upload foto selfie memegang KTP dan kartu informasi akun
Upload foto selfie dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun untuk dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya, kemudian klik tulisan "simpan".


10. Melengkapi biodata pelamar
Pada form ini lengkapi Alamat Domisili, Propinsi, Kabupaten/Kota, Nomor Telepon, Tinggi Badan, Status Perkawinan, Nomor HP dan Agama

Klik tulisan "simpan" apabila data telah dilengkapi. Kemudian akan tampil tombol dengan tulisan "selanjutnya". Klik tombol "selanjutnya untuk melanjutkan ke halaman berikutnya.

11. Pilih Instansi, Formasi dan Jabatan
Tahap selanjutnya adalah silahkan pilih instansi yang akan anda lamari, formasi dan jabatan, seperti contoh gambar di bawah ini;


1. Pilih instansi yang dituju

2. Pilih Jenis Formasi sesuai dengan formasi yang dibuka oleh instansi. Pilihan Jenis Formasi dapat dilihat di Pengumuman Instansi

3. Klik tulisan "PILIH" dan akan tampil form Pendaftaran.

4. Instansi yang tampil adalah instansi yang sudah buka pendaftarannya sesuai dengan Pengumuman dari instansi tersebut.


5. Setelah yakin memilih instansi akan keluar notifikasi seperti gambar di atas,
klik OK untuk melanjutkan
6. Form Pendaftaran akan tampil seperti gambar di bawah ini.
7. Pilih pendidikan sesuai dengan ijazah

8. Pilih jabatan yang akan dilamar. Jabatan akan tampil sesuai dengan pendidikan yang dipilih

9. Pilih Lokasi Kerja apabila instansi memberikan kewenangan pelamar untuk memilih Lokasi Kerja

10. Pilih Lokasi Test apabila instansi memberikan kewenangan pelamar untuk memilih Lokasi Test

11. Ketik nama Universitas atau sekolah sesuai dengan ijazah

12. Isi Tanggal Ijazah dan Tahun Lulus sesuai dengan yang tertera di Ijazah

13. Pilih Akreditasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi untuk perguruan tinggi. Sedangkan untuk pelamar SLTA sederajat, akreditasi dapat dipilih Lainnya.

14. Isi nilai IPK menggunakan tanda titik (.) dan dua digit dibelakang koma atau nilai ijazah untuk lulusan SMA sederajat

15. Isi Nomor Ijazah

16. Isi kode captcha sesuai dengan gambar yang tampil

17. Pastikan bahwa Anda sudah yakin akan melamar di Instansi tersebut karena pelamar hanya dapat mendaftar di 1 jabatan pada 1 instansi dan 1 periode. Pendaftar dapat mendaftar di instansi lain dengan periode (batch) yang berbeda

18. Klik gambar kotak dan klik tulisan "Daftar"

19. Klik tombol dengan tulisan "selanjutnya" untuk melanjutkan ke halaman berikutnya

20. Selanjutnya akan tampil form Resume. Pada form ini, pelamar diharuskan mengecek kembali data yang telah dilengkapi. Apabila pelamar ingin mengubah data, klik tombol "sebelumnya

21. Bila pelamar sudah yakin data yang akan dikirim, klik Final Resume, makan data akan tersimpan di database dan tidak dapat dilakukan perubahan lagi

12. Riwayat Pelamaran SSCN


1. Setiap pendaftaran yang dikirim oleh pelamar dapat dilihat dan dicek
statusnya di menu Riwayat berdasarkan :
a) Instansi : Instansi yang dilamar
b) Jenis Formasi : Jenis formasi sesuai dengan yang dipilih
c) Tanggal Daftar : tanggal daftar ketika pelamar mendaftar
d) Periode : periode yang dilamar
e) SSCN : keterangan apakah instansi menggunakan SSCN atau Non SSCN
f) Status Administrasi : status proses administrasi pelamar
g) Kartu Peserta : tombol untuk cetak Kartu Peserta apabila lulus
verifikasi dan berhak mengikuti ujian CAT
h) Unggah Dokumen : tombol untuk mengunggah (upload) dokumen
sebagai persyaratan pendaftaran sesuai dengan
Pengumuman Instansi.

2. Untuk melakukan upload dokumen, klik "Unggah" , kemudian akan tampil halaman unggah dokumen seperti gambar berikut.

a) Jenis dokumen akan tampil sesuai dengan keperluan instansi

b) Dokumen hanya dapat diunggah 1 (satu) kali. Mohon perhatikan dan siapkan dokumen yang akan diunggah dengan teliti, karena system tidak menerima unggah ulang dokumen

c) Pilih dokumen yang akan di unggah (upload) pada computer Anda klik tulisan "Unggah" lalu klik
tulisan "choose file"

d) Dokumen yang diunggah harus berupa image (.jpg/.jpeg.png) atau berupa .pdf sesuai dengan ketentuan pada setiap jenis dokumen dengan maksimal 200 kilobyte. Harap perhatikan jenis file yang akan diupload pada keterangan

e) Nama dokumen akan tampil setelah dipilih

f) Klik tulisan "upload" untuk menyimpan dan system akan memvalidasi dokumen tersebut

g) Setelah berhasil divalidasi dokumen akan tersimpan di system

h) Untuk membatalkan, klik tulisan "kembali"

i) Seperti penjelasan pada poin-poin sebelumnya, bagi instansi yang mewajibkan untuk melampirkan dokumen, maka tombol Cetak Kartu Pendaftaran akan tampil setelah pelamar melengkapi semua dokumen yang diunggah.

j) Setelah dokumen diupload, akan tampil tombol untuk mencetak Kartu Pendaftaran. Simpan kartu ini sebagai bukti pendaftaran.


13. Kartu ujian SSCN
Untuk mencetak Kartu Ujian, klik menu , pada kolom Kartu Peserta klik tombol yang tersedia. Kartu Ujian akan tampil bagi pelamar yang lulus verifikasi sebagai bukti untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Demikianlah artikel tentang syarat dan cara pendaftaran CPNS 2018 melalui laman sscn.bkn.go.id, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda

Sunday, 16 September 2018

Syarat dan Cara Mendaftar CPNS 2018 Melalui Laman sscn.bkn.go.id

Syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2018 Terbaru_ Pendaftaran CPNS akan mulai terbuka pada tanggal 19 september 2018. Bagi anda yang berminat untuk mendaftar CPNS tahun 2018 ada baiknya segera mempersiapkan diri guna menghadapi seleksi CPNS.

Dalam pelakasanaan seleksi CPNS tahun 2018 ada beberapa berkas-berkas yang mesti disiapkan oleh pelamar saat melakukan registrasi/pendaftaran CPNS. ada baiknya berkas kelengkapan CPNS tersebut sudah fix (lengkap) semua.

Baca juga: 9 Tips Agar Lulus CPNS 2018

Syarat dan Cara Mendaftar CPNS 2018 Melalui Laman sscn.bkn.go.id

A. Persyaratan umum Pendaftaran CPNS 2018
1. Usia pelamar minimal 18 sampai 35 per 1 agustus 2018 (jika usia kurang atau lebih otomatis tidak akan bisa melamar saat mendaftarkan nik di akun sscn).
2. Pastikan nik ektp dan nik kk terdaftar di data kependudukan nasional dengan cara cek nomor nik di link http://dukcapil.kemendagri.go.id/ceknik atau dilink http://e-bursakerja.kemnaker.go.id/pendaftaran atau di link https://sscntraining.bkn.go.id/sscnpanselnas/registrasi.html atau datang langsung ke kantor dukcapil setempat.
3. Memiliki alamat email aktif dari gmail atau yahoo.
4. Pasfoto latar merah (jpg maks. 200kb).
5. Swafoto memegang ektp atau suket dan kartu sscn 2018 (jpg maks. 200kb / dipersyaratkan ketika pendaftaran dimulai untuk diupload langsung dimenu swafoto dalam akun sscn).
6. Scan ijazah atau skl (pdf maks. 300kb).
7. Scan transkip nilai atau daftar nilai (pdf maks. 300kb / lebih dari 2 lembar dijadikan 1 pdf).
8. Scan ektp atau suket (jpg maks. 200kb).
9. Scan sertifikasi pendidik (jika memiliki) yang dikeluarkan kemendikbud (pdf maks. 300kb / khusus untuk pelamar formasi umum jabatan guru sebagai syarat lulus seleksi kompetensi bidang jika sudah dinyatakan lulus tes skd).
10. Scan kartu tanda bukti nomor ujian tenaga honorer kategori ii (hk2) tahun 2013 (jpg maks. 200kb / khusus untuk pelamar formasi khusus jabatan guru dan kesehatan hk2).
11. Surat lamaran dan surat pernyataan (pdf maks. 300kb / bermeterai 6000, bisa diunduh nanti di laman www.sscn.bkn.go.id).

B. Persyaratan Khusus Pendaftaran CPNS 2018 (jika diminta oleh instansi yang dilamar)
1. Scan kartu keluarga (pdf maks. 300kb).
2. Scan akta kelahiran (pdf maks. 300kb).
3. Scan bukti akreditasi prodi/jurusan (pdf maks. 300kb / lulusan diii, s1/div).
4. Scan str (pdf maks. 300kb / lulusan bidang kesehatan).
5. Scan sertifikat komputer (pdf maks. 300kb / lulusan sma/smk).

C. Nilai ambang batas seleksi CPNS 2018
seleksi tes kompetensi dasar CPNS 2018 meliputi; tes kewarganegaraan (TKW), tes intelegensi umum (TIU) dan tes kepribadian (TKP). adapun ambang batass atau standar minimalnya adalah sebagai berikut:
1. Tes kepribadian (TKP) : 143 (seratus empat puluh tiga)
2. Tes intelegensi umum (TIU): 80 (delapan puluh)


3. Tes Wawasan kebangsaan (TKW): 75 (tujuh puluh lima)

D. Cara Mendaftar CPNS 2018 Melalui Laman sscn.bkn.go.id
Untuk mendaftar CPNS 2018, silahkan ikuti tahapan berikut ini.

1. Kunjungi situs resmi pendaftaran CPNS 2018
Situs remis pendaftaran CPNS adalah [www.sscn.bkn.go.id] silahkan klik link tersebut, setelah mengklik link tersebut maka akan muncul gambar seperti di bawah ini;


Pelamar harus masuk ke portal SSCN 2018 seperti tampilan di atas, pelamar diwajibkan untuk memahami tata cara dan syarat pendaftaran dengan teliti.

2. Klik Menu Pencarian lowongan
Klik Pencarian lowongan untuk mencari informasi terkait Pendidkan, Jabatan dan Instansi yang dibuka. Kemudian pilih Jenis Formasinya yang sesuai denga minat atau bidang ilmu anda.


Pelamar dapat melihat lowongan yang tersedia pada table tersebut, klik Download untuk melihat lebih detail Pengumuman dan Persyaratan instansi yang dipilih

3. Klik Alur untuk melihat tata cara pendaftaran CPNS 2018. 
Pelamar wajib membaca dengan teliti dan mempelajarinya supaya tidak ada informasi yang tertinggal sebelum melanjutkan ke proses Pendaftaran. Menu Alur ditunjukan seperti gambar di bawah ini.


4. Klik menu "Registrasi" Untuk melakukan pendaftran
Pelamar hanya dapat melamar 1 (satu) jabatan dalam 1 (satu) jenis formasi (Formasi Umum/Formasi Khusus Lulusan Terbaik (cumlaude)/Formasi Khusus Putra-Putri Papua dan Papua Barat/Formasi Khusus Disabilitas/Formasi Diaspora/Formasi Atlet Terbaik) di 1 (satu) instansi.


Jika sudah muncul tampilan seperti gambar di atas maka langkah selanjutnya adalah;

a. Masukan Nomor NIK dan Nomor KK
Masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga (NIK KK)

b. Jika NIK dan KK tidak Valid silahkan hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
Apabila pelamar tidak bisa mendaftar terkait data NIK dan Nomor Kartu Keluarga, silahkan hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sesuai dengan KTP pelamar bukan ke instansi atau Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Panitia Seleksi Nasional (Panselnas)

Contoh tampilan yang akan muncul jika NIK dan KK tidak sesuai

,
c. Masukan kode captcha 
Masukan kode captcha yang terlampir. Kode captcha tidak bersifat case sensitive

d. Klik menu lanjutkan
Setelah data di atas dimasukan dengan benar, silahkan klik tulisan lanjutkan untuk proses selanjutnya.

5. Melengkapi berkas pendaftaran CPNS 2018
Pada proses ini, pelamar mengisi dan membandingkan data di KTP dengan data Ijazah. Proses pemberkasan CPNS menggunakan data Ijazah sebagai data pokok kepegawaian yang terdiri dari Nama sesuai ijazah tanpa gelar, Tempat dan Tanggal Lahir. Pastikan bahwa Anda mengisi data tersebut dengan benar. Upload pas foto dengan latar belakang merah dalam format JPG minimal
120 kb maksimal 200 kb


Data lain yang perlu diisi terdiri dari data :
a) E-mail
Masukan e-mail aktif dan valid

b) Password
Masukan password yang mudah diingat.
Harap catat dan simpan password Anda karena akan digunakan untuk login

c) Pertanyaan Pengaman 1
Pilih pertanyaan pengaman Anda

d) Jawaban Pengaman
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 1 yang telah Anda pilih

e) Pertanyaan Pengaman 2
Pilih pertanyaan pengaman Anda

f) Jawaban Pengaman
Masukan jawaban pertanyaan pengaman 2 yang telah Anda pilih

g) Captcha
Masukan kode captcha yang tampil di layar

Pastikan Anda mengisi semua data dengan benar dan lengkap. Data yang telah disimpan tidak dapat diperbaiki atau dirubah. jika anda merasa data yang anda masukan sudah benar klik tulisan "DAFTAR" yang berada di sudut kiri bawah, jika anda sudah mengklik tulisan "DAFTAR" maka akan muncul notifikasi seperti gambar di bawah ini;
 klik tulisan "OK" untuk mensubmit data pendaftaran anda.

6. Mencetak Kartu Infromasi Akun sebagai bukti bahwa pelamar berhasil mendaftar ke portal SSCN 2018

Halaman pemberitahuan bahwa pendaftaran ke portal SSCN 2018 berhasil, klik tulisan "cetak informasi pendaftaran" untuk mencetak Kartu Infromasi Akun sebagai bukti bahwa pelamar berhasil mendaftar ke portal SSCN 2018. Simpan kartu tersebut dengan baik.



7. Klik tulisan "Lanjutkan Login Pendaftaran" untuk ke form berikutnya.
Jika anda sudah memiliki kartu informasi akun sscn, silahkan login ke portal SSCN dan isi data diri anda


8. Login ke Portal SSCN dan Isi Biodata
1. Setelah pelamar berhasil daftar, silahkan login ke https://sscn.bkn.go.id dengan klik tombol/tulisan "login" yang tertera di sudut kanan atas



2. Masukan NIK dan password yang telah Anda daftarkan lalu akan tampil
halaman Form Biodata Peserta seperti gambar di atas, setelah memasukan NIK dan pasword anda, selanjutnya klik tulisan "masuk".

9. Upload foto selfie memegang KTP dan kartu informasi akun
Upload foto selfie dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun untuk dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya, kemudian klik tulisan "simpan".


10. Melengkapi biodata pelamar
Pada form ini lengkapi Alamat Domisili, Propinsi, Kabupaten/Kota, Nomor Telepon, Tinggi Badan, Status Perkawinan, Nomor HP dan Agama

Klik tulisan "simpan" apabila data telah dilengkapi. Kemudian akan tampil tombol dengan tulisan "selanjutnya". Klik tombol "selanjutnya untuk melanjutkan ke halaman berikutnya.

11. Pilih Instansi, Formasi dan Jabatan
Tahap selanjutnya adalah silahkan pilih instansi yang akan anda lamari, formasi dan jabatan, seperti contoh gambar di bawah ini;


1. Pilih instansi yang dituju

2. Pilih Jenis Formasi sesuai dengan formasi yang dibuka oleh instansi. Pilihan Jenis Formasi dapat dilihat di Pengumuman Instansi

3. Klik tulisan "PILIH" dan akan tampil form Pendaftaran.

4. Instansi yang tampil adalah instansi yang sudah buka pendaftarannya sesuai dengan Pengumuman dari instansi tersebut.


5. Setelah yakin memilih instansi akan keluar notifikasi seperti gambar di atas,
klik OK untuk melanjutkan
6. Form Pendaftaran akan tampil seperti gambar di bawah ini.
7. Pilih pendidikan sesuai dengan ijazah

8. Pilih jabatan yang akan dilamar. Jabatan akan tampil sesuai dengan pendidikan yang dipilih

9. Pilih Lokasi Kerja apabila instansi memberikan kewenangan pelamar untuk memilih Lokasi Kerja

10. Pilih Lokasi Test apabila instansi memberikan kewenangan pelamar untuk memilih Lokasi Test

11. Ketik nama Universitas atau sekolah sesuai dengan ijazah

12. Isi Tanggal Ijazah dan Tahun Lulus sesuai dengan yang tertera di Ijazah

13. Pilih Akreditasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi untuk perguruan tinggi. Sedangkan untuk pelamar SLTA sederajat, akreditasi dapat dipilih Lainnya.

14. Isi nilai IPK menggunakan tanda titik (.) dan dua digit dibelakang koma atau nilai ijazah untuk lulusan SMA sederajat

15. Isi Nomor Ijazah

16. Isi kode captcha sesuai dengan gambar yang tampil

17. Pastikan bahwa Anda sudah yakin akan melamar di Instansi tersebut karena pelamar hanya dapat mendaftar di 1 jabatan pada 1 instansi dan 1 periode. Pendaftar dapat mendaftar di instansi lain dengan periode (batch) yang berbeda

18. Klik gambar kotak dan klik tulisan "Daftar"

19. Klik tombol dengan tulisan "selanjutnya" untuk melanjutkan ke halaman berikutnya

20. Selanjutnya akan tampil form Resume. Pada form ini, pelamar diharuskan mengecek kembali data yang telah dilengkapi. Apabila pelamar ingin mengubah data, klik tombol "sebelumnya

21. Bila pelamar sudah yakin data yang akan dikirim, klik Final Resume, makan data akan tersimpan di database dan tidak dapat dilakukan perubahan lagi

12. Riwayat Pelamaran SSCN


1. Setiap pendaftaran yang dikirim oleh pelamar dapat dilihat dan dicek
statusnya di menu Riwayat berdasarkan :
a) Instansi : Instansi yang dilamar
b) Jenis Formasi : Jenis formasi sesuai dengan yang dipilih
c) Tanggal Daftar : tanggal daftar ketika pelamar mendaftar
d) Periode : periode yang dilamar
e) SSCN : keterangan apakah instansi menggunakan SSCN atau Non SSCN
f) Status Administrasi : status proses administrasi pelamar
g) Kartu Peserta : tombol untuk cetak Kartu Peserta apabila lulus
verifikasi dan berhak mengikuti ujian CAT
h) Unggah Dokumen : tombol untuk mengunggah (upload) dokumen
sebagai persyaratan pendaftaran sesuai dengan
Pengumuman Instansi.

2. Untuk melakukan upload dokumen, klik "Unggah" , kemudian akan tampil halaman unggah dokumen seperti gambar berikut.

a) Jenis dokumen akan tampil sesuai dengan keperluan instansi

b) Dokumen hanya dapat diunggah 1 (satu) kali. Mohon perhatikan dan siapkan dokumen yang akan diunggah dengan teliti, karena system tidak menerima unggah ulang dokumen

c) Pilih dokumen yang akan di unggah (upload) pada computer Anda klik tulisan "Unggah" lalu klik
tulisan "choose file"

d) Dokumen yang diunggah harus berupa image (.jpg/.jpeg.png) atau berupa .pdf sesuai dengan ketentuan pada setiap jenis dokumen dengan maksimal 200 kilobyte. Harap perhatikan jenis file yang akan diupload pada keterangan

e) Nama dokumen akan tampil setelah dipilih

f) Klik tulisan "upload" untuk menyimpan dan system akan memvalidasi dokumen tersebut

g) Setelah berhasil divalidasi dokumen akan tersimpan di system

h) Untuk membatalkan, klik tulisan "kembali"

i) Seperti penjelasan pada poin-poin sebelumnya, bagi instansi yang mewajibkan untuk melampirkan dokumen, maka tombol Cetak Kartu Pendaftaran akan tampil setelah pelamar melengkapi semua dokumen yang diunggah.

j) Setelah dokumen diupload, akan tampil tombol untuk mencetak Kartu Pendaftaran. Simpan kartu ini sebagai bukti pendaftaran.


13. Kartu ujian SSCN
Untuk mencetak Kartu Ujian, klik menu , pada kolom Kartu Peserta klik tombol yang tersedia. Kartu Ujian akan tampil bagi pelamar yang lulus verifikasi sebagai bukti untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Demikianlah artikel tentang syarat dan cara pendaftaran CPNS 2018 melalui laman sscn.bkn.go.id, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda

Friday, 14 September 2018

6 Tips Agar Mudah Mengingat dan Memahami Pelajaran

6 Tips Agar Mudah Mengingat dan Memahami Pelajaran_ Belajar adalah suatu hal yang mesti dilakukan agar bisa memiliki pemahaman yang luas. Salah satu tolok ukur kesuksesan seorang dalam belajar adalah ketika dia mampu memahami dan menguasai apa yang dipelajari, baik itu tentang berbagai hal yang dipelajari di dalam kelas mamupun berbagai hal yang diperlajari di lingkungan sekitar.

6 Tips Agar Mudah Mengingat dan Memahami Pelajaran

Namun terkadang karena beberapa faktor seseorang menjadi sulit dalam memami suatu pelajaran, padahal belajar adalah suatu proses yang utuh, sehingga jika dari awal sudah tidak mampu memahami beberapa bagian pelajaran maka bagian selanjutnya akan lebih sulit untuk dipahami.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Anak Yang Lambat Memahami Pelajaran

Memang gaya mengajar seorang guru juga berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam memahami pelajaran. Namun yang mesti anda pahami bahwasanya guru bukan hanya mengajar 1 siswa namun mengajar puluhan siswa dalam waktu yang bersamaan sehingga guru akan kurang mampu mendeteksi sepenuhnya siswa yang sudah paham dan yang belum paham.

Dan selain dari faktor guru cara belajar siswa sebenarnya yang menjadi faktor lain kenapa seorang siswa menjadi lambat dalam memahami pelajaran, maka dari itu butuh tips khusus agar mudah dalam mengingat dan memahami pelajaran. Lantas bagaimana cara mudah agar bisa mengingat dan memhamami pelajaran? Berikut ulasannya;

6 Tips agar mudah mengingat dan memahami pelajaran

1. Fokus saat sedang belajar
Tips pertama yang bisa anda lakukan agar dapat memahami dengan mudah apa yang sedang anda pelajari adalah dengan memokuskan fikiran. Ada sebuah analogi tentang kekuatan pikiran jika di fokuskan tehadap sesuatu. Matahari yang sedang bersinar dengan triknya (sangat panas) apakah mampu membakar tumpukan kertas yang diletakan di tempat terbuka? Jawabannya sudah pasti tidak bisa.

Namun coba anda ambil LUV (kaca pembesar) untuk memfokuskan sinar matahari tersebut ke tumpukan kertas yang ada, apakah tumpukan kertas tersebut bisa terbakar? Dalam kondisi normal kertas tersebut akan terbakar akibat sinar matahari yang terfokuskan menggunakan LUV tadi.

Lantas apa hubungannya dengan pikiran? Anggaplah otak anda sebagai matahari dan LUV sebagai pikiran anda, jika anda menggunakan pikiran anda untuk fokus dalam mempelajari sesuatu maka otak anda mampu menangkap pesan-pesan yang tersampaikan melalui proses belajar.

Sehingga pengaruh tingkat fokus seseorang dalam belajar sangat berefek terhadap tingkat pemahamannya. Maka dari itu ada baiknya sebelum belajar atau saat akan memulai pelajaran, anda meyingkirkan semua benda yang bisa menggangu konsentrasi anda (misalnya: smartphone) selain itu tinggalkan atau lupakan sejenak hal-hal yang lain yang sedang anda pikirkan selain dari belajar.

Pusatkan pikiran dan konsentrasi anda pada materi-materi yang disampaikan oleh guru anda atau materi yang sedang anda pelajari dengan begitu anda kemungkinan akan cepat menangkap maksud dari pelajaran yang disampaikan oleh guru anda.

2. Catat pokok-pokok materinya (buat rangkuman materi)
Ilmu ibaratkan hewan buruang, hewan buruang jika tidak diikat pasti akan lepas maka agar ilmu tidak mudah terlupakan atau hilang dari ingatan sebaiknya anda ikat ilmu dengan penah (buat catatan).

Tak perlu mencatat semua yang dijelaskan oeh guru anda, cukup anda mencatat poin-poin utama dari materi pelajaran yang sedang guru anda ajarkan (catat materi yang bisa memberikan gambaran secara umum atau mampu menjelaskan dari semua materi yang sedang diajarkan).

Jika selama ini anda kurang mencatat maka ubahlah kebiasaan tersebut. Apabila anda ingin serius menjadi siswa/orang pintar maka mulailah membuat catatan-catatan kecil setiap kali anda sedang belajar dalam kelas.

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap orang memiliki daya ingat yang berbeda, ada yang memiliki daya ingatan yang kuat dan ada pula yang memiliki daya ingatan yang lemah. Bagaimana jika yang memiliki daya ingatan tersebut adalah anda? Dan bagaimana jika selama ini anda jarang mencatat?

Apakah materi yang selama ini mampu anda pahami? Sudah pasti tidak bukan!!!
Walaupun anda adalah orang yang memiliki daya ingatan yang kuat bukan berarti anda bisa tidak perlu membuat catatan-catatan saat belajar.

3. Buat peta pikiran (mind mapping) tentang materi pelajaran
Setelah anda membuat rangkuman pelajaran atau catatan-catatan penting seputar pelajaran yang anda pelajari selanjutnya agar mudah anda pahami dan tersimpan dalam pikiran anda, serta mampu anda tangkap maksud arah dan tujuan dari materi tersebut maka anda harus membuatkannya peta konsep! Apa itu peta pikiran dan bagaimana bentuknya?

Peta pikiran adalah penjabaran dari materi pelajaran yang dipelajari ke dalam bagian-bagian yang lebih sfesifik. Dalam bahasa indonesia penjabaran dari umum ke khusus di namakan deduktif. Jika anda bingung bagaimana bentuk dari peta konsep tersebut silahkan lihat gambar di bawah ini.



Dari peta pikiran di atas dapat kita simpulkan, bahwa topik utama pelajarannya adalah jenis benda kemudian dijabarkan kedalam berbagai dimensi (sudut padang) sehingga seolah-olah gambar tersebut membentuk sebuah peta pikiran. Dengan menggunakan konsep peta pikiran anda akan mudah memahami suatu materi pelajaran.

4. Catatan Kata sulit
Catatan kata sulit pada poin keempat ini berbeda dengan rangkuman materi yang ada pada poin kedua di atas. Catatan kata sulit adalah jika anda menemukan suatu kata yang sulit dalam pelajaran namun kata/istilah tersebut penting untuk dipahami maka silahkan buat catatan kata sulit.

Gimana cara membuatnya? Mudah saja, biasanya terdapat kertas kecil banyak yang dijual di toko-toko ATK (alat tulis kantor), ukurannya sangat kecil, kurang lebih seperti jari telunjuk, memiliki banyak lembaran dan dapat ditempelkan (mudah menempel/memiliki perekat). Nagh silahkan tulis kata/istilah yang anda anggap susah namun penting untuk dipahami.

Tempelkan catatan tersebut di dekat tempat tidur anda agar anda bisa melihatnya setiap saat, jika hal tersebut sudah anda lakukan, maka kemungkinan besar anda akan mudah mengingat dan memahami kata/istilah yang anda anggap sulit tersebut.

5. Bertanya kepada guru
Jika kamu benar-benar tidak paham dengan mteri yang sedang dipelajari maka jangan pernah segang-segang untuk bertanya. Apabila kamu malu untuk bertanya maka dilanjutan materi selanjutnya kemungkinan kamu pasti akan lebih susah memahami.

Jangan pernah gengsi untuk bertanya! Orang pintar bukanlah orang yang selamanya selalu paham terhadap sesuatu namun orang pintar adalah mampu mengetahui kemampuan dirinya dan tahu kapan waktunya untuk bertanya jika diperlukan.

Jangan berpikir guru akan marah apabila anda bertanya, bahkan guru kalian merasa senang jika kamu bertanya karena mereka berpikir kamu memang serius untuk mempelajari apa yang mereka ajarkan.

6. Belajar di waktu yang tepat
Terakhir tips agar anda mudah mengingat dan memahami pelajaran adalah belajar diwaktu yang tepat. Beberapa waktu belajar yang menurut penulis tepat untuk belajar adalah di subuh hari, di sore hari dan di malam hari dalam keheningan.

Namun setiap orang memiliki waktu belajar yang baik menurut mereka dan termasuk anda. Jadi anda perlu mempelajari waktu-waktu belajar dimana pada saat tersebut anda dengan mudah memahami apa yang sedang anda pelajari.

Demikianlah 6 Tips agar mudah mengingat dan memahami pelajaran, semoga tulisan ini bermanfaat untuk anda, jika anda merasa tulisan ini bisa bermanfaat untuk oranglain maka silahkan anda share (bagikan).