Tuesday, 15 March 2016

Metode pembelajaran Cooperatif Review

Metode pembelajaran Cooperatif Review

A. Pengertian Metode Pembelajaran Cooperatif Review  
Pembelajaran Cooperative merupakan aktifitas pembelajaran kelompok yang diorganisir oleh satu prinsip bahwa pembelajaran harus didasarkan pada perubahan informasi secara sosial diantara kelompok-kelompok pembelajar yang di dalamnya setiap pembelajar bertanggung jawab atas pembelajarannya sendiri dan didorong untuk meningkatkan pembelajaran anggota-anggota yan lain (Roger, dkk.1992). 

Cooperative Review merupakan salah satu metode pembelajaran Cooperative yang menempatkan siswa kedalam kelompok-kelompok kecil untuk saling mengajukan pertanyaan-pertanyaan reviu (review questions), yakni pertanyaan-pertanyaan yang mencerminkan poin-poin utama dari materi pelajaran. Metode Cooperative Review ini bisa diterapkan dengan guru yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bisa dikembangkan satu kali, sedangkan kelompok-kelompok menjawabnya.

Metode ini sangat tepat untuk pembelajaran ilmu Sosial karena siswa belajar berinteraksi positif dalam dinamika kelompok dan juga melatih nalar siswa melalui pertanyaan dan jawaban yang berspekulasi dengan rana sosial.  

B.     Kelebihan dan kekurangan Metode Pembelajaran Cooperative Review 
Setiap metode-metode pembelajaran sudah jelas memiliki kelebihan dan kekurangan pada saat mengaplikasikannya di kelas. Efektifitasnya metode ini tergantung dari profesionalisme guru dalam mengelola metode pembelajaran ini. Penggunaan metode pembelajaran Cooperatif Review memiliki beberapa keunggulan, keunggulan tersebut diantaranya: 
1) Membantu siswa belajar berpikir berdasarkan sudut pandang suatu subjek bahasan dengan memberikan kebebasan siswa dalam praktik berpikir. 
2)      Dapat mengurangi rasa bosan disbanding belajar sendiri. 
3)      Kesempatan melakukan resitasi oral. 
4)      Dapat membantu menimbulkan asosiasi dengan peristiwa lain yang mudah diingat. 
5)      Melatih penalaran siswa melalui pertanyaan-pertanyaan yang dibuat sendiri. 
6)      Membantu siswa mengenali adanya suatu masalah dan memformulasikannya dengan menggunakan informasi yang diperoleh dari bacaan atau ceramah. 
7)      Melatih keberanian berinteraksi positif dengan menjawab pertanyaan. 
8)      Mengembangkan motivasi untuk belajar yang lebih baik.
Adapun kelemahan-kelemahan model pembelajaran Cooperative Review bersumber pada beberapa faktor, yaitu : 
1)     Guru harus mempersiapkan pembelajaran secara matang, disamping itu memerlukan lebih banyak tenaga, pemikiran dan waktu 
2)     Bisa menjadi tempat berbicara yang tidak memiliki korelasi dengan pelajaran. 
3)     Selama kegiatan diskusi kelompok berlangsung, ada kecendrungan topik permasalahan yang sedang dibahas meluas sehingga banyak yang tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan; dan 
4)     Saat diskusi kelas, terkadang didominasi seseorang, hal ini mengakibatkan siswa yang lain menjadi pasif. 

C.    Langkah-langkah Metode Pembelajaran Cooperatve Review 
Metode Cooperatve Review secara umum diterapkan dengan model kelompok heterogen, biasanya terdiri dari 4-5 orang. Pengaplikasiaanya di dalam kelas dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 
1) Siswa ditempatkan dalam kelompok-kelompok kecil secara heterogen. Disini guru berperan penting menentukan karakter siswa yang akan ditempatkan dalam satu kelompok heterogen. 
2) Guru menyampaikan sistematika proses pembelajaran. Secara klasikal siswa menyimak arahan dan penjelasan guru mengenai langkah yang akan dilaksanakan kedepannya. 
3) Guru menyampaikan materi pelajaran secara umum. Penjelasan ini memuat materi pelajaran yang bersinergi dengan mental dan pengalaman siswa. 
4) Setiap kelompok membuat pertanyaan-pertanyaan yang mencerminkan poin-poin utama dari materi pelajaran. Guru juga bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya bisa dikembangkan lebih dari satu kali. 
5) Setiap kelompok menuliskan pertanyaan-pertanyaan, lalu mengajukannya kembali kepada kelompok lain. Bagi kelompok yang mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dengan benar akan mendapat poin. 

d.     Variasi dalam metode pembelajaran Cooperative Review 
Metode ini dapat disandingkan dengan metode NHT. Pertama-tama guru menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif yang terdiri dari 3-4 anggota. Setiap kelompok memiliki nomor masing-masing dari 1,2,3 atau 1,2,3,4. Ketika ada siswa atau guru yang mengajukan pertanyaan review, masing-masing kelompok mendiskusikan jawabannya. Setelah itu guru secara acak memangggil salah satu nomor untuk menjelaskan jawabannya. Jika masih ada informasi yang belum tercakup dalam penjelasan tersebut, guru memanggil nomor yang sama untuk menjelaskan kembali.

Begitu seterusnya, selama masih ada informasi penting yang belum tersampaikan dari jawaban siswa, guru bisa memanggil setiap nomor yang diinginkan. Setiap anggota kelompok yang mampu menjawab dengan benar atau mampu memberikan informasi tambahan atas jawaban tersebut, maka kelompoknya akan memperoleh poin khusus.
daftar pustaka 
Huda, Mifdatul. 2011. Cooperative Learning. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Mohammad, Nurdin. 2011. Belajar dengan Pendekatan PAIKEM. Jakarta : Bumi Aksara
Pribadi A. Benny.2009.Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta : Dian Rakyat

Solehatin, Etin.2005. Cooperative Learning (Analisis Model Pembelajaran IPS). Jakarta: Bumi Aksara 
Metode pembelajaran Cooperatif Review

2 komentar

Assalamualaikum, mau nanya pak, untuk metode pembeajaran cooperative review selain buku dari miftahul huda, ada sumber lain ga?
terima kasih

Buku Guru dan anak Didik nya Syaiful Bahri J. Gak secara spesisik menyebut cooperative review, tp bisa jadi referensi

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon