Wednesday, 22 June 2016

Pengertian Metode Team-Assisted Individualization (TAI)

Tags
Metode Team-Assisted Individualization (TAI)
 Pengertian Metode Team-Assisted Individualization (TAI)
Salah satu metode dalam pembelajaran kooperatif adalah metode Team-Assisted Individualization (TAI). Artinya adalah bantuan individual dalam kelompok. Metode ini merupakan perpaduan antara pembelajara kelompok dengan pembelajaran individual.
Suyitno (Arwadi, 2006: 6) berpendapat bahwa: Pembelajaran kooperatif  Team-Assisted Individualization (TAI) adalah metode pembelajaran yang berbentuk kelompok kecil yang heterogen dengan latar belakang cara berfikir yang berbeda untuk saling membantu terhadap siswa lain yang membutuhkan bantuan. Dalam metode ini, diterapkan bimbingan dalam kelompok kecil. Siswa yang pandai dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilannya, sedangkan siswa yang lemah dapat terbantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Selain itu terdapat pula bantuan individu dari guru kepada siswa yang membutuhkan.

Dalam metode pembelajaran Team-Assisted Individualization (TAI), siswa ditempatkan dalam kelompok-kelompok kecil yang heterogen dengan latar belakang cara berfikir yang berbeda beranggotakan 4 sampai 6 orang dan selanjutnya diikuti  dengan pemberian bantuan secara individu bagi siswa yang memerlukan. Selain bimbingan dari guru, dalam metode ini juga diterapkan bimbingan antar teman, yaitu siswa pandai bertanggung jawab terhadap siswa yang lemah. Pembelajaran dikatan berhasil apabila semua anggota dalam kelompok sudah menguasai bahan ajar.
Model pembelajaran kooperatif tipe TAI memiliki delapan komponen, yaitu :
a.  Teams atau kelompok, yaitu pembentukan kelompok heterogen yang terdiri atas 4 sampai 6 siswa.
b. Placement test atau tes penempatan, yakni pemberian pre-tes kepada siswa atau melihat rata-rata nilai harian siswa agar guru mengetahui kelemahan siswa dalam bidang tertentu.
c. Student Creative atau kreativitas siswayaitu,  kreativitas siswa melaksanakan tugas dalam suatu kelompok dengan menciptakan situasi dimana keberhasilan individu ditentukan atau dipengaruhi oleh keberhasilan kelompoknya.
d. Team Studyatau belajar kelompok, yaitu tahapan tindakan belajar yang harus dilaksanakan oleh kelompok dan guru memberikan bantuan secara individual kepada siswa yang membutuhkannya.
e.  Team Scores and Team Recognition atau skor kelompak dan pengakuan kelompok, yaitu pemberian skor terhadap hasil kerja kelompok dan memberikan criteria penghargaan terhadap kelompok yang berhasil secara cemerang dan kelompok yang dipandang kurang berhasil dalam menyelesaikan tugas.
f.     Teaching Group atau pengejaran kelompok, yakni pemberian materi secara singkat dari guru menjelang pemberian tugas kelompok.
g.  Facts Test atau tes fakta, yaitu pelaksanaan tes-tes kecil berdasarkan fakta yang diperoleh siswa.
h.  Whole Class Units atau unit-unit kelas keseluruhan, yaitu pemberian materi oleh guru kembali di akhir waktu pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah.
Kelebihan  Metode Team-Assisted Individualization (TAI)

Menurut Lestari(2006 : 15), terdapat 6 kelebihan dari metode Team-Assisted Individualization (TAI), yaitu: 1).Siswa yang lemah dapat terbantu dalam menyelesaikan masalah pembelajaran; 2) Siswa yang pandai dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilannya; 3) Adanya tanggung jawab dalam kelompok untuk meyelesaikan permasalahannya; 4) Siswa diajarkan bekerja sama dalam suatu kelompok; 5) Para siswa akan termotivasi untuk mempelajari materi ajar dengan cepat dan akurat; 6) Programnya mudah dipelajari baik oleh guru maupun siswa, tidak mahal, fleksibel, dan tidak membutuhkan guru tambahan ataupun tim guru,

Kelemahan Metode Team-Assisted Individualization (TAI) 
      Sedangkan kelemahan dari metode Team-Assisted Individualization (TAI) menurut Lestari (2006: 15) adalah : ”tidak adanya persaingan antar kelompok, siswa yang lemah dimungkinkan bergantung pada siswa pandai, untuk itu guru harus memberikan bimbingan individual.
Penerapan Metode Team-Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran IPS
Penerapan Metode Team-Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran IPS tentang Kenampakan Alam.
Pada pokok bahasan kenampakan alam dipelajari di kelas IV SD pada semester pertama mengenai dataran rendah dan dataran tinggi diantaranya: pantai, gunung, pegunungan, tanjung, delta dan kenampakan alam wilayah perairan diantaranya :Sungai, danau, laut, selat, teluk.
Dengan menerapkan metode pembelajaran Team-Assisted Individualization (TAI) dalam mata pelajaran IPS, maka dalam mengajarkan materi kenampakan alam dapat ditempuh dengan tahapan sebagai berikut:
1)   Team atau kelompok. Siswa ditempatakan dalam kelompok-kelompok kecil, tiap tiap kelompok terdiri dari 4-6 siswa yang heterogen.
2)    Placement test atau tes penempatan. Penempatan siswa dalam kelompok didasarkan pada hasil tes awal atau nilai ulangan harian siswa yang telah dilakukan saat pra penelitian. Berdasarkan hasil tes atau nilai ulangan harian siswa tersebut siswa dikelompokkan secara heterogen berdasarkan tingkat kemampuan akademiknya. Agar dapat saling membantu dalam memecahkan masalah pembelajaran dan mendapat bimbingan dari guru.
3) Curriculum material atau perangkat pembelajaran. Guru memberikan perangkat pembelajaran kepada siswa, yang terdiri dari buku petunjuk tentang kenampakan alam, buku paket, LKS dan tes siklus.
4) Team study atau belajar kelompok. Siswa mengerjakan LKS secara berkelompok. Setiap ketua kelompok melaporkan hasil kerja teman kelompoknya. Guru juga memberikan bantuan individual kepada siswa yang membutuhkan dan memberikan pembelajaran kelompok (teaching grup) pada saat pembelajaran berlangsung.
5) Team scores and recogniting atau skor kelompok dan pengakuan kelompok.Siswa dan guru memeriksa hasil kerja siswa dan memberikan kriteria kelompok yaitu, kriteria tertinggi untuk kelompok super, kriteria menengah untuk kelompok herbal, dan kriteria minimum untuk kelompok baik.
6)   Teaching grup atau pengajaran kelompok.Setiap ketua kelompok menerima bimbingan dari guru tentang materi pembelajaran kemudian menjelaskan kepada teman kelompok yang lain. Kemudian melanjutkan mengerjakan LKS. Penerapan pengajaran kelompok ini dipadukan dengan belajar kelompok.
7)   Fact tes atau tes fakta.Siswa mengerjakan tes fakta tentang kenampakan alam yang berhubungan dengan lingkungan sekitar siswa dan kehidupan sehari-hari.
8) Whole class atau unit-unit kelas keseluruhan.Membarikan tes secara keseluruhan kemudian memberikan tes formatif kepada siswa.

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon