Jelang Hadir Ibu Kota Baru, Bersiap untuk Peluang Investasi yang Baru


Pembangunan ibu kota baru yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, perlahan namun pasti mulai digarap perencanaannya secara serius oleh pemerintah Indonesia. Keseriusan pemerintah Indonesia dapat dilihat dengan adanya penunjukan tiga tokoh dunia sebagai anggota dewan pengarah pembangunannya, yakni Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed Bin Zayed, Presiden Softbank Masayoshi Son, dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Ketiga tokoh ini diangkat berdasarkan reputasinya yang baik di dunia internasional. Mohamed Bin Zayed dipilih atas pengalamannya merombak Abu Dhabi dan membangun Masgar City, Masayoshi dipilih karena berpengalaman dan memiliki reputasi baik di bidang teknologi dan keuangan, dan Tony Blair dipilih karena reputasinya yang baik di bidang pemerintahan mengingat rekam jejaknya sebagai mantan perdana menteri Inggris.

Secara spesifik, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginginkan adanya daya tarik kerja sama investasi yang baik dimulai dari awal proyek pembangunan hingga saat ibu kota baru tersebut jadi hingga dapat mencapai kemajuan di segala bidang.

Salah satu pihak yang sudah menyatakan ketertarikan untuk berinvestasi di ibu kota baru adalah Softbank, perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi dan media dari Jepang. Menurut Masayoshi, ibu kota negara baru ini memiliki potensi-potensi investasi besar yang dapat diangkat, terutama konsep kota pintar berteknologi terbaru yang diusung oleh Jokowi dalam pembangunannya.

Diungkapkan langsung oleh Jokowi, rencana kerja sama investasi asing dalam pembangunan ibu kota negara baru ini tidak akan berbentuk pinjaman ataupun jaminan yang diberikan pemerintah dalam aliran investasi tersebut, yang menjawab kekhawatiran yang muncul di publik atas penawaran investasi proyek ke pihak asing.

Bagi para pelaku bisnis dan investasi dalam negeri, tentunya rencana pemerintah untuk membangun ibu kota baru ini berpengaruh terhadap pasar yang berpeluang positif mendatangkan aliran investasi baru untuk dilirik. Jika pembangunan ini berjalan lancar, maka bukan tidak mungkin terjadi fluktuasi pada saham-saham perusahaan besar yang juga ikut berinvestasi di proyek ini.

Sehingga, para pelaku investasi harus menangkap momentum inisiasi pemerintah dan peluang riak-riak investasi yang terjadi selama prosesnya untuk dapat mengalokasikan investasinya secara strategis dan mendatangkan keuntungan yang optimal.

Didukung digitalisasi layanan yang dapat membantu mengalokasikan dana dalam bentuk valuta asing (valas), investor dapat bekerja sama dengan pihak asing dan melakukan kegiatan transaksional lebih efektif dan efisien dengan biaya remittance yang terjangkau.

Maka, pastikan untuk menggunakan layanan yang dapat mengakomodasi transfer uang secara online yang mudah, cepat, dan praktis. Salah satu layanan yang bisa membantu transaksi mu dihadirkan oleh digibank melalui fitur layanan digibank transfer valas sebagai inovasi Aplikasi digibank by DBS.

Kenyamanan untuk melakukan transaksi kirim valas kapan saja di mana saja adalah prioritas digibank by DBS yang berikan akses 24/7 tanpa harus ke cabang untuk mudahkan segala aktivitas transfer valas. Selain itu dengan gratis biaya transfer ke lebih dari 20 negara, siapapun bebas melakukan transfer valas ke mana saja jauh lebih ringan dan luas.

Apapun kebutuhannya, selalu gunakan digibank transfer valas yang memberikan nilai tukar valas yang kompetitif dengan FX Rate yang terkini dan juara, dan tak perlu khawatir proses transaksi terhambat karena transaksi akan berjalan dalam waktu singkat dan sampai di hari yang sama.

Caranya gampang, masuk ke Aplikasi digibank by DBS, pilih “Transfer” lalu klik “Transaksi Valas”, kemudian klik “Tambah Penerima” dan ikuti petunjuk selanjutnya. Pilih negara yang dituju, pilih mata uang, lalu pilih bank dan masukkan detail penerimanya. Masukkan nominal yang akan dikirim lalu klik “Lanjut” dan selesaikan transaksi mu.

Tunggu apa lagi? Segera manfaatkan fitur layanan digibank transfer valas secara optimal sebagai pilihan cermat bertransaksi valas untuk kebutuhan investasi yang menguntungkan di masa depan. Transaksi valas ke siapa saja, kapan saja, dan di mana saja jadi lebih mudah, cepat, dan praktis!

0 Response to "Jelang Hadir Ibu Kota Baru, Bersiap untuk Peluang Investasi yang Baru"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close