Friday, 2 March 2018

Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Terbaru

Tags
Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP)_  Sebelum kita membahas tentang bagaimana sih cara mendapatkan karti indonesia pintar (KIP) terlebih kita ulas sedikit tentang PIP. Apa itu PIP?
Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6 - 21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah. PIP merupakan bagian dari penyempurnaan program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Terbaru

Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Terbaru

A. Sasaran Kartu Indonesia Pintar (yang bisa mendapatkan KIP)
Siapa Sasaran Utama PIP?
Peserta didik pemegang KIP;
Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dengan pertimbangan khusus;
Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang:
Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan, Pelayaran, dan Kemaritiman.

B. Tujuan Pendidikan Indonesia Pintar (PIP)
Apa tujuan PIP?
PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).
Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.
PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

B. Cara Menggunakan Kartu Indonesia Pintar KIP
Bagaimana cara menggunakan KIP?
Penerima KIP harus terdaftar sebagai peserta didik di lembaga pendidikan
formal (SD/SMP/SMA/SMK) ataupun non formal (PKBM/SKB/LKP);
KIP harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaga pendidikan.

C. Jumlah Bantuan Dana Bagi Pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP)
1. Sekolah Dasar (SD)/SDLB/Paket A
a. Peserta didik Kelas I, II, III, IV dan V semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00;
b. Peserta didik Kelas VI semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp225.000,00;
c. Peserta didik Kelas I semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp225.000,00;
d. Peserta didik Kelas II, III, IV, V, dan VI semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00;
e. Peserta didik Paket A diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp450.000,00.

2. Sekolah Menengah Pertama (SMP)/SMPLB/Paket B
a. Peserta didik Kelas VII dan VIII semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00;
b. Peserta didik Kelas IX semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp375.000,00;
c. Peserta didik Kelas VII semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp375.000,00;
d. Peserta didik Kelas VIII dan IX semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00;
e. Peserta didik Paket B diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp750.000,00.

3. Sekolah Menengah Atas (SMA)/SMALB/Paket C
a. Peserta didik Kelas X dan XI semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
b. Peserta didik Kelas XII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
c. Peserta didik Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
d. Peserta didik Kelas XI dan XII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
e. Peserta didik Paket C diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/SMKLB
a. Program 3 Tahun
1) Peserta didik SMK Kelas X dan XI semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
2) Peserta didik SMK Kelas XII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
3) Peserta didik SMK Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
4) Peserta didik SMK Kelas XI dan XII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

b. Program 4 tahun
1) Peserta didik SMK Kelas X, XI, dan XII semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00;
2) Peserta didik SMK Kelas XIII semester genap diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
3) Peserta didik SMK Kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp500.000,00;
4) Peserta didik SMK Kelas XI, XII, dan XIII semester ganjil diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp1.000.000,00.

D. Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar Bagi Siswa Miskin
Bagaimana jika siswa miskin belum menerima KIP?
Siswa dapat mendaftar dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orang tuanya ke lembaga pendidikan terdekat (dinas pendidikan) atau bisa juga melapor ke sekolah tempat anak tersebut sekolah.

Jika siswa tersebut tidak memiliki KKS, orang tuanya dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Kelurahan/Desa terlebih dahulu agar dapat melengkapi syarat pendaftaran.

Setelah itu sekolah/madarasah mencatat data siswa calon penerima kartu indonesia pintar (KIP) untuk dikirim/diusulkan ke dinas pendidikan/kementrian agama kabupaten/kota setempat.

Dinas pendidikan atau kementrian agama kanupaten/kota mengirim data/rekapitulasi pengajuan calon penerima KIP ke kemndikbud/kemenag. Sekolah yang berada dalam naungan kemendikbud wajib memasukan data calon penerima KIP dalam dapodik.

Jika lulus, maka kemendikbud/kemenag akan mengirimkan KIP kepada calon penerima KIP yang lolos seleksi.

E. Penetapan Penerima KIP  Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK
Penetapan penerima KIP dilakukan berdasarkan:
1. Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT)
a. Sumber data
Penerima KIP adalah peserta didik yang berasal dari keluarga yang tercatat dalam PBDT yang dikeluarkan oleh kementerian yang menangani bidang sosial. Data tersebut diserahkan kepada Kementerian yang menangani bidang pendidikan pada awal tahun anggaran.

b. Pengolahan data
Data PBDT yang diserahkan kepada kementerian yang menangani bidang pendidikan, kemudian dipadankan dengan Dapodik untuk mendapatkan data peserta didik dari keluarga miskin yang tercatat
di Dapodik.

c. Penetapan SK penerima KIP
Hasil pengolahan data berupa nama peserta didik ditetapkan sebagai penerima KIP melalui Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran.

2. Usulan data sejenis
a. Sumber data
Data bersumber dari usulan satuan pendidikan yang telah divalidasi dan disetujui oleh dinas pendidikan kabupaten/kota untuk jenjang SD dan SMP dan oleh dinas pendidikan provinsi untuk
jenjang SMA dan SMK.

b. Pengolahan data
1) Sekolah menandai status kelayakan peserta didik sebagai calon penerima KIP di aplikasi Dapodik mengacu hasil validasi sekolah;
2) Sekolah melaporkan data calon penerima KIP yang diusulkan mendapatkan KIP ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk jenjang SD dan SMP dan ke dinas pendidikan provinsi untuk
jenjang SMA dan SMK;

3) Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota melakukan validasi terhadap data calon penerima KIP berdasarkan status kelayakan peserta didik sesuai dengan prioritas sasaran penerima KIP, kemudian mengirimkan hasil validasi kepada kementerian yang menangani bidang pendidikan melalui direktorat teknis terkait sebagai rekomendasi penerima KIP;

4) Direktorat teknis terkait melakukan penyaringan akhir atas kelengkapan data rekomendasi untuk ditetapkan sebagai penerima KIP.

c. Penetapan SK penerima KIP
Hasil pengolahan data berupa nama peserta didik ditetapkan sebagai penerima KIP melalui Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran.

F. Penyaluran Dana PIP  Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK
Dana PIP disalurkan langsung ke peserta didik secara non tunai melalui rekening tabungan Simpanan Pelajar di Bank penyalur dana PIP dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Dalam penyaluran dana PIP direktorat teknis melakukan perjanjian kerjasama dengan bank penyalur.

2. Direktorat teknis membuka rekening penyalur untuk keperluan menyalurkan dana bantuan PIP ke peserta didik penerima KIP sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Direktorat teknis menyampaikan daftar penerima PIP yang tercantum dalam Surat Keputusan Direktur terkait kepada bank penyalur dana PIP untuk dibuatkan rekening Tabungan Simpanan Pelajar.

4. Direktorat teknis mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) III untuk diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) berdasarkan surat keputusan direktur teknis terkait.

5. KPPN menyalurkan dana sesuai SP2D ke rekening penyalur atas nama direktorat teknis di bank penyalur.

6. Direktorat teknis menyampaikan Surat Perintah Pemindahbukuan (SPPn) kepada bank penyalur untuk menyalurkan/memindahbukukan dana dari rekening penyalur langsung ke rekening penerima. Direktorat teknis dan bank penyalur PIP menginformasikan surat keputusan penerima dana PIP kepada peserta didik penerima melalui dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau sekolah/lembaga.

G. Pemberitahuan dan Penyampaian SK
1. Untuk SMA/SMK/SDLB/SMPLB/SMALB/SMKLB, dinas pendidikan provinsi melalui cabang dinas masing-masing, meneruskan surat keputusan penerima dana PIP ke sekolah.

2. Untuk SD/SMP/Paket A/Paket B/Paket C, masing-masing dinas pendidikan kabupaten/kota meneruskan surat keputusan penerima dana PIP ke sekolah/ lembaga.

3. Sekolah/lembaga mengumumkan dan meneruskan informasi surat keputusan sebagai penerima dana PIP ke peserta didik/orang tua/wali.

H. Aktivasi Rekening PIP dan Penarikan Dana
Aktivasi Rekening dan Penarikan Dana dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Aktivasi Rekening Simpanan Pelajar
Sebelum melakukan penarikan dana, peserta didik harus mengaktivasi rekening Simpanan Pelajar terlebih dahulu, dengan membawa:

a. Surat keterangan kepala sekolah/ketua lembaga, apabila peserta didik telah pindah sekolah/lembaga dalam satu jenjang pendidikan yang sama maka surat Keterangan kepala sekolah/ketua lembaga dapat dikeluarkan oleh kepala sekolah/ketua lembaga di sekolah/lembaga yang baru;

b. Untuk peserta didik SMA/Paket C atau SMK adalah salah satu tanda/identitas pengenal (KIP/Kartu Pelajar/Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga/Surat Keterangan dari Kepala Desa/Lurah;

c. Untuk peserta didik SD/Paket A atau SMP/Paket B dengan membawa KTP orang tua dan Kartu Keluarga dengan didampingi oleh orang tua/wali. Bagi orang tua/wali yang tidak memiliki KTP/KK dapat diganti dengan surat keterangan dari kepala desa/lurah. Apabila orang tua/wali tidak bisa mendampingi peserta didik pada saat aktivasi maka dapat diwakili oleh kepala sekolah dengan membawa KTP dan SK pengangkatan kepala sekolah yang masih berlaku; dan

d. Mengisi formulir pembukaan/aktivasi rekening tabungan Simpanan Pelajar di bank penyalur.

2. Penarikan Dana
a. Penarikan dana langsung oleh peserta didik, dengan membawa buku tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan/atau KIP ATM, dan/atau surat keterangan kepala sekolah, untuk peserta Didik SD dan SMP harus didampingi oleh orangtua/wali.

b. Penarikan dana secara kolektif dilakukan oleh kepala sekolah/ketua lembaga/bendahara sekolah/lembaga dengan membawa dokumen pendukung sebagai berikut:
1) Surat Kuasa dari orang tua/wali (untuk SD/Paket A dan SMP/Paket B) atau dari peserta didik (untuk SMA/Paket C dan SMK) penerima PIP;
2) Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) (format terlampir);
3) Surat Keterangan Kepala Sekolah/Ketua Lembaga (format terlampir);
4) Fotokopi KTP Kepala Sekolah/Ketua Lembaga dan menunjukkan aslinya;
5) Fotokopi SK Pengangkatan Kepala Sekolah/Ketua Lembaga definitif yang masih berlaku dan menunjukkan aslinya;
6) Buku tabungan Simpanan Pelajar peserta didik yang diambil secara kolektif.

Penarikan dana secara kolektif dapat dilakukan apabila memenuhi
salah satu dari kondisi sebagai berikut:
1) Penerima PIP bertempat tinggal di daerah yang kondisinya sulit untuk mengakses ke bank/lembaga penyalur, seperti:
a) tidak ada kantor bank/lembaga penyalur di kecamatan sekolah/tempat tinggal peserta didik;
b) kondisi geografis yang menyulitkan seperti daerah kepulauan, pegunungan, atau pedalaman;
c) jarak dan waktu tempuh relatif jauh.
2) Penerima PIP bertempat tinggal di daerah yang kondisi transportasinya sulit, seperti:
a) biaya transportasi relatif besar;
b) armada transportasi terbatas.
3) Penerima PIP tidak memungkinkan untuk mengambil dana secara langsung dan seperti:
a) sedang sakit yang menyebabkan peserta didik tidak dapat melakukan aktivitas normal;
b) sedang mengalami bencana alam/cuaca buruk;
c) hambatan lainnya yang tidak terduga.
4) Penerima PIP yang diundang dalam acara kunjungan kerja pemerintah.

Dana yang sudah dicairkan secara kolektif harus segera diberikan kepada peserta didik penerima yang bersangkutan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pencairan. Penarikan dana PIP oleh peserta didik atau secara kolektif di bank penyalur, harus dengan kondisi sebagai berikut:
1. Tidak ada pemotongan dana dalam bentuk apapun;
2. Saldo minimal rekening tabungan adalah Rp0,00;
3. Tidak dikenakan biaya administrasi perbankan.

I. Tips/Solusi Jika Kartu Indonesia Pintar (KIP) Rusak
Bagaimana jika KIP hilang/rusak?
Kartu menjadi tanggung jawab pemilik. Jika KIP hilang/rusak, pemilik kartu dapat segera menghubungi kontak pengaduan PIP.
Untuk penggantian kartu baru, pemilik wajib memberitahukan nomor KIP dan menyertakan identitas diri.
Baca juga: Download Juknis Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SD, SMP, SMA dan SMK
Demikianlah Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), semoga bermanfaat bagi anda.

similiar search:
cara mendapatkan kartu indonesia pintar 2017, cara membuat kartu indonesia pintar 2017, formulir kartu indonesia pintar, cara mencairkan kartu indonesia pintar, cara mendapatkan kartu keluarga sejahtera, aplikasi kartu indonesia pintar, cara mendapatkan kartu indonesia pintar 2018, cara mendapatkan kks 2017

41 komentar

Maf sebelumnya kalau cara menggunakan kartu pintar buat mendaftarkan kesekolah SMA gmna caranya pak

Saya masih bingung ditempat saya yang punya kip itu malah ada yang mampu lalu kegunaan kip itu untuk keluarga miskin atau untuk siswa ber prestasi

Bagaimana jika pengajuan KIP saya kartu keluarga nunpang sama orang tua tetapi kita tinggal ngontrak dan suami berpendapatan minim apa bisa lolos seleksi KIP

Kip itu hanya untuk kk yang sudah mempunyai anak usia sekolah atau bisa buat semua kk yang sudah terdaftar jadi pkh

Saya masih bingung ditempat saya yang punya kip itu malah ada yang mampu lalu kegunaan kip itu untuk keluarga miskin atau untuk siswa ber prestasi sedangkan anak saya tergolong orang ga punya tidak mendafatkan kartu KIP.

Saya mau buat sktm saja dipersulit.sedang anak anak saya butuh kip. Yg besar smk kelas 3 yg kedua kls 1 smk dan yg paling kecil sd.sedang saya cuma ibu rt yg tdk kerja.. Hampir semua anak saya tdk ada yg sekolah tp tdk ada lingkungan yg peduli. Mau buat kartu kis saja tdk bisa.apalagi kip?

Saya punya ART tidak diundang PD saat hendak pembagian KIP , setelah ART tsb menanyakan perihal tsb, RT menyatakan kemungkinan lupa memberikan surat undangan unt pengambilan ke kelurahan, dan skg sudah terlambat baginya unt mengambil stay mengajukan KIP, sedangkan anaknya masih kecil dah duduk dikelas 4 sd dan SMU Kelas 1.. pertanyaan sy pertama adalah apakah KIP ada batas waktu bagi mereka yg belum mendapatkannya?
Pertanyaan kedua adalah apakah jika sudah mendapatkan KIP , dana bantuan tsb dpt dipergunakan disekolah swasta yg bukan sekolah negeri?
Jika berkenan memberikan jawaban anda akan sangat membantu unt sodara kita uang mungkin juta ikut membaca dan memiliki masalah uang sama. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih.. Slam sejahtera bagi kita semua..

Kip diperuntukan untuk keluarga kurang mampu...

Silahkan dicoba urus KIP-nya ibu.. dan semoga saja bisa lolos seleksi

Kayanya untuk peserta PKH yang punya anak sekolah

kip untuk keluarga kurang mampu kayanya...

Tanyakan saja ke pihak sekolah....

Bisa gak ya bikin KIP online.mksh

gak bisa... biasnya melalui sekolah..

Ktp sy kota tangerang,anak sy sekolah di kota Tangsel,ke dinas sosial mn sy hrs daftar utk mndpt kip

Daftarkan di sekolah anak anda... datang dan temui pihak sekolah agar anak anda bisa diajukan sebagai calon penerima KIP

Assalamualaikum Pak/bu...anak saya mendapat BSM dari sekolahnya,yg pertama dapat simpel dari BRI waktu duduk di SMP kls 9 alahamdulillah cair untuk yg pertama,tetapi pençairan yg berikutnya ank melanjutkan di SMK tidak cair.anak yg ke 2 mendapat BSM waktu duduk di kls 6 SD,sekarang lanjut ke SMP.pihak sekolah meminta saya untuk meminta KIP ke desa tempat kami tinggal.Saya dikasih SKTM dari desa,tetepi sudah 1 thn saya mengajukan sampai sekarang belum juga ada KIP anak" saya.Jadi untuk saat ini pencairan BSM anak" saya terhambat karena blm memiliki KIP.Mohon bantuannya.terima kasih

sebenarnya pihak sekolah yang memiliki peranan besar agar kip tersebut bisa aktif lagi.... jadi hubungi operator sekolah/kepala sekolah agar anak anda bisa mendapatkan bantuan lgi

yth,, admin mhon informasi. kami dr sekolah SMK swasta di jakarta Barat, kbetulan penerimma KJP. ttapi ada beberapa sswa yg tdak bisa menerima KJP dikarenakan Kartu Keluarganya bukan jakarta,, namun mereka bilang disekolah asal menerima KIP. Apakah KIP mereka Bisa dilanjutkan?? dan kalopun ada teman yg lain yg KK luar DKI DAN BLUM MENERIMA KIP bgaimana proses pengurusan KIP awal ? TRIMS

Mau daftar bingung cara daftar kip. Kerjaan suami cuma tukang. . Ikut orang. Klo gak ad krjaan ya dirmah... Mohon bantuanx....

datang aja ke sekolah dan tanyakan pada kepsek atau operator agar anak anda diajukan sebagai penerima KIP

Anak saya skrg kls 3 SD tp knp cm dpt bantuan wkt kls 1 saja,pdhl punya KIP

Gmana caranya saya dapt krtu kip,,sedangkan saya ngga punya kks,,trus mau bikin sktm jg ngga bisa,,padahal saya termasuk keluarga kurang mampu,malahan bnyk keluarga yg termasuk mampu tp punya semua krtu yg berbentuk bantuan dari pemerintah,, dmna keadilan kalau begini caranya?

Saya Sdh dapat kartunya tapi saya blm di beri password/account nya dri pihak sklh,,Bagaimana cara mendapatkan a count/password nya?

Apakah semua anggota PKH pasti dpt KIP, soalnya disekolah ank sy tidak semua nya dpt,.

Punya KIP tapi g dapat uang gmn it?

Saya penerima pkh tapi kok anak saya gak dapat bsm dan kip juga belom punya gimana ya mas caranya supaya punya kip?

coba tanyakan kepada pihak sekolah....

kayanya harus punya KKS agar bisa terdata sebagai warga kurang mampu... setelah itu urus kip

hubungi segera pihak sekolah... karena mereka yang lebih tahu

kemungkinannya iyya..coba tanyakn pada pihak sekolah

itu artinya lagi ada masalah..coba komunikasikan hal tersebut dengan pihak sekolah

datang ke sekolah supaya anak anda diajukan sebagai siswa penerima KIP

Saya punya adik skrg kelas 2 SMK. Temannya yg satu sekolah waktu SMP datang meminta bantuan utk ambil KIP di bank. Sebelumnya minta data adik saya (KTP,KK,dll). Masalahnya nama mereka itu sama. Katanya waktu itu sempat salah data dan udah bilang kata teman adik saya,dan baru dikabarin baru2 ini utk ambil KIP tp data dan namanya masih tetap nama adik saya. Itu bagaimana ya? Masa namanya adik saya tapi yg dapat uangnya temannya itu?

Buat dapatkan KIP mesti minta SKTM sama RT/RW lu ya? Trus Setelah Sudah dapat SKTM dari RT/RW,SKTM itu di tujukan lngsung ke Kepala Skolah ya?

Kalau siswa yang sudah punya KJP apakah KIP juga boleh dimiliki??

Mau tanya apakah sekarang udh tutup untuk pendaftaran KIP.anak saya sekolah di DKI.sedangkan KK saya tangsel.apakah bisa untuk mendaftar KIP

kalau beda lokasi dengan KK saya juga kurang tahu bisa tau tidak

Sy punya 2 anak smp.walau kurang mampu kamitanggulangi biayanya slama ini.tp skrng suami nganggur fan sakit pula.sekarang anak yg satu dah kls 3 dan yg satu lg kls 2,kmi dah ga bs byr buku dan bimbel dari sekolah bagaimana cara mendapatkan keringana dr sklh msng

Dulu anak saya msh dapat bantuan kip
Tapi setelah pindah alamat sekolah lain tdk lg pernah dapet.mhn bantuan fad penjelasanx

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon