Wednesday, 6 September 2017

Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karir TNI 2017

Pengumuman Pembukaan TNI 2017  NEGARA MEMANGGIL PUTRA PUTRI TERBAIK  LULUSAN PERGURUAN TINGGI  NEGERI/SWASTA UNTUK DIDIDIK MENJADI CALON PERWIRA PRAJURIT KARIER TNI  TA 2017

Persyaratan TNI 2017 PERSYARATAN UMUM :

1. Warga Negara Indonesia Pria/Wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.

2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

4. Berumur setinggi-tingginya : a. 30 tahun bagi yang berijazah S-1 b. 32 tahun bagi yang berijazah S-1/S-2 Profesi. c. 26 tahun bagi yang berijazah D-3.

5. Persyaratan IPK untuk jurusan / program studi selain Kedokteran akreditasi ”A” : a. 2,80 bagi yang berijazah S-1 dan S-1/S-2 profesi. b. 2,70 bagi yang berijazah D-3.

6. Persyaratan IPK untuk jurusan / program studi selain Kedokteran akreditasi “B” : a. 3,00 bagi yang berijazah S-1 dan S-1/S-2 profesi. b. 2,90 bagi yang berijazah D-3.

7. Bagi jurusan Kedokteran Umum/Gigi telah berijazah S.1 Profesi dan lulus Uji Kompetensi Dokter.

8. Persyaratan IPK untuk Perguruan Tinggi binaan Kemhan/TNI : a. 2,80 bagi yang berijazah S-1 dan S-1/S-2 profesi. b. 2,70 bagi yang berijazah D-3.

9. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, untuk pendaftar berprofesi Dokter diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita yang berprofesi Dokter belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak atau hamil selama menjalani Dikma.

10. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.

11. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm. 12. Bersedia ditugaskan diseluruh wilayah NKRI.

13. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma.

14. Menyertakan Surat keterangan bebas Narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah pada saat daftar ulang ditempat pendaftaran.

Lokasi tempat pendaftaan TNI 2017

1. NAD (Ajendam Iskandar Muda)

2. Medan (Ajendam I Bukit Barisan)

3. Padang (Lantamal II Padang)

4. Riau (Lanud RSN Pekanbaru)

5. Tanjung Pinang (Lantamal IV Tanjung Pinang)

6. Palembang (Ajendam II Sriwijaya)

7. Bengkulu (Ajenrem 041/Garuda Mas)

8. Jambi (Ajenrem 042/Garuda Putih)

9. Lampung (Ajenrem 043/Garuda Hitam)

10. Banten (Ajenrem 064/Maulana Yusuf)

11. Panda Jakarta (Ajendam Jaya)

12. Bandung (Ajendam III Siliwangi)

13. Cirebon (Ajenrem 063/Sunan Gunung Jati)

14. Bogor (Ajenrem 061/Surya Kancana)

15. Semarang (Ajendam IV Diponegoro)

16. Yogyakarta (Lanud Adi Sutjipto)

17. Solo (Ajenrem 074/Warastratama)

18. Purwokerto (Ajenrem 071/WK)

19. Surabaya (Ajenrem 084/Bhaskara Jaya)

 20. Malang (Lanud Abdulrachman Saleh)

21. Madiun (Lanud Iswahyudi)

22. Balikpapan (Ajendam VI/Mulawarman)

23. Banjarmasin (Lanal Banjarmasin)

24. Pontianak (Ajendam XII/Tanjungpura)

25. Palangkaraya (Ajenrem 102/Panju Panjung)i

26. Makassar (Ajendam XIV / Hasanudin)

27. Manado (Ajendam XIII / Merdeka)

28. Palu (Lanal Palu)

29. Kendari (Lanal Kendari)

30. Maluku/Ambon (Ajendam XVI/Pattimura)

31. Ternate (Ajenrem 152/Babullah)

32. Bali (Ajendam IX/Udayana)

33. NTT (Ajenrem 161/WS Kupang)

34. NTB (Ajenrem 162/WB)

35. Jayapura (Ajendam XVII Cendrawasih)

 36. Biak (Ajenrem 173/Praja Vira Braja)

37. Manokwari (Ajendam XVIII/Kasuari)

38. Sorong (Ajenrem 171/Prraja Vira Tama)

39. Merauke (Lantamal XI Merauke)


Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon