Sunday, 6 November 2016

Pengertian Konsep Living Kurikulum Serta Kelebihannya

Pengertian Konsep Living Curriculum Serta Kelebihannya- Sifat kurikulum di indonesia yang berasaskan prinsip fleksibilitas dan relevansi, membuat kurikulum terus mengalami pembaharuan hal ini dimaksudkan agar kurikulum mampu mengikuti tuntutan global yang dinamis. namun sejatinya kurikulum tidak berubah secara total melainkan lebih kearah penyempurnaan. Adapun wacana terbaru tentang pembaharuan atau penyempurnaan kurikulum 2013 dengan model atau konsep baru yakni konsep living curriculum. apa yang dimaksud dengan living curriculum? berikut ulasan tentang pengertian dan kelebihan konsep living curriculum

A. Pengertian Konsep Living Curriculum  
Konsep Living Curriculum adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang dinamis dengan melibatkan peserta didik, guru, staf dan masyarakat untuk memperoleh ide-ide dan pemikiran baru dalam proses belajar mengajar. Living Curriculum lebih dari isi kurikulum atau silabus namun lebih mengarah kepada proses pembelajaran holistik yang secara utuh atau menyeluruh dengan melibatkan sesama manusia, lingkungan maupun dengan Tuhan Sang Maha Pencipta. Pengertian living curriculum atau kurikulum hidup adalah tentang keaktifan, proses dinamis pembelajaran yang dimiliki bersama oleh peserta didik dan guru, yang memberi gagasan hidup kepada hubungan timbal balik antara belajar dan mengajar.

B. Kelebihan Konsep Living Curriculum  Konsep Living Curriculum banyak diterapkan pada lembaga pendidikan dengan lingkungan terbuka dan mendukung pembelajaran untuk semua peserta didik, staf dan masyarakat. Living Curriculum atau kurikulum hidup memiliki beberapa karakteristik yang ada dalam setiap program, seperti:

-Melibatkan perbahasan kompleks antara guru, peserta didik, masyarakat dan mitra terkait lainnya dalam pembahasan yang menantang munculnya ide-ide baru maupun memprovokasi pemikiran baru.

-Memunculkan rasa ingin tahu atau penyelidikan oleh pelajar untuk membentuk dasar dari pengalaman belajar.

-Terintegrasi pembelajaran dengan pekerjaan. Pengetahuan dan praktek dari tempat kerja merupakan bagian implisit dari pengalaman belajar yang dapat terjadi dalam konteks apapun.

-Proses pembelajaran bersifat campuran antara tatap muka dan pembelajaran lainnya yang menawarkan kontribusi berharga untuk proses belajar.

Mengadakan penelitian informasi dan mendorong keterlibatan penelitian dimana ada hubungan timbal balik antara penelitian dan pembelajaran.

Memiliki basis disiplin, interdisipliner dan juga transdisiplinaritas yang diperlukan sebagai kemampuan untuk bekerja di dalam dan melintasi batas-batas disiplin ilmu.

Mengembangkan kemahiran untuk selalu belajar seumur hidup termasuk yang mencakup isu-isu keberlanjutan lingkungan, sosial, ekonomi dan lainnya yang relevan.

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon