Monday, 23 May 2016

Inilah 4 Aksi TNI Yang Bikin ‘Geger’ Dunia Internasional

Inilah 4 Aksi TNI Yang Bikin ‘Geger’ Dunia Internasional
Sahabat Berbagi – Warga Indonesia, Anda sebaiknya patut berbangga dengan kehebatan TNI. Pasalnya, dengan kekuatan dan kelihaiannya, militer Indonesia begitu disegani di dunia.
Bahkan berdasarkan situs rating militer terpercaya bagi referensi militer globarfirepower.com, TNI adalah kekuatan militer yang menduduki peringkat ke-12 dunia. Dengan peringkat itu, TNI menjadi militer terkuat di Asia Tenggara. Bahkan posisi itu di atas negara-negara yang dikenal memiliki peralatan canggih seperti Italia, Australia, Kanada dan lainnya. Memang, beberapa aksi TNI sempat menjadi perhatian dunia. Berikut aksi-aksi gila TNI yang menghebohkan dunia: 

1. Operasi Woyla
Operasi pembebasan Garuda Indonesia penerbangan GA206 atau yang biasa disebut Operasi Woyla sukses dilakukan oleh pasukan khusus TNI AD Kopassandha (sekarang Kopassus).

Operasi yang digelar pada 31 Maret 1981 tersebut sukses membebaskan 48 penumpang dan lima awak GA206 dari aksi pembajakan yang dilakukan kelompok Komando Jihad di bandara Don Mueang, Bangkok Thailand.

Tentu saja operasi tersebut mendapat perhatian dunia lantaran terjadi di Thailand. Tim yang dipimpinan Asisten Operasi Letkol Sintong Hamonangan Pandjaitan itu bergerak sekitar pukul 10.43.

Pasukan berhasil masuk ke dalam pesawat yang terparkir di Don Mueang lalu melumpuhkan pada pembajaknya dan dalam tempo kurang dari 10 menit.
Dunia pun kagum atas keberanian dan kecekatan pasukan TNI AD itu. TNI pun mulai diperhitungkan

2. Sniper Tatang Koswara
Kehebatan dan kegilaan salah satu penembak jitu Indonesia ternyata diakui dunia. Dia adalah penembak jitu TNI AD Tatang Koswara.

Bukti kehebatan Tatang terungkap dalam buku sniper karya Peter Brook Smith: Training, Technique dan Weapons. Dalam buku itu Tatang bahwa disejajarkan dengan sniper legendaris seperti Simo Hayha, Lyudmila Pavlichenko dan lainnya. 

Menurut Smith, apa yang dilakukan Tatang saat menjalani misi tempur khususnya di Timor Timur tidak berbeda dibandingkan dengan apa yang dilakukan para sniper kelas dunia lainnya.
Berdasarkan catatan Smith, Tatang mencetak rekor 41 di bawah Philip G Morgan yang merupakan pasukan khusus AS dengan rekor 53 dan Tom Ferran, Marinir AS.

3. Penyelamatan Air Asia
Operasi pencarian AirAsia QZ8501 jurusan Surabaya-Singapura yang jatuh di selat Karimata, awal tahun lalu juga menjadi perhatian dunia. Tak terkecuali dengan keberanian dan kenekatan para penyelam TNI AL.

Saat itu para penyelam gabungan TNI AL begitu berani menyelam mencari puing-puing dan korban AirAsia meski kondisi laut sangat ganas. Ombak begitu besar, begitu pula arus bawah yang kuat. Belum lagi, lautan tersebut begitu dalam.

Salah satu perwira AL Amerika Serikat (Navy) Lieutenant Commander US Navy, Greg Adams geleng-geleng kepala melihat aksi TNI AL.

Adams menganggap pasukan penyelam elite TNI AL sangat crazy. “Katanya penyelam kamu gila, menyelam dengan kondisi seperti itu (buruk),” kata Danlanal Banjarmasin Kolonel (P) Haris Bima usai berbincang dengan Adams.

4. Latihan Doper
Latihan pasukan TNI juga menarik perhatian media asing. Beberapa waktu lalu media Inggris Daily Mail memuat berita tentang “kegilaan” latihan pasukan elit Indonesia yang sedang berlatih dengan diberondong peluru tajam.

Berita yang disertai video itu berjudul: Lihat, Pelatihan Menakutkan di Indonesia sebagai Pasukan yang Menghindari Peluru Tajam dari Pasukan Penembak saat Merayap Dalam Lumpur.

Ya, video itu memperlihatkan enam orang prajurit yang sedang dilatih diperintah untuk merayap maju di dalam lumpur dalam tiga barisan.

Nah, dua orang instruktur tampak berdiri di atas menara sambil menenteng senapan jenis AK-47. Lalu, kedua instruktur itu memberondong sekeliling kanan dan kiri keenam prajurit yang sedang merayap.

“Perhatikan peserta doper saya ingatkan kembali anggota badanmu jangan liar! Jangan liar!” teriak salah satu instruktur sebelum para prajurit itu merangkak.

Setelah berteriak “Komando” keenam prajurit itu langsung merayap. Dor… dor… dor… dor… peluru-peluru tajam lantas menghujani sekiling prajurit-prajurit yang sedang dilatih.
Di kalangan TNI, latihan yang sangat berbahaya ini disebut dengan latihan doper. Bahkan menurut penuturan anggota TNI yang pernah berlatih bersama pasukan luar negeri, tentara asing begitu ketakutan dan tak mau melakukan doper.

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon