Sunday, 12 November 2017

6 Dampak Negatif Kebiasaan Mencontek Bagi Siswa

6 Dampak Negatif Kebiasaan Mencontek Bagi Siswa_ Mencontek adalah hal yang sudah cukup lumrah kita dengar yang dilakukan oleh para siswa/pelajar, apalagi jika siswa dihadapkan pada kegiatan ulangan harian, ujian tengah semester dan ujian semester maka perilaku mencontek biasa dilakukan oleh siswa guna memperoleh jawaban yang diinginkannya.


Namun hal tersebut bukan berarti semua siswa suka melakukan kebiasaan tersebut (mencontek) karena seperti yang kita ketahui, bahwasanya masih banyak siswa yang menjunjung nilai-nilai sportivitas dengan tidak mencontek guna memperoleh hasil yang baik.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Kebiasaan Mencontek Pada Siswa

Mencontek sendiri sebenarnya akan menimbulkan efek negatif bagi siswa kelak, terutama pada proses pembentukan karakter siswa tersebut, sehingga kebiasaan mencontek yang dilakukan oleh seorang siswa harus mampu diminimalisr oleh guru agar kebiasaan tersebut tidak menjadi bagian dari kepribadian siswa.
Lantas apa saja dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan mencontek yang kadang dilakukan oleh siswa? Berikut ulasannya:

6 Dampak Negatif Kebiasaan Mencontek Bagi Siswa
1. Membuat siswa malas belajar
Kebiasaan mencontek yang telah biasa dilakukan oleh siswa, akan membuat siswa yang bersangkutan menjadi malas untuk belajar, bisa jadi mereka akan berpikir “buat apa repot-repot belajar toh kita bisa mencontek saat ujian/ulangan”.
Munculnya mindset yang seperti itu membuat motivasi siswa untuk belajar menjadi rendah, sebaliknya motivasi untuk melakukan kecurangan saat ujian dengan jalan mencontek bisa menjadi lebih tinggi.
Efek dari kebiasaan malas belajar membuat generasi muda (siswa/pelajar) menjadi tidak kompeten, alhasil pendidikan bisa jadi hanya melahirkan generasi yang memiliki nilai tinggi tapi minim dengan kompetensi

2. Membuat siswa lebih menyukai cara-cara instan
Efek selanjutnya dari kebiasaan mencontek yang dilakukan oleh siswa yakni membuat siswa malas untuk berusaha dan lebih memilih cara-cara instan, mereka bisa jadi hanya berorintasi pada hasil tanpa memperdulikan proses.

Kebiasaan mendapatkan sesuatu tanpa dilalui dengan kerja keras akan membuat karakter siswa menjadi ambisius dan bisa berefek negatif pada sifatnya kelak.

3. Tidak adil pada siswa lain
Dampak buruk lainnya dari kebiasaan mencontek adalah adanya ketidakadilan bagi siswa lain, terutama siswa yang memang belajar guna menghadapu ujian. Dan tak jarang nilai yang didapat oleh siswa yang mencontek lebih tinggi ketimbang nilai yang didapat oleh siswa yang bersungguh-sungguh belajar.

Kondisi yang demikian sangat memprihatinkan, hilangnya sikap jujur dan sportivitas akan membuat siswa lain yang berlaku jujur akan sangat dirugikan.

4. Menjadi contoh buruk bagi siswa lain
Kebiasaan mencontek yang biasa dilakukan oleh siswa tertentu bisa memberi pengaruh negatif bagi siswa lain, siswa lain bisa jadi akan ikut-ikutanmelakukan hal yang sama (mencontek), perilaku mencontek yang dilakukan 1 atau dua kali mungkin tidak berpengaruh besar pada siswa lain, namun jika kebiasaan tersebut selalu dilakukan maka lama-kelamaan siswa yang lain akan menlakukan tindakan yang serupa.

5. Cikal bakal lahirnya koruptor
Mencontek adalah suatu perilaku mengambil sesuatu dengan cara yang tidak benar, mencontek jika dilihat secara sepintas memang terlihat sebagai perbuatan yang tidak terlalu buruk namun efek yang ditimbulkan sangat bahaya.

6. Mudah menyerah jika mendapatkan kesulitan
Karena telah terbiasa mendapatkan sesuatu dengan cara mudah/instan, alhasil ketika siswa-siswa yang biasa mencontek tersebut dihadapkan pada hal yang sulit dan menantang, bisa jadi mereka akan mudah menyerah dan putus asa.



Bisa jadi generasi-generasi yang suka mencontek akan tumbuh menjadi sosok yang sukses namun suka korupsi danmengambil barang yang bukan haknya, kita tahu sendiri bukan bahwasanya orang yang menduduki jabatan sebagai pejabat bukanlah orang yang bodoh, tapi kenapa mereka bisa korupsi? Bisa jadi hal tersebut terjadi karena kurangnya penanaman nilai-nilai kejujuran saat mereka masih duduk dibangku sekolah.

Lantas bagaimana cara meminimalisir kebiasaan mencontek pada siswa agar kebiasaan tersebut tidak memberi dampak kurang baik pada siswa? Berikut beberap tips yang bisa anda coba

Tips meminimalisir kebiasaan mencontek siswa
1. Perbanyak kegiatan kerja kelompok diskusi
Kerja kelompok/diskusi mengarahkan siswa untuk bekerja dalam team sehingga mereka akan saling membantu satu sama lain
2. Utamakan penilaian pada proses
Untuk mengukur tingkat pemahaman siswa selain melalui tes tertulis, anda juga bisa menerapkan metode praktikum yang berorientasikan “learning by doing” belajar sambil melakukan
3. Memberi pemahaman pada siswa tentang dampak buruk dari kebiasaan mencontek
4. Latih siswa untuk lebih bersikap jujur.
Demikianlah 5 Dampak Negatif Kebiasaan Mencontek Bagi Siswa serta tips yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kebiasaan mencontek siswa.

Saturday, 11 November 2017

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru_ Profesi guru adalah sebuah profesi yang bisa dikatakan memiliki tantangan tersendiri, seorang guru dituntut untuk memiliki multiple intelegenci (kecerdasan jamak), soalnya guru merupakan model, ikon dan contoh untuk anak didiknya, sehingga sangat penting bagi guru selain memiliki kemampuan hard skill juga sebaiknya membekali diri dengan kompetensi softskill.



Berbicara masalah komptensi, seorang guru mestinya mampu mengupdate pemahahan dan pengetahuan yang dimilikinya agar bisa relevan dengan dengan kemajuan dan tuntutan zaman, salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan oleh seorang guru agar bisa menjadi guru yang profesional yakni kemampuan dalam menguasai dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai penunjang dalam proses belajar.

Baca juga: 7 Contoh Pembelajaran Yang Menyenangkan

Pengusaan teknologi oleh seorang tenaga pendidik/guru sangat erat kaitannya dengan kemampuan softskill, lantas dalam bidang teknologi serta aspek lainnya, kemampuan softskill apa saja yang sebaiknya dipelajari oleh guru? Berikut ulasannya

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru
1. Kemampuan dalam mengoperasikan komputer/laptopTak bisa dipungkiri lagi bahwasanya peranan media (komputer/laptop) dalam pembelajaran sangat besar, selain itu penggunaan media komputer dalam pembelajaran terbilang cukup efektif dan efisien serta bisa membuat situasi pembelajaran menjadi lebih kontekstual.

Namun beberapa guru pada kenyataanya masih ada yang belum terlalu paham dalam menggunakan komputer, hal ini mengisyaratkan perlunya dilakukan pelatihan bagi guru agar lebih expert dalam menggunakan media, terutama komputer.

2. Kemampuan dalam mengakses data yang bersifat onlinePenerapan sistem data yang bersifat database yakni pengelolaan data terpadu membuat guru harus memiliki kemmapuan softskill dalam melakukan akses ke situs-situs pemerintah yang menampung data-data pendidik dan peserta didik, sebut saja dapodik, simpkb dll

Selain itu sumber-sumber belajar dan informasi yang kebanyakan beredar via online menjadi alasan tersendiri tentang pentingnya seorang guru dalam memahami tata cara melakukan browsing di internet agar informasi yang beredar bisa diserap maksimal oleh guru.

3. Kemampuan dalam merancang perangkat pembelajaranMengajar menjadi salah satu tugas utama guru, akan tetapi agar pembelajaran yang direncanakan bisa berjalan baik serta dapat mencapai tujuan pembelajaran yang direncanakan maka seorang guru sebaiknya memiliki komptensi dalam merancang perangkat pembelajaran.

Perangkat pembelajaran sendiri terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), buku siswa dll.

4. Kemampuan dalam menggunakan media komunikasiMembangun komunikasi yang baik dengan relasi/sesama guru dan anak didik adalah hal yang perlu dilakukan oleh guru, media komunikasi yang terus mengalami inovasi diharapkan mampu diikuti perkembanganya oleh para guru.

Jika selama ini komunikasi hanya sebatas melalui SMS dan telepon, maka saat ini komunikasi tidak sebatas itu saja akan tetapi mulai merambah dalam ranah penggunaan aplikasi, sebuat saja WhatsApp, Massenger, BBM, Line dan Telegram. Maka dari itu seorang guru sebaiknya bisa uptodate agar tidak tertinggal dalam hal penggunaan media komunikasi.

5. Kemampuan dalam membina organisasi kesiswaanPramuka, osis, sispala, PMR dll merupan contoh organisasi kesiswaan dan organisasi kesiswaan tersebut tidak bisa berjalan maksimal tanpa peran seorang guru. Kemampuan dalam membina organisasi kesiswaan juga tidak kalah pentingnya untuk dikuasai guru.

Pasalnya lembaga-lembaga kesiswaan bisa memberi efek positif bagi peserta didik dan sangat berperan dalam membentuk karakter peserta didik.

6. Kemampuan berwirausahaJabatan sebagai seorang guru memiliki jangka waktu tertentu, sehingga sangat penting bagi seorang guru untuk mencari pekerjaan/sumber penghasilan yang bisa menjadi alternatif ketika dia nantinya sudah pensiun/tidak mengajar lagi.

Selain itu gaji guru yang terbilang tidak terlalu tinggi bisa menjadi alasan kenapa seorang guru harus belajar berwirausaha.

Demikianlah 6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru, artikel di atas merupakan buah pemikiran dari penulis, jika ada yang salah/kurang tepat maka mohon diberi masukan/saran

Tuesday, 7 November 2017

Download Pedoman Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI Dan Hari Guru Nasional Tahun 2017

Download Pedoman Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI Dan Hari Guru Nasional Tahun 2017_ Seperti yang kita ketahui bersama, bahwasanya setiap tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru nasional (HGN), namun bisa jadi sebagian dari kita belum memahami asal-usul atau latar belakang kenapa setiap tanggal 25 November diperingati sebagai hari guru nasional (HGN) berikut ulasan singkat kenapa setiap tanggal 25 november ditetapkan sebagai hari gutu nasional


A. Latar belakang Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI Dan Hari Guru Nasional Tahun 2017
Pada tanggal 25 November 1945, seratus hari setelah Indonesia merdeka, di Surakarta, Jawa Tengah, puluhan organisasi guru berkongres, bersepakat, berhimpun dan membentuk satu-satunya wadah organisasi guru, dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Sejak lahir PGRI yang bersifat unitaristik, independen, dan nonpolitik praktis, adalah organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan, yang selalu berupaya mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

B. Dasar Kegiatan Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI Dan Hari Guru Nasional Tahun 2017
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan  Nasional.
2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
3. Peraturan pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
4. Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang Penetapan Hari  Guru Nasional tanggal 25 November 1994. 5. Keputusan Kongres XXI Nomor IV/KONGRES/XXI/ PGRI/2013 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PGRI.
6. Keputusan Kongres XXI Nomor V/KONGRES/XXI/PGRI/2013 tentang Program Umum PGRI.
7. Keputusan Konferensi Kerja Nasional IV PGRI Masa Bakti XXI Nomor IV/KONKERNAS IV/XXI/2017 tentang Pengisian Jabatan Antar Waktu Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Masa Bakti XXI Tahun 2017-2019.
8. Keputusan Rapat Pleno PB PGRI tanggal 13 September 2017.

C. Tema Kegiatan Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI Dan Hari Guru Nasional Tahun 2017
Adapun tema dari pelaksanaan perinfatan HUT ke-72 PGRI dan hari guru nasional adalah "Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter".

D. Tujuan Kegiatan Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI Dan Hari Guru Nasional Tahun 2017
1. Meningkatkan kesadaran dan komitmen guru dan pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan dan pembangunan karakter bangsa.
2. Memacu kinerja dan kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas profesionalnya mempersiapkan sumber daya manusia sebagai basis terwujudnya generasi emas Indonesia tahun 2045.
3. Memperkuat semangat dan dedikasi guru melalui organisasi guru Profesional PGRI dalam meningkatkan sumber daya manusia yang bermutu.
4. Memperkuat rasa kebersamaan guru melalui organisasi profesi PGRI yang independen, demokratis, dan bersinambungan.
5. Memperkokoh solidaritas dan kesetiakawanan anggota serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dan anggota kepada PGRI, sebagai organisasi profesi guru di Indonesia.
6. Mendorong kepedulian pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat akan pentingnya kedudukan dan peran strategis guru dalam membangun pendidikan karakter bangsa yang cerdas, kompetitif, dan bermartabat.

E. Jenis Kegiatan dalam peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2017 
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2017 dimulai bulan September sekaligus memperingati Hari Guru Internasional dan berakhir pada acara puncak pada tanggal 25 November 2017.

1. Upacara Peringatan HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017 
a. Upacara HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2017 dilaksanakan serentak tanggal 25 November 2017 atau disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Upacara di daerah diselenggarakan oleh panitia provinsi, kabupaten, kota, cabang, unit kerja pendidikan, dan satuan pendidikan.
b. Dalam upacara peringatan HUT PGRI dan HGN dibacakan ‟Sejarah Singkat PGRI‟, dan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI oleh pembina upacara dan dinyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu Hymne Guru, Terima Kasih Guruku, dan Syukur.
c. Apabila upacara peringatan diselenggarakan oleh Pengurus PGRI dan satuan pendidikan di lingkungan PGRI, dibacakan „Sambutan Ketua Umum PB PGRI‟ oleh pembina upacara dan dinyanyikan juga lagu Mars PGRI. d. Pokok-pokok susunan acara upacara bendera sama dengan susunan upacara peringatan hari besar dengan penyesuaian pada nyanyian lagu-lagu penghargaan terhadap guru.
e. Acara puncak peringatan HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017 Tingkat Nasional yang direncanakan akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI diselenggarakan pada 2 Desember 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Acara dihadiri kurang lebih 30.000 guru, tenaga pendidik, dan dosen, yang akan dibuka oleh Bapak Presiden RI.
f. Pada saat upacara HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017 seluruh guru (anggota) harus menggunakan baju seragam PGRI, batik hitam putih motif Kusuma Bangsa dan celana atau rok hitam.

2. Ziarah ke Makam Pahlawan atau Ziarah ke Makam Tokoh Pendidikan/PGRI
a. Ziarah tingkat nasional diadakan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta pada tanggal 24 November 2017.
b. Di Ibu Kota provinsi, kabupaten/kota yang mempunyai makam pahlawan, diharapkan dapat diselenggarakan ziarah ke makam pahlawan dan/atau makam tokoh pendidikan/PGRI di daerahnya yang diatur penyelenggaraannya oleh Panitia HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017.

3. Diskusi Publik/ Seminar Topik yang dibahas disesuaikan dengan tema peringatan HUT ke- 72 PGRI dan HGN tahun 2017, yaitu “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.


Untuk file yang lebih lengkap tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI Dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 silahkan download filenya disini (Download)

Thursday, 2 November 2017

Syarat dan Cara mendaftar PPG dalam Jabatan (PPGJ) Tahun 2017

Syarat dan Cara mendaftar PPG dalam Jabatan (PPGJ) Tahun 2017 _ Bagi anda yang berstatus sebagai guru dan berminat untuk mengikuti pendidikan profesi guru dalam jabatan (PPGJ),  pemerintah berdasarkan dengan PP Nomor 19 tahun 2017 tentang perubahan peraturan pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru Pasal 66 ayat (1) yang menyatakan bahwa, bagi guru  dalam jabatan yang diangkat sampai akhir tahun 2015 dan sudah memiliki kualifikasi S-1/D-IV tetapi belum memperoleh sertifika pendidik dalam memperoleh sertifikat pendidik melalui pendidikan profesi guru (PPG).


Syarat Mengikuti Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
Berdasarkan PP Nomor 19 tahun 2017 adapun syarat untuk mengikuti PPG adalah sebagai berikut;
1. Berstatus sebagai guru tetap
2. Kualifikasi akademik S-1/D-IV

Cara pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
1. Data calon peserta PPGJ diambil dari data dapodik per tanggal 31 juli 2017, data tersebut dimasukkan ke dalam aplikasi pendataan calon peserta PPG
2.  Guru melakukan komfirmasi kesedian sebagai calon peserta PPG dalam jabatan ke dalam aplikasi melalui situs http://simpkb.id menggunakan akun individu masing-masing dan mengunggah pindai (hasil scan) ijazah asli S-1/D-IV ke aplikasi pendataan tersebut. Informasi lebih lengkap seputar pendataan bisa dibaca disitus tersebut.
a. Silahkan login ke situs simpkb.id dan cek apakah anda termasuk peserta yang terjaring/terpilih untuk mengikuti PPG dalam jabatan, jika terpilih maka akan muncul gambar seperti di bawah ini setelah anda login di akun simpkb anda


b. Jika telah muncul gambar seperti diatas pada saat anda login di akun simpkb, maka selanjutnya jika anda berminat mendaftar PPG dalam jabatan klik menu mendaftar.

c. Baca dengan seksama persyarayan untuk bisa mendaftar pendidikan profesi guru dalam jabatan, jika anda memenuhi syarat berminat iku PPGJ maka silahkan klik menu mendaftar

d. Selanjutnya isi semua biodata dan berkas yang menjadi persyarstan dalam mendaftar pendidikan profesi guru dalam jabatan (PPGJ)

e. Jika formulir pendafraran telah dilakukan maka akan muncul pemberitahuan seperti gambar di atas

3. Guru harus menetapkan bidang studi yang akan diikuti dalam PPG, ketentuan penetapan bidang studi adalah linier dengan kualifikasi akdemis S-1/D-IV yang dimiliki. Daftar linieritas bidang studi dapat dilihat di situs simpkb.

Jadwal Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ) sendiri dimulai pada tangga 1 November 2017 sampai tanggal 20 November 2017.

Surat edaran resmi


Untuk panduan secara lengkap bagaimana cara mendaftar PPG dalam jabatan 2017 silahkan download melalui link berikut (Download)

Demikianlah Syarat dan Cara mendaftar PPGJ tahun 2017, semoga bermanfaat untuk anda



Tuesday, 31 October 2017

Syarat dan Cara Membuat KTP Untuk Anak

Syarat dan Cara Membuat KTP Untuk Anak_ Pemerintah akan menerbitkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk anak-anak. KTP bernama Kartu Indentitas Anak (KIA) itu diterbitkan untuk mendorong peningkatan pendataan, perlindungan, dan pemenuhan hak konstitusional anak.


Berdasarkan Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak, KTP anak ini terdiri dari 2 jenis. Yaitu untuk anak yang berusia 0-5 tahun dan untuk anak 5 sampai 17 tahun.

Syarat Membuat KTP Untuk Anak
Bagi anak warga negara Indonesia (WNI) yang baru lahir, KTP Anak akan diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran. Untuk anak WNI yang belum berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA, harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. Fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya

b. KK asli orang tua/wali; dan

c. KTP asli kedua orangtuanya/wali.
Sementara, bagi anak WNI yang telah berusia 5 tahun tetapi belum memiliki KIA harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. Fotocopy kutipan akta kelahiran dan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya

b. KK asli orangtua/wali

c. KTP asli kedua orangtuanya/wali

d. Pas foto Anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar.

Untuk anak warga negara asing yang tinggal di Indonesia, untuk mendapatkan KIA harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. Fotocopy paspor dan izin tinggal tetapi

b. KK Asli orang tua/wali

c. KTP elektronik asli kedua orangtuanya.

Tata Cara Membuat KTP Untuk Anak
Pada Pasal 13 Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak, tertulis tata cara pembuatan KTP anak ini. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Pemohon atau orangtua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA dengan menyerahkan persyaratan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.

3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan.

4. Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Untuk anak warga asing, berikut ini cara pembuatan KTP Anak:

1. Terhadap anak yang telah memiliki paspor, orangtua anak melaporkan ke Dinas dengan menyerahkan persyaratan untuk menerbitkan KIA.

2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.

3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orangtuanya di kantor Dinas.

Penulis : (Yudhi)
Source: Kemendagri.go.id

Demikianlah Syarat dan Cara Membuat KTP Untuk Anak semoga bermanfaat.

Download Hasil Seleksi Administrasi SDM Program Keluarga Harapan 2017

Download Hasil Seleksi Administrasi SDM Program Keluarga Harapan_ Bagi anda yang sudah menanti pengumuman hasil seleksi administrasi SDM PKH, kini kementrian sosial telah merilis peserta seleksi administrasi SDM PKH, yang filenya anda bisa download di bawah ini



Download Hasil Seleksi Administrasi SDM Program Keluarga Harapan (DOWNLOAD)

Prosedur pelaksanaan ujian TKB dan Psikotest
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti seleksi TKB (tes kompetensi bidang) dan psikotest yang dilaksanakan pada hari minggu, 12 November 2017 selama +/- 6 jam mulai dari pukul 08.00 sampai dengan 14.00 waktu setempat secara serentak, kecuali provinsi papua, papua barat, maluku, NTT, dilaksanakan pada hari selasa 14 November 2017, lokasi tes diumumkan lebih lanjut

Berkas yang di bawah saat test TKB dan Psikotest
1. Fotocopy KTP atau surat keterangan domisili
2. Foto Copy ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisir
3. Surat rekomendasi dari dinas sosial provinsi bagi pelamar koordinator wilayah
4. Surat rekomendasi bidang dari dinas sosial kabupaten/kota bagi pelamar koordinasi kabupaten/kota

Pelaksanaan Test
Seleksi kompetensi bidang (TKB) menggunakan metode tertulis, selurug peserta seleksi wajib membawa papan jalan, pensil 2B, peraut pensil dan penghapus pada saat pelaksanaan seleksi

Demikianlah artikel Hasil Seleksi Administrasi SDM Program Keluarga Harapan 2017, semmoga bermanfaat

Monday, 30 October 2017

8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar

8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar_ Membaca adalah gerbang dalam mengarungi kayanya khazanah ilmu pengetahuan, dengan membaca akan membuat seseorang siswa atau pelajar akan menjadi lebih memiliki lebih banyak wawasan.


Membaca sendiri memiliki banyak manfaat untuk pelajar/siswa sehingga sangat perlu untuk mengarahkan siswa/pelajar untuk rajin membaca, dan jikalau perlu kebiasaan membaca harus dijadikan sebagai kebiasaan/rutinitas bagi siswa dalam kesehariannya.

Oleh karena itu peranan seorang guru maupun orangtua dalam mengarahkan anak didiknya untuk rajin membaca sangat fundamental. Namun faktanya minat baca dikalangan siswa/pelajar masih kurang, tapi bukan berarti semua siswa memiliki minat baca yang rendah karena sebagian pelajar masih ada yang memiliki motivasi untuk membaca.

Fokus pada topik artikel kali ini yang membahas tentang faktor yang menjadi penyebab rendahnya motivasi membaca pada siswa/pelajar. Sebenarnya jika dianalisa secara komprehensif ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab rendahnya minat baca pada siswa/pelajar. Berikut ulasannya

8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar

1. Mudahnya memperoleh informasi yang instan
Jika dahulu untuk memperoleh informasi baik dalam mengerjakan tugas, seorang siswa harus membaca buku atau minimal ke perpustakaan guna mendapatkan informasi yang diharapkan, maka saat ini dengan keberadaan teknologi informasi (seperti mesin pencari; google, yahoo, baidu, uc browser) membuat siswa/pelajar dengan mudahnya menemukan informasi yang dia cari.

Kondisi yang serba instan tersebut bisa membangun pola pikir/mindset dalam diri siswa untuk mengandalkan keberadaan mesin pencari informasi tersebut (google, yahoo. Bing etc) sehingga membuat minat untuk belajar menjadi menurun.

Apalagi dalam menghadapi ujian, siswa bisa saja membawa smartphone/Hp ke dalam ruang ujian untuk selanjutnya digunakan untuk mencari jawaban dari soal-soal yang ada, kondisi yang demikian itulah yang bisa saja membuat siswa berpikir “untuk tidak perlu susah-susah belajar” toh semua informasi dengan mudah bisa didapatkan melalui internet.

2. Pengaruh sosial media
Sosial media memegang peranan yang besar dalam mempengaruhi minat belajar dan baca siswa, keberadaan facebook, twitter, BBM, WA sedikit banyaknya telah menyita waktu siswa/pelajar dalam mengaksesnya, alhasil waktu yang sebenarnya harus digunakan belajar dan membaca malah habis digunakan untuk mengakses sosial media.

Keberadaan sosial media ibaratkan candu yang membuat siswa/pelajar selalu ingin mengaksesnya.. sebagian pelajar menjadi lebih antusias dengan penggunaan sosial media ketimbang membaca dan belajar, hal tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan dan perlu antispasi yang tepat agar motivasi dan minat baca anak bisa kembali tumbuh.

3. Banyaknya hiburan (TV dan Youtube)
Selanjutnya hal yang bisa menjadi faktor penyebab minat baca pelajar menjadi berkurang adalah banyaknya tayangan-tayangan di televisi yang membuat anak mejadi lebih betah untuk menonton TV. Tayangan yang disiarkan di televisi sebagian kurang mendidik alhasil perilaku anak menjadi terpengaruhi.

Belum lagi kehadiran youtube yang membuat pelajar/siswa dengan leluasa bisa menonton tayangan yang dia sukai, kalau sudah seperti ini maka otomatis porsi waktu untuk belajar dan membaca semakin terkikis tergantikan oleh kehadiran teknologi informasi.

4. Guru dan orangtua kurang mendorong siswa untuk rajin membaca
Faktor selanjutnya yang kemungkinan menjadi penyebab motivasi membaca pelajar tidak meningkat yakni guru mamupun orangtua kurang memotivasi siswa untuk rajin membaca, motivasi yang dimaksud disini bukan sebatas motivasi dalam bentuk retorika lisan melainkan motivasi dengan memperlihatkan contoh nyata.

Maksudnya ialah agar siswa menjadi pribadi rajin membaca maka guru maupun orangtua terlebih dahulu harus memperlihatkan kebiasaan untuk selalu membaca dengan begitu kebiasaan para guru maupun orangtua bisa dicontoh oleh anak didiknya.

5. Sarana/media membaca yang kurang
Keberadaan sumber belajar yang masih minim (perpustakaan, taman baca dll) membuat siswa sulit untuk mengembangkan minatnya untuk membaca, karena untuk membaca sejatinya butuh sumber/media.

Oleh karena itu, keberadaan sarana  membaca (perpustakaan, taman baca) yang memadai bisa memicu munculnya semangat membaca dalam diri siswa.

6. Konsep membaca yang diajarkan tidak bervariasi
Metode dalam menstimulasi siswa agar termotivasi untuk membaca harus bervariatif agar siswa/pelajar menganggap kegiatan membaca tersebut sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan.

Jangan hanya fokus mendidik siswa untuk membaca di dalam ruangan, namun kegiatan membaca bisa dilakukan di alam terbuka agar kondisi psikis anak saat membaca selalu senang dan gembira.

Kegiatan membaca bisa dilakukan saat sedang tamasya, pikinik,  bahkan kegiatan membaca bisa dikombinaskan dengan sebuah games agar anak menjadi lebih antusias dalam membaca.

7. Pengaruh pergaulan yang kurang positif
Salah satu hal yang kita ketahui bersama bahwasanya sebagian pelajar/siswa saat ini mulai terpengaruh pergaulan bebas, sehingga satu sama lain mulai salin meniru dan tak sedikit pergaulan bebas tersebut mengarah ke arah negatif, alahasil sebagain generasi muda bangsa mulai mengalami disorientasi tujuan.

8. Pengaruh game
Terakhir yang bisa menjadi penyebab dari berkurangya minat baca dari sebagian siswa/pelajar adalah keberadaan game, baik di PC, PS/Nintendo dan di android membuat anak menjadi maniak game sehingga aktivitas membuka buku jarang dilakukan.

Demikianlah 8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar menurut penulis, tulisan di atas merupakan hasil buah pikir penulis, jadi jika ada kesalahan/ hal yang kurang tepat mohon diberi saran dan masukan.

Sunday, 29 October 2017

Mengapa tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan ?

Mengapa tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan ? Mungkin sebagian dari anda bertanya-tanya kenapa sih pada setiap tanggal 10 November diperingati sebagai hari pahlawan! Bagi anda yang masih belum sepenuhnya mengetahui alasan kenapa tiap tanggal 10 november diperingati sebagai hari pahlawan berikut ulasannya


Asal-Usul Peringatan Hari Pahlawan Pada Tanggal 10 November
Pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran di Surabaya yang  merupakan pertempuran besar antara pihak tentara Indonesia dan pasukan  Inggris. 

Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan  pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran  terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi  simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. 


Setelah gencatan senjata antara pihak Indonesia dan pihak tentara Inggris  ditandatangani tanggal 29 Oktober 1945, keadaan berangsur-angsur mereda.  Walaupun begitu tetap saja terjadi bentrokan-bentrokan bersenjata antara rakyat  dan tentara Inggris di Surabaya. 

Bentrokan-bentrokan tersebut memuncak dengan  terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby (Pimpinan Tentara Inggris untuk Jawa  Timur) pada 30 Oktober 1945. Kematian Jendral Mallaby ini menyebabkan pihak Inggris marah kepada  pihak Indonesia dan berakibat pada keputusan pengganti Mallaby yaitu Mayor  Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan Ultimatum 10 November  1945 yang meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan  menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA serta  ancaman akan menggempur kota Surabaya dari darat, laut, dan udara apabila  orang orang Indonesia tidak mentaati perintah Inggris. 

Mereka juga mengeluarkan  instruksi yang isinya bahwa semua pimpinan bangsa Indonesia dan para pemuda  di Surabaya harus datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945, pukul  06.00 pagi pada tempat yang telah ditentukan. 

Namun ultimatum itu tidak ditaati  oleh rakyat Surabaya, sehingga terjadilah pertempuran Surabaya yang sangat  dahsyat pada tanggal 10 November 1945, selama lebih kurang tiga minggu  lamanya. Medan perang Surabaya kemudian mendapat julukan “neraka” karena  kerugian yang disebabkan tidaklah sedikit. Pertempuran tersebut telah  mengakibatkan sekitar 20.000 rakyat Surabaya menjadi korban, sebagian besar  adalah warga sipil. 

Selain itu diperkirakan 150.000 orang terpaksa meninggalkan  kota Surabaya dan tercatat sekitar 1600 orang prajurit Inggris tewas, hilang dan  luka-luka serta puluhan alat perang rusak dan hancur. 

Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itu  serta semangat membara tak kenal menyerah yang ditunjukkan rakyat Surabaya,  membuat Inggris serasa terpanggang di neraka dan membuat kota Surabaya  kemudian dikenang sebagai kota pahlawan. 

Selanjutnya tanggal  diperingati setiap tahunnya sebagai sebagai bentuk  penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang.

Demikianlah sedikit flashback Mengapa tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan, semoga bermanfaat.

Download Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Dan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2017

Download Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Dan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2017_ Mungkin sebagaian dari kita semua pasti sudah tahu bahwasanya Peringatan Hari Pahlawan 10 November adalah agenda nasional yang diperingati setiap tahun baik di dalam negeri mayupun luar negeri. Peringatan Hari Pahlawan juga merupakan salah satu bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para Pahlawan dan Pejuang.

Baca juga: Alasan mengapa 10 november diperingati sebagai hari pahlawan

Dengan semangat pantang menyerah dan tanpa pamrih, mereka rela mengorbankan jiwa dan raga demi membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sebagaimana yang terjadi pada Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah pertempuran terbesar setelah Indonesia merdeka yang menelan korban jiwa yang cukup besar.

Sehingga untuk mengenang peristiwa heroik tersebut maka tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan dengan harapan masyarakat dapat memahami makna yang terkandung dalam peristiwa pertempuran 10 November untuk selanjutnya tergugah mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai luhur Pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila setiap komponen bangsa memiliki kesadaran tersebut, maka bukan hal yang mustahil bangsa Indonesia akan dapat menghadapi ancaman, hambatan dan gangguan yang datang, baik dari dalam maupun luar negeri.

Semangat dan Nilai-nilai Kepahlawanan sangat relevan untuk terus ditumbuhkembangkan, apalagi saat ini kondisi bangsa Indonesia sangat memprihatinkan. Banyak masyarakat saling menghujat, saling fitnah, saling melakukan tindakan kekerasan, bahkan melakukan aksi terror yang mengancam keamanan serta tindakan lain yang dapat berakibat pada perpecahan bangsa. Untuk itu sangatlah tepat tema Hari Pahlawan tahun 2017 adalah “PERKOKOH PERSATUAN MEMBANGUN NEGERI”, dengan harapan segenap komponen bangsa Indonesia dapat lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan.

Terus memelihara persatuan dan kesatuan untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah dengan susah payah didirikan oleh para pendiri negeri ini.

Download Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Dan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2017
Untuk anda yang ingin mendownload file pedoman peringatan hari pahlawan tahun 2017, anda bisa langsung mendownloadnya melalui link di bawah ini

Download Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Dan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2017 (DOWNLOAD)

Tema Hari Peringatan Pahlawan tahun 2017
Dalam peringatan hari pahlawan kali ini akan diusung tema "PERKOKOH PERSATUAN MEMBANGUN NEGERI"



Logo Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2017
Dalam moment peringatan hari pahlawan pada tahun 2017 ini adapun yang menjadi logo peringatan seperti gambar yang tercantum di bawah ini:




Dari gambarnya menunjukan seorang yang sedang mengibarkan sebuah bendera merah puith yang menggunakan sebuah tongkat, menurut penulis logo tersebut menyiratkan bahwa bangsa indonesia harus selalu dijaga persatuan dan kesatuannya agar bisa tetap eksis ditingkat nasional dan international

Tagline Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2017
Adapun yang menjadi tagline dalam peringatan hari pahlawan tahun 2017 adalah #Pahlawanku,
Tagline tersebut menurut penulis menyiratkan bahwasanya jangan pernah melupakan jasa para pahlawan yang telah berjuang dalam memerdekakan bangsa ini


Pedoman Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Palawan 2017
1. TEMA : PERKOKOH PERSATUAN MEMBANGUN NEGERI 
2. SIFAT UPACARA : Khidmat, Tertib dan Sederhana. 
3. TANGGAL UPACARA : Hari Jumat, 10 November 2017
4. WAKTU DAN TEMPAT UPACARA : Pukul 08.00 waktu setempat di lapangan terbuka. 
5. URUTAN UPACARA BENDERA: 
a. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara dipimpin Oleh Komandan Upacara. 
b. Laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara. 
c. Pengibaran bendera Merah Putih, diiringi Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya ” yang dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara. 
d. Mengheningkan cipta, dipimpin oleh Pembina Upacara. 
e. Pembacaan Pancasila. 
f. Pembacaan Pembukaan UUD’45. 
g. Pembacaan pesan-pesan Pahlawan/kata-kata mutiara (ditentukan panitia). 
h. Amanat Pembina Upacara. 
i. Pembacaan Do’a. 
j. Laporan Komandan Upacara kepada Pembina Upacara. 
k. Penghormatan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Komandan Upacara. 
l. Upacara selesai. 

Catatan : Bila Upacara terpaksa tidak dapat dilaksanakan di lapangan terbuka, pengibaran Bendera Merah Putih diganti dengan Bendera Merah Putih yang sudah dipasang di tiang. Namun pokok-pokok acara lainnya wajib diikuti dengan penyesuaian seperlunya.

Demikianlah artikel Download Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Dan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2017, semoga bermanfaat

11 Cara Memilih dan Menentukan Judul Skripsi Yang Baik dan Benar

Cara Memilih dan Menentukan Judul Skripsi Yang Baik dan Benar_ Skripsi merupakan tugas akhir seorang mahasiswa tingkat strata satu (S1) guna meraih gelar sarjana, skripsi sendiri merupakan suatu karya ilmiah yang disusun secar sistematis dan biasanya penyusunannya berpedoman pada ketentuan dari kampus masing-masing.

11 Cara Memilih dan Menentukan Judul Skripsi Yang Baik dan Benar

Tidak sedikit mahasiswa yang terkendala dalam menyusun skripsinya, hal tersebut lantaran perencanaan dan eksekusi penyelesaian skripsinya yang kurang baik sehingga berdampak pada molornya waktu penyelesaian tugas skripsi.

Baca juga: 8 Tantangan Berat Saat Kuliah S2

Namun tak jarang pula mahasiswa malah kebingungan dalam menentukan tema atau judul skripsi yang akan dijadikan landasan awal dalam menyusun skripsi, skripsi memang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap mahasiswa tingkat akhir untuk menyelesaikan kuliahnya.

Baca juga: 9 Cara Memilih Jurusan Kuliah Agar Bisa Cepat Bekerja Dan Sukses

Memilih judul skripsi yang baik dan benar memang diperlukan analisa yang tepat agar judul/topik skripsi tersebut bisa sesuai ekspektasi dari penyusunnya. Akan tetapi bukan berarti masalah/hambatan yang muncul saat penyusunan skripsi membuat anda menjadi putus asa dalam menyusun skripsi anda.

Apalagi jika anda memilih jalan pintas dengan meminta orang lain untuk menyusun skripsi anda maka hal tersebut sangat tidak saya anjurkan, skripsi adalah karya monumental seorang calon sarjana, maka sangatlah bijak kiranya skripsi tersebut disusun oleh anda sendiri.

Tidak apa hasil karya skripsi anda kurang maksimal asalkan yang menyusunnya adalah anda sendiri, ketimbang skripsi anda dibuatkan oleh orang lain. Dalam tulisan ini saya akan sedikti berbagi bagaimana sih cara memilih judul skripsi yang baik atau dengan kata lain memilih judul skripsi yang bisa cepat selesai. Berikut tips Menentukan topik Skripsi Yang bisa anda jadikan refrensi dalam menyusun skripsi

11 Cara Memilih dan Menentukan Judul Skripsi Yang Baik dan Benar

1. Temukan masalahnya dan tentukan judulnya
Sebagian mahasiswa dalam menyusun skripsi terlebih dahulu dia memilih judul skripsi yang menurutnya baik kemudian melakukan analisa/observasi lapangan, padahal metode tersebut sebenarnya kurang tepat, hal yang seharusnya dilakukan terlebih dahulu yakni mencari suatu topik permasalahan, topik penelitian yang bisa diangkat menjadi topik/tema/judul  skripsi.

Menentukan suatu topik skripsi yang berasumsi dari suatu masalah membuat anda akan leluasa dalam mengembangkan ide, metode dan solusi dalam penyusunan skripsi anda.

Lain halnya jika anda terlebih dahulu menentukan judul skripsi kemudian baru mencari permasalahan di lapangan karena bisa jadi judul yang pilih tidak memiliki fakta kontekstual di lapangan sehingga, bisa jadi masalah yang dibahas nantinya di dalam skripsi anda adalah masalah yang dibuat-buat/manipulasi.

2. Pilih judul/tema/topik skripsi yang bisa anda selesaikan tepat waktu
Jangan hanya karena ingin dianggap hebat lantas anda memilih judul skripsi yang sebenarnya sangat rumit dan sulit untuk diselesaikan, karena hal tersebut bisa berefek pada rentang waktu penyelesaiannya  yang cukup lama.

Oleh karena itu pertimbangkan alokasi waktu dalam memilih judul skripsi, pilihlah judul skripsi yang bisa anda selesaikan, karena jangan sampai anda memilih judul yang sulit dengan kobinasi beberapa variabel sehingga di tengah proses penyusunan skripsi, anda memilih menyerah dan hendak mengganti judul skripsi, anda tidak mau bukan hal tersebut menimpa anda. Maka dari itu anda dituntut bijak dalam memilih skripsi.

3. Relevan dengan disiplin ilmu anda
Mungkin tips ini sudah anda pahami semua, namun tidak ada salahnya saya membahasnya dalam artikel ini, bahwasanya dalam memilih judul/topik/tema skripsi sebaiknya disesuaikan dengan displin ilmu anda agar anda bisa menjadi lebih expert dalam menyusunnya.

Skripsi yang disusun sesuai dengan displin ilmu anda membuat anda bisa mendapatkan ide, solusi dalam proses penyusunan skripsi anda.

4. Pertimbangkan alokasi dana yang anda punya
Dalam memilih suatu judul skripsi jangan lupa pertimbangkan aspek biayanya karena seperti yang kita ketahui bersama, bahwa dalam menyusun sebuah skripsi biasanya membutuhkan dana yang tidak sedikit, mulai dari biaya penelitian, print, jilid, dan ujian skripsi.Maka dari itu penulis menyarankan pilih suatujudul srkripsi yang jenis penelitiannya tidak membutuhkan dana yang terlalu besar.

5. Perbanyak turun lapangan
Observasi awal adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan sebelum memilih dan menentukan judul skripsi, karena observasi faktual membuat anda kaya akan informasi yang bisa dijadikan sebagai rujukan dalam membuat judul skripsi yang baik.

Semakin sering anda melakukan pengamatan langsung ke lapangan maka ide/gagasan yang mungkin anda temukan akan semakin banyak.

6. Mencari referensi judul melalui skripsi yang telah ada
Jika anda ingin memilih judul skripsi penulis sarankan untuk banyak-banyak membaca skripsi senior-senior anda yang telah menyelesaikan kuliahnya, anda bisa sesekali jalan-jalan ke perpustakaan untuk mencari refrensi.

Anda juga bisa googling dan mencari ide-ide melalui topik-topik skripsi yang sebelumnya sudah ada, ide skripsi bukan hanya dengan membuat hasil karya skripsi yang baru akan tetapi mengembangkan penelitian skripsi yang sudah ada merupakan suatu pilihan logis yang bisa anda lakukan.

7. Rajin ikut menjadi peserta seminar ujian skripsi
Jika selama ini anda berpikir bahwa menemukan pola penyusunan skripsi hanya bisa dilakukan dengan banyak membaca dan observasi lapangan, maka hal tersebut memang tidak salah namun rajin ikut dalam kegiatan seminar skripsi yang sedang dilakukan oleh senior anda bisa menjadi peluang dalam menemukan judul skripsi yang bisa anda teliti.

Melalui kegiatan ujian/seminar skripsi anda akan paham bagaimana pola penelitian, cara menemukan masalah dan solusi yang bisa diterapkan.

8. Perbanyak meminta saran dan masukan
Dalam memilih dan menentukan judul skripsi tidak ada salahnya anda meminta saran dari teman anda atau senior anda yang telah menyelesaikan skripsinya, seperti kata pepatah semakin banyak orang yang berpikir kemungkinan solusi yang bisa didapatkan semakin banyak.

Dan jangan lupakan dosen pembimbing anda, karena dosen pembimbing skripsi yang ditunjuk untuk mebimbing anda dalam proses penyusunan skripsi bisanya sudah expert dalam pengetahuan seputar skripsi, maka dari itu meminta sara dan masukan dari dosen pembimbing adalah hal yang sebaiknya anda lakukan.

9. Pilih beberapa judul skripsi sebagai pilihan alternatif
Dalam memilih judul skripsi, anda jangan lupa menyediakan alternatif/solusi jikalau judul yang anda sudah persiapkan tidak sesuai ekspektasi anda. Caranya mudah saja anda tinggal memilih beberapa judul lain yang baik sebagai cadangan untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait judul skripsi yang sudah anda finalisasi.

10. Pilih judul skripsi yang hasil penelitiannya bisa memberi manfaat pada orang lain
Jika kita melakukan sesuatu dengan niat agar hal yang kita lakukan tersebut bisa memberi manfaat untuk orang lain maka yakinlah bahwasanya tuhan akan memberikan anda solusi dalam mengatasi setiap masalah yang menimpa anda dalam proses penyusunan skripsi tersebut.

Mungkin anda akan dapat berbagai tantangan dan rintangan dalam proses penyusnan skripsi anda akan tetapi tuhan akan selalu memperlihatkan jalan keluar/solusi yang benar, karena niat anda pada awalnya yakni ingin membantu orang lain.

11. Rajin membaca jurnal
Jurnal adalah saran terakhir dari penulis bagi anda dalam memilih/menetukan judul skripsi, perbanyak membaca jurnal-jurnal ilmiah karena bisa jadi melalui jurnal tersebut anda akan mendapatkan ide/gagasan dalam penyusunan skripsi anda.

Demikianlah beberapa 11 Cara Memilih dan Menentukan Judul Skripsi Yang Baik dan Benar, penulis sendiri bukannya mau menyombongkan diri, namun saat ini penulis telah menyelasaikan kuliah S2 dan berprofesi sebagai dosen dan dalam penyusunan skripsi dan tesis penulis semuanya dikerjakan sendiri, namun juga senantisa meminta bantuan orang lain “karena tidak ada manusia yang sempurna”, semoga bermanfaat

Saturday, 28 October 2017

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017_ Bagi anda yang belum lulus dalam kegiatan uji kompetensi guru (UKG) uang  pada tahap pertama sekarang bisa bergembira karena pemerinta telah merilis jadwal pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang ke-2 tahun 2017.

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017_
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang yang ke-2, akan dilaksanakan mulai tangga 6 - 12 November tahun 2017, hal ini bisa menjadi moment bagi peserta UKG agar dalam kesempatan UKG ulang ke-2 ini bisa lulus 100%.

Cara cek peserta UKG ulang
Bagi anda yang mengetahui apakah terdaftar sebagai peserta dalam pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang yang ke-2 tahun 2017 bisa mengecek naman anda melalui link di bawah ini:

Situs: Cek peserta UKG ulang 2017
Ata juga melalui link ini: http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php

Setelah anda mengklik link di atas maka akan muncul gambar seperti ini;


setelah muncul seperti gambar diatas, selanjutnya silahkan masukkan no.seri NUPTK anda

Downloand kisi-kisi UKG ulang ke-2
Sebagai bahan materi dalam menghadapi UKG ulang yang ke-2 anda bisa mendownload kisi-kisi UKG ulang di link di bawah ini


Setelah link di atas anda klik maka maka muncul gambar seperti di bawah ini

Kalau sudah muncul gambar seperti di atas,selanjutnya pilih materi kisi-kisi UKG yang ingin anda download dan klik selanjutnya akan muncul gambar seperti di bawah ini
Setelah muncul menu seperti di atas silahkan klik menu unduh untuk download dan klik menu gambar mata untuk lihat file

Demikianlah Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017, semoga bermanfaat untuk anda



Friday, 27 October 2017

DOWNLOAD PEDOMAN DISEMINASI HASIL WORSHOP LITERASI SD & SMP

DOWNLOAD PEDOMAN DISEMINASI HASIL WORSHOP LITERASI SD & SMP_ Gerakan Literasi Nasional (GLN) merupakan upaya untuk meningkatkan literasi warga negara dalam menghadapi tantangan kehidupan di era global. Terdapat enam literasi dasar yang seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara, yaitu literasi bahasa dan sastra, numerik, sains, finansial, teknologi informasi dan komunikasi, serta budaya dan kewargaan. Upaya peningkatan literasi ini melalui tiga ranah, yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.


Kompetensi literasi dasar (menyimak-berbicara, membaca-menulis, berhitung, memperhitungkan, dan mengamati-menggambar) sudah selayaknya ditanamkan sejak pendidikan dasar, lalu dilanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan untuk mengakses informasi dan pengetahuan. Selain itu, peserta didik mampu membedakan informasi yang bermanfaat dan tidak bermanfaat. Hal itu karena literasi mengarahkan seseorang pada kemampuan memahami pesan yang diwujudkan dalam berbagai bentuk teks (lisan, tulis, visual).

Tuntutan terhadap kebutuhan membantu siswa memenuhi kompetensi literasi dasar perlu didukung oleh para guru dan seluruh sivitas sekolah. Guru diharapkan tanggap memenuhi kebutuhan bahan bacaan yang dapat dibaca terutama dalam kegiatan literasi sekolah.

DOWNLOAD PEDOMAN DISEMINASI HASIL WORSHOP LITERASI SD & SMP 

Berikut file pedoman diseminasi hasil worshop literasi SD dan SMP

Pedoman diseminasi hasil worshop literasi SD (DOWNLOAD)


Pedoman diseminasi hasil worshop literasi SMP (DOWNLOAD)