Showing posts with label SISWA. Show all posts
Showing posts with label SISWA. Show all posts

Monday, 19 February 2018

Persyaratan dan Prosedur Pengajuan Surat Izin belajar Bagi WNA (Warga Negara Asing)

Persyaratan dan Prosedur Pengajuan Surat Izin belajar Bagi WNA (Warga Negara Asing)_ Artikel ini ditnjukan untuk WNA yang ingin mendapatkan surat keterangan izin belajar, apa saja syarat dan bagaimana pula prosedurnya? berikut ulasannya


Persyaratan Pengajuan Surat Izin belajar Bagi Warga Negara Asing
Mengisi formulir pendaftaran melalui daring ke alamat http://kemdikbud.go.id/ atau link http://119.235.30.114/
silahkan anda klik link di atas
Melampirkan kelengkapan dokumen kelengkapan persyaratan permohonan

Izin Belajar Siswa WNA Baru
Surat keterangan tidak bekerja yang telah diberi materai Rp 6000 dan ditandatangani oleh siswa;
Surat Pernyataan jaminan pembiayaan yang telah diberi materai Rp 6.000 dan ditandatangani oleh orang tua/sponsor;
Surat Keterangan dari sekolah yang dituju di Indonesia;
Paspor siswa yang masih berlaku 18 bulan;
Raport terakhir;
Pasport orang tua/identitas sponsor.

Perpanjangan Izin Belajar Siswa WNA
Surat keterangan tidak bekerja yang telah diberi materai Rp 6000 dan ditandatangani oleh siswa;
Surat Pernyataan jaminan pembiayaan yang telah diberi materai Rp 6.000 dan ditandatangani oleh orang tua/sponsor;
Surat Keterangan dari sekolah yang dituju di Indonesia;
Paspor siswa;
Raport terakhir;
KTP/Pasport orang tua/sponsor;
KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas);
STM (Surat Tanda Melapor) dari Kepolisian.

Prosedur Pengajuan Surat Izin belajar Bagi  WNA (Warga Negara Asing)
Pemohon mengajukan permohonan izin/perpanjangan belajar siswa WNA melalui daring ke alamat http://kemdikbud.go.id/; atau melalui link http://119.235.30.114/
Subbagian Kerja Sama dan Humas memverifikasi, memproses dokumen pemohon dan menyiapkan konsep surat rekomedasi izin belajar siswa WNA
Kasubbag Kerja Sama dan Humas menelaah dan menyetujui/memaraf konsep surat rekomendasi izin belajar siswa WNA
Kepala Bagian Hukum, Tata Laksana dan Kerja Sama menelaah dan menandatangani surat rekomendasi izin belajar siswa WNA
Subbagian Kerja Sama memproses dan menyerahkan Surat Rekomendasi Izin Belajar Siswa WNA ke Biro PKLN
Biro PKLN dan instansi terkait melakukan screening data pemohon;
Kepala Biro PKLN menelaah dan menandatangani konsep surat persetujuan izin belajar siswa WNA, kemudian menyerahkan ke ULT;
ULT menyerahkan surat persetujuan izin belajar siswa WNA ke pemohon;
Pemohon menerima surat persetujuan izin belajar siswa WNA

Untuk lebih jelasnya silahkan baca petunjuk melakukan pengajuan izin belajar bagi WNA di bawah ini:


Atau download file Prosedur Pengajuan Surat Izin belajar Bagi  WNA (Warga Negara Asing) disini: Download 

Jangka waktu penyelesaian
5 hari kerja

Biaya /tarif
Tidak dipungut biaya

Produk layanan
Surat Persetujuan Izin Belajar Siswa Warga Negara Asing

Pengelolan pengaduan
Pengaduan, saran, dan masukan dapat disampaikan secara tertulis melalui surat yang ditujukan kepada: Sekretaris Ditjen Dikdasmen Komplek Kemdikbud Gd. E Lantai 5, Senayan Jakarta
Menyampaikan pengaduan, saran, dan masukan ke Bagian Hukum, Tatalaksana dan Kerja Sama ke:
Alamat : Gedung E, Lantai 14, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta
Surel : kerjasama.dikdasmen@kemdikbud.go.id
Telp : 021-5725612

Dasar Hukum
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik;
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pelayanan Publik;
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Pendidikan;
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Kerjasama;
Peraturan Dirjen Dikdasmen Nomor 407 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Kerja Sama Penyelenggaraan dan Pengelolaan oleh Lembaga Pendidikan Asing dengan Lembaga Pendidikan di Indonesia.

Wednesday, 14 February 2018

Syarat, Jadwal dan Cara Pendaftaran BIDIKMISI 2018 Secara Online

Syarat, Jadwal dan Cara Pendaftaran BIDIKMISI 2018 Secara Online _  Apa sih  bidikmisi itu? Mungkin pertanyaan tersebut sering muncul dalam benak anda, so mari kita cari tahu terlebih dahulu apakah bidikmisi itu.



BIDIKMISI adalah bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu.

Baca juga: 10 Cara Mendapatkan IPK Tinggi di Kampus

Walaupun demikian, syarat prestasi pada bidikmisi ditujukan untuk menjamin bahwa penerima bidikmisi terseleksi dari yang benar benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

Syarat, Jadwal dan Cara Pendaftaran BIDIKMISI 2018 Secara Online 

A. Syarat mendaftar BIDIKMISI 2018
Persyaratan untuk mendaftar tahun 2018 adalah sebagai berikut:
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2018;
2. Lulusan tahun 2017 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau
b.Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami istri) maksimal sebesar Rp4.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang Tua/Wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
Seleksi mandiri PTN.
Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.

B. Jadwal Pendaftaran BIDIKMISI
Mengenai jadwal kegiatan bidikmisi tahun 2018 dapat dilihat pada laman berikut ini :


Perlu kami sampaikan bahwa jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu dan jika terdapat perubahan akan di umumkan melalui laman ini.

C. Mekanisme Pendaftaran BIDIKMISI 2018 
Pendaftaran siswa dapat dilakukan melalui beberapa metode yakni : 
1. Melalui rekomendasi dari pihak sekolah 
2. Jika pernah direkomendasikan oleh sekolah pada tahun sebelumnya, dapat melakukan pembaruan akun 
3. Jika belum pernah direkomendasikan oleh sekolah, dapat mengajukan permohonan akun dengan menyertakan berbagai persyaratan yang telah ditentukan


D. Cara Mendaftar BIDIKMISI Secara Online
Untuk mendaftar BIDIKMISI secara online anda pertama-tama harus mengunjungi Link berikut: https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/siswa/default/login Setelah anda mengklik link tersebut maka akan gambar seperti di bawah ini;


1. Melalui rekomendasi dari pihak sekolah
No. 1 Pada gambar di atas adalah fitur bagi yang mendapatkan rekomendasi dari pihak sekolah
Silahkan masukan No. Pendaftaran anda dan kode akses siswa, setelah diisi, klik menu "masuk sekarang"

2. Pernah direkomendasikan oleh sekolah pada tahun sebelumnya, dapat melakukan pembaruan akun 
No. 2 Pada gambar di atas adalah fitur bagi yang pernah direkomendasikan oleh sekolah pada tahun sebelumnya, dapat melakukan pembaruan akun
Caranya klik tulisan yang ada dibawah angka no.2 di atas yang bertuliskan "Pembaruan Akun", setelah diklik maka akan muncul gambar seperti di bawah ini


Setelah muncul gambar seperti di atas silahkan isi semua kolom dengan benar, setelah diisi silahkan cek kembali agar tidak terjadi kesalahan, jika sudah silahkan klik menu proses selanjutnya

3. Belum pernah direkomendasikan oleh sekolah, dapat mengajukan permohonan akun dengan menyertakan berbagai persyaratan yang telah ditentukan
No. 3 Pada gambar di atas adalah fitur  Jika belum pernah direkomendasikan oleh sekolah, dapat mengajukan permohonan akun dengan menyertakan berbagai persyaratan yang telah ditentukan
Jika anda mengklik tulisan dibawah no.3 yang bertuliskan "Daftar Pribadi"di atas maka akan muncul gambar seperti di bawah ini


Selanjutnya, pilih sekolah asal anda (sekolah tempat anda lulus SMA, SMK dan MAN). Kemudian isi nomor induk siswa nasional dan nomor induk di sekolah, setelah selasai kali menu "proses selanjutnya"

Demikianlah Syarat, Jadwal dan Cara Pendaftaran BIDIKMISI Online 2018, semoga bermanfaat untuk anda.

Wednesday, 31 January 2018

8 Tips Agar Bisa Fokus Saat Belajar

8 Tips Agar Bisa Fokus Saat Belajar - Apa kabar kalian para calon orang sukses, sukses adalah kepastian dan salah satu cara agar bisa meraih kesuksesan yakni dengan giat belajar. Belajar adalah suatu keharusan jika anda benar-benar ingin sukses, paradigm belajar sendiri tidak sebatas anda duduk dalam ruang kelas sembari mendengarkan apa-apa saja yang guru anda jelaskan.

8 Tips Agar Bisa Fokus Saat Belajar

Namun lebih dari itu belajar sendiri meliputi berbagai hal; baik itu berkaitan dengan keseharian anda, permasalahan yang sedang anda alami dan masih banyak hal lainya bisa masuk dalam kategori proses belajar bagi anda. Belajar yang demikian dinamakan proses belajar holistic atau menyeluruh.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Perasaan atau Sikap Malas Belajar

Okey, kita kembali ke tema artikel kita kali ini yakni Tips agar bisa fokus saat belajar, suatu hal yang menjengkelkan jika anda sedang berusaha untuk memahami, menguasai suatu pelajaran karena tujuan tertentu misalnya saja karena aka anda ujian sekolah, ujian nasional  namun anda tidak bisa konsentrasi/fokus, alhasil apa yang anda pelajari bisa jadi tidak bisa maksimal anda kuasai/mengerti sepenuhnya, apalagi jika jangka waktu anda belajar cukup terbatas ditambah konsentrasi anda sering buyar,bisa-bisa justru membuat anda menjadi stress.

Lantas bagaimana sih mengatasi kondisi, dimana anda sulit untuk fokus belajar? Setidaknya ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang menjadi kurang fokus dalam belajar serta beberapa tips yang bisa anda coba lakukan untuk mengatasi masalah kurang fokus saat belajar; berikut ulasannya

8 Tips Agar Bisa Fokus Saat Belajar

1. Buat tempat belajar anda senyaman mungkin
Kondisi psikologis orang yang sedang belajar sangat dipengaruhi oleh tempat dimana dia sedang belajar, misalnya saja kondisi kelas yang kotor dan berantakan bisa membuat orang yang sedang belajar menjadi tidak nyaman pada saat belajar, begitu juga dengan kondisi kamar/ruangan tempat dimana biasanya anda sedang belajar juga memberi pengaruh pada psikologis pada saat belajar.

Baca juga: 9 Cara Jitu dan Menyenangkan Belajar Bahasa Inggris Secara Otodidak

Maka dari itu agar bisa merasa nyaman dan tenang pada saat belajar maka utamakan/usahakan kondisi kelas, ruang belajar anda kondusif (bersih, segar, aman dan tenang) dengan begitu pelajaran akan mudah anda kuasai dan pahami.

2. Hindari tempat belajar yang ribut (suara bising)
Agar anda bisa fokus saat belajar maka salah satu hal yang anda perlu perhatikan pada saat akan belajar adalah suara bising pada tempat tersebut. Coba amati deh apakah tempat tersebut rebut atau tidak, kalau kondisinya rebut lebih baik anda cari tempat lain untuk belajar.

Soalnya tempat belajar yang bising atau ribut membuat apa yang dipelajari susah masuk dalam pikiran, anda tidak mau bukan sudah meluangkan waktu untuk belajar namun hasilnya kurang maksimal, kalau bisa cari tempat yang tenang dan jauh dari suara-suara bising yang bisa menganggu konsentrasi anda.

3. Nonantifkan smartphone/diamkan smartphone anda (silent)
Keberadaan smartphone kadangkala bisa memecah konsentrasi pada saat belajar, bisa jadi ditengah fokusnya anda belajar tiba-tiba smartphone anda berbunyi maka mau tidak mau konsentrasi anda bisa menjadi buyar, atau kadangkala muncul pemikiran untuk selalu mengecek smartphone untuk melihat sosmed apakah ada teman yang lagi WA, BBM atau hanya sekedar untuk melihat storystatus teman anda, jadi konsen untuk belajar menjadi terpecah.

Kalau bisa sebaiknya tempatkan smartphone anda di tempat yang agak jauh dari anda agar anda tidak sering-sering melihat smartphone anda, atau jika perlu nonaktifkan aja dulu smartphone anda sampai anda selesai belajar, setelah selesai belajar baru deh anda aktifkan lagi.

4. Hindari belajar yang berlebihan
Agar bisa fokus belajar maka anda harus menentukan porsi/jam tertentu sebagai target atau jangka waktu anda belajar dalam satu harinya, usahakan belajar sesuai dengan tingkat proporsionalitas anda agar anda menjadi tidak jenuh dengan belajar.

Hindarkan belajar dalam waktu yang lama atau berlebihan karena hal tersebut bisa mebuat anda menjadi jenuh dan bosan untuk belajar.

5. Tentukan waktu yang tepat untuk belajar
Pemilihan waktu dalam belajar juga memiliki andil yang cukup besar dalam menjaga tingkat fokus anda dalam belajar, usahakan memilih waktu dimana pikiran dan perasaan anda masih dalam kondisi rileks dan santai untuk menerima pelajaran, misalnya saja memilih waktu subuh untuk belajar, secara yang kita tahu waktu subuh merupakan waktu yang sangat tenang dan sunyi serta pikiran masih sangat fresh sehingga sangat cocok untuk belajar.

Bisa juga anda memilih belajar pada waktu siang selepas istirahat atau pada malam hari menjelang anda tidur, semuanya sebenarnya sangat tergantung pada kebiasaan atau waktu yang cocok dengan kepribadian anda untuk belajar.

6. Lupakan sejenak beban atau masalah yang ada dalam pikiran anda
Salah satu hal yang membuat apa yang anda pelajari sulit untuk dipahami adalah pikiran anda yang tidak terfokus karena pada saat anda belajar, anda juga sedang memikirkan hal yang lain; mislanya saja anda sedang memikirkan masalah yang sedang menimpa hidup anda, alhasil proses penyerapan pelajaran menjadi kurang maksimal.

Sebaiknya anda melepaskan sejenak masalah yang sedang mengganjal dipikiran anda dan fokus saja dengan apa yang sedang anda pelajari agar daya tangkap pikiran anda bisa menjadi lebih maksimal lagi,

7. Mandi atau cuci muka
Tahukan bagaimana perasaan anda jika kondisi badan dalam keadaan gerah, berkeringat dan kenapasan terus anda diminta untuk belajar, pastinya anda akan merasa tidak nyaman untuk belajar, oleh karena itu agar perasaan anda menjadi nyaman dan rileks saat belajar maka tidak ada salahnya saat anda ingin mulai belajar terlebih dahulu anda mandi dulu atau setidaknya cuci muka agar perasaan anda menjadi rileks dan tenang.

8. Sediakan camilan pada saat belajar
Ngemil sambil belajar bukan hal yang buruk untuk dilakukan, agar tidak terganggu perasaan lapar pada saat belajar maka tidak ada salahnya anda menyediakan camilan yang bisa anda komsumsi sambil belajar dengan begitu “sekali menyelam minum air” dengan belajar anda juga bisa sekalian makan.

Namun usahakan jangan berlebihan makan yah, apalagi jika camilannya berminyak bisa-bisa bukannya belajar malah bisa tertidur atau mengatuk lantaran mengkomsumsi makanan yang banyak mengandung minyak.

Demikianlah 8 Tips Agar Bisa Fokus Saat Belajar dari penulis, semoga bisa memberi manfaat untuk anda sobat pembaca.

7 Cara Mengatasi Perasaan atau Sikap Malas Belajar

7 Cara Mengatasi Perasaan atau Sikap Malas Belajar_ Seorang pelajar, salah tugas utama yang harus senantiasa dilakukan adalah belajar, karena dengan belajar maka pengetahuan, pengalaman serta kompetensi bisa dia kuasai dengan baik. Belajar akan membuka cakrawala berpikir dari seorang pelajar.

7 Cara Mengatasi Perasaan atau Sikap Malas Belajar

Namun bukan rahasia lagi bahawasanya kadangkala muncul perasaan atau sikap dalam diri seseorang yang merasa enggang belajar atau dengan kata lain merasa malas belajar. Sikap malas belajar juga biasanya dipicu dengan keberadaan smartphone yang bisa digunakan untuk mengakses internet, social media dan berbagai fitur lainnya, sehingga pengguna/pemakainya bisa merasa betah menggunakannya berjam-jam.

Baca juga: 7 Cara Belajar Siswa Yang Berprestasi

Alhasil keadaan, kebiasaan dalam menggunakan smartphone membuat seseorang menjadi menurun semangat, minatnya untuk belajar, kalau kondisi demikian sudah terjadi maka bisa menimbulkan beberapa dampak negative tersendiri bagi orang tersebut.
Lantas hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi perasaan, sikap malas belajar pada seseorang, berikut ulasannya:

7 Cara Mengatasi Perasaan atau Sikap Malas Belajar

1. Mengingat kembali tujuan awal anda bersekolah
Saat fokus dan konsentrasi anda mulai kurang stabil perihal dalam melaksanakan/menjalani kegiatan pendidikan (sekolah), maka salah satu hal yang anda bisa lakukan adalah dengan mengingat/merefresh kembali ingatan anda tentang tujuan awal anda bersekolah.

Baca juga: 10 Cara Menjadi Pintar Yang Efektif

Setiap orang menempuh pendidikan (sekolah) karena memiliki tujuan tertentu, dan setiap orang biasanya memiliki alasan yang berbeda kenapa mereka memilih untuk menlanjutkan pendidikan/bersekolah, beberapa alasan kenapa seseorang menempuh pendidikan formal (sekolah) yakni agar kelak bisa menjadi orang sukses dan memberi manfaat untuk orang lain.

Jadi jika anda mulai merasa kurang bersemangat, malas belajar dan cuek dengan pendidikan anda maka saatnya anda berpikir bahwa ada mimpi-mimpi anda yang mesti diwujudkan dan hanya dengan rajin belajar serta bersungguh-sungguh agar semua mimpi anda bisa terwujud.

2. Kurangi menggunakan smartphone
Zaman milenial adalah zaman dimana teknologi hampir menyentuh seluruh aspek kegiatan manusia, salah satu perangkat teknologi yang erat dengan kehidupan setiap orang adalah smartphone/HP, keberadaan HP bagi setiap orang bisa dikatakan sebagai kebutuhan primer dan hampir dalam setiap suasana senantiasa di bawah serta untuk menemani aktivitasnya.

Penggunaan smartphone yang intens, sedikit banyaknya membuat seorang/sebagian pelajar mulai malas untuk membaca buku, padahal ada sebuah pepatah yang mengatakan “buku adalah teman duduk paling baik sepanjang zaman” namun jika minat baca berkurang membuat pengetahuan siswa tidak menjadi kompleks, walaupun sebenarnya pengetahuan bukan hanya didapatkan dari buku namun tidak bisa dipungkiri bahwasanya keberadaan buku memiliki sumbangsi tersendiri dalam membangun pengetahuan siswa.

Oleh karena itu seorang pelajar harus bijak dalam menggunakan smartphone, jika digunakan dengan baik smartphone bisa menjadi media/sumber dalam belajar sehingga akan lebih membantu siswa menjadi lebih berkomptensi.

3. Mengubah cara belajar
Salah satu penyebab seseorang menjadi malas belajar yakni cara/metode yang digunakan untuk belajar bisa dikatakan monoton atau begitu-begitu saja, alhasil membuat perasaannya/paradigm tentang belajar menjadi hal yang membosankan.

Oleh karena itu ada baiknya cara belajar yang praktikan dilakukan secara bervariasi, misalnya selama ini anda hanya biasa belajar dalam kelas, dalam kamar maka tidak ada salahnya anda sesekali belajar di tempat terbuka (di pinggir pantai, di gunung, di hutan, di perpustakaan dll) dengan begitu kondis perasaan anda akan selalu dinamis sehingga perasaan jenuh dan bosan dalam belajar bisa terminimalisir

4. Berlibur (Refresing)
Belajar yang berlebihan memang kadang memunculkan titik jenuh yang membuncah alhasil karena perasaan trauma akibat belajar yang berlebihan akhirnya membuat seseorang bisa menjadi enggang untuk belajar, belajar memang harus dilakukan, namun jika dilakukan secara berlebihan juga tidak baik bagi kondisi psikologis seseorang.

Maka dari itu belajar dan berlibur adalah suatu hal yang mesti dipadukan agar balance/recovery dari kondis perasaan bisa selalu stabil, cobalah sesekali setelah belajar anda pergi jalan-jalan di pinggir pantai, camping di gunung, melakukan aktivitas outbond dan lain-lain, dengan begitu kondisi perasaan da pikiran anda bisa kembali fresh.

5. Buat/Tentukan target yang ingin dicapai
Hampir sama dengan poin 1, tapi jika anda dalam menjalani pendidikan belum memiliki target yang jelas maka mulai saat ini yang pertama-tama yang harus anda lakukan adalah memikirkan target (goal)/pencapian yang hendak anda capai.

Target atau sasaran yang jelas membuat anda akan lebih jelas dalam meniti karier anda sehingga ada motivasi, penyemangat, pendorong yang menggerakkan diri anda untuk senantiasa mencharge kompetensi dan skill anda, sehingga tidak ada lagi istilah statis dalam proses anda menempuh pendidikan, melainkan anda selallu melakukan hal-hal dinamis yang akan terus mengupgrade skill dan kemampuan anda.

Misalnya saja anda membuat target untuk jadi juara kelas, juara umum tingkat sekolah, juara umum tingkat nasional dan sebagainya, hal tersebut bisa memicu anda untuk lebih giat dan rajin lagi untuk belajar dan belajar

6. Berteman dengan orang yang rajin belajar 
Ada sebuah ungkapan yang mengatakan “jika anda berteman dengan penjual parfum maka bisa jadi anda akan jadi penjual parfum jika tidak, setidaknya wanginya parfumnya akan terpercik ke pakian anda dan sebaliknya jika anda berteman dengan pandai besi, jika tidak menjadi pandai besi maka busuknya bau/serpihan besi bisa jadi menempel pada pakaian anda.

Ungkapan tersebut menyiratkan bahwsanya teman yang senantiasa kita ajak bersama akan memberi pengaruh yang besar dalam hidup anda, sehingga sangatlah jelas; bahwasanya jika anda ingin rajin belajar, pintar maka anda harus mencari teman yang rajina belajar, agar semangat dan motivasinya dalam belajar bisa menular ke-anda.

Bahkan dalam hal apapun teman yang baik akan sangat memberikan dampak positif bagi anda, so! Carilah teman yang bisa anda temani bahu membahu untuk saling membaikkan satu sama lainnya, sehingga kelak teman anda tersebut yang akan menjadi teman anda dalam meraih kesuksesan anda.

7. Menumbuhkan rasa cinta terhadap aktivitas belajar
Sebenarnya segala sesuatu sangat tergantung dalam persepsi anda termasuk belajar, jika anda ingin menjadi pribadi yang rajin belajar maka anda harus mencintai terlebih dahulu kegiatan belajar tersebut. Jika kita sudah jatuh cinta terhadap sesuatu maka seberapa lamapun, sberapa sering pun kita melakukannya kita tidak akan pernah merasa jenuh dan bosan untuk terus melakukannya.

Oleh karena itu berikan posisi istimewa dalam hati anda tentang belajar, agar anda bisa menjadikan belajar sebagai sesuatu yang anda cinta, anda senangi dan membuat anda merasa senang dan bahagia ketika melakukannya.

Ala biasa karena biasa, segala sesuatu awalnya butuh pembiasaan agar hal tersebut menjadi hal yang disukai dan disenangi termasuk halnya kegiatan belajar.

Demikianlah 7 Cara Mengatasi Perasaan atau Sikap Malas Belajar yang bisa anda coba aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari anda, semoga bermanfaat

Monday, 4 December 2017

6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa

6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa_ Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang bisa membuat siswa aktif dan terlibat dalam pembelajaran, pembelajaran yang baik harus mampu memberi stimulus yang tepat guna membuat siswa benar-benar ingin melibatkan diri dalam pembelajaran dengan begitu potensi ketercapaian indikator-indikator yang direncanakan dalam setiap pembelajaran bisa tercapai.

Keberagaman karakter siswa dalam suatu kelas membuat guru harus mampu membaca dan memahami karakter siswa tersebut agar perencanaan pembelajaran bisa disusun sedemikian rupa untuk mengakomodasi seluruh karakter yang dimiliki siswa agar bisa berhasil dalam mengikuti pembelajaran.

Baca juga:
10 Cara Membangun Motivasi Belajar Peserta Didik
18 Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa

Salah satu metode yang bisa dilakukan oleh seorang guna membangkitkan semangat dan antusiasme siswa dalam pembelajaran adalah kemampuan guru dalam memberikan motivasi atau penguatan dalam proses pembelajaran.

Motivasi sendiri dalam pemahamannya dibagi dalam dua ranah yakni motivasi intrinsik atau biasa juga dikatakan sebagai motivasi yang bersumber dalam diri siswa, sedangkan motivasi ekstrinsik adalah suatu bentuk penguatan atau motivasi yang bersumber dari luar diri siswa.

Pada dasarnya motivasi yang mampu diberikan oleh guru adalah motivasi yang bersifat ekstrinsik namun bukan tidak mungkin motivasi yang bersifat ekstrinsik tersebut diakumulasi oleh siswa menjadi suatu bentuk motivasi yang bersifat intrinsik.

Berbicara mengenai manfaat motivasi dan penguatan ada beberapa manfaat pemberian motivasi bagi siswa baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun di kegiatan luar pembelajaran. apa saja manfaat motivasi/penguatan bagi siswa berikut ulasannya:

6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa

1. Membuat siswa semangat dalam mengikuti pembelajaran
Motivasi sangat berkaitan dengan stimulus yang membuat siswa menjadi terpacu, terdorong untuk melakukan sesuatu, bentuk motivasi yang bisa diberikan agar siswa semangat dalam mengikuti pembelajarn misalnya,  menjanjikan siswa hadiah jika berhasil menjawab semua soal dengan benar.

Selain itu motivasi yang terkadang sebagian menganggap hal tersebut sebagai hal sepele juga bisa membuat semangat belajar siswa menjadi bertambah; misalnya saja dengan memberi pujian seperti kamu pintar, kamu berbakat, kamu hebat dan lain sebagainya.

Intinya hal-hal sederhana yang jika disampaikan dengan benar pada saat yang tepat bisa menjadi titik awal munculnya tumbuhnya semangat belajar siswa.

2.Meminimalisir perasaan jenuh
Belajar pada akhirnya bisa mengantarkan siswa pada titik jenuh/bosan dalam mengikuti pelajaran, misalnya saja perasaan jenuh tersebut mudah muncul dalam diri siswa jika jam-jam pelajaran sudah agak siang/akhir-akhir pembelajaran.

Hal tersebut tak lepas dari berkurangnya stamina dan energi siswa sehingga membuat siswa menjadi kurang fokus dalam pembelajaran alhasil karena gagal dalam memahami suatu pelajaran siswa seterusnya akan merasa jenuh dan bosan dalam menerima materi pelajaran yang diajarkan.

Apalagi jika diakhir pembelajaran yang diajarkan pada siswa adalah mata pelajaran yang
membutuhkan daya konsentrasi yang tinggi seperti mata pelajaran matematika, sudah pasti jika tidak disertai dengan kemampuan memberi penguatan/motivasi pada siswa, akan membuat siswa mudah jenuh dalam pembelajaran.

Cara memotivasi siswa dalam belajar agar bisa menghilangkan kejenuhan yakni dengan melaksanakan pembelajaran yang menantang, misalnya kompetisi (lomba) antara siswa/antara kelompok, menerapkan model pembelajaran yang bersifat games edukatif.

3. Membantu siswa dalam menemukan mimpinya
Motivasi yang disampaikan dengan baik akan membuat siswa terpicu untuk mengeksplorasi bakat dan potensi yang ada dalam dirinya, dengan arahan atau penerapan keterampilan bertanya yang dilakukan guru akan membuat siswa menemukan gambaran tentang mimpi yang ingin mereka wujudkan yang sudah pasti hampir sesuai dengan bakat siswa tersebut

Misalnya saja bentuk motivasi pada siswa yang bisa membantu siswa tersebut dalam menemukan mimpinya yakni dengan bertanya pada siswa “kalian cita-citanya mau jadi apa?” siapa tokoh favorit kalian?, bagaimana cara agar mimpi kalian bisa terwujud dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang bisa memicu seorang siswa dalam menemukan cita-citanya.

4. Menumbuhkan sikap optimisme dalam diri siswa
Motivasi mampu memberi stimulasi positif bagi cara berpikir siswa, motivasi/penguatan yang tepat akan membuat siswa menjadi lebih visioner dan optimis dalam mewujudkan mimpinya. Misalnya saja motivasi sederhana seperti kata “kamu pasti bisa, kamu pasti menang, kamu pasti bisa juara.

Akumulasi dari perkataan-perkataan positif yang terus menerus didengar oleh siswa akan membuat mindset berpikirnya menjadi lebih positif dan yakin dengan kemampuan dirinya sendiri, sehingga perasaan pesimis dan rendah diri yang selama ini dia rasakan bisa berubah menjadi optimisme yang kuat.

5. Siswa akan menjadi eksploratif
Akumulasi dari penguatan/motivasi yang biasa diberikan oleh guru membuat siswa menjadi semangat dan termotivasi untuk bisa menjadi pribadi yang sukses, imbasnya yakni siswa akan menjadi lebih ekploratif atau dengan kata lain siswa akan berusaha untuk menggali dan memaksimalkan potensi dan kemampuan yang ada di dalam dirinya.

Sikap eksploratif yang ditunjukan siswa akan membuat siswa menjadi lebih kompeten dan berusaha mencari tantangan guna menguji/mengukur bakat dan minat yang dimilikinya. Siswa kemungkinan akan memiliki kemampuan berpikir kritis namun tetap realistis.

6. Mengajarkan siswa untuk tidak mudah menyerah
“Jangan takut gagal, harus berani dan melihat suatu masalah sebagai tantangan bukan rintangan, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya” adalah beberapa kata motivasi yang bisa mebangkitkan semangat juang siswa sehingga dia tidak akan mudah menyerah dengan berbagai permasalahan yang dia hadapi.

Karena seperti yang kita ketahui bahwasanya musuh terbesar dalam diri adalah rasa takut/mudah  menyerah, dengan motivasi yang baik siswa tidak akan mudah putus asa jika dihadapkan dengan berbagai hal, misalnya saja pelajaran yang menurutnya susah, kompetisi dll

Demikianlah 6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa, tulisan di atas merupakan hasil buah pemikiran penulis dan tidak bermaksud untuk medistorsi pendapat dari ahli, semogaartikelnya bermanfaat untuk anda.

Monday, 30 October 2017

8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar

8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar_ Membaca adalah gerbang dalam mengarungi kayanya khazanah ilmu pengetahuan, dengan membaca akan membuat seseorang siswa atau pelajar akan menjadi lebih memiliki lebih banyak wawasan.


Membaca sendiri memiliki banyak manfaat untuk pelajar/siswa sehingga sangat perlu untuk mengarahkan siswa/pelajar untuk rajin membaca, dan jikalau perlu kebiasaan membaca harus dijadikan sebagai kebiasaan/rutinitas bagi siswa dalam kesehariannya.

Oleh karena itu peranan seorang guru maupun orangtua dalam mengarahkan anak didiknya untuk rajin membaca sangat fundamental. Namun faktanya minat baca dikalangan siswa/pelajar masih kurang, tapi bukan berarti semua siswa memiliki minat baca yang rendah karena sebagian pelajar masih ada yang memiliki motivasi untuk membaca.

Fokus pada topik artikel kali ini yang membahas tentang faktor yang menjadi penyebab rendahnya motivasi membaca pada siswa/pelajar. Sebenarnya jika dianalisa secara komprehensif ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab rendahnya minat baca pada siswa/pelajar. Berikut ulasannya

8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar

1. Mudahnya memperoleh informasi yang instan
Jika dahulu untuk memperoleh informasi baik dalam mengerjakan tugas, seorang siswa harus membaca buku atau minimal ke perpustakaan guna mendapatkan informasi yang diharapkan, maka saat ini dengan keberadaan teknologi informasi (seperti mesin pencari; google, yahoo, baidu, uc browser) membuat siswa/pelajar dengan mudahnya menemukan informasi yang dia cari.

Kondisi yang serba instan tersebut bisa membangun pola pikir/mindset dalam diri siswa untuk mengandalkan keberadaan mesin pencari informasi tersebut (google, yahoo. Bing etc) sehingga membuat minat untuk belajar menjadi menurun.

Apalagi dalam menghadapi ujian, siswa bisa saja membawa smartphone/Hp ke dalam ruang ujian untuk selanjutnya digunakan untuk mencari jawaban dari soal-soal yang ada, kondisi yang demikian itulah yang bisa saja membuat siswa berpikir “untuk tidak perlu susah-susah belajar” toh semua informasi dengan mudah bisa didapatkan melalui internet.

2. Pengaruh sosial media
Sosial media memegang peranan yang besar dalam mempengaruhi minat belajar dan baca siswa, keberadaan facebook, twitter, BBM, WA sedikit banyaknya telah menyita waktu siswa/pelajar dalam mengaksesnya, alhasil waktu yang sebenarnya harus digunakan belajar dan membaca malah habis digunakan untuk mengakses sosial media.

Keberadaan sosial media ibaratkan candu yang membuat siswa/pelajar selalu ingin mengaksesnya.. sebagian pelajar menjadi lebih antusias dengan penggunaan sosial media ketimbang membaca dan belajar, hal tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan dan perlu antispasi yang tepat agar motivasi dan minat baca anak bisa kembali tumbuh.

3. Banyaknya hiburan (TV dan Youtube)
Selanjutnya hal yang bisa menjadi faktor penyebab minat baca pelajar menjadi berkurang adalah banyaknya tayangan-tayangan di televisi yang membuat anak mejadi lebih betah untuk menonton TV. Tayangan yang disiarkan di televisi sebagian kurang mendidik alhasil perilaku anak menjadi terpengaruhi.

Belum lagi kehadiran youtube yang membuat pelajar/siswa dengan leluasa bisa menonton tayangan yang dia sukai, kalau sudah seperti ini maka otomatis porsi waktu untuk belajar dan membaca semakin terkikis tergantikan oleh kehadiran teknologi informasi.

4. Guru dan orangtua kurang mendorong siswa untuk rajin membaca
Faktor selanjutnya yang kemungkinan menjadi penyebab motivasi membaca pelajar tidak meningkat yakni guru mamupun orangtua kurang memotivasi siswa untuk rajin membaca, motivasi yang dimaksud disini bukan sebatas motivasi dalam bentuk retorika lisan melainkan motivasi dengan memperlihatkan contoh nyata.

Maksudnya ialah agar siswa menjadi pribadi rajin membaca maka guru maupun orangtua terlebih dahulu harus memperlihatkan kebiasaan untuk selalu membaca dengan begitu kebiasaan para guru maupun orangtua bisa dicontoh oleh anak didiknya.

5. Sarana/media membaca yang kurang
Keberadaan sumber belajar yang masih minim (perpustakaan, taman baca dll) membuat siswa sulit untuk mengembangkan minatnya untuk membaca, karena untuk membaca sejatinya butuh sumber/media.

Oleh karena itu, keberadaan sarana  membaca (perpustakaan, taman baca) yang memadai bisa memicu munculnya semangat membaca dalam diri siswa.

6. Konsep membaca yang diajarkan tidak bervariasi
Metode dalam menstimulasi siswa agar termotivasi untuk membaca harus bervariatif agar siswa/pelajar menganggap kegiatan membaca tersebut sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan.

Jangan hanya fokus mendidik siswa untuk membaca di dalam ruangan, namun kegiatan membaca bisa dilakukan di alam terbuka agar kondisi psikis anak saat membaca selalu senang dan gembira.

Kegiatan membaca bisa dilakukan saat sedang tamasya, pikinik,  bahkan kegiatan membaca bisa dikombinaskan dengan sebuah games agar anak menjadi lebih antusias dalam membaca.

7. Pengaruh pergaulan yang kurang positif
Salah satu hal yang kita ketahui bersama bahwasanya sebagian pelajar/siswa saat ini mulai terpengaruh pergaulan bebas, sehingga satu sama lain mulai salin meniru dan tak sedikit pergaulan bebas tersebut mengarah ke arah negatif, alahasil sebagain generasi muda bangsa mulai mengalami disorientasi tujuan.

8. Pengaruh game
Terakhir yang bisa menjadi penyebab dari berkurangya minat baca dari sebagian siswa/pelajar adalah keberadaan game, baik di PC, PS/Nintendo dan di android membuat anak menjadi maniak game sehingga aktivitas membuka buku jarang dilakukan.

Demikianlah 8 Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca Pada Siswa dan Pelajar menurut penulis, tulisan di atas merupakan hasil buah pikir penulis, jadi jika ada kesalahan/ hal yang kurang tepat mohon diberi saran dan masukan.

Monday, 23 October 2017

8 Cara Mengajarkan Pelajaran Matematika Agar Mudah dimengerti Siswa

8 Cara Mengajarkan Pelajaran Matematika Agar Mudah dimengerti Siswa_ Pelajaran matematika merupakan salah satu cabang dari displin ilmu pengetahuan, penggunaan ilmu matematika sangat banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, hal tersebut lantas membuat matematika menjadi hal yang perlu untuk dipelajari/diajarkan, termasuk dalam lingkup pendidikan/sekolah.


Setiap mata pelajaran mempunyai kerumitan tersendiri dalam mengajarkannya, termasuk pelajaran matematika, berbeda dengan pelajaran lainnya seperti, IPA, PKN dan Olahraga yang ruang lingkup pembelajarannya yang bersifat kongkret. Namun pelajaran matematika merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat abstrak, sehingga perlu metode, teknik, pendekatan tertentu untuk mengajarkannya.

Baca juga: 10 Model Pembelajaran Matematika di SD

Selain itu pelajaran matematika juga memiliki mindset tersendiri bagi sebagian siswa, misalnya saja sebagian siswa berpikiran bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit untuk dipelajari, oleh karena itu untuk mengubah paradigma tersebut matematika harus diajarkan dengan cara yang menyenagkan agar siswa bisa tertarik atau bahkan menikmati belajar matematika.

Lantas hal apa saja yang perlu dilakukan dalam mengajarkan matematika agar siswa cepat dalam mengerti/memahami materi yang diajakrkan? Berikut ulasannya

8 Cara mengajarkan matematika agar mudah dimengerti siswa

1. Mengajarkan matematika dengan konsep yang benar
Seperti yang kita ketahui bahwa matematika adalah ilmu yang abstrak, jadi pemahaman konsep yang benar tentang materi yang akan/sedang diajarkan menjadi kunci sukses bagi guru dalam membuat siswa paham tentang materi tersebut.

 Misalnya saja konsep tentang bilangan/angka, sebut saja angka”1” merupakan sebuah lambang bilangan sedangkan “satu” merupakan nama bilangan sehingga agar konsep tentang satu tersebut bisa dikonkretkan maka dibutuhkan media/alat peraga untuk menjelaskan pada siswa.

Misalnya saja kita mengambil satu biji pisang/apel/rambutan untuk berusaha mengubah nilai satu yang tadinya abstrak menjadi lebih konkret. Sehingga konsep tentang nilai angka satu tersebut bisa dipahami siswa, jika dalam pelajaran lain menggunakan tagline kontekstual maka dalam matematika kita gunakan tagline konseptual yakni dari suatu konsep nyata dan telah dimenegerti siswa menuju konsep yang abstrak

2. Mengambil contoh media/alat peraga yang dekat dengan kehidupan siswa
Selanjutnya tips dalam mengajarkan matematika agar siswa dengan mudah mengerti yakni dengan menggunakan peraga/penggabaran yang lekat dengan kehiupan siswa, misalnya saja ketika sedang mengajarkan tentang persegi panjang maka media/peraga yang konkret yang bisa gunakan yakni dengan menunjukan bentuk papan tulis (papan tulis biasanya berbentuk persegi panjang) atau permukaan meja belajar siswa (biasanya juga berbentuk persegi panjang)

Atau misalnya saja dalam mengajarkan materi segitiga, maka dengan memperlihatkan atap rumah bagian depan/sekolah maka pasti akan konkret/nyata sehingga siswa dengan mudah akan memahami tentang materi tersebut. Selanjutnya jika mengajarkan materi tentang bangun ruang maka tidak ada salahnya menjadikan ruang kelas anda sebagai medianya.

3. Aplikasikan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar
Selain itu yang mesti diperhatikan oleh guru adalah penerapan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Model, metode, teknik dan pendekatan yang tidak sinkron dengan materi pelajaran matematika justru menyebabkan disorientasi tujuan pembelajaran.

Usahakan  penggunaan model, metode, teknik dan pendekatan yang memiliki bentuk “games/permainan” agar pembelajaran bisa mejadi lebih menyenangkan bagi siswa sehingga mindset siswa yang dulunya menganggap  pelajaran matematika merupakan sebuah mata pelajaran yang membosankan menjadi lebih positif dengan mata pelajaran matematika.

4. Mengukur pemahaman awal siswa terhadap materi yang akan diberikan
Salah satu hal yang bisa membuat pikiran/semangat siswa buntu adalah materi yang diajarkan membuatnya gagal paham diawal materi alhasil pada materi-materi selanjutnya siswa terlanjur tidak mengerti. Maka dari itu sangat penting untuk menggali atau mengecek pemahaman siswa tentang materi yang akan diajarkan.

Jikalau memang siswa masih belum sepenuhnya paham dengan materi sebelumnya yang terkait materi yang akan diajarkan maka tidak ada salahnya sedikit merefleksi materi tersebut agar materi yang akan diajarkan bisa disinkronkan dengan pemahaman siswa dengan begitu pemahaman siswa bisa jadi lebih sistematis.

5. Memotivasi siswa agar melihat pelajaran mtematika sebagai sebuah tantangan bukan rintangan
Penanaman mindset yang tepat pada siswa akan berimplikasi bersar terhadap paradigma siswa terhadap mata pelajaran matematika tersebut, sehingga sangat penting untuk memberikan motivasi maupun inspirasi yang bisa membangkitkan semangat siswa untuk belajar matematika

Salah satu caranya yakni dengan mensugesti siswa bahwasanya matematika bukanllah rintangan yang sulit untuk dilalui melainkan sebuah tantangan yang siap untuk ditaklukkan, dengan begitu siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar matematika.

6. Teori dan praktik
Agar siswa mudah mengerti dengan pelajaran/materi matematika yang sedang diajarkan maka yang diharus dilakukan yakni dengan menyeimbangkan antara teori yang diajarkan dengan praktik/latihan mengerjakan soal-soal matematika, seperti sebuah ungkapan “practice make is perfect”.
Dengan senantiasa mengiringi materi pelajaran dengan praktek aplikatif maka siswa akan lebih mudah mahamami dan mengetahuan yang diterima akan lebih bermakna.

7. Jedah/istirahat
Berhubung matematik marupakan ilmu yang berhubungan erat dengan rumus-rumus, angka-angka maka disarankan untuk melakukan perenggangan atau refreshing setiap kali satu pokok bahasan telah selesai diajarkan.

Hal tersebut bertujuan agar pikiran siswa tidak terlalu tegang/stress ketika sedang menerima materi pelajaran, 4-5 menit bisa mejadi waktu yang cukup dalam merecovery pikiran siswa agar bisa kembali fresh dalam menerima materi pelajaran matematika yang sedang diajarkan.

8. Evaluasi diakhir pembelajaran
Untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pelajaran matematika yang anda ajarkan bisa dilakukan dengan memberikan evaluasi diakhir pelajaran, tingkat pemahaman siswa akan tergambar pada hasil evaluasi tersebut dan jika masih ada siswa yang belum sepenuhnya memahami materi bisa dilakukan sesi tanya jawab di akhir pembelajaran.

Demikianlah 8 tips yang bisa anda coba aplikasikan dalam mengajarkan matematika agar siswa anda bisa lebih cepat paham atau mengerti dengan materi yang anda ajarkan. Semog bermanfaat.

Friday, 20 October 2017

11 Cara Agar Tidak Stress Menghadapi UN dan UASBN

11 Cara Agar Tidak Stress Menghadapi UN dan UASBN _ Ujian nasional (UN) dan ujian akhir sekolah berstandar nasional adalah salah satu aspek yang menentukan kelulusan siswa, UN dan UASBN sendiri dilaksanakan mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA.



Pelaksanaan UN dan UASBN terkadang memunculkan masalah tersendiri bagi beberapa siswa. Sebagian siswa ada yang merasa deg-degan saat menjelang UN dan tak sedikit pula siswa yang merasa cemas/stress ketika dihadapkan pada istilah ujian nasional.

Baca juga: 17 Cara Agar Sukses Menghadapi UN Dan UASBN

Perasaan cemas atau stress saat menghadapi ujian nasional maupun ujian akhir sekolah berstandar nasional bisa disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya;

Faktor yang bisa menjadi pemicu stress saat hendak menghadapi UN dan UASBN


1. perasaan khawatir jangan sampai tidak sukses/lulus saat mengikuti UN
Bisa dikatakan bahwa sebagian besar siswa kemungkinan akan merasa deg-degan saat akan menghadapi ujian nasional, hal tersebut bisa disebabkan oleh tekanan psikologis yang muncul akibat perasaan takut akan tidak lulus saat mengikuti ujian nasional.

2. Merasa tidak percaya diri dengan kemampuan diri sendiri
Kurangnya rasa percaya diri terhadap kemampuan diri sendiri terkait kesuksesan menghadapi ujian nasional menjadi penyebab lain sehingga terkadang membuat siswa merasa stress saat menjelang ujian nasional.

3. Luasnya materi pelajaran yang harus dikuasai
Dalam ujian nasional (UN dan UASBN) ada beberapa mata pelajaran yang  diujikan, dan materinya meliputi pelajaran dari kelas awal sampai kelas akhir, kebayang bukan betapa luasanya materi yang harus dipelajari siswa. Materi yang begitu luas terkadang memicu munculnya perasaan frustasi dalam diri siswa untuk belajar.

4. Jangka waktu belajar yang tidak maksimal
Waktu belajar yang singkat dan materi pelajaran yang harus dikuasai begitu luas bisa menyebabkan munculnya perasaan stress dalam diri siswa, apalagi jika waktu pelaksanaan UN/UASBN sudah semakin dekat, alhasil siswa bisa merasa acuh tak acuh lagi untuk belajar.

Lantas bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi atau mengatisipasi agar tidak merasa stress menghadapi ujian nasional? Setidaknya ada beberapa cara atau tisp yang harus dipahami oleh siswa agar perasaan cemas/stress menghadapi UN bisa diminimalisir atau dihilangkan. Berikut ulasannya

Cara Agar Tidak Stress Menghadapi UN dan UASBN

1. Memahami prosedur kelulusan dari sekolah
Hal yang pertama yang harus dipahami oleh siswa agar tidak terlanjur stress menghadapi ujian nasional adalah bahwasanya ujian nasional bukannlah 100% penentu kelulusan, jika dulu penentu kelulusan 100% adalah nilai dari ujian nasional maka saat ini penentu kelulusan adalah akumulasi dari nilai ujian nasional dan nilai dari sekolah.

Sehingga meskipun nilai yang didapat saat ujian nasional rendah namun nilai yang diperoleh dari sekolah tinggi tetap memungkinkan siswa untuk lulus, namun dengan memahami prosedur kelulusan bukan berarti anda bisa santai/bermalas-malasan untuk mengahadapi UN akan tetapi tetap berusaha mendapat nila terbaik dalam UN tetap harus menjadi prioritas utama.

2. Melihat ujian nasional sebagai tantangan bukan rintangan

Agar anda bisa bersemangat dalam menghadapi ujian nasional maka persepsi yang harus anda tanamkan dalam pikiran anda yakni dengan menggambarkan bahwa ujian nasional merupakan tantangan untuk menguji seberapa besar kemampuan anda.

Dengan melihat ujian nasional sebagai tantangan untuk meningkatkan kemampuan anda maka perasaan semangat, serius, optimis akan muncul dalam diri anda untuk bisa menaklukan tantangan tersebut.

3. Merangkum materi pelajaran
Seperti yang dijelaskan di atas bahwa luasanya materi pelajaran yang harus dipelajari terkait ujian nasional kadang membuat siswa merasa stress, sehingga sangat tepat dalam menyiasati keluasan materi ujian nasional dengan membuat rangkuman tiap mata pelajaran ujian nasional.

Dengan begitu anda akan lebih mudah mempelajari setiap materi pelajaran dan yang pastinya akan membuat waktu belajar anda menjadi lebih efisien.

4. Belajar individu dan kelompok
Selanjutnya agar tidak merasa stress saat akan ujian nasional yakni melakukan metode pembelajaran yang bervariasi, misalnya belajar mandiri dan belajar kelompok. Belajar mandiri memungkinkan anda untuk bisa fokus dan tenang dalam belajar sedangkan belajar memungkinkan anda menemukan banyak ide dan gagasan dari teman belajar anda sehingga bisa menjadi bekal saat mengikuti ujian nasional

5. Porsir waktu belajar dengan bijak
Terkadang siswa akan mengenjot waktu belajarnya saat pelaksanaan ujian nasional semakin dekat sehingga terkadang waktu belajar yang lama bisa memunculkan perasaan yang stress maka dari itu porsi belajar harus ditentukan dengan bijaksana agar hal yang buruk/negatif bisa dihindari

6. Liburan/refrehsing
Beberapa hari sebelum ujian sdilaksanakan tidak ada salahnya anda menyempatkan diri anda berlibur/refreshing ditempat yang tenang dan indah agar bisa mengembalikan level pikiran anda ketingkat alpha (rileks dan santai) nmuan usahakan pilih saja lokasi/destinasi liburan yang dekat dan tidak berbahaya, hal tersebut untuk mengantisiapasi kemungkinan yang tidak diinginkan.

Setelah anda memahami hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi perasaan gelisah/stress menjelang ujian selanjutnya kita akan sedikit membahas seputar tips agar tidak stress saat sedang ujian nasional; berikut ulasannya

Tips agar tidak stress saat ujian nasional berlangsung

1. Datang secepat mungkin ke lokasi ujian
Langkah antisifatif harus dilakukan agar tidak mengalami stress saat ujian nasional yakni dengan datang beberapa menit/jam dilokasi ujian sebelum ujian nasional, kebayang bukan jika kita terlambat saat ujian dan waktu tinggal sedikti untuk mengerjakan soal-soal UN maka kemungkinan besar akan membuat anda stress.

2. bersikap tenang dan santai 
Saat menjawab soal ujian nasional usahakan bersikap tenang dan santai, kurangi perasaan tegang dan gelisah, angaplah diri anda bisa, mampu, sanggup, yakin bisa menjawab semua soal ujian nasional tersebut dengan benar dan tepat waktu.

3. Mulai dari soal yang paling mudah terlebih dahulu
Usahakan dalam menjawab soal  mulailah dari soal yang paling sederhana dan mudah agar pikiran/otak anda tidak langsung shock, dengan memilih soal yang mudah terlebih dahulu kemudian soal dengan level sedang dan selanjutnya soal dengan level susah membuat kerja otak dapat terstruktur (sistematis)

4. Menghela nafas dan merenggakan tubuh/badan
Disela-sela waktu menjawab soal usahakan merenggakan badan/tubuh anda sembari menghela nafas dengan perlahan agar kondisi pikiran anda yang mulai pusing/kacau bisa kembali tenang

5. Sesekali alihkan padangan ke objek yang jauh
Agar mata anda tidak sakit atau terganggu karena terlalu fokus pada layar komputer, sesekali bisa anda alihkan pandangan ke objek lain atau bisa juga dengan mengedip-ngedipkan mata.

Demikianlah 11 Cara Agar Tidak Stress Menghadapi UN dan UASBN, semoga bisa bermanfaat untuk adik-adik sehingga bisa sukses UN dan UASBN

Wednesday, 11 October 2017

6 Cara atau Metode Dalam Membentuk Kelompok Diskusi dan Kelompok Belajar

6 Cara atau metode dalam membentuk kelompok diskusi dan kelompok belajar_ Salah metode belajar yang efektif dalam menumbuhkan semangat belajar siswa adalah dengan menerapkan metode diskusi, metode diskusi mengajarkan siswa bagaimana membangun komunikasi dengan teman kelompoknya, belajar bekerjasama, menghargai pendapat teman kelompoknya dan bertanggung jawab dengan tugas kelompok yang diberikan namun tetap dalam arahan dan bimbingan dari gurunya.


Antusiasme siswa yang belajar kelompk akan semakin terlihat ketika ada kegiatan perlombaan/kompetisi dengan kelompok lain, sehingga setiap kelompok akan berusaha memberikan penampilan terbaik agar bisa menjadi juara/pemenang.

Baca juga:

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

Dalam membentuk kelompok belajar/kelompok diskusi juga bisa menggunakan beberapa metode atau cara pengelompokkan, apa saja metode pembagian kelompok yang biasa diguakan? Berikut beberapa ulasannya

6 Cara atau metode dalam membentuk kelompok diskusi dan kelompok belajar  
1. Metode menghitung
Cara atau metode pertama yang bisa dicoba dalam membentuk kelompok diskusi/kelompok belajar yakni dengan cara menghitung, misalnya saja akan dibentuk 5 kelompok, maka siswa diminta berhitung dari 1-5.
Siswa yang duduk dibagian depan mulai menghitung angka 1 dilanjutkan dengan siswa yang ada didekatnya dengan angka 2  kemudian siswa yang ada didekatnya menyebut akngka 3 dan begitu seterusnya sampai angka 5.

Jika sudah sampai angka 5, siswa selanjutnya kembali menghitung mulai dari angka 1-5 sampai semua siswa dalam kelas telah memiliki no.urut/kepala, selanjutnya siswa yang memiliki no.urut/kepala yang sama  menjadi teman satu kelompok

2. Metode memilih sendiri teman kelompok
Selanjutnya metode yang juga biasa digunakan dalam memilih teman kelompok yakni dengan memberi kebebasan pada siswa untuk memilih sendiri teman kelompoknya, namun metode ini terkadang menimbulkan beberapa masalah.

Misalnya saja ada beberapa siswa yang tidak dipilih untuk menjadi kelompok tertentu, alhasil haus dilakukan pembentukan kelompok ulang, siswa biasanya akan membentuk kelompok bersama teman akrabnya/teman gengnya.

3. Kelompok homogen
Metode ini adalah suatu pembentukan kelompok yang mengelompokkan siswa yang sejenis, misalnya saja siswa laki-laki satu kelompok dengan siswa laki-laki, begitupun dengan siswa perempuan dikelompokkan dengan perempuan semuanya.

4. Kelompok heterogen
Kelompok heterogen adalah kelompok yang dibentuk berdasarkan beberapa pertimbangan, misalnya jenis kelamin, kepintaran, latar belakang, suku dan agama. Dalam satu kelompok anak yang pintar dikelompokkan dengan anak yang kurang pintar, anak yang kaya dikelompokkan dengan anak yang kurang mampu, anak yang berasal dari suku berbeda dijadikan satu kelompok.

Metode kelompok heterogen cukup baik dalam mendidik anak untuk saling menghargai satu sama lain, saling membantu satu sama lain. Kelompok heterogen sangat tepat dalam mengajarkan nilai-nilai kebersamaan pada anak tanpa melihat latar belakang siswa tersebut, peringkat dalam kelas, suku dan agamanya.

5. metode undian
Cara membentuk kelompok dengan metode undian yakni dengan mengetahui terlebih dahulu jumlah siswa yang ada di dalam kelas, selanjutnya menetukan jumlah kelompok yang akan dibentuk. Misalkan saja dalam kelas ada 20 siswa dan akan dibentuk 5 kelompk maka dibuat gulungan kertas yang bernomorkan angka 1 sebanyak 4, bernomorkan angka 2 sebanyak 4, bernomorkan angka 3 sebanyak 4 buah, bernomorkan angka 4 sebanyak 4 buah dan bernomorkan angka 5 sebanyak 4 buah.

Selanjutnya siswa diminta satu persatu untuk mengambil masing-masing satu gulungan kertas, dan siswa yang mendapat angka sama otomatis menjadi satu kelompok.

6. Kelompok besar dan kelompok kecil
Pembentukan kelompok besar dan kelompok kecil tergantung materi pelajaran yang akan dilakukan, kelompok kecil biasanya terdiri dari 2-4 orang perkelompok sedangkan kelompok besar terdiri dari 5-10 angggota kelompok. Dalam diskusi kelompok kecil kemungkinan akan lebih efektif.

Demikianlah 6 Cara atau Metode dalam membagi kelompok yang bisa anda coba lakukan dalam kelas anda, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Monday, 9 October 2017

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran_ Dalam setiap proses pembelajaran pastinya selalu ada tujuan belajar yang hendak untuk dicapai, agar tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan maksimal, pendidik/guru harus mampu medesain/menyusun konsep pembelajaran yang menarik sehingga siswa terpancing untuk melibatkan diri dalam proses pembelajaran.


Jika dulu, kita mengenal istilah metode belajar dengan pola teacher center maka saat ini paradigma tersebut mulai berubah, penekanan pembelajaran saat ini lebih ditekankan pada keaktifan siswa dalam proses pembelajaran atau biasa disebut dengan istilah student center.

Baca juga:
6 Cara Agar Siswa Tidak Bosan Mengikuti pembelajaran di Sekolah  
4 Dampak Positif dan Negatif Media Sosial Bagi Pelajar
6 Cara atau Metode Dalam Membentuk Kelompok Diskusi dan Kelompok Belajar 

Namun untuk membuat siswa bersemangant dan termotivasi dalam proses belajar bukan hl yang mudah akan tetapi bukan berarti tidak bisa, oleh karena itu aagar siswa bisa termotivasi untuk belajar dan aktif dalam proses belajar, seorang guru dituntut menggunakan model atau metode dalam setiap pembelajaran.

Dalam memilih model dan metode pembelajaran harus disesuaikan dengan materi pelajaran yang akan dipelajari agar terjadi korelasi/kecocokan dengan begitu tujuan pembelaran bisa tercapai dengan maksimal.

Lantas model dan metode belajar apa saja yang bisa membuat siswa menjadi lebih bergairah dalam mengikuti pelajaran? Berikut ulasannya

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

1. Metode Diskusi/kerja kelompok
Metode belajar pertama yang bisa anda coba dalam proses belajar guna meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar siswa adalah metode diskusi. Metode diskusi memberi kesempatan pada siswa untuk saling bertukar pikiran dengan teman kelompoknya, mengajarkan siswa untuk bekerjasama dan bertanggungjawab dengan tugas yang diberikan.

Selain itu metode diskusi juga melatih siswa menjadi pribadi yang komunikatif dan menjadi pribadi yang menerima pendapat temannya khususnya pendapat teman kelompoknya serta melatih siswa melakukan interaksi dengan teman sebaya.

2. Pembelajaran berbasis masalah
Selanjutnya model pembelajaran yang cukup efektif dalam meransang anak untuk terlibat aktif dalam pembelajaran adalah model pembelajaran berbasis masalah. Konsep dari model pembelajaran berbasis masalah yakni dengan mengemukakan suatu masalah kepada siswa untuk diselesaikan proses penyelesain masalahnya dilakukan baik dalam bentuk team maupun perorangan.

Model pembelajaran berbasis masalah melatih anak untuk berpikir kritis dan kreatif serta mengajarkan anak untuk menjadi pribadi yang pantang menyerah dalam menjalankan tugas yang diberikan. Namun hal yang patut diperhatikan dalam menerapkan model pembelajaran berbasis masalah adalah permasalahan yang diangkat haruslah hal yang menarik dan menantang bagi siswa.

3. Metode kompetisi
Metode pembelajaran yang mengadopsi bentuk perlombaan/kompetisi dalam proses belajar juga baik dalam memicu siswa untuk terlibat dalam pembelajaran, hal tersebut tak lepas dari kecendrungan sebagian siswa untuk bisa menjadi seorang pemenang, sehingga jika ada kompetisi mereka akan berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya guna menjadi siswa pemenang.

Namun dalam pengaplikasinnya metode kompetisi butuh pendampingan dari guru karena biasanya kompetisi yang dilakukan oleh anak jika tidak mendapat pengawsan dari gurunya bisa mengarah pada kompetisi yang negatif, dengan adanya pengawasan dan pendampingan dari guru maka anak akan belajar menjadi pribadi yang menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran.

4. Pertanyaan terbuka
 Selanjutnya tips yang juga bisa anda coba untuk terapkan dalam proses belajar mengajar guna membuat siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran yakni dengan memancing siswa dengan mengajukan pertanyaan yang bersifat eksploratif.

Maksud dari pertanyaan eksploratif yakni pertanyaan yang mengarahkan siswa untuk berusaha berpikir dan merenung agar bisa menjawab pertanyaaan tersebut. Misalnya saja “Ada yang tahu nggak.....(bla bla bla), Menurut kamu.... (bla bla bla), Siapa yang menjelaskan... (bla bla bla) dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang bisa memancing siswa untuk terlibat dalam pembelajaran.

Tugas guru dalam metode ini sebagai yakni mediator, fasilitator dan motivator. Guru hanya memberi gambaran umun tentang materi pembelajaran, selebihnya siswa dipancing untuk berpikir lebih jauh tentang materi pelajaran melalui pertanyaan-pertanyaan eksploratif yang diajukan oleh guru pada siswanya.

5. Model pembelajaran eksperimen/percobaan
Porsi materi dan praktik dalam suatu proses belajar sebaiknya berimbang atau 50:50, hal tersebut tak lepas dari kecendrungan sebagian siswa yang lebih menyukai praktik/eksperimen ketimbang hanya disuguhi teori atau konsep semata.

Study by doing (belajar dengan melakukan) adalah konsep pembelajaran dimana siswa akan lebih memaknai suatu materi pelajaran jika pembelajaran tersebut disertai dengan percobaan/eksperimen/demonstrasi.

Agar materi bisa maksimal dipahami oleh siswa maka konsep materi pelajaran yang akan dipraktikan harus benar-benar dipahami/dikuasai siswa dengan begitu praktik/realisasi dari konsep tersebut bisa maksimal.

Demikianlah 5 Model dan Metode Belajar yang dapat mengaktifkan siswa dalam mengikuti pembelajaran yang bisa anda coba aplikasikan dalam proses belajar mengajar. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda.

Wednesday, 4 October 2017

4 Dampak Positif dan Negatif Media Sosial Bagi Pelajar

4 Dampak Positif dan Negatif Media Sosial Bagi Pelajar _ Kemajuan teknologi adalah hal yang tak bisa dihindarkan lagi, berbagai lini dalam kehidupan telah terkena imbas dari kemajuan teknologi , dampak yang ditimbulkan bisa bersifat positif maupun negatif, hal tersebut sangat tergantung pada pengguna teknologi tersebut. Salah satu produk dari kemajuan teknologi adalah munculnya sosial media yang berbasis internet/online.


Sosial media mengalami kemajuan yang sangat pesat, jika pada awalnya sosial media seperti facebook, twitter, G+, BBM, whatssapp, Telegram hanya digunakan sebagai media untuk komunikasi, ajang mencari teman, membangun komunitas namun dewasa ini soyusial media telah bertransformasi menjadi ladang bisnis, mulai dari media pemasaran produk, barang dan lain-lain
Selain itu pengguna sosial media tidak hanya terbatas pada orang dewasa saja namun bahkan sebagian anak usia remaja, anak-anak sudah mahir menggunakan sosial media yang notabene masih masuk dalam kategori pelajar.

Baca juga:
Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

Keberadaan sosial media bagi pelajar menjadi problemitaka tersendiri, ibaratkan pisau yang bermata dua, jika pelajar tidak bijak dalam menggunakannya bisa saja memunculkan efek negatif bagi mereka, akan tetapi selain dampak negatif ada juga beberapa dampak positif yang bisa dihadirkan dalam penggunaanya.

Lantas apa saja Dampak positif dan negatif media sosial bagi pelajar, berikut ulasannya yang sengaja kami himpun untuk anda

Dampak positif dan negatif media sosial bagi pelajar


1. Media bersosialisasi

Walaupun kegiatan sosialisasi bersifat maya namun media sosial seperti facebook, twitter, G+, BBM, whatssapp, Telegram telah memberi andil besar dalam upaya membangun komunikasi para penggunanya termasuk para pelajar.

2. Membangun komunitas belajar

Selanjutnya dampak positif dari keberadaan media sosial bagi pelajar yakni menjadi ajang untuk membagun komunitas belajar, misalnya saja group bahasa inggris, komunitas belajar dan yang paling memudahan para anggota komunitas yakni untuk melakukan interaksi dengan para anggota komunitas tidak meski tatap muka langsung namun bisa melalui chat via media sosial

3. Menambah pertemanan

Salah fitur yang ada dalam sosial media facebook, twitter, G+, BBM, whatssapp, Telegram yakni adanya fitur untuk menambah pertemanan sehingga pengguna bisa mencari teman-temannya yang lain dengan menggunakan media sosial yang sama dengan yang dia gunakan. Bahkan teman yang sudah terpisah/tidak melakukan komunikasi sejak lama bisa kembali dipertemukan melalui bantuan sosial media
.
4. Melek teknologi

Dampak positif lainnya dari sosial media bagi anak remaja/pelajar yakni memberi pengetahuan pelajar tentang teknologi, sehingga pelajar bisa lebih peka dengan kemajuan teknologi. Hal tersebut bisa menjadi dorongan pelajar untuk belajar lebih dalam seputar teknolog.

Dampak negatif media sosial bagi pelajar


1. Keterbukaan informasi

Dampak negatif media sosial bagi pelajar yakni adanya keterbukaan informasi yang ada dalam media sosial tersebut, sebut saja dalam facebook ada begitu banyak informasi yang sejatinya belum layak untuk di komsumsi oleh pelajar namun karena tidak filterisasi jadi siapapun bisa melihatnya.

2. Konten dewasa

Tak dapat dipungkiri keberadaan media sosial juga terkadang disusupi dengan adanya konten-kontn dewasa yang belum bisa dikomsumsi oleh usia sekolah/remaja, sehingga hal tersebut sangat riskan dalam memberi efek negatif bagi pelajar, apalagi pelajar belum memiliki filter yang kuat dalam menyeleksi konten yang sebetulnya tidak pantas untuk mereka lihat.

3. Kecanduan media sosial

Efek yang sangat terasa dan sangat kental terlihat dari keberadaan media sosial yakni munculnya pribadi-pribadi yang mulai ketergantungan untuk menggunakan media sosial atau dengan kata lain mengalami kecanduan untuk bermain media sosial, alhasil aktivitas para pelajar yang lain tak kalah pentingnya menjadi terabaikan.

4. Melemahnya sikap sosialWalaupun dinamakan media sosial namun sejatinya dalam kondisi real media sosial membuat sebagian orang termasuk pelajar menjadi pribadi yang tidak terlalu memerhatikan lingkungan sosialnya, mereka sibuk mengakses berbagai media sosial yang dimiliki sehingga berinterkasi dalam lingkungannya mulai kurang, sehingga ada ungkapan yang mengatakan media sosial mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat

Demikianlah 4 Dampak positif dan negatif media sosial bagi pelajar yang penulis sempat bagi untuk anda, semoga bermanfaat.

Saturday, 8 July 2017

6 Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah

Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah_ Tahun ajaran baru berarti sekolah-sekolah akan kedatangan wajah-wajah baru yang akan mulai mengecap pendidikan di bangku sekolah atau dengan kata lain sekolah akan kedatangan murid-murid baru untuk menuntut ilmu.

6 Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah

Di tahun ajaran baru sekolah-sekolah baik itu tingkat SD, SMP dan SMA akan diwarnai oleh wajah-wajah baru pada murid baru yang tentunya akan cukup merasa asing dengan suasana sekolah barunya.

Baca juga: 9 Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa

Sehingga kesan awal yang baik kepada murid baru akan menjadi nilai positif agar untuk membuat para murid baru tersebut merasa nyaman dan betah di sekolah barunya. Guru adalah sosok yang memiliki peranan yang subtansial dalam mengasosiasi para murid tersebut agar mereka bisa cepat beradaptasi dan bersosialisasi dengan sesama murid baru, dengan kakak kelasnya maupun dengan seluruh stackholder yang ada di sekolah tersebut.

Lantas langkah atau cara apa saja yang bisa anda lakukan dalam meyambut dan menghadapi murid baru tersebut agar mereka bisa merasa senang ketika berada di sekolah? Berikut beberapa tips yang bisa anda coba aplikasikan.

6 Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah

1. Memberi kesan baik dan hangat pada murid baru
Tips pertama yang bisa anda lakukan dalam rangka menyambut dan menghadapi siswa-siswi baru yakni dengan bersikap baik dan hangat. Oleh karena itu seorang guru dianjurkan dalam menghadapi siswa-siswi baru agar bersikap lemah lembut, hangat dan bersahabat dengan para siswa baru.

Bersikap lemah lembut dan bersahabat dengan siswa baru cukup urgent guna menanamkan mindset dalam pikiran anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan, sehingga siswa-siswi baru tersebut merasa betah dan nyaman di sekolah.

2. Hindari sikap mengintimidasi siswa
Tak dapat dipungkiri bahwa karakter setiap siswa sangat beragam begitu pula halnya dengan karakter siswa-siswi baru, misalnya saja yang memiliki sikap sabar, pemalu, nakal, usil dan lain-lain. Namun dalam menagatasi berbagai karakter murid tersebut sangat disarankan untuk menghindari sikap mengintimidasi guna meredam perilaku kurang baik yang ditunjukan oleh murid tersebut.

Selain itu melakukan kekerasan fisik guna mengintimidasi perilaku siswa baru sebaiknya tidak dilakukan namun yang lebih tepat adalah mengamati/membaca karakter anak yang nakal tersebut guna mencari solusi yang lebih persuasif dalam merubah kebiasaanya tersebut.

3. Bersikap adil terhadap semua siswa baru
Diantara para siswa baru pastinya  memiliki latar belakang yang berbeda, baik dari segi latar belakang budaya yang berbeda, ekonomi, sosial dan suku. Maka sebaiknya seorang guru mengabaikan perbedaan-perbedaan tersebut dalam memperlakukan murid anda, jangan karena anak tersebut merupakan anak bupati, camat, kepala desa dan lain-lain sehingga anda memperlakukannya lebih istimewa.

Baca juga: 6 Keistimewaan Menjadi Seorang Guru

Sikap adil terhadap setiap siswa tanpa memandang latar belakang bisa menciptakan rasa adil dalam setiap diri siswa, dengan diperlakukan sama maka siswa bisa lebih nyaman dalam belajar sehingga mereka bisa mengeksplorasi kemampuannya dengan maksimal.

4. Lakukan metode belajar yang bervariasi
Menghadapi murid baru dalam proses belajar, sebaiknya dilakukan dengan penerapan metode belajar yang bervariasi sehingga siswa bisa merasa senang dan gembira ketika belajar, alhasil anak akan selalu rindu dan betah untuk belajar di sekolah.

Hindarkan menerapkan metode belajar yang monoton karena hal tersebut bisa membuat siswa cepat merasa bosan dalam mengikuti pelajaran, alhasil materi pelajaran tidak bisa maksimal dipahami oleh siswa.

5. Sabar dalam mengajar dan mendidik siswa
Selanjutnya cara menghadapi siswa baru adalah dengan bersikap sabar, karena bisa dipastikan murid baru yang anda ajar masih minim dengan pemahaman dengan materi pelajaran yang akan anda ajarkan sehingga sangat disarankan kepada anda sebagai guru untuk bersikap sabar dan tenang dalam mengajar para siswa tersebut.

Gunakanlah bahasa yang paling mudah dimengerti oleh para murid-murid anda agar materi pelajaran yang anda ajarkan bisa dipahami dengan mudah, karena pada hakikatnya mengajar dan mendidik murid ibaratkan seperti anda sedang mengasa pisau yang membutuhkan beberapa waktu sehigga pisau tersebut bisa menjadi tajam.

6. Mengenalkan kepada siswa dengan berbagai elemen yang ada di sekolah
Terakhir hal yang bisa dilakukan untuk menyambut dan mengahdapi siswa baru yakni dengan memperkenalkan pada siswa berbagai elemen dan stackholder yang ada di sekolah tersebut, hal tersebut guna membuat siswa lebih cepat dalam beradaptasi.

Demikianlah Tips menyambut dan menghadapi siswa baru agar merasa nyaman serta betah di sekolah yang bisa anda pratikkan dalam meyambut siswa-siswi baru di sekolah anda

Saturday, 17 June 2017

Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018 Untuk SD, SMP dan SMA

Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018 Untuk SD, SMP dan SMA _ Artikel ini sengaja ditulis oleh admin karena melihat ada beberapa pihak yang mencoba mencari tahu kapan sih atau tanggal berapa dan bulan berapa tahun ajaran baru dimulai pada tahun 2017.

source: websitependidikan.com

Salah satu alasan seseorang mencoba mencari tahu hari pertama masuk sekolah, salah satunya agar bisa emmpersiapkan sedini mungkin segala keperluan sekolah dan perlengkapan sekolah yang dibutuhkan.

Baca juga: Jadwal libur sekolah tahun ajaran 2017/2018

Lantas ditahun ajaran 2017/2018 ini, kapan hari pertama masuk sekolah bagi siswa SD, SMP dan SMA? untuk mengetahui jawabannya, berikut ulasannya;

Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018 Untuk SD, SMP dan SMA

Bedasarkan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah khusunya yang membidangi pendidikan menetapkan bahwa;

Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2017/2018 untuk SD, SMP dan SMA 

Masuk sekolah dimulai pada hari senin tanggal 17 Juli tahun 2017 dan berakhir pada 6 juni 2018

Jumlah hari belajar efektif 

jumlah hari belajar efektif yakni 214 hari

Jumlah minggu efektif

32 minggu dalam 2 semester

Demikianlah artikel tentang Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018 Untuk SD, SMP dan SMA, semoga bermanfaat.

Saturday, 10 June 2017

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2017 Terapkan Sistem Zonasi



Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2017 Terapkan Sistem Zonasi
Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat. Dalam permendikbud tersebut, diatur mengenai sistem zonasi yang harus diterapkan sekolah dalam menerima calon peserta didik baru.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017, dengan menerapkan sistem zonasi, sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah paling sedikit sebesar 90 persen dari total jumlah peserta didik yang diterima. Domisili calon peserta didik tersebut berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling lambat enam bulan sebelum pelaksanaan PPDB.

Radius zona terdekat ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kondisi di daerah tersebut. Kemudian sebesar 10 persen dari total jumlah peserta didik dibagi menjadi dua kriteria, yaitu lima persen untuk jalur prestasi, dan lima persen untuk peserta didik yang mengalami perpindahan domisili. Namun, sistem zonasi tersebut tidak berlaku bagi sekolah menengah kejuruan (SMK).
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, sistem zonasi merupakan implementasi dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pentingnya pemerataan kualitas pendidikan.

“Semua sekolah harus jadi sekolah favorit. Semoga tidak ada lagi sekolah yang mutunya rendah,” ujar Mendikbud dalam acara Sosialisasi Peraturan Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Rabu (7/5/2017). Acara sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 200 kepala dinas pendidikan provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.

Dalam Permendikbud ini memang disebutkan bahwa seleksi PPDB pada kelas VII SMP dan kelas X SMA/SMK mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar. Urutan prioritas itu adalah: 1. Jarak tempat tinggal ke sekolah sesuai dengan ketentuan zonasi; 2. Usia; 3. Nilai hasil ujian sekolah (untuk lulusan SD) dan Surat Hasil Ujian Nasional atau SHUN (bagi lulusan SMP); dan 4. Prestasi di bidang akademik dan non-akademik yang diakui sekolah sesuai dengan kewenangan daerah masing-masing. 

PPDB bertujuan untuk menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan. 

PPDB dapat dilakukan dengan dua acara. Pertama, pendaftaran melalui jejaring (daring/online), yaitu melalui laman (website) resmi PPDB daerah masing-masing. Kedua, pendaftaran melalui luring (luar jaringan/offline), yaitu dengan mendaftar langsung ke sekolah. Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah wajib mengumumkan secara terbuka proses pelaksanaan dan informasi PPDB, antara lain terkait persyaratan, seleksi, daya tampung, dan hasil penerimaan peserta didik baru.

Masyarakat diharapkan dapat mengawasi dan melaporkan pelanggaran dalam pelaksanaan PPDB melalui kanal pelaporan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota masing-masing. Pengaduan terkait PPDB juga bisa melalui laman: http://ult.kemdikbud.go.id . (Desliana Maulipaksi).

Source: Kemendikbud.go.id

Sunday, 14 May 2017

Jadwal Libur Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018

Jadwal Libur sekolah Tahun Ajaran 2017/2018 _ Salah satu hal yang sering ditanyakan oleh siswa maupun guru adalah jadwal libur sekolah, hal tersebut dinilai cukup wajar, mengingat aktivitas belajar mengajar selama 5-6 hari selama seminggu di sekolah, baik dari pihak siswa maupun guru membuat hari libur sekolah menjadi hal yang sangat istimewa dan selalu dinanti-nanti.

Jadwal Libur Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018
source:Newsth.com
Dalam tahun pelajaran 2017/2018, setidaknya ada beberapa jadwal liburan sekolah, selain libur sekolah pada hari minggu, masih banyak lagi liburan sekolah lainnya pada tahun ajaran 2017/2018. Hal tersebut bisa menjadi kabar gembira bagi guru maupun siswa, yang berharap untuk mengisi waktu liburan sekolah tersebut dengan melakukan kegiatan menyenangkan bersama kerabat, teman dan keluarga.

Baca juga: 11 Tips merencanakan liburan bersama keluarga

Penasaran jadwal liburan sekolah yang ada pada tahun ajaran 2017/2018, berikut kalender pendidikan untuk tahun ajaran 2017/2018 yang bisa menjadi pedoman dalam melhat jadwal libur sekolah pada periode tahun ajaran 2017/2018.

Download Jadwal Libur Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018.
Untuk lebih jelasnya anda bisa mendownload kalender pendidikan di bawah ini, agar bisa lebih mendalami dan mengingat dengan jelas jadwal libur sekolah tahun 2017/2018.