Showing posts with label GURU. Show all posts
Showing posts with label GURU. Show all posts

Saturday, 11 November 2017

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru_ Profesi guru adalah sebuah profesi yang bisa dikatakan memiliki tantangan tersendiri, seorang guru dituntut untuk memiliki multiple intelegenci (kecerdasan jamak), soalnya guru merupakan model, ikon dan contoh untuk anak didiknya, sehingga sangat penting bagi guru selain memiliki kemampuan hard skill juga sebaiknya membekali diri dengan kompetensi softskill.



Berbicara masalah komptensi, seorang guru mestinya mampu mengupdate pemahahan dan pengetahuan yang dimilikinya agar bisa relevan dengan dengan kemajuan dan tuntutan zaman, salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan oleh seorang guru agar bisa menjadi guru yang profesional yakni kemampuan dalam menguasai dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai penunjang dalam proses belajar.

Baca juga: 7 Contoh Pembelajaran Yang Menyenangkan

Pengusaan teknologi oleh seorang tenaga pendidik/guru sangat erat kaitannya dengan kemampuan softskill, lantas dalam bidang teknologi serta aspek lainnya, kemampuan softskill apa saja yang sebaiknya dipelajari oleh guru? Berikut ulasannya

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru
1. Kemampuan dalam mengoperasikan komputer/laptopTak bisa dipungkiri lagi bahwasanya peranan media (komputer/laptop) dalam pembelajaran sangat besar, selain itu penggunaan media komputer dalam pembelajaran terbilang cukup efektif dan efisien serta bisa membuat situasi pembelajaran menjadi lebih kontekstual.

Namun beberapa guru pada kenyataanya masih ada yang belum terlalu paham dalam menggunakan komputer, hal ini mengisyaratkan perlunya dilakukan pelatihan bagi guru agar lebih expert dalam menggunakan media, terutama komputer.

2. Kemampuan dalam mengakses data yang bersifat onlinePenerapan sistem data yang bersifat database yakni pengelolaan data terpadu membuat guru harus memiliki kemmapuan softskill dalam melakukan akses ke situs-situs pemerintah yang menampung data-data pendidik dan peserta didik, sebut saja dapodik, simpkb dll

Selain itu sumber-sumber belajar dan informasi yang kebanyakan beredar via online menjadi alasan tersendiri tentang pentingnya seorang guru dalam memahami tata cara melakukan browsing di internet agar informasi yang beredar bisa diserap maksimal oleh guru.

3. Kemampuan dalam merancang perangkat pembelajaranMengajar menjadi salah satu tugas utama guru, akan tetapi agar pembelajaran yang direncanakan bisa berjalan baik serta dapat mencapai tujuan pembelajaran yang direncanakan maka seorang guru sebaiknya memiliki komptensi dalam merancang perangkat pembelajaran.

Perangkat pembelajaran sendiri terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), buku siswa dll.

4. Kemampuan dalam menggunakan media komunikasiMembangun komunikasi yang baik dengan relasi/sesama guru dan anak didik adalah hal yang perlu dilakukan oleh guru, media komunikasi yang terus mengalami inovasi diharapkan mampu diikuti perkembanganya oleh para guru.

Jika selama ini komunikasi hanya sebatas melalui SMS dan telepon, maka saat ini komunikasi tidak sebatas itu saja akan tetapi mulai merambah dalam ranah penggunaan aplikasi, sebuat saja WhatsApp, Massenger, BBM, Line dan Telegram. Maka dari itu seorang guru sebaiknya bisa uptodate agar tidak tertinggal dalam hal penggunaan media komunikasi.

5. Kemampuan dalam membina organisasi kesiswaanPramuka, osis, sispala, PMR dll merupan contoh organisasi kesiswaan dan organisasi kesiswaan tersebut tidak bisa berjalan maksimal tanpa peran seorang guru. Kemampuan dalam membina organisasi kesiswaan juga tidak kalah pentingnya untuk dikuasai guru.

Pasalnya lembaga-lembaga kesiswaan bisa memberi efek positif bagi peserta didik dan sangat berperan dalam membentuk karakter peserta didik.

6. Kemampuan berwirausahaJabatan sebagai seorang guru memiliki jangka waktu tertentu, sehingga sangat penting bagi seorang guru untuk mencari pekerjaan/sumber penghasilan yang bisa menjadi alternatif ketika dia nantinya sudah pensiun/tidak mengajar lagi.

Selain itu gaji guru yang terbilang tidak terlalu tinggi bisa menjadi alasan kenapa seorang guru harus belajar berwirausaha.

Demikianlah 6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru, artikel di atas merupakan buah pemikiran dari penulis, jika ada yang salah/kurang tepat maka mohon diberi masukan/saran

Thursday, 2 November 2017

Syarat dan Cara mendaftar PPG dalam Jabatan (PPGJ) Tahun 2017

Syarat dan Cara mendaftar PPG dalam Jabatan (PPGJ) Tahun 2017 _ Bagi anda yang berstatus sebagai guru dan berminat untuk mengikuti pendidikan profesi guru dalam jabatan (PPGJ),  pemerintah berdasarkan dengan PP Nomor 19 tahun 2017 tentang perubahan peraturan pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru Pasal 66 ayat (1) yang menyatakan bahwa, bagi guru  dalam jabatan yang diangkat sampai akhir tahun 2015 dan sudah memiliki kualifikasi S-1/D-IV tetapi belum memperoleh sertifika pendidik dalam memperoleh sertifikat pendidik melalui pendidikan profesi guru (PPG).


Syarat Mengikuti Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
Berdasarkan PP Nomor 19 tahun 2017 adapun syarat untuk mengikuti PPG adalah sebagai berikut;
1. Berstatus sebagai guru tetap
2. Kualifikasi akademik S-1/D-IV

Cara pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
1. Data calon peserta PPGJ diambil dari data dapodik per tanggal 31 juli 2017, data tersebut dimasukkan ke dalam aplikasi pendataan calon peserta PPG
2.  Guru melakukan komfirmasi kesedian sebagai calon peserta PPG dalam jabatan ke dalam aplikasi melalui situs http://simpkb.id menggunakan akun individu masing-masing dan mengunggah pindai (hasil scan) ijazah asli S-1/D-IV ke aplikasi pendataan tersebut. Informasi lebih lengkap seputar pendataan bisa dibaca disitus tersebut.
a. Silahkan login ke situs simpkb.id dan cek apakah anda termasuk peserta yang terjaring/terpilih untuk mengikuti PPG dalam jabatan, jika terpilih maka akan muncul gambar seperti di bawah ini setelah anda login di akun simpkb anda


b. Jika telah muncul gambar seperti diatas pada saat anda login di akun simpkb, maka selanjutnya jika anda berminat mendaftar PPG dalam jabatan klik menu mendaftar.

c. Baca dengan seksama persyarayan untuk bisa mendaftar pendidikan profesi guru dalam jabatan, jika anda memenuhi syarat berminat iku PPGJ maka silahkan klik menu mendaftar

d. Selanjutnya isi semua biodata dan berkas yang menjadi persyarstan dalam mendaftar pendidikan profesi guru dalam jabatan (PPGJ)

e. Jika formulir pendafraran telah dilakukan maka akan muncul pemberitahuan seperti gambar di atas

3. Guru harus menetapkan bidang studi yang akan diikuti dalam PPG, ketentuan penetapan bidang studi adalah linier dengan kualifikasi akdemis S-1/D-IV yang dimiliki. Daftar linieritas bidang studi dapat dilihat di situs simpkb.

Jadwal Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ) sendiri dimulai pada tangga 1 November 2017 sampai tanggal 20 November 2017.

Surat edaran resmi


Untuk panduan secara lengkap bagaimana cara mendaftar PPG dalam jabatan 2017 silahkan download melalui link berikut (Download)

Demikianlah Syarat dan Cara mendaftar PPGJ tahun 2017, semoga bermanfaat untuk anda



Saturday, 28 October 2017

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017_ Bagi anda yang belum lulus dalam kegiatan uji kompetensi guru (UKG) uang  pada tahap pertama sekarang bisa bergembira karena pemerinta telah merilis jadwal pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang ke-2 tahun 2017.

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017_
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang yang ke-2, akan dilaksanakan mulai tangga 6 - 12 November tahun 2017, hal ini bisa menjadi moment bagi peserta UKG agar dalam kesempatan UKG ulang ke-2 ini bisa lulus 100%.

Cara cek peserta UKG ulang
Bagi anda yang mengetahui apakah terdaftar sebagai peserta dalam pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang yang ke-2 tahun 2017 bisa mengecek naman anda melalui link di bawah ini:

Situs: Cek peserta UKG ulang 2017
Ata juga melalui link ini: http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php

Setelah anda mengklik link di atas maka akan muncul gambar seperti ini;


setelah muncul seperti gambar diatas, selanjutnya silahkan masukkan no.seri NUPTK anda

Downloand kisi-kisi UKG ulang ke-2
Sebagai bahan materi dalam menghadapi UKG ulang yang ke-2 anda bisa mendownload kisi-kisi UKG ulang di link di bawah ini


Setelah link di atas anda klik maka maka muncul gambar seperti di bawah ini

Kalau sudah muncul gambar seperti di atas,selanjutnya pilih materi kisi-kisi UKG yang ingin anda download dan klik selanjutnya akan muncul gambar seperti di bawah ini
Setelah muncul menu seperti di atas silahkan klik menu unduh untuk download dan klik menu gambar mata untuk lihat file

Demikianlah Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017, semoga bermanfaat untuk anda



Monday, 23 October 2017

8 Cara Mengajarkan Pelajaran Matematika Agar Mudah dimengerti Siswa

8 Cara Mengajarkan Pelajaran Matematika Agar Mudah dimengerti Siswa_ Pelajaran matematika merupakan salah satu cabang dari displin ilmu pengetahuan, penggunaan ilmu matematika sangat banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, hal tersebut lantas membuat matematika menjadi hal yang perlu untuk dipelajari/diajarkan, termasuk dalam lingkup pendidikan/sekolah.


Setiap mata pelajaran mempunyai kerumitan tersendiri dalam mengajarkannya, termasuk pelajaran matematika, berbeda dengan pelajaran lainnya seperti, IPA, PKN dan Olahraga yang ruang lingkup pembelajarannya yang bersifat kongkret. Namun pelajaran matematika merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat abstrak, sehingga perlu metode, teknik, pendekatan tertentu untuk mengajarkannya.

Baca juga: 10 Model Pembelajaran Matematika di SD

Selain itu pelajaran matematika juga memiliki mindset tersendiri bagi sebagian siswa, misalnya saja sebagian siswa berpikiran bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit untuk dipelajari, oleh karena itu untuk mengubah paradigma tersebut matematika harus diajarkan dengan cara yang menyenagkan agar siswa bisa tertarik atau bahkan menikmati belajar matematika.

Lantas hal apa saja yang perlu dilakukan dalam mengajarkan matematika agar siswa cepat dalam mengerti/memahami materi yang diajakrkan? Berikut ulasannya

8 Cara mengajarkan matematika agar mudah dimengerti siswa

1. Mengajarkan matematika dengan konsep yang benar
Seperti yang kita ketahui bahwa matematika adalah ilmu yang abstrak, jadi pemahaman konsep yang benar tentang materi yang akan/sedang diajarkan menjadi kunci sukses bagi guru dalam membuat siswa paham tentang materi tersebut.

 Misalnya saja konsep tentang bilangan/angka, sebut saja angka”1” merupakan sebuah lambang bilangan sedangkan “satu” merupakan nama bilangan sehingga agar konsep tentang satu tersebut bisa dikonkretkan maka dibutuhkan media/alat peraga untuk menjelaskan pada siswa.

Misalnya saja kita mengambil satu biji pisang/apel/rambutan untuk berusaha mengubah nilai satu yang tadinya abstrak menjadi lebih konkret. Sehingga konsep tentang nilai angka satu tersebut bisa dipahami siswa, jika dalam pelajaran lain menggunakan tagline kontekstual maka dalam matematika kita gunakan tagline konseptual yakni dari suatu konsep nyata dan telah dimenegerti siswa menuju konsep yang abstrak

2. Mengambil contoh media/alat peraga yang dekat dengan kehidupan siswa
Selanjutnya tips dalam mengajarkan matematika agar siswa dengan mudah mengerti yakni dengan menggunakan peraga/penggabaran yang lekat dengan kehiupan siswa, misalnya saja ketika sedang mengajarkan tentang persegi panjang maka media/peraga yang konkret yang bisa gunakan yakni dengan menunjukan bentuk papan tulis (papan tulis biasanya berbentuk persegi panjang) atau permukaan meja belajar siswa (biasanya juga berbentuk persegi panjang)

Atau misalnya saja dalam mengajarkan materi segitiga, maka dengan memperlihatkan atap rumah bagian depan/sekolah maka pasti akan konkret/nyata sehingga siswa dengan mudah akan memahami tentang materi tersebut. Selanjutnya jika mengajarkan materi tentang bangun ruang maka tidak ada salahnya menjadikan ruang kelas anda sebagai medianya.

3. Aplikasikan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar
Selain itu yang mesti diperhatikan oleh guru adalah penerapan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Model, metode, teknik dan pendekatan yang tidak sinkron dengan materi pelajaran matematika justru menyebabkan disorientasi tujuan pembelajaran.

Usahakan  penggunaan model, metode, teknik dan pendekatan yang memiliki bentuk “games/permainan” agar pembelajaran bisa mejadi lebih menyenangkan bagi siswa sehingga mindset siswa yang dulunya menganggap  pelajaran matematika merupakan sebuah mata pelajaran yang membosankan menjadi lebih positif dengan mata pelajaran matematika.

4. Mengukur pemahaman awal siswa terhadap materi yang akan diberikan
Salah satu hal yang bisa membuat pikiran/semangat siswa buntu adalah materi yang diajarkan membuatnya gagal paham diawal materi alhasil pada materi-materi selanjutnya siswa terlanjur tidak mengerti. Maka dari itu sangat penting untuk menggali atau mengecek pemahaman siswa tentang materi yang akan diajarkan.

Jikalau memang siswa masih belum sepenuhnya paham dengan materi sebelumnya yang terkait materi yang akan diajarkan maka tidak ada salahnya sedikit merefleksi materi tersebut agar materi yang akan diajarkan bisa disinkronkan dengan pemahaman siswa dengan begitu pemahaman siswa bisa jadi lebih sistematis.

5. Memotivasi siswa agar melihat pelajaran mtematika sebagai sebuah tantangan bukan rintangan
Penanaman mindset yang tepat pada siswa akan berimplikasi bersar terhadap paradigma siswa terhadap mata pelajaran matematika tersebut, sehingga sangat penting untuk memberikan motivasi maupun inspirasi yang bisa membangkitkan semangat siswa untuk belajar matematika

Salah satu caranya yakni dengan mensugesti siswa bahwasanya matematika bukanllah rintangan yang sulit untuk dilalui melainkan sebuah tantangan yang siap untuk ditaklukkan, dengan begitu siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar matematika.

6. Teori dan praktik
Agar siswa mudah mengerti dengan pelajaran/materi matematika yang sedang diajarkan maka yang diharus dilakukan yakni dengan menyeimbangkan antara teori yang diajarkan dengan praktik/latihan mengerjakan soal-soal matematika, seperti sebuah ungkapan “practice make is perfect”.
Dengan senantiasa mengiringi materi pelajaran dengan praktek aplikatif maka siswa akan lebih mudah mahamami dan mengetahuan yang diterima akan lebih bermakna.

7. Jedah/istirahat
Berhubung matematik marupakan ilmu yang berhubungan erat dengan rumus-rumus, angka-angka maka disarankan untuk melakukan perenggangan atau refreshing setiap kali satu pokok bahasan telah selesai diajarkan.

Hal tersebut bertujuan agar pikiran siswa tidak terlalu tegang/stress ketika sedang menerima materi pelajaran, 4-5 menit bisa mejadi waktu yang cukup dalam merecovery pikiran siswa agar bisa kembali fresh dalam menerima materi pelajaran matematika yang sedang diajarkan.

8. Evaluasi diakhir pembelajaran
Untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pelajaran matematika yang anda ajarkan bisa dilakukan dengan memberikan evaluasi diakhir pelajaran, tingkat pemahaman siswa akan tergambar pada hasil evaluasi tersebut dan jika masih ada siswa yang belum sepenuhnya memahami materi bisa dilakukan sesi tanya jawab di akhir pembelajaran.

Demikianlah 8 tips yang bisa anda coba aplikasikan dalam mengajarkan matematika agar siswa anda bisa lebih cepat paham atau mengerti dengan materi yang anda ajarkan. Semog bermanfaat.

Sunday, 15 October 2017

7 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru)

7 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru) _ UTN merupakan singkatan dari ujian tulis nasional, UTN sendiri merupakan fase final yang harus dilalui oleh para peserta pendidikan profesi guru (PPG) agar bisa mendapatkan sertifikat pendidik. Mendengar kata UTN mungkin akan membuat peserta pendidikan profesi guru (PPG) menjadi harap-harap cemas, soalnya peserta UTN hanya bisa mengikuti tes UTN maksimal 3X dan jika masih gagal/belum lulus peserta sebenrnya masih bisa ikut pada tes selanjutnya tapi dengan catatan menggunakan dana pribadi.



Hal yang agak lucu dari istilah UTN atau ujian tulis nasional karena pada pelaksanaanya menggunakan sistem komputerisasi, jadi agak janggal jika dikatakan sebagai ujian tulis nasional karena penggunaan alat tulis (pensil dan pulpen) tidak diterapkan. Oleh karena pemerintah diharapkan lebih kreatif dalam membuat istilah agar maknanya tidak menjadi ambigu.

Baca juga: Potensi Dan Keuntungan Mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG)

Menghadapi UTN PPG tidak perlu dijadikan beban pikiran apalagi merasa khawatir tidak lulus UTN, cukup nikmati prosesnya dan berjuang dengan sepenuh hari. Kembali ke tema artikel kita, tentang tips apa saja sih yang bisa dilakukan agar bisa sukses UTN PPG. Berikut beberapa tips yang bisa anda coba aplikasikan dalam rangka menghadapi ujian tulis nasional pendidikan profesi guru (PPG).

7 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru)

1. Berdoa
Bukan rahasia umum lagi jika dalam setiap melakukan sesuatu harus senantiasa diiringi dengan doa, termasuk dalam rangka menghadapi UTN PPG dan yang paling penting jangan pernah malu meminta kepada orangtua, saudara, kerabat dan teman untuk didoakan karena kita tidak pernah tahu doa dari siapa yang akan allah ijabah agar urusan kita dimudahkan. Sebaliknya perbanyak mendoakan orang-orang disekitar anda agar bisa sukses dalam karir/hidupnya karena kebaikan yang sama akan allah berikan untuk diri kita.

2. Belajar mandiri dan kelompok
Setiap orang memiliki potensi yang berbeda perihal kemampuan menangkap pelajaran, ada yang membutuhkan suasana tenang dan nyaman agar apa yang dia pelajari mampu dipahami dengan baik. Namun adapula yang lelbih mudah memahami sesuatu apabila dilakukan bersama-sama.

Namun pada dasarnya belajar mandiri dan kelompok adalah sebuah metode belaja yang masing-masing memiliki keunggulan tersendiri, belajar kelompok memungkinkan munculnya banyak ide, gagasan, inovasi, solusi dan memicu tumbuhnya semangat belajar. Begitu pula dengan belajar mandiri yang membuat seseorang akan merasa rileks dan enjoy sehingga materi pelajaran  bisa dengan mudah diserap.

3. Membuat rangkuman setiap materi pelajaran
Seperti yang kita ketahui bersama bahwasanya setiap jurusan/prodi yang mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) memiliki jenis soal ujian yang berbeda oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui jenis soal ujian/mata pelajaran yang biasanya diporsir untuk jurusan anda. Setelah mengetahui mata pelajaran yang muncul maka saatnya membuat rangkuman setiap mata pelajaran agar lebih memudahkan anda dalam belajar.Dengan adanya rangkuman setiap mata pelajaran yang biasanya menjadi soal ujian dalam UTN membuat waktu anda lebih efisien dan efektif.

4. Mempelajari Kisi-kisi UTN
Kisi-kisi merupakan gambaran umun tentang tipe soal yang akan muncul dalam ujian tulis nasional, sehingga sangat penting untuk mengetahui kisi-kisi dari soal ujian tulis nasional (UTN) hal tersebut bertujuan agar anda bisa lebih fokus mempelajari soal yang kemungkinan akan muncul saat UTN dengan berpedoman pada kisi-kisi UTN tersebut.

Namun sebagai langkah antisipatif tidak ada salahnya mempelajari materi yang tidak tercantum dalam kisi-kisi UTN tersebut yang kita prediksi akan muncul saat UTN dan jangan lupa memperbanyak memperlajari materi yang jarang anda dapat agar UTN anda bisa sukses.

5. Gunakan analisis Swot
Kelebihan, kelemahan, peluang dan tantangan pada diri anda adalah suatu hal yang bisa anda analisa. Maka dari itu mulailah untuk mengukur/membaca/memetakan apa saja kelebihan, kelemahan, peluang dan tantangan pada diri anda yang terkait dengan UTN. Refleksi diri berguna untuk memperhitungkan segala kemungkinan agar apa yang diharapkan bisa tercapai dengan maksimal.

6. Mengembangkan soal try out
Materi-materi try out yang terkait dengan ujian tulis nasional (UTN) bisa anda perluas atau kembangkan cakupan materinya namun tetap berpedoman pada kisi-kisi UTN agar penguasaan materi anda semakin luas.

7. Jaga kesehatan
Hal yang tidak kalah penting menjelang UTN adalah menjaga kesehatan/performance karena mesikpun pengusaan materi anda sudah sempurna namun kesehatan anda mengalami gangguan maka sedikit banyaknya akan memberi dampak kurang baik bagi anda. Oleh karena itu istirahat yang cukup, mengkomsumsi makanan yang bergizi sangat berperan dalam menjaga daya tahan tubuh anda.
Demikianlah 8 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru) semoga bermanfaat bagi anda.

Source: A. Wahyuni S.Pd.Gr (peserta PPG UNM angkatan IV)

Wednesday, 11 October 2017

6 Cara atau Metode Dalam Membentuk Kelompok Diskusi dan Kelompok Belajar

6 Cara atau metode dalam membentuk kelompok diskusi dan kelompok belajar_ Salah metode belajar yang efektif dalam menumbuhkan semangat belajar siswa adalah dengan menerapkan metode diskusi, metode diskusi mengajarkan siswa bagaimana membangun komunikasi dengan teman kelompoknya, belajar bekerjasama, menghargai pendapat teman kelompoknya dan bertanggung jawab dengan tugas kelompok yang diberikan namun tetap dalam arahan dan bimbingan dari gurunya.


Antusiasme siswa yang belajar kelompk akan semakin terlihat ketika ada kegiatan perlombaan/kompetisi dengan kelompok lain, sehingga setiap kelompok akan berusaha memberikan penampilan terbaik agar bisa menjadi juara/pemenang.

Baca juga:

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

Dalam membentuk kelompok belajar/kelompok diskusi juga bisa menggunakan beberapa metode atau cara pengelompokkan, apa saja metode pembagian kelompok yang biasa diguakan? Berikut beberapa ulasannya

6 Cara atau metode dalam membentuk kelompok diskusi dan kelompok belajar  
1. Metode menghitung
Cara atau metode pertama yang bisa dicoba dalam membentuk kelompok diskusi/kelompok belajar yakni dengan cara menghitung, misalnya saja akan dibentuk 5 kelompok, maka siswa diminta berhitung dari 1-5.
Siswa yang duduk dibagian depan mulai menghitung angka 1 dilanjutkan dengan siswa yang ada didekatnya dengan angka 2  kemudian siswa yang ada didekatnya menyebut akngka 3 dan begitu seterusnya sampai angka 5.

Jika sudah sampai angka 5, siswa selanjutnya kembali menghitung mulai dari angka 1-5 sampai semua siswa dalam kelas telah memiliki no.urut/kepala, selanjutnya siswa yang memiliki no.urut/kepala yang sama  menjadi teman satu kelompok

2. Metode memilih sendiri teman kelompok
Selanjutnya metode yang juga biasa digunakan dalam memilih teman kelompok yakni dengan memberi kebebasan pada siswa untuk memilih sendiri teman kelompoknya, namun metode ini terkadang menimbulkan beberapa masalah.

Misalnya saja ada beberapa siswa yang tidak dipilih untuk menjadi kelompok tertentu, alhasil haus dilakukan pembentukan kelompok ulang, siswa biasanya akan membentuk kelompok bersama teman akrabnya/teman gengnya.

3. Kelompok homogen
Metode ini adalah suatu pembentukan kelompok yang mengelompokkan siswa yang sejenis, misalnya saja siswa laki-laki satu kelompok dengan siswa laki-laki, begitupun dengan siswa perempuan dikelompokkan dengan perempuan semuanya.

4. Kelompok heterogen
Kelompok heterogen adalah kelompok yang dibentuk berdasarkan beberapa pertimbangan, misalnya jenis kelamin, kepintaran, latar belakang, suku dan agama. Dalam satu kelompok anak yang pintar dikelompokkan dengan anak yang kurang pintar, anak yang kaya dikelompokkan dengan anak yang kurang mampu, anak yang berasal dari suku berbeda dijadikan satu kelompok.

Metode kelompok heterogen cukup baik dalam mendidik anak untuk saling menghargai satu sama lain, saling membantu satu sama lain. Kelompok heterogen sangat tepat dalam mengajarkan nilai-nilai kebersamaan pada anak tanpa melihat latar belakang siswa tersebut, peringkat dalam kelas, suku dan agamanya.

5. metode undian
Cara membentuk kelompok dengan metode undian yakni dengan mengetahui terlebih dahulu jumlah siswa yang ada di dalam kelas, selanjutnya menetukan jumlah kelompok yang akan dibentuk. Misalkan saja dalam kelas ada 20 siswa dan akan dibentuk 5 kelompk maka dibuat gulungan kertas yang bernomorkan angka 1 sebanyak 4, bernomorkan angka 2 sebanyak 4, bernomorkan angka 3 sebanyak 4 buah, bernomorkan angka 4 sebanyak 4 buah dan bernomorkan angka 5 sebanyak 4 buah.

Selanjutnya siswa diminta satu persatu untuk mengambil masing-masing satu gulungan kertas, dan siswa yang mendapat angka sama otomatis menjadi satu kelompok.

6. Kelompok besar dan kelompok kecil
Pembentukan kelompok besar dan kelompok kecil tergantung materi pelajaran yang akan dilakukan, kelompok kecil biasanya terdiri dari 2-4 orang perkelompok sedangkan kelompok besar terdiri dari 5-10 angggota kelompok. Dalam diskusi kelompok kecil kemungkinan akan lebih efektif.

Demikianlah 6 Cara atau Metode dalam membagi kelompok yang bisa anda coba lakukan dalam kelas anda, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.