Showing posts with label GURU. Show all posts
Showing posts with label GURU. Show all posts

Monday, 4 December 2017

6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa

6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa_ Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang bisa membuat siswa aktif dan terlibat dalam pembelajaran, pembelajaran yang baik harus mampu memberi stimulus yang tepat guna membuat siswa benar-benar ingin melibatkan diri dalam pembelajaran dengan begitu potensi ketercapaian indikator-indikator yang direncanakan dalam setiap pembelajaran bisa tercapai.

Keberagaman karakter siswa dalam suatu kelas membuat guru harus mampu membaca dan memahami karakter siswa tersebut agar perencanaan pembelajaran bisa disusun sedemikian rupa untuk mengakomodasi seluruh karakter yang dimiliki siswa agar bisa berhasil dalam mengikuti pembelajaran.

Baca juga:
10 Cara Membangun Motivasi Belajar Peserta Didik
18 Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa

Salah satu metode yang bisa dilakukan oleh seorang guna membangkitkan semangat dan antusiasme siswa dalam pembelajaran adalah kemampuan guru dalam memberikan motivasi atau penguatan dalam proses pembelajaran.

Motivasi sendiri dalam pemahamannya dibagi dalam dua ranah yakni motivasi intrinsik atau biasa juga dikatakan sebagai motivasi yang bersumber dalam diri siswa, sedangkan motivasi ekstrinsik adalah suatu bentuk penguatan atau motivasi yang bersumber dari luar diri siswa.

Pada dasarnya motivasi yang mampu diberikan oleh guru adalah motivasi yang bersifat ekstrinsik namun bukan tidak mungkin motivasi yang bersifat ekstrinsik tersebut diakumulasi oleh siswa menjadi suatu bentuk motivasi yang bersifat intrinsik.

Berbicara mengenai manfaat motivasi dan penguatan ada beberapa manfaat pemberian motivasi bagi siswa baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun di kegiatan luar pembelajaran. apa saja manfaat motivasi/penguatan bagi siswa berikut ulasannya:

6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa

1. Membuat siswa semangat dalam mengikuti pembelajaran
Motivasi sangat berkaitan dengan stimulus yang membuat siswa menjadi terpacu, terdorong untuk melakukan sesuatu, bentuk motivasi yang bisa diberikan agar siswa semangat dalam mengikuti pembelajarn misalnya,  menjanjikan siswa hadiah jika berhasil menjawab semua soal dengan benar.

Selain itu motivasi yang terkadang sebagian menganggap hal tersebut sebagai hal sepele juga bisa membuat semangat belajar siswa menjadi bertambah; misalnya saja dengan memberi pujian seperti kamu pintar, kamu berbakat, kamu hebat dan lain sebagainya.

Intinya hal-hal sederhana yang jika disampaikan dengan benar pada saat yang tepat bisa menjadi titik awal munculnya tumbuhnya semangat belajar siswa.

2.Meminimalisir perasaan jenuh
Belajar pada akhirnya bisa mengantarkan siswa pada titik jenuh/bosan dalam mengikuti pelajaran, misalnya saja perasaan jenuh tersebut mudah muncul dalam diri siswa jika jam-jam pelajaran sudah agak siang/akhir-akhir pembelajaran.

Hal tersebut tak lepas dari berkurangnya stamina dan energi siswa sehingga membuat siswa menjadi kurang fokus dalam pembelajaran alhasil karena gagal dalam memahami suatu pelajaran siswa seterusnya akan merasa jenuh dan bosan dalam menerima materi pelajaran yang diajarkan.

Apalagi jika diakhir pembelajaran yang diajarkan pada siswa adalah mata pelajaran yang
membutuhkan daya konsentrasi yang tinggi seperti mata pelajaran matematika, sudah pasti jika tidak disertai dengan kemampuan memberi penguatan/motivasi pada siswa, akan membuat siswa mudah jenuh dalam pembelajaran.

Cara memotivasi siswa dalam belajar agar bisa menghilangkan kejenuhan yakni dengan melaksanakan pembelajaran yang menantang, misalnya kompetisi (lomba) antara siswa/antara kelompok, menerapkan model pembelajaran yang bersifat games edukatif.

3. Membantu siswa dalam menemukan mimpinya
Motivasi yang disampaikan dengan baik akan membuat siswa terpicu untuk mengeksplorasi bakat dan potensi yang ada dalam dirinya, dengan arahan atau penerapan keterampilan bertanya yang dilakukan guru akan membuat siswa menemukan gambaran tentang mimpi yang ingin mereka wujudkan yang sudah pasti hampir sesuai dengan bakat siswa tersebut

Misalnya saja bentuk motivasi pada siswa yang bisa membantu siswa tersebut dalam menemukan mimpinya yakni dengan bertanya pada siswa “kalian cita-citanya mau jadi apa?” siapa tokoh favorit kalian?, bagaimana cara agar mimpi kalian bisa terwujud dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang bisa memicu seorang siswa dalam menemukan cita-citanya.

4. Menumbuhkan sikap optimisme dalam diri siswa
Motivasi mampu memberi stimulasi positif bagi cara berpikir siswa, motivasi/penguatan yang tepat akan membuat siswa menjadi lebih visioner dan optimis dalam mewujudkan mimpinya. Misalnya saja motivasi sederhana seperti kata “kamu pasti bisa, kamu pasti menang, kamu pasti bisa juara.

Akumulasi dari perkataan-perkataan positif yang terus menerus didengar oleh siswa akan membuat mindset berpikirnya menjadi lebih positif dan yakin dengan kemampuan dirinya sendiri, sehingga perasaan pesimis dan rendah diri yang selama ini dia rasakan bisa berubah menjadi optimisme yang kuat.

5. Siswa akan menjadi eksploratif
Akumulasi dari penguatan/motivasi yang biasa diberikan oleh guru membuat siswa menjadi semangat dan termotivasi untuk bisa menjadi pribadi yang sukses, imbasnya yakni siswa akan menjadi lebih ekploratif atau dengan kata lain siswa akan berusaha untuk menggali dan memaksimalkan potensi dan kemampuan yang ada di dalam dirinya.

Sikap eksploratif yang ditunjukan siswa akan membuat siswa menjadi lebih kompeten dan berusaha mencari tantangan guna menguji/mengukur bakat dan minat yang dimilikinya. Siswa kemungkinan akan memiliki kemampuan berpikir kritis namun tetap realistis.

6. Mengajarkan siswa untuk tidak mudah menyerah
“Jangan takut gagal, harus berani dan melihat suatu masalah sebagai tantangan bukan rintangan, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya” adalah beberapa kata motivasi yang bisa mebangkitkan semangat juang siswa sehingga dia tidak akan mudah menyerah dengan berbagai permasalahan yang dia hadapi.

Karena seperti yang kita ketahui bahwasanya musuh terbesar dalam diri adalah rasa takut/mudah  menyerah, dengan motivasi yang baik siswa tidak akan mudah putus asa jika dihadapkan dengan berbagai hal, misalnya saja pelajaran yang menurutnya susah, kompetisi dll

Demikianlah 6 Manfaat Memberi Motivasi dan Penguatan bagi Siswa, tulisan di atas merupakan hasil buah pemikiran penulis dan tidak bermaksud untuk medistorsi pendapat dari ahli, semogaartikelnya bermanfaat untuk anda.

Saturday, 11 November 2017

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru_ Profesi guru adalah sebuah profesi yang bisa dikatakan memiliki tantangan tersendiri, seorang guru dituntut untuk memiliki multiple intelegenci (kecerdasan jamak), soalnya guru merupakan model, ikon dan contoh untuk anak didiknya, sehingga sangat penting bagi guru selain memiliki kemampuan hard skill juga sebaiknya membekali diri dengan kompetensi softskill.



Berbicara masalah komptensi, seorang guru mestinya mampu mengupdate pemahahan dan pengetahuan yang dimilikinya agar bisa relevan dengan dengan kemajuan dan tuntutan zaman, salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan oleh seorang guru agar bisa menjadi guru yang profesional yakni kemampuan dalam menguasai dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai penunjang dalam proses belajar.

Baca juga: 7 Contoh Pembelajaran Yang Menyenangkan

Pengusaan teknologi oleh seorang tenaga pendidik/guru sangat erat kaitannya dengan kemampuan softskill, lantas dalam bidang teknologi serta aspek lainnya, kemampuan softskill apa saja yang sebaiknya dipelajari oleh guru? Berikut ulasannya

6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru
1. Kemampuan dalam mengoperasikan komputer/laptopTak bisa dipungkiri lagi bahwasanya peranan media (komputer/laptop) dalam pembelajaran sangat besar, selain itu penggunaan media komputer dalam pembelajaran terbilang cukup efektif dan efisien serta bisa membuat situasi pembelajaran menjadi lebih kontekstual.

Namun beberapa guru pada kenyataanya masih ada yang belum terlalu paham dalam menggunakan komputer, hal ini mengisyaratkan perlunya dilakukan pelatihan bagi guru agar lebih expert dalam menggunakan media, terutama komputer.

2. Kemampuan dalam mengakses data yang bersifat onlinePenerapan sistem data yang bersifat database yakni pengelolaan data terpadu membuat guru harus memiliki kemmapuan softskill dalam melakukan akses ke situs-situs pemerintah yang menampung data-data pendidik dan peserta didik, sebut saja dapodik, simpkb dll

Selain itu sumber-sumber belajar dan informasi yang kebanyakan beredar via online menjadi alasan tersendiri tentang pentingnya seorang guru dalam memahami tata cara melakukan browsing di internet agar informasi yang beredar bisa diserap maksimal oleh guru.

3. Kemampuan dalam merancang perangkat pembelajaranMengajar menjadi salah satu tugas utama guru, akan tetapi agar pembelajaran yang direncanakan bisa berjalan baik serta dapat mencapai tujuan pembelajaran yang direncanakan maka seorang guru sebaiknya memiliki komptensi dalam merancang perangkat pembelajaran.

Perangkat pembelajaran sendiri terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), buku siswa dll.

4. Kemampuan dalam menggunakan media komunikasiMembangun komunikasi yang baik dengan relasi/sesama guru dan anak didik adalah hal yang perlu dilakukan oleh guru, media komunikasi yang terus mengalami inovasi diharapkan mampu diikuti perkembanganya oleh para guru.

Jika selama ini komunikasi hanya sebatas melalui SMS dan telepon, maka saat ini komunikasi tidak sebatas itu saja akan tetapi mulai merambah dalam ranah penggunaan aplikasi, sebuat saja WhatsApp, Massenger, BBM, Line dan Telegram. Maka dari itu seorang guru sebaiknya bisa uptodate agar tidak tertinggal dalam hal penggunaan media komunikasi.

5. Kemampuan dalam membina organisasi kesiswaanPramuka, osis, sispala, PMR dll merupan contoh organisasi kesiswaan dan organisasi kesiswaan tersebut tidak bisa berjalan maksimal tanpa peran seorang guru. Kemampuan dalam membina organisasi kesiswaan juga tidak kalah pentingnya untuk dikuasai guru.

Pasalnya lembaga-lembaga kesiswaan bisa memberi efek positif bagi peserta didik dan sangat berperan dalam membentuk karakter peserta didik.

6. Kemampuan berwirausahaJabatan sebagai seorang guru memiliki jangka waktu tertentu, sehingga sangat penting bagi seorang guru untuk mencari pekerjaan/sumber penghasilan yang bisa menjadi alternatif ketika dia nantinya sudah pensiun/tidak mengajar lagi.

Selain itu gaji guru yang terbilang tidak terlalu tinggi bisa menjadi alasan kenapa seorang guru harus belajar berwirausaha.

Demikianlah 6 Contoh Softkill Yang Harus Dimiliki dan Dikuasai oleh Seorang Guru, artikel di atas merupakan buah pemikiran dari penulis, jika ada yang salah/kurang tepat maka mohon diberi masukan/saran

Thursday, 2 November 2017

Syarat dan Cara mendaftar PPG dalam Jabatan (PPGJ) Tahun 2017

Syarat dan Cara mendaftar PPG dalam Jabatan (PPGJ) Tahun 2017 _ Bagi anda yang berstatus sebagai guru dan berminat untuk mengikuti pendidikan profesi guru dalam jabatan (PPGJ),  pemerintah berdasarkan dengan PP Nomor 19 tahun 2017 tentang perubahan peraturan pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru Pasal 66 ayat (1) yang menyatakan bahwa, bagi guru  dalam jabatan yang diangkat sampai akhir tahun 2015 dan sudah memiliki kualifikasi S-1/D-IV tetapi belum memperoleh sertifika pendidik dalam memperoleh sertifikat pendidik melalui pendidikan profesi guru (PPG).


Syarat Mengikuti Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
Berdasarkan PP Nomor 19 tahun 2017 adapun syarat untuk mengikuti PPG adalah sebagai berikut;
1. Berstatus sebagai guru tetap
2. Kualifikasi akademik S-1/D-IV

Cara pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
1. Data calon peserta PPGJ diambil dari data dapodik per tanggal 31 juli 2017, data tersebut dimasukkan ke dalam aplikasi pendataan calon peserta PPG
2.  Guru melakukan komfirmasi kesedian sebagai calon peserta PPG dalam jabatan ke dalam aplikasi melalui situs http://simpkb.id menggunakan akun individu masing-masing dan mengunggah pindai (hasil scan) ijazah asli S-1/D-IV ke aplikasi pendataan tersebut. Informasi lebih lengkap seputar pendataan bisa dibaca disitus tersebut.
a. Silahkan login ke situs simpkb.id dan cek apakah anda termasuk peserta yang terjaring/terpilih untuk mengikuti PPG dalam jabatan, jika terpilih maka akan muncul gambar seperti di bawah ini setelah anda login di akun simpkb anda


b. Jika telah muncul gambar seperti diatas pada saat anda login di akun simpkb, maka selanjutnya jika anda berminat mendaftar PPG dalam jabatan klik menu mendaftar.

c. Baca dengan seksama persyarayan untuk bisa mendaftar pendidikan profesi guru dalam jabatan, jika anda memenuhi syarat berminat iku PPGJ maka silahkan klik menu mendaftar

d. Selanjutnya isi semua biodata dan berkas yang menjadi persyarstan dalam mendaftar pendidikan profesi guru dalam jabatan (PPGJ)

e. Jika formulir pendafraran telah dilakukan maka akan muncul pemberitahuan seperti gambar di atas

3. Guru harus menetapkan bidang studi yang akan diikuti dalam PPG, ketentuan penetapan bidang studi adalah linier dengan kualifikasi akdemis S-1/D-IV yang dimiliki. Daftar linieritas bidang studi dapat dilihat di situs simpkb.

Jadwal Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ)
Pendaftaran Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPGJ) sendiri dimulai pada tangga 1 November 2017 sampai tanggal 20 November 2017.

Surat edaran resmi


Untuk panduan secara lengkap bagaimana cara mendaftar PPG dalam jabatan 2017 silahkan download melalui link berikut (Download)

Demikianlah Syarat dan Cara mendaftar PPGJ tahun 2017, semoga bermanfaat untuk anda



Saturday, 28 October 2017

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017_ Bagi anda yang belum lulus dalam kegiatan uji kompetensi guru (UKG) uang  pada tahap pertama sekarang bisa bergembira karena pemerinta telah merilis jadwal pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang ke-2 tahun 2017.

Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017_
Berdasarkan informasi yang beredar, pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang yang ke-2, akan dilaksanakan mulai tangga 6 - 12 November tahun 2017, hal ini bisa menjadi moment bagi peserta UKG agar dalam kesempatan UKG ulang ke-2 ini bisa lulus 100%.

Cara cek peserta UKG ulang
Bagi anda yang mengetahui apakah terdaftar sebagai peserta dalam pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) ulang yang ke-2 tahun 2017 bisa mengecek naman anda melalui link di bawah ini:

Situs: Cek peserta UKG ulang 2017
Ata juga melalui link ini: http://kemdiknas.swin.net.id/pub/index.php

Setelah anda mengklik link di atas maka akan muncul gambar seperti ini;


setelah muncul seperti gambar diatas, selanjutnya silahkan masukkan no.seri NUPTK anda

Downloand kisi-kisi UKG ulang ke-2
Sebagai bahan materi dalam menghadapi UKG ulang yang ke-2 anda bisa mendownload kisi-kisi UKG ulang di link di bawah ini


Setelah link di atas anda klik maka maka muncul gambar seperti di bawah ini

Kalau sudah muncul gambar seperti di atas,selanjutnya pilih materi kisi-kisi UKG yang ingin anda download dan klik selanjutnya akan muncul gambar seperti di bawah ini
Setelah muncul menu seperti di atas silahkan klik menu unduh untuk download dan klik menu gambar mata untuk lihat file

Demikianlah Jadwal Pelaksanaan UKG Ulang Ke-2 Tahun 2017, semoga bermanfaat untuk anda



Monday, 23 October 2017

8 Cara Mengajarkan Pelajaran Matematika Agar Mudah dimengerti Siswa

8 Cara Mengajarkan Pelajaran Matematika Agar Mudah dimengerti Siswa_ Pelajaran matematika merupakan salah satu cabang dari displin ilmu pengetahuan, penggunaan ilmu matematika sangat banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, hal tersebut lantas membuat matematika menjadi hal yang perlu untuk dipelajari/diajarkan, termasuk dalam lingkup pendidikan/sekolah.


Setiap mata pelajaran mempunyai kerumitan tersendiri dalam mengajarkannya, termasuk pelajaran matematika, berbeda dengan pelajaran lainnya seperti, IPA, PKN dan Olahraga yang ruang lingkup pembelajarannya yang bersifat kongkret. Namun pelajaran matematika merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat abstrak, sehingga perlu metode, teknik, pendekatan tertentu untuk mengajarkannya.

Baca juga: 10 Model Pembelajaran Matematika di SD

Selain itu pelajaran matematika juga memiliki mindset tersendiri bagi sebagian siswa, misalnya saja sebagian siswa berpikiran bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit untuk dipelajari, oleh karena itu untuk mengubah paradigma tersebut matematika harus diajarkan dengan cara yang menyenagkan agar siswa bisa tertarik atau bahkan menikmati belajar matematika.

Lantas hal apa saja yang perlu dilakukan dalam mengajarkan matematika agar siswa cepat dalam mengerti/memahami materi yang diajakrkan? Berikut ulasannya

8 Cara mengajarkan matematika agar mudah dimengerti siswa

1. Mengajarkan matematika dengan konsep yang benar
Seperti yang kita ketahui bahwa matematika adalah ilmu yang abstrak, jadi pemahaman konsep yang benar tentang materi yang akan/sedang diajarkan menjadi kunci sukses bagi guru dalam membuat siswa paham tentang materi tersebut.

 Misalnya saja konsep tentang bilangan/angka, sebut saja angka”1” merupakan sebuah lambang bilangan sedangkan “satu” merupakan nama bilangan sehingga agar konsep tentang satu tersebut bisa dikonkretkan maka dibutuhkan media/alat peraga untuk menjelaskan pada siswa.

Misalnya saja kita mengambil satu biji pisang/apel/rambutan untuk berusaha mengubah nilai satu yang tadinya abstrak menjadi lebih konkret. Sehingga konsep tentang nilai angka satu tersebut bisa dipahami siswa, jika dalam pelajaran lain menggunakan tagline kontekstual maka dalam matematika kita gunakan tagline konseptual yakni dari suatu konsep nyata dan telah dimenegerti siswa menuju konsep yang abstrak

2. Mengambil contoh media/alat peraga yang dekat dengan kehidupan siswa
Selanjutnya tips dalam mengajarkan matematika agar siswa dengan mudah mengerti yakni dengan menggunakan peraga/penggabaran yang lekat dengan kehiupan siswa, misalnya saja ketika sedang mengajarkan tentang persegi panjang maka media/peraga yang konkret yang bisa gunakan yakni dengan menunjukan bentuk papan tulis (papan tulis biasanya berbentuk persegi panjang) atau permukaan meja belajar siswa (biasanya juga berbentuk persegi panjang)

Atau misalnya saja dalam mengajarkan materi segitiga, maka dengan memperlihatkan atap rumah bagian depan/sekolah maka pasti akan konkret/nyata sehingga siswa dengan mudah akan memahami tentang materi tersebut. Selanjutnya jika mengajarkan materi tentang bangun ruang maka tidak ada salahnya menjadikan ruang kelas anda sebagai medianya.

3. Aplikasikan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar
Selain itu yang mesti diperhatikan oleh guru adalah penerapan model, metode, teknik dan pendekatan yang benar dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Model, metode, teknik dan pendekatan yang tidak sinkron dengan materi pelajaran matematika justru menyebabkan disorientasi tujuan pembelajaran.

Usahakan  penggunaan model, metode, teknik dan pendekatan yang memiliki bentuk “games/permainan” agar pembelajaran bisa mejadi lebih menyenangkan bagi siswa sehingga mindset siswa yang dulunya menganggap  pelajaran matematika merupakan sebuah mata pelajaran yang membosankan menjadi lebih positif dengan mata pelajaran matematika.

4. Mengukur pemahaman awal siswa terhadap materi yang akan diberikan
Salah satu hal yang bisa membuat pikiran/semangat siswa buntu adalah materi yang diajarkan membuatnya gagal paham diawal materi alhasil pada materi-materi selanjutnya siswa terlanjur tidak mengerti. Maka dari itu sangat penting untuk menggali atau mengecek pemahaman siswa tentang materi yang akan diajarkan.

Jikalau memang siswa masih belum sepenuhnya paham dengan materi sebelumnya yang terkait materi yang akan diajarkan maka tidak ada salahnya sedikit merefleksi materi tersebut agar materi yang akan diajarkan bisa disinkronkan dengan pemahaman siswa dengan begitu pemahaman siswa bisa jadi lebih sistematis.

5. Memotivasi siswa agar melihat pelajaran mtematika sebagai sebuah tantangan bukan rintangan
Penanaman mindset yang tepat pada siswa akan berimplikasi bersar terhadap paradigma siswa terhadap mata pelajaran matematika tersebut, sehingga sangat penting untuk memberikan motivasi maupun inspirasi yang bisa membangkitkan semangat siswa untuk belajar matematika

Salah satu caranya yakni dengan mensugesti siswa bahwasanya matematika bukanllah rintangan yang sulit untuk dilalui melainkan sebuah tantangan yang siap untuk ditaklukkan, dengan begitu siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar matematika.

6. Teori dan praktik
Agar siswa mudah mengerti dengan pelajaran/materi matematika yang sedang diajarkan maka yang diharus dilakukan yakni dengan menyeimbangkan antara teori yang diajarkan dengan praktik/latihan mengerjakan soal-soal matematika, seperti sebuah ungkapan “practice make is perfect”.
Dengan senantiasa mengiringi materi pelajaran dengan praktek aplikatif maka siswa akan lebih mudah mahamami dan mengetahuan yang diterima akan lebih bermakna.

7. Jedah/istirahat
Berhubung matematik marupakan ilmu yang berhubungan erat dengan rumus-rumus, angka-angka maka disarankan untuk melakukan perenggangan atau refreshing setiap kali satu pokok bahasan telah selesai diajarkan.

Hal tersebut bertujuan agar pikiran siswa tidak terlalu tegang/stress ketika sedang menerima materi pelajaran, 4-5 menit bisa mejadi waktu yang cukup dalam merecovery pikiran siswa agar bisa kembali fresh dalam menerima materi pelajaran matematika yang sedang diajarkan.

8. Evaluasi diakhir pembelajaran
Untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pelajaran matematika yang anda ajarkan bisa dilakukan dengan memberikan evaluasi diakhir pelajaran, tingkat pemahaman siswa akan tergambar pada hasil evaluasi tersebut dan jika masih ada siswa yang belum sepenuhnya memahami materi bisa dilakukan sesi tanya jawab di akhir pembelajaran.

Demikianlah 8 tips yang bisa anda coba aplikasikan dalam mengajarkan matematika agar siswa anda bisa lebih cepat paham atau mengerti dengan materi yang anda ajarkan. Semog bermanfaat.

Sunday, 15 October 2017

7 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru)

7 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru) _ UTN merupakan singkatan dari ujian tulis nasional, UTN sendiri merupakan fase final yang harus dilalui oleh para peserta pendidikan profesi guru (PPG) agar bisa mendapatkan sertifikat pendidik. Mendengar kata UTN mungkin akan membuat peserta pendidikan profesi guru (PPG) menjadi harap-harap cemas, soalnya peserta UTN hanya bisa mengikuti tes UTN maksimal 3X dan jika masih gagal/belum lulus peserta sebenrnya masih bisa ikut pada tes selanjutnya tapi dengan catatan menggunakan dana pribadi.



Hal yang agak lucu dari istilah UTN atau ujian tulis nasional karena pada pelaksanaanya menggunakan sistem komputerisasi, jadi agak janggal jika dikatakan sebagai ujian tulis nasional karena penggunaan alat tulis (pensil dan pulpen) tidak diterapkan. Oleh karena pemerintah diharapkan lebih kreatif dalam membuat istilah agar maknanya tidak menjadi ambigu.

Baca juga: Potensi Dan Keuntungan Mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG)

Menghadapi UTN PPG tidak perlu dijadikan beban pikiran apalagi merasa khawatir tidak lulus UTN, cukup nikmati prosesnya dan berjuang dengan sepenuh hari. Kembali ke tema artikel kita, tentang tips apa saja sih yang bisa dilakukan agar bisa sukses UTN PPG. Berikut beberapa tips yang bisa anda coba aplikasikan dalam rangka menghadapi ujian tulis nasional pendidikan profesi guru (PPG).

7 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru)

1. Berdoa
Bukan rahasia umum lagi jika dalam setiap melakukan sesuatu harus senantiasa diiringi dengan doa, termasuk dalam rangka menghadapi UTN PPG dan yang paling penting jangan pernah malu meminta kepada orangtua, saudara, kerabat dan teman untuk didoakan karena kita tidak pernah tahu doa dari siapa yang akan allah ijabah agar urusan kita dimudahkan. Sebaliknya perbanyak mendoakan orang-orang disekitar anda agar bisa sukses dalam karir/hidupnya karena kebaikan yang sama akan allah berikan untuk diri kita.

2. Belajar mandiri dan kelompok
Setiap orang memiliki potensi yang berbeda perihal kemampuan menangkap pelajaran, ada yang membutuhkan suasana tenang dan nyaman agar apa yang dia pelajari mampu dipahami dengan baik. Namun adapula yang lelbih mudah memahami sesuatu apabila dilakukan bersama-sama.

Namun pada dasarnya belajar mandiri dan kelompok adalah sebuah metode belaja yang masing-masing memiliki keunggulan tersendiri, belajar kelompok memungkinkan munculnya banyak ide, gagasan, inovasi, solusi dan memicu tumbuhnya semangat belajar. Begitu pula dengan belajar mandiri yang membuat seseorang akan merasa rileks dan enjoy sehingga materi pelajaran  bisa dengan mudah diserap.

3. Membuat rangkuman setiap materi pelajaran
Seperti yang kita ketahui bersama bahwasanya setiap jurusan/prodi yang mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) memiliki jenis soal ujian yang berbeda oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui jenis soal ujian/mata pelajaran yang biasanya diporsir untuk jurusan anda. Setelah mengetahui mata pelajaran yang muncul maka saatnya membuat rangkuman setiap mata pelajaran agar lebih memudahkan anda dalam belajar.Dengan adanya rangkuman setiap mata pelajaran yang biasanya menjadi soal ujian dalam UTN membuat waktu anda lebih efisien dan efektif.

4. Mempelajari Kisi-kisi UTN
Kisi-kisi merupakan gambaran umun tentang tipe soal yang akan muncul dalam ujian tulis nasional, sehingga sangat penting untuk mengetahui kisi-kisi dari soal ujian tulis nasional (UTN) hal tersebut bertujuan agar anda bisa lebih fokus mempelajari soal yang kemungkinan akan muncul saat UTN dengan berpedoman pada kisi-kisi UTN tersebut.

Namun sebagai langkah antisipatif tidak ada salahnya mempelajari materi yang tidak tercantum dalam kisi-kisi UTN tersebut yang kita prediksi akan muncul saat UTN dan jangan lupa memperbanyak memperlajari materi yang jarang anda dapat agar UTN anda bisa sukses.

5. Gunakan analisis Swot
Kelebihan, kelemahan, peluang dan tantangan pada diri anda adalah suatu hal yang bisa anda analisa. Maka dari itu mulailah untuk mengukur/membaca/memetakan apa saja kelebihan, kelemahan, peluang dan tantangan pada diri anda yang terkait dengan UTN. Refleksi diri berguna untuk memperhitungkan segala kemungkinan agar apa yang diharapkan bisa tercapai dengan maksimal.

6. Mengembangkan soal try out
Materi-materi try out yang terkait dengan ujian tulis nasional (UTN) bisa anda perluas atau kembangkan cakupan materinya namun tetap berpedoman pada kisi-kisi UTN agar penguasaan materi anda semakin luas.

7. Jaga kesehatan
Hal yang tidak kalah penting menjelang UTN adalah menjaga kesehatan/performance karena mesikpun pengusaan materi anda sudah sempurna namun kesehatan anda mengalami gangguan maka sedikit banyaknya akan memberi dampak kurang baik bagi anda. Oleh karena itu istirahat yang cukup, mengkomsumsi makanan yang bergizi sangat berperan dalam menjaga daya tahan tubuh anda.
Demikianlah 8 Tips Sukses Menghadapi UTN PPG (Pendidikan Profesi Guru) semoga bermanfaat bagi anda.

Source: A. Wahyuni S.Pd.Gr (peserta PPG UNM angkatan IV)

Wednesday, 11 October 2017

6 Cara atau Metode Dalam Membentuk Kelompok Diskusi dan Kelompok Belajar

6 Cara atau metode dalam membentuk kelompok diskusi dan kelompok belajar_ Salah metode belajar yang efektif dalam menumbuhkan semangat belajar siswa adalah dengan menerapkan metode diskusi, metode diskusi mengajarkan siswa bagaimana membangun komunikasi dengan teman kelompoknya, belajar bekerjasama, menghargai pendapat teman kelompoknya dan bertanggung jawab dengan tugas kelompok yang diberikan namun tetap dalam arahan dan bimbingan dari gurunya.


Antusiasme siswa yang belajar kelompk akan semakin terlihat ketika ada kegiatan perlombaan/kompetisi dengan kelompok lain, sehingga setiap kelompok akan berusaha memberikan penampilan terbaik agar bisa menjadi juara/pemenang.

Baca juga:

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

Dalam membentuk kelompok belajar/kelompok diskusi juga bisa menggunakan beberapa metode atau cara pengelompokkan, apa saja metode pembagian kelompok yang biasa diguakan? Berikut beberapa ulasannya

6 Cara atau metode dalam membentuk kelompok diskusi dan kelompok belajar  
1. Metode menghitung
Cara atau metode pertama yang bisa dicoba dalam membentuk kelompok diskusi/kelompok belajar yakni dengan cara menghitung, misalnya saja akan dibentuk 5 kelompok, maka siswa diminta berhitung dari 1-5.
Siswa yang duduk dibagian depan mulai menghitung angka 1 dilanjutkan dengan siswa yang ada didekatnya dengan angka 2  kemudian siswa yang ada didekatnya menyebut akngka 3 dan begitu seterusnya sampai angka 5.

Jika sudah sampai angka 5, siswa selanjutnya kembali menghitung mulai dari angka 1-5 sampai semua siswa dalam kelas telah memiliki no.urut/kepala, selanjutnya siswa yang memiliki no.urut/kepala yang sama  menjadi teman satu kelompok

2. Metode memilih sendiri teman kelompok
Selanjutnya metode yang juga biasa digunakan dalam memilih teman kelompok yakni dengan memberi kebebasan pada siswa untuk memilih sendiri teman kelompoknya, namun metode ini terkadang menimbulkan beberapa masalah.

Misalnya saja ada beberapa siswa yang tidak dipilih untuk menjadi kelompok tertentu, alhasil haus dilakukan pembentukan kelompok ulang, siswa biasanya akan membentuk kelompok bersama teman akrabnya/teman gengnya.

3. Kelompok homogen
Metode ini adalah suatu pembentukan kelompok yang mengelompokkan siswa yang sejenis, misalnya saja siswa laki-laki satu kelompok dengan siswa laki-laki, begitupun dengan siswa perempuan dikelompokkan dengan perempuan semuanya.

4. Kelompok heterogen
Kelompok heterogen adalah kelompok yang dibentuk berdasarkan beberapa pertimbangan, misalnya jenis kelamin, kepintaran, latar belakang, suku dan agama. Dalam satu kelompok anak yang pintar dikelompokkan dengan anak yang kurang pintar, anak yang kaya dikelompokkan dengan anak yang kurang mampu, anak yang berasal dari suku berbeda dijadikan satu kelompok.

Metode kelompok heterogen cukup baik dalam mendidik anak untuk saling menghargai satu sama lain, saling membantu satu sama lain. Kelompok heterogen sangat tepat dalam mengajarkan nilai-nilai kebersamaan pada anak tanpa melihat latar belakang siswa tersebut, peringkat dalam kelas, suku dan agamanya.

5. metode undian
Cara membentuk kelompok dengan metode undian yakni dengan mengetahui terlebih dahulu jumlah siswa yang ada di dalam kelas, selanjutnya menetukan jumlah kelompok yang akan dibentuk. Misalkan saja dalam kelas ada 20 siswa dan akan dibentuk 5 kelompk maka dibuat gulungan kertas yang bernomorkan angka 1 sebanyak 4, bernomorkan angka 2 sebanyak 4, bernomorkan angka 3 sebanyak 4 buah, bernomorkan angka 4 sebanyak 4 buah dan bernomorkan angka 5 sebanyak 4 buah.

Selanjutnya siswa diminta satu persatu untuk mengambil masing-masing satu gulungan kertas, dan siswa yang mendapat angka sama otomatis menjadi satu kelompok.

6. Kelompok besar dan kelompok kecil
Pembentukan kelompok besar dan kelompok kecil tergantung materi pelajaran yang akan dilakukan, kelompok kecil biasanya terdiri dari 2-4 orang perkelompok sedangkan kelompok besar terdiri dari 5-10 angggota kelompok. Dalam diskusi kelompok kecil kemungkinan akan lebih efektif.

Demikianlah 6 Cara atau Metode dalam membagi kelompok yang bisa anda coba lakukan dalam kelas anda, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Monday, 9 October 2017

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran_ Dalam setiap proses pembelajaran pastinya selalu ada tujuan belajar yang hendak untuk dicapai, agar tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan maksimal, pendidik/guru harus mampu medesain/menyusun konsep pembelajaran yang menarik sehingga siswa terpancing untuk melibatkan diri dalam proses pembelajaran.


Jika dulu, kita mengenal istilah metode belajar dengan pola teacher center maka saat ini paradigma tersebut mulai berubah, penekanan pembelajaran saat ini lebih ditekankan pada keaktifan siswa dalam proses pembelajaran atau biasa disebut dengan istilah student center.

Baca juga:
6 Cara Agar Siswa Tidak Bosan Mengikuti pembelajaran di Sekolah  
4 Dampak Positif dan Negatif Media Sosial Bagi Pelajar
6 Cara atau Metode Dalam Membentuk Kelompok Diskusi dan Kelompok Belajar 

Namun untuk membuat siswa bersemangant dan termotivasi dalam proses belajar bukan hl yang mudah akan tetapi bukan berarti tidak bisa, oleh karena itu aagar siswa bisa termotivasi untuk belajar dan aktif dalam proses belajar, seorang guru dituntut menggunakan model atau metode dalam setiap pembelajaran.

Dalam memilih model dan metode pembelajaran harus disesuaikan dengan materi pelajaran yang akan dipelajari agar terjadi korelasi/kecocokan dengan begitu tujuan pembelaran bisa tercapai dengan maksimal.

Lantas model dan metode belajar apa saja yang bisa membuat siswa menjadi lebih bergairah dalam mengikuti pelajaran? Berikut ulasannya

Model dan Metode Belajar yang Dapat Mengaktifkan Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran

1. Metode Diskusi/kerja kelompok
Metode belajar pertama yang bisa anda coba dalam proses belajar guna meningkatkan motivasi dan keaktifan belajar siswa adalah metode diskusi. Metode diskusi memberi kesempatan pada siswa untuk saling bertukar pikiran dengan teman kelompoknya, mengajarkan siswa untuk bekerjasama dan bertanggungjawab dengan tugas yang diberikan.

Selain itu metode diskusi juga melatih siswa menjadi pribadi yang komunikatif dan menjadi pribadi yang menerima pendapat temannya khususnya pendapat teman kelompoknya serta melatih siswa melakukan interaksi dengan teman sebaya.

2. Pembelajaran berbasis masalah
Selanjutnya model pembelajaran yang cukup efektif dalam meransang anak untuk terlibat aktif dalam pembelajaran adalah model pembelajaran berbasis masalah. Konsep dari model pembelajaran berbasis masalah yakni dengan mengemukakan suatu masalah kepada siswa untuk diselesaikan proses penyelesain masalahnya dilakukan baik dalam bentuk team maupun perorangan.

Model pembelajaran berbasis masalah melatih anak untuk berpikir kritis dan kreatif serta mengajarkan anak untuk menjadi pribadi yang pantang menyerah dalam menjalankan tugas yang diberikan. Namun hal yang patut diperhatikan dalam menerapkan model pembelajaran berbasis masalah adalah permasalahan yang diangkat haruslah hal yang menarik dan menantang bagi siswa.

3. Metode kompetisi
Metode pembelajaran yang mengadopsi bentuk perlombaan/kompetisi dalam proses belajar juga baik dalam memicu siswa untuk terlibat dalam pembelajaran, hal tersebut tak lepas dari kecendrungan sebagian siswa untuk bisa menjadi seorang pemenang, sehingga jika ada kompetisi mereka akan berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya guna menjadi siswa pemenang.

Namun dalam pengaplikasinnya metode kompetisi butuh pendampingan dari guru karena biasanya kompetisi yang dilakukan oleh anak jika tidak mendapat pengawsan dari gurunya bisa mengarah pada kompetisi yang negatif, dengan adanya pengawasan dan pendampingan dari guru maka anak akan belajar menjadi pribadi yang menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran.

4. Pertanyaan terbuka
 Selanjutnya tips yang juga bisa anda coba untuk terapkan dalam proses belajar mengajar guna membuat siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran yakni dengan memancing siswa dengan mengajukan pertanyaan yang bersifat eksploratif.

Maksud dari pertanyaan eksploratif yakni pertanyaan yang mengarahkan siswa untuk berusaha berpikir dan merenung agar bisa menjawab pertanyaaan tersebut. Misalnya saja “Ada yang tahu nggak.....(bla bla bla), Menurut kamu.... (bla bla bla), Siapa yang menjelaskan... (bla bla bla) dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang bisa memancing siswa untuk terlibat dalam pembelajaran.

Tugas guru dalam metode ini sebagai yakni mediator, fasilitator dan motivator. Guru hanya memberi gambaran umun tentang materi pembelajaran, selebihnya siswa dipancing untuk berpikir lebih jauh tentang materi pelajaran melalui pertanyaan-pertanyaan eksploratif yang diajukan oleh guru pada siswanya.

5. Model pembelajaran eksperimen/percobaan
Porsi materi dan praktik dalam suatu proses belajar sebaiknya berimbang atau 50:50, hal tersebut tak lepas dari kecendrungan sebagian siswa yang lebih menyukai praktik/eksperimen ketimbang hanya disuguhi teori atau konsep semata.

Study by doing (belajar dengan melakukan) adalah konsep pembelajaran dimana siswa akan lebih memaknai suatu materi pelajaran jika pembelajaran tersebut disertai dengan percobaan/eksperimen/demonstrasi.

Agar materi bisa maksimal dipahami oleh siswa maka konsep materi pelajaran yang akan dipraktikan harus benar-benar dipahami/dikuasai siswa dengan begitu praktik/realisasi dari konsep tersebut bisa maksimal.

Demikianlah 5 Model dan Metode Belajar yang dapat mengaktifkan siswa dalam mengikuti pembelajaran yang bisa anda coba aplikasikan dalam proses belajar mengajar. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda.

Friday, 6 October 2017

10 Alasan Memilih Menjadi Guru

10 Alasan Memilih Menjadi Guru_ Dalam beberapa kesempatan terkadang seseorang bertanya pada diri kita tentang alasan kita sehingga memilih sesuatu, misalnya saja seorang guru yang mengajukan pertanyaan kepada muridnya tentang apa cita-citanya kelak ketika dia sudah dewasa, sehingga ketika muridnya telah mengargumentasikan tentang cita-citanya kelak maka guru tersebut kemudian akan mencoba mencari tahu tentang alasan anak tersebut memilih untuk bercita-cita demikian.



Begitu pula halnya dengan mahasiswa yang menempuh suatu pendidikan dengan jurusan pilihannya, pastinya akan banyak orang yang bertanya tentang alasannya dalam memilih jurusan tersebut. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang jurusan kependidikan atau biasa disebut sebagai jurusan keguruan.

Baca juga:

Lantas jika anda ditanya, mengapa kamu mengambil jurusan guru! Argumentasi/penjelasan seperti apa yang akan anda utarakan untuk menjawab pertanyaan tersebut? Mungkin pertanyaan tersebut harus kita arahkan pada diri sendiri dengan bertanya dalam hati “Kenapa saya ingin jadi guru”, Setelah menanyakan hal tersebut pada diri sendiri maka akan muncul berbagai alasan yang bisa jadi melatarbelakangi kenapa anda memilih jurusan guru/memilih untuk menjadi guru.

Jika anda bingung mengenai tujuan anda kenapa anda ingin menjadi guru, sebaiknya anda baca artikel ini sampai habis. Apa saja sih yang bisa melatar belakangi seseorang sehingga ingin menjadi seorang guru? Berikut ulasannya;

10 Alasan Memilih Menjadi Guru

1. Menjadi Pribadi yang Bermanfaat
Guru merupakan suatu profesi yang sangat baik karena dengan menjadi guru maka akan menebar manfaat kepada sesama

2. Membantu orang lain menemukan cita-citanya
Melalui pendidikan yang diberikan oleh guru, orang yang dulunya masih awan atau tidak jelas dalam menentukan target-terget hidupnya bisa lebih mudah dalam menentukan goal (tujuan) yang akan dicapai dalam hidupnya, sehingga bisa dikatakan seorang guru membantu seseorang dalam menemukan cita-citanya

3. Mengajar adalah belajar
Pada hakikatnya bukan hanya seorang siswa yang belajar dari gurunya namun sejatinya seorang guru sebenarnya juga belajar pada siswa, mulai dari belajar tentang beragamnya kepribadian manusia, belajar dalam mengendalikan emosi dan belajr menjadi sosok yang konsistem dan memiliki totalitas

4. Ujung tombak pendidikan
Guru ibaratkan anak panah yang dilepas dan mengarah pada sasaran yang ditetapkan, maka seperti itulah guru, guru menjadi ujung tombak pendidikan tanpa adanya guru, berbagai desain pendidikan, kurikulum dan metode pembelajaran yang telah berhasil dibuat akan berakhir tidak maksimal

5. Melatih diri menjadi penyabar dan peduli
Profesi guru adalah sebuah pekerjaan yang menuntut pelakonnya untuk bisa menghilangkan sikap keras, cuek, acuh tak acuh. Bayangkan saja ada begitu beragam karakter yang terkadang harus dihadapi oleh guru seorang diri namun melalui proses tersebut guru menjadi lebih penyabar dan peduli terhadap anak didiknya

6. Mendapatkan amal jariyah
Ada tiga amalah yang akan terus berjalan meskipun orang tersebut telah meninnggal yakni, ilmu yang bermanfaat, anak sholeh dan uang yang sedekahkan di jalan allah. Salah satu dari amalan tersebut menjadi aktivitas yang sudah lazin setiap guru lakukan yakni memberi ilmu yang bermanfaat, sehingg berefek pada terbentuknya amal jariyah bagi guru.

7. Memotivasi diri untuk terus belajar
Guru harus tahu banyak hal dan harus lebih tahu ketimbang siswanya, sehingga guru harus terus mengupdate pengetahuan yang dimilikinya agar tidak ketinggalan pemahaman dari siswa yang diajarnya

8. Membuat diri selalu ceria dan bahagia
Guru khususnya guru sekolah dasar biasanya akan selalu mendapat semangat positif dari anak-anak yang diajarnya pasalnya tingkah laku anak-anak yang terkadang konyol dan menghibur sehingga guru menjadi senang dan tertawa, efeknya adalah guru akan selalu ceria dan bahagia.

9. Membangun peradaban
Seorang ilmuwan bisa menciptakan beberapa penemuan namun seorang guru yang profesional bisa melahirkan banyak ilmuwan yang hebat, kemajuan suatu peradaban sangat dipengaruhi oleh kualitas guru yang dimiliki.

10. Pahlawan dengan jasa besar
Jika dulu guru disematkan dengan istilah pahlawan tanpa tanda jasa, maka istilah tersebut sebaiknya diubah karena jasa-jasa seorang guru sangat besar khususnya dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Demikianlah jawaban yang bisa anda berikan jika suatu saat anda ditanya tentang alasan kenapa memilih menjadi guru

Thursday, 5 October 2017

Penerimaan Peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017

Penerimaan Peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017_ Bagi anda telah lama menanti pengumuman seleksi ppg prajabatan bersubsidi, nampaknya sudah mulai bisa bernafas lega karena pemerintah telah menyampaikan perihal peserta yang lulus seleksi dan jadwal perkuliahannya. Berikut surat edarannya.

Penerimaan Peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017

Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017

Yth,
Bapak/Ibu Rektor/Pimpinan LPTK
Dengan hormat disampaikan kepada Bapak/Ibu Rektor/Pimpinan LPTK Penyelenggara Seleksi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017, bahwa dalam rangka menindaklanjuti Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 280/M/KPT/2017 tanggal 26 September 2017 tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Pembelajaran telah menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Tim Pusat Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk menentukan namanama peserta yang dinyatakan lolos seleksi Program PPG Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017.
Hasil Seleksi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017, disampaikan dalam bentuk Daftar Nama Peserta, Program Studi, dan Perguruan Tinggi/LPTK tempat pelaksanaan pendidikan, yang dapat dilihat di laman ppg.ristekdikti.go.id. Keseluruhan jumlah peserta yang dinyatakan lolos seleksi dan diterima untuk mengikuti Program PPG Prajabatan Bersubsisi Tahun 2017/2018 sebanyak 4.661 (empat ribu enam ratus enam puluh satu) orang, yang dibagi menjadi dua kelompok, berdasarkan periode awal dimulainya kegiatan perkuliahan.
a. Kelompok I, berjumlah 1.000 (seribu) peserta dengan awal kegiatan perkuliahan pada tanggal 16 Oktober 2017.
b. Kelompok II, berjumlah 3.661 (tiga ribu enam ratus enam puluh satu) peserta dengan awal kegiatan perkuliahan pada bulan Februari 2018.
Para peserta PPG Prajabatan Bersubsidi Tahun 2017/2018 yang namanya tertera dalam daftar Kelompok I tersebut, diwajibkan melakukan registrasi online pada tanggal 5 sampai dengan 10 Oktober 2017 dan segera lapor diri kepada Pengelola Program PPG Prajabatan Bersubsidi di LPTK terkait. Adapun waktu untuk lapor diri dapat dimulai pada tanggal 11 sampai dengan 13 Oktober 2017, dengan membawa kartu peserta seleksi Bakat, Minat, dan Kepribadian (BMK), dan kelengkapan dokumen yang telah diunggah saat pendaftaran secara online. Untuk Kelompok II, jadwal registrasi online dan lapor diri akan diberitahukan menyusul di laman ppg.ristekdikti.go.id. Demikian pengumuman disampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Jakarta, 3 Oktober 2017
Direktur Pembelajaran,
Ttd
Paristiyanti Nurwardani


Wednesday, 4 October 2017

Jadwal Pelaksanaan UKG II Tahun 2017 dan Tahapannya

Jadwal Pelaksanaan UKG II Tahun 2017 dan Tahapannya _ Bagi anda para guru-gur yang masih belum dalam tes uji kompetensi guru (UKG) tahap I tidak perlu berkecil hati. Berdasarkan informasi yang beredar pemerintah akan kembali melaksanakan tes uji kompetensi guru (UKG) tahapan II.

Dalam kesempatan kali ini diharapkan semua gutu sudah bisa lulus dalam tes UKG dengan nilai yang memuaskan. Adapun pelaksanaan UKG tahap II aoan dilaksanakan pada 6-11 november 2017. Kegagalan dalam tes UKG tahap I diharapkan menjadi pembelajaran bagi peserta UKG agar dalam tahapan UKG yang kedua menjadi momentun meraih nilai standar minimal afar bisa lulus dalam tes UKG gelombang II.

Jadwal Pelaksanaan UKG II Tahun 2017 dan Tahapannya

Berikut surat edaran perihal jadwal UKG tahap kedua:




Demikianlah informasi seputar Jadwal Pelaksanaan UKG II dan Tahapannya. Semoga informasi tersebit bermanfaat untuk anda

Wednesday, 23 August 2017

Pendaftaran Guru Penggerak Daerah Terpencil Resmi Tebuka Berikut Syarat Dan Cara Pendaftaranya

Pendaftaran Guru Penggerak Daerah Terpencil Resmi Tebuka Berikut Syarat Dan Cara Pendaftaranya_ Bagi anda sarjana kependidikan yang memiliki dedikasi dan semangat tinggi dalam memajukan Pendidikan di Indonesia, maka salah satu program Pendidikan yang bias anda ikuti adalah program guru penggerak daerah terpencil.


Gugus tugas papua UGM membuka kembali lowongan bagi tenaga guru untuk ditugaskan sebagai guru penggrak daerah terpencil (GPDT) di wilyah kabupaten Mappi, provinsi papua.

A. Formasi guru yang dibutuhkan
1. Guru PGSD
2. Guru IPA
3. Guru Bahasa Inggris
4. Guru Matematika
5. Guru Ekonomi

B. Jadwal Pendaftaran
1. 22-23 agustus: pengumuman dan sosialisasi program
2. 23- 04 September: Pendaftaran (penerimaan berkas pendaftaran)
3. 4-5 September: seleksi administrasi
4. 7 September: pengumuman seleksi administrasi dan jadwal tes
5. 11-16 september: pelaksanaan seleksi (tes tertulis, wawancara, psikotest dan microteaching
6. 20 september: pengumuman hasil seleksi
7. 22-28 september: Outbond, bridging course dan magang
8. Pemberangkatan GPDT

C. Ketentuan dan persyaratan
1. Warga negara Indonesia
2. Lulusan perguruan tinggi yang terakreditasi yang sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan (dibuktikan dengan fotocopy ijazah)
3. IPK minimal 2,75
4. Berusia maksimal 30 tahun/30 desember 2017
5. Berbadan sehat dibuktikan dengan surat keterangan dokter
6. mengirimkan biodata kepada panitia rekrutmen GPDT (format terlampir)
7. Mengirimkan essai motivasi dengan tema “perangku memajukan Pendidikan di kabupaten mappi” (500 kata)
8. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama kontrak (2 tahun)
9. Bersedia ditempatkan diseluruh  distrik kabupaten Mappi minimal selama dua tahun, dibuktikan dengan surat pernyaaan bermaterai.

D. Formulir
Toll. Foster dan formulir dapat diunduh di: http://gtpapua.wg.ugm.ac.id/gpdt/2017-rekrutmen-gpdt/

E. Batas akhir pengiriman berkas
Berkas paling lambat dikirim  tanggal (cap pos) 04 september 2017 pukul 24.00
Surat lamaran dikirim ke:
Sekretariat rekrutment penggerak daerah terpencil kabupaten mappi 2017, kantor ppkk fisipol jl.socio yusticia no.2  bolaksumur, gedung bh, universitas gadjah mada sYogyakarta
Telp(0274) 563362 ext 232 atau 233



Friday, 28 July 2017

Pendaftaran PLPG Bagi Mahsiswa Lulusan S2 Resmi terbuka, Berikut Informasinya

Pendaftaran PLPG Bagi Mahsiswa Lulusan S2 Resmi terbuka, Berikut Informasinya_ Bagi anda yang telah menyelesaikan pendidikan strata 2 (S2) dan memiliki minat untuk semakin menambah wawasan dan keterampilan anda dalam mengajar maka tidak ada salahnya anda mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG) yang akan di adakan pemerintah.

Pendaftaran PLPG Bagi Mahsiswa Lulusan S2 Resmi terbuka, Berikut Informasinya_




Bagaimana anda berminat mengikuti kegiatan PLPG yang diadakan pemerintah? Jika berminat ada baiknya anda segera melengkapi semua berkas persyarstan yang diwajibkan. Semoga artikel tentang pendaftaran PLPG tahun 2017 bermanfaat untuk anda.

Thursday, 27 July 2017

Pendaftaran Guru Indonesia Mengajar (IM) 2017 Resmi Terbuka, Berikut Persyaratannya

Pendaftaran Guru Indonesia Mengajar (IM) 2017 Resmi Terbuka, Berikut Persyaratannya
Indonesia Mengajar (IM) merupakan sebuah lembaga nirlaba yang merekrut, melatih, dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda (PM) di Sekolah Dasar (SD) dan masyarakat selama satu tahun. Penggagasnya, Anies Baswedan memulai gerakan Indonesia Mengajar pada tahun 2009 untuk menjadi lebih dari sekadar program, tetapi sebagai gerakan untuk mengajak bersama masyarakat yang berikhtiar untuk ikut berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasi janji kemerdekaan.

Pendaftaran Guru Indonesia Mengajar (IM) 2016 Segera Terbuka, Berikut Persyaratannya

Meyakini bahwa pendidikan dasar adalah fondasi pembangunan masyarakat Indonesia, maka Indonesia Mengajar (IM) percaya bahwa pendidikan dasar untuk anak-anak di seluruh pelosok Indonesia wajib disampaikan dan didampingi oleh generasi terbaik bangsa. 

Didasari juga oleh janji kemerdekaan untuk mencerdaskan wkehidupan bangsa, maka IM mengambil inisiatif untuk mendampingi sekolah dasar–sekolah dasar di berbagai pelosok Indonesia dengan merekrut, membekali, dan menempatkan sarjana-sarjana terbaik bangsa yang memiliki semangat mengabdi untuk mengajar di sebuah SD selama satu tahun. Para pemuda yang dikirim sebagai guru sekolah dasar (SD) ke daerah disebut sebagai Pengajar Muda.

Pendaftaran Guru Indonesia Mengajar 2017
pembukaan pendaftaran Pengajar Muda angkatan XV 2016 dumulai  tanggal 21 Juni sampai 7 Agustus. Calon peserta yang hanya akan diambil adalah para pemberani yang siap untuk terjun langsung mengajar selama setahun dan menjadi penggerak pendidikan di pelosok negeri Indonesia. Iuran kehadiran untuk mendampingi tumbuhnya tunas-tunas harapan bangsa

Syarat Pendaftaran
Warga Negara Indonesia,
Usia max 29 tahun
Pendidikan min S1
Berasal dari berbagai / semua disiplin ilmu
Memiliki IPK atau nilai akademis yang baik.
Belum menikah
Sehat secara fisik dan mental
Bersedia ditempatkan di daerah terpencil selama satu tahun.
Diutamakan fresh graduate atau kurang lebih 2 tahun setelah lulus

Akun untuk pendaftaran
Untuk mengisi formulir pendaftaran Pengajar Muda, Anda diharuskan untuk mendaftar terlebih dahulu dengan user ID dan password. Hal ini ditujukan untuk memberikan keluangan waktu bagi Anda sehingga Anda tidak perlu menyelesaikan pendaftaran dalam sekali pengisian dan dapat kembali menyelesaikannya di waktu yang lain selama masa pendaftaran belum berakhir. Akun Anda tidak boleh dipindah tangankan ke orang lain.

Setiap pendaftar hanya boleh mendaftar dengan satu akun saja. Jika kami menemukan pendaftar dengan dua akun, maka kami akan memilih satu akun saja secara acak. Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar (YGIM) berhak untuk menutup akun Anda jika menemukan adanya penyalahgunaan akun tersebut.

Informasi untuk pendaftaran
Di dalam formulir pendaftaran, Anda akan diminta untuk mengisi data-data mengenai informasi pribadi, pendidikan, pengalaman, referensi serta menuliskan beberapa esai. Data yang kami terima hanyalah data akhir yang Anda sudah serahkan ketika Anda meng-klik tombol ‘Kirim’ dan data tersebut sudah tidak lagi dapat diubah.

Anda bertanggung jawab untuk memberikan data yang benar untuk aplikasi ini, Kami menekankan keseriusan dan kebenaran data dalam registrasi. Jika kami menemukan bahwa data yang diberikan tidak benar, maka kami akan mendiskualifikasikan aplikasi Anda.

Data Anda yang sudah terkirim adalah milik Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar yang digunakan untuk:
kepentingan seleksi Pengajar Muda;
komunikasi selanjutnya tentang berbagai kegiatan Gerakan Indonesia Mengajar;
Kutipan dari esai Anda dalam aplikasi ini juga dapat kami gunakan dalam materi komunikasi dan sosialisasi Yayasan.
Keamanan dan kerahasian data
Kerahasiaan data Anda adalah penting bagi kami. Data yang Anda berikan dalam pendaftaran online ini tidak akan diberikan kepada pihak ketiga untuk kepentingan komersial. Kami menyimpan informasi akun Anda di server aman di belakang firewall.

Meskipun kami menjaga privasi dan akses ke informasi Anda, perlu diketahui bahwa tidak ada langkah-langkah keamanan yang sempurna atau bebas tembus. Kita tidak dapat mengontrol tindakan pengguna lain dengan siapa Anda berbagi informasi Anda. Kami tidak dapat menjamin bahwa hanya orang-orang yang berwenang akan melihat informasi Anda. Kami tidak bertanggung jawab untuk intrusi dari pihak ketiga terhadap pengaturan privasi dan sistem keamanan.
Anda bertanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan password akun Anda. Kami tidak bertanggung jawab untuk penyalahgunaan atau kesalahan data dalam aplikasi Anda, jika Anda tidak menjaga kerahasiaan password Anda. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data Anda misalnya dengan:
a. memilih password yang tidak mudah ditebak
b. tidak memberikan password Anda kepada pihak lain atau membiarkan pihak lain mengakses akun Anda 
c. selalu melakukan logout sebelum keluar dari halaman pendaftaran
Pendaftaran Guru Indonesia Mengajar (IM) mulai tanggal 21 Juni sampai 7 Agustus Untuk mendaftar indonesia mengajar kunjungi lik di bawah ini
indonesiamengajar.org

Saturday, 15 July 2017

5 Cara Mengajar Yang Baik Bagi Seorang Guru

5 Cara Mengajar Yang Baik Bagi Seorang Guru - Tercapainya tujuan pembalajaran dalam setiap proses belajar mengajar adalah harapan setiap guru, karena ketika tujuan pembelajaran bisa tercapai hal tersebut berarti murid/siswa bisa menangkap dan memahami materi pelajaran yang diajarkan oleh guru.


Agar tujuan pembelajaran bisa tercapai, seorang guru dituntut untuk mampu maksimal dalam proses pengajarannya, mulai dari perencanaan yang matang mengenai skenario pembelajaran yang akan diterapkan, prosuder (langkah-langkah) yang sistematis dalam proses belajar serta evaluasi pada setiap akhir dari proses pembelajaran.

Baca juga: 10 Cara Membuat Kelas Kondusif Dan Tenang

Sehingga seorang guru tidak boleh serta merta mengajar jika tidak memilikinperencanaan pembelajaran serta metode yang dinilai tepat untuk diterapkan pada suatu materi pelajaran karena hal tersebut sudah pasti bisa membuat tujuan pembelajaran tidak tercapai maksimal.

Oleh karena itu ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh guru agar bisa mengajar yang baik, berikut ulasannya yang sengaja kami rangkum untuk anda:

5 Cara mengajar yang baik bagi seorang guru


1. Membuat/Menyusun RPP (rencana pelakasanaan pembelajaran)

RPP atau biasa disebut rencana pelaksanaan pembalajaran adalah sebuah pedoman dalam melaksanakan pembelajaran, RPP ibaratkan peta yang menjadi petunjuk bagi seorang guru agar tujuan yang dituju bisa tercapai.

Penyusunan RRP sangat penting agar pembelajaran yang dilakukan bisa berjalan dengan terstruktur dan sistematis, kebayang bukan kalau mengajar tanpa RPP kemungkinan proses belajar tidak terstruktur sehingga tujuan pembelajaran sulit tercapai.

2. Melakukan apersepsi

Apersepsi adalah kegiatan awal yang biasanya berupa kegiatan berdoa sebelum belajar, mengecek kehadiran siswa, mengecek kesiapan belajar siswa, menghubungkan materi pelajaran sebelumnya dengan materi yang akan diajarkan agar bisa terjadi sinkronisasi (keterhubungan).

Hal yang terkadang keliru dilakukan oleh sebagian guru yakni langsung memasuki kegiatan inti pembelajaran, padahal kondisi psikologis siswa belum tentu siap untuk menerima materi pelajaran yang akan diajarkan, itulah yang menyebabkan kegiatan aprsepsi sangat penting untuk dilakukan untuk mengarahkan pemikiran siswa agar siap menerima materi pelajaran yang akan diajarkan.

3. Menerapkan metode dan model pembelajaran

Untuk mencapai tujuan pembelajaran maka perlu diterapkan metode dan model pembelajaran agar tujuan tersebut bisa tercapai dengan maksimal. Model adalah pola pembelajaran yang akan diterapkan mulai dari awal sampai akhir pembelajaran, sedangkan metode adalah suatu cara yang dilakukan dalam proses belajar misalnya saja metode diskusi, metode tanya jawab, metode ceramah dll.

 Baca juga: 6 Keistimewaan Menjadi Seorang Guru

Perpaduan metode dan model pembelajaran yang tepat akan membuat tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan baik, usahakan dalam memilih model dan metode belajar sebaiknya memenuhi aspek kognitif, afektif dan psikomotor sehingga bisa mengakomodasi siswa dalam meningkatkan kompetensi dan kapabilitasnya.

4. Pembelajaran yang bervariasi

Hal yang sangat perlu untuk dihindari dalam proses belajar mengajar yakni pembelajaran yang monoton (atau menerapkan suatu model dan metode yang itu-itu saja) sehingga membuat siswa/murid menjadi bosan dengan pembelajaran.

Oleh karena itu agar antusiasme siswa selalu tinggi saat belajar sangat penting untuk menerapkan pembelajaran yang bervariasi agar motivasi siswa selalu tinggi saat belajar, pembelajaran yang bervariasi juga akan memperkaya daya imajinasi dan khazanah pengetahuan siswa.

5. Mengecek pemahaman siswa

Salah satu hal yang tidak boleh diabaikan oleh seorang guru adalah mengecek pemahaman siswa setelah materi pelajaran telah diajarkan, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah semua siswa benar-benar telah memahami materi pelajaran yang telah diajarkan.

Untuk mengecek pemahaman siswa bisa dilakukan dengan cara memberi pertanyaan seputar materi pelajaran yang telah diajarkan, memberi tugas mandiri atau tugas kelompok.

Demikianlah 5 Cara mengajar yang baik bagi seorang guru yang bisa anda aplikasikan dalam mengajar siswa-siswi anda, semoga artikel ini bermanfaat

Saturday, 8 July 2017

6 Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah

Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah_ Tahun ajaran baru berarti sekolah-sekolah akan kedatangan wajah-wajah baru yang akan mulai mengecap pendidikan di bangku sekolah atau dengan kata lain sekolah akan kedatangan murid-murid baru untuk menuntut ilmu.

6 Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah

Di tahun ajaran baru sekolah-sekolah baik itu tingkat SD, SMP dan SMA akan diwarnai oleh wajah-wajah baru pada murid baru yang tentunya akan cukup merasa asing dengan suasana sekolah barunya.

Baca juga: 9 Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa

Sehingga kesan awal yang baik kepada murid baru akan menjadi nilai positif agar untuk membuat para murid baru tersebut merasa nyaman dan betah di sekolah barunya. Guru adalah sosok yang memiliki peranan yang subtansial dalam mengasosiasi para murid tersebut agar mereka bisa cepat beradaptasi dan bersosialisasi dengan sesama murid baru, dengan kakak kelasnya maupun dengan seluruh stackholder yang ada di sekolah tersebut.

Lantas langkah atau cara apa saja yang bisa anda lakukan dalam meyambut dan menghadapi murid baru tersebut agar mereka bisa merasa senang ketika berada di sekolah? Berikut beberapa tips yang bisa anda coba aplikasikan.

6 Tips Menyambut dan Menghadapi Siswa Baru Agar Merasa Nyaman Serta Betah di Sekolah

1. Memberi kesan baik dan hangat pada murid baru
Tips pertama yang bisa anda lakukan dalam rangka menyambut dan menghadapi siswa-siswi baru yakni dengan bersikap baik dan hangat. Oleh karena itu seorang guru dianjurkan dalam menghadapi siswa-siswi baru agar bersikap lemah lembut, hangat dan bersahabat dengan para siswa baru.

Bersikap lemah lembut dan bersahabat dengan siswa baru cukup urgent guna menanamkan mindset dalam pikiran anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan, sehingga siswa-siswi baru tersebut merasa betah dan nyaman di sekolah.

2. Hindari sikap mengintimidasi siswa
Tak dapat dipungkiri bahwa karakter setiap siswa sangat beragam begitu pula halnya dengan karakter siswa-siswi baru, misalnya saja yang memiliki sikap sabar, pemalu, nakal, usil dan lain-lain. Namun dalam menagatasi berbagai karakter murid tersebut sangat disarankan untuk menghindari sikap mengintimidasi guna meredam perilaku kurang baik yang ditunjukan oleh murid tersebut.

Selain itu melakukan kekerasan fisik guna mengintimidasi perilaku siswa baru sebaiknya tidak dilakukan namun yang lebih tepat adalah mengamati/membaca karakter anak yang nakal tersebut guna mencari solusi yang lebih persuasif dalam merubah kebiasaanya tersebut.

3. Bersikap adil terhadap semua siswa baru
Diantara para siswa baru pastinya  memiliki latar belakang yang berbeda, baik dari segi latar belakang budaya yang berbeda, ekonomi, sosial dan suku. Maka sebaiknya seorang guru mengabaikan perbedaan-perbedaan tersebut dalam memperlakukan murid anda, jangan karena anak tersebut merupakan anak bupati, camat, kepala desa dan lain-lain sehingga anda memperlakukannya lebih istimewa.

Baca juga: 6 Keistimewaan Menjadi Seorang Guru

Sikap adil terhadap setiap siswa tanpa memandang latar belakang bisa menciptakan rasa adil dalam setiap diri siswa, dengan diperlakukan sama maka siswa bisa lebih nyaman dalam belajar sehingga mereka bisa mengeksplorasi kemampuannya dengan maksimal.

4. Lakukan metode belajar yang bervariasi
Menghadapi murid baru dalam proses belajar, sebaiknya dilakukan dengan penerapan metode belajar yang bervariasi sehingga siswa bisa merasa senang dan gembira ketika belajar, alhasil anak akan selalu rindu dan betah untuk belajar di sekolah.

Hindarkan menerapkan metode belajar yang monoton karena hal tersebut bisa membuat siswa cepat merasa bosan dalam mengikuti pelajaran, alhasil materi pelajaran tidak bisa maksimal dipahami oleh siswa.

5. Sabar dalam mengajar dan mendidik siswa
Selanjutnya cara menghadapi siswa baru adalah dengan bersikap sabar, karena bisa dipastikan murid baru yang anda ajar masih minim dengan pemahaman dengan materi pelajaran yang akan anda ajarkan sehingga sangat disarankan kepada anda sebagai guru untuk bersikap sabar dan tenang dalam mengajar para siswa tersebut.

Gunakanlah bahasa yang paling mudah dimengerti oleh para murid-murid anda agar materi pelajaran yang anda ajarkan bisa dipahami dengan mudah, karena pada hakikatnya mengajar dan mendidik murid ibaratkan seperti anda sedang mengasa pisau yang membutuhkan beberapa waktu sehigga pisau tersebut bisa menjadi tajam.

6. Mengenalkan kepada siswa dengan berbagai elemen yang ada di sekolah
Terakhir hal yang bisa dilakukan untuk menyambut dan mengahdapi siswa baru yakni dengan memperkenalkan pada siswa berbagai elemen dan stackholder yang ada di sekolah tersebut, hal tersebut guna membuat siswa lebih cepat dalam beradaptasi.

Demikianlah Tips menyambut dan menghadapi siswa baru agar merasa nyaman serta betah di sekolah yang bisa anda pratikkan dalam meyambut siswa-siswi baru di sekolah anda