Tampilkan posting dengan label GURU. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label GURU. Tampilkan semua posting

Rabu, 08 Februari 2017

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gerbang Untuk Meraih Gelar S.Pd. Gr

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gerbang Untuk Meraih Gelar S.Pd. Gr_ Pendidikan profesi guru adalah sebuah jalur khusus yang disediakan bagi guru yang telah mengikuti program SM3T selama 1 tahun. Rentang waktu kegiatan pendidikan profesi guru (PPG) kurang lebih satu tahun, adapun tujuan pendidikan profesi guru sendiri adalah untuk meningkatkan kualitas guru baik dari segi intelektual, keterampilan dan sikap.

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gerbang Untuk Meraih Gelar S.Pd. Gr

Orang yang telah menyelesaikan pendidikan profesi guru (PPG) berhak menyandang gelar guru profesional (Gr) serta berhak mendapatkan sertifikat pendidik dan tentunya akan lebih banyak keunggulan jika telah berstatus sebagai guru profesional mulai dari peluang karir yang lebih luas dan bisa mendaftar beberapa program pendidikan yang diselenggarakan pemerintah seperti Guru garis depan (GGD) atau Guru SILN. Selain itu dengan memiliki sertifikat pendidik juga akan mendapat tunjangan profesi meskipun masih berstatus sebagai guru honorer namun dengan beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi.

Baca juga:

Namun jangan mengira mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) itu mudah dan santai sama seperti saat masih kuliah starata satu (S1), Bisa dipastikan materi pendidikan dan pembelajaran dalam kegiatan PPG akan lebih berbobot dan menerapkan disiplin ketat. Namanya juga pendidikan profesi jadi mesti diberikan pendidikan yang berkualitas agar lulusannya bisa menjadi guru yang profesional.

Keistimewaan mengikuti pendidikan profesi guru adalah berbagai kebutuhan bagi peserta PPG akan ditanggung oleh pemerintah mulai dari tempat tinggal (asrama), tunjangan kesehatan, uang untuk membeli buku dan mendapat uang saku tiap bulannya. Luar biasa bukan! yang mesti dipersiapkan oleh peserta PPG adalah mental dan tekad yang kuat karena selama 1 tahun mereka akan benar-benar digembleng baik secara intelektual, mental, keterampilan agar bisa memenuhi kriteria sebagai guru profesional.

Seperti kata pepatah "sekali layar terkembang pantang surut kebelakang" toh PPG hanyalah sebuah fase singkat yang mesti dinikmati, karena sejatinya PPG bukanlah tujuan melainkan alat atau kendaraan untuk mencapai tujuan. Karena tujuan sesungguhnya adalah bagaimana menjadi guru yang memberi manfaat besar untuk sesama.

Kamis, 02 Februari 2017

17 TUGAS POKOK DAN FUNGSI GURU

17 TUGAS POKOK DAN FUNGSI GURU_ Menjadi seorang guru sudah pasti memiliki banyak tugas dan tanggung jawab, profesi guru tidak boleh dipandang sebelah mata karena ada banyak amanah dan tanggung jawab yang mesti dipikul oleh seorang guru. Selain mengajar guru memiliki beberapa tugas pokok lainnya serta guru juga memiliki beberapa fungsi.

Baca juga: 
 
Dengan adanya guru, bisa melahirkan orang-orang cerdas dan berkompeten. Teringat dengan sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa "seorang ilmuwan bisa menciptakan 1 atau 2 karya tapi seorang guru bisa melahirkan begitu banyak ilmuwan, berkat sumbangsinya maka wajarlah jika guru dijuluki sebagai "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa".


 17 TUGAS POKOK DAN FUNGSI GURU

Adapun tugas pokok dan fungsi guru semuanya saling bersinergi dalam mencapai tujuan pembelajaran dalam setiap pertemuannya.  Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana proses pembelajaran bisa berjalan dengan efektif serta efisien yang berbasis PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan).
Adapun Tugas pokok dan fungsi guru secara kongkrit adalah sebagai berikut:


 
  "17 TUGAS POKOK DAN FUNGSI GURU"

1. Membuat perangkat  program  pengajaran (Protah, Promes, Silabus, RPP dan KKM )
2. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
3. Melaksanakan kegiatan penilaian proses pelajaran, ulangan harian, ulangan umum, ujian akhir.
4. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian
5. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
6. Mengisi daftar nilai siswa
7. Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan) kepada guru lain dalam proses kegiatan belajar mengajar
8. Membuat alat pelajaran / alat peraga
9. Menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni
10. Mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum
11. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
12. Mengadakan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya
13. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa
14. Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pengajaran
15. Mengatur kebersihan kelas dan ruang praktikum
16. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya.
17. Mengadakan penelitian tindakan kelas


Demikianlah  17 TUGAS POKOK DAN FUNGSI GURU, hal tersebut menyiratkan bahwa menjadi seorang guru bukannlah suatu pekerjaan mudah karena ada banyak tugas dan fungsi guru dalam menjalankan profesinya. Untuk itu hargailah guru yang selama ini telah mengajar dan mendidik anda hingga menjadi orang yang cerdas dan berakhlak.

Sabtu, 07 Januari 2017

9 Keuntungan ikut program GGD (Guru Garis Depan)

9 Keuntungan ikut program GGD (Guru Garis Depan)_ Program GGD atau guru garis depan merupakan program pendidikan yang dimulai pada tahun 2014, tujuan lahirnya program GGD adalah mengirim guru-guru berkualitas ke berbagai pelosok-pelosok negeri yang masih kekurangan tenaga pendidik. Adapun guru yang bisa ikut serta dalam program guru garis depan atau GGD harus memiliki sertifikat pendidik atau bergelar “Gr” (guru professional). Program guru garis depan atau GGD hanya bisa diikuti oleh sarjana yang pernah ikut dalam program SM3T, hal tersebut merupakan ketetapan pemerintah, karena program GGD adalah program yang terintegrasi dengan program SM3T jadi bisa dipastikan bahwa tidak semua pihak bisa mendaftar menjadi guru garis depan (GGD), melainkan hanya orang tertentu yang memenuhi kualifikasi dan syarat yang telah ditetapkan pemerintah yang bisa mendaftar menjadi guru GGD.



Guru garis depan juga menjadi salah satu stockholder yang diberikan tugas dalam mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045 nanti. Oleh karena itu tugas guru GGD terbilang cukup berat dan menantang. Namun kompetensi alumni SM3T yang telah mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) cukup mumpuni jadi kemungkinan besar harapan yang disandarkan kepada para guru GGD untuk mewujudkan generasi emas Indonesia ditahun 2045 bisa terealisasi melalui semangat pantang menyerah. 
Baca juga:  
9 KEUNTUNGAN IKUT PROGRAM SM3T

Kembali ke topic pembahasan tentang apa sih Keuntungan ikut program GGD (Guru Garis Depan)? Mungkin pertanyaan tersebut kadang muncul dalam benak para guru yang mau ikut mendaftar menjadi guru GGD. Memang belakangan ini guru GGD mendapat sorotan dan perhatian lebih karena ada begitu banyaknya kemudahan dan fasilitas yang disediakan bagi para guru GGD. Penasaran apa saja Keuntungan ikut program GGD (Guru Garis Depan)? Berikut kami akan ulas dengan seksama apa saja Keuntungan ikut program GGD (Guru Garis Depan):

9 Keuntungan ikut program GGD (Guru Garis Depan)


1. Persaingan tidak terlalu ketat

Keuntungan pertama ikut GGD adalah pada proses pendaftaran, jumlah orang yang mendaftar menjadi guru garis depan bisa dibilang tidak terlalu banyak jadi peluang untuk bisa lulus terbuka lebar, bahkan dalam beberapa kesempatan pendaftaran formasi GGD, jumlah kouta pendaftaran yang disediakan belum terpenuhi hal tersebut berarti  kemungkinan besar yang mendaftar bisa lulus 100%. Berbeda dengan pendafataran CPNS umum yang jumlah pendaftarnya sangat banyak sedangkan jumlah formasi yang disediakan sangat terbatas.

2. Berstatus CPNS

Berbeda dengan guru sm3t yang bersatus sebagai guru kontrak, pada program guru GGD, peserta yang berhasil lulus seleksi akan berstatus sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan hanya perlu menunggu kegiatan prajabatan agar bisa menjadi PNS. Sebelum berangkat dilokasi pengabdian guru GGD akan diberi pelatihan dan pembekalan yang biasa disebut dengan bimtek. Dan seperti yang kita ketahui bahwa menjadi PNS adalah dambaan sebagian banyak orang jadi jika anda ingin menjadi PNS maka program guru GGD bisa jadi alternatife asalkan memenuhi kriterian dan syarat pendaftaran.

3. Mendapat tunjangan sertifikasi pendidik

Kelebihan selanjutnya menjadi guru garis depan adalah mendapat tunjangan sertifikasi pendidik, tunjangan sertifikasi biasanya sebesar gaji pokok PNS. Guru GGD langsung mendapat gaji sertfikasi karena mereka sebelumnya telah mengikuti pendidikan PPG dan mendapat sertifikasi pendidik dengan bergelar “Gr”. Bisa dibayangkan berapa total gaji yang bisa diterima oleh para guru GGD tiap bulannya. Namun berdasarkan informasi dibeberapa tempat guru GGD tidak langsung mendapat gaji sertifikasi melainkan harus melalui beberapa prosedur, agar bisa mendapat tunjangan sertifikasi pendidik.

4. Mendapat tunjangan khusus daerah

kelebihan selanjutnya jika anda menjadi guru garis depan (GGD) selain mendapat gaji sebagai PNS dan tunjangan sertifikat pendidik, guru GGD juga diberikan tunjangan khusus daerah. namun nominalnya tergantung keputusan pemerintah setempat dan berdasarkan informasi yang beredar menyebutkan beberapa daerah bahkan menganggarkan 2 juta bagi guru GGD sebagai tunjangan khusus daerah.

5. Program khusus pemerintah

Guru GGD merupakan formasi khusus yang disediakan pemerintah, tujuan dari program khusus tersebut karena mereka akan diberi tugas khusus dalam pengabdiannya. Namun terlepas dari misi dan tugas khusus yang harus diembang oleh guru GGD, keberadaan guru GGD yang direkrut melalui formasi khusus akan mendapat beberapa keistimewaan dan perhatian khusus. Jadi guru GGD mendapat perhatian khusus/lebih dari pemerintah, baik dari masalah gaji dan fasilitas yang akan didapatkan dilokasi pengabdian.

6. Mendapat sebidang tanah dilokasi pengabdian

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa guru GGD akan diberi sebidang tanah dari pemerintah, hal ini dimaksudkan agar guru GGD bisa memanfaatkan lahan tersebut selama berada dilokasi pengabdian. Tanah tersebut bisa digunakan untuk mendirikan rumah, lahan pertanian dll. Hal tersebut bertujuan agar guru garis depan bisa betah berada dilokasi pengabdian.

7. Dimudahkan dalam melakukan kredit

Pemerintah mengisyaratkan agar guru GGD di daerah pengabdian dimudahkan dalam melakukan kredit baik itu untuk melakukan kredit rumah dll, walaupun jika telah berstatus PNS beberapa lembaga akan memudahkan proses kredit bagi PNS namun penyampaian pemerintah kepada pihak yang terkait dilokasi pengabdian guru GGD, setidaknya menjadi nilai plus bagi keberadaan guru GGD.

8. Ikut serta dalam memajukan pendidikan di Indonesia
 

Keuntungan selanjutnya menjadi guru GGD adalah anda bisa berperan serta dalam mendidik anak-anak Indonesia yang selama ini belum mendapat pelayanan pendidikan yang maksimal.  Guru GGD adalah program yang diharapkan mampu mengubah wajah Indonesia dan diharapkan mampu mewujudkan generasi emas Indonesia ditahun 2045, Jadi berapa beruntungnya jika anda bisa ikut terlibat dan mengambil peran dalam program tersebut.

9. Mengajar sekaligus bisa traveling 

Keuntungan terakhir yang bisa anda dapatkan ketika menjadi guru GGD adalah anda akan ditugaskan di tempat atau lokasi yang baru yang masih terbilang asing bagi anda. Satu hal yang bisa anda lakukan selain mendidik dan mengajar dilokasi pengabdian anda juga bisa melakukan traveling dilokasi pengabdian. Karena Indonesia adalah negeri sangat eksotik jadi anda bisa mengeskplorasi destinasi wisata yang ada dilokasi pengabdian anda, mulai dari wisata alam, Wisata social budaya dll.

Demikianlah 9 Keuntungan ikut program GGD (Guru Garis Depan) apa anda tertarik untuk ikut bergabung menjadi guru garis depan (GGD)? Jika anda memiliki niat untuk bergabung menjadi guru GGD setidaknya anda harus memenuhi syarat baku untuk menjadi guru GGD seperti, pernah ikut SM3T, lulus PPG serta mendapat sertifikat pendidik dan beberap persyaratan lainnya.

7 Tips agar tidak grogi saat pertama kali mengajar

7 Tips agar tidak grogi saat pertama kali mengajar_ Sejatinya setiap guru ataupun calon guru telah diajarkan bagaimana cara mengajar yang baik, bagaimana cara bersikap dihadapan para murid maupun anak didiknya pada saat menempuh pendidikan dilembaga kampus  atau intitut tempat mereka menimba ilmu. Namun tak bisa dipungkiri bahwa terkadang muncul perasaan grogi pada saat mengajar terlebih-lebih ketika pertama kali mengajar. Sifat grogi yang biasa muncul pada saat pertama kali mengajar bisa terindikasi melalui perasaan yang was-was, kurang percaya diri dan agak nerves. Bahkan sebagian orang yang telah lama berkecimpung dalam dunia pendidikan juga terkadang merasa grogi pada kondisi-kondisi tertentu saat mengajar dihadapan anak didiknya.

7 Tips agar tidak grogi saat pertama kali mengajar

Tapi seiring waktu perasaan grogi saat mengajar akan sedikit demi sedikit berkurang sampai perasaan grogi tersebut benar-benar tidak dirasakan oleh guru maupun calon guru. Perasaan grogi sebenarnya muncul pada saat pertama kali mengajar karena guru yang terkait belum terlalu memahami kondisi kelas yang akan diajar seperti belum mengetahui bagaimana karakter anak didiknya,  suasana pembelajaran dan belum terbentuknya ikatan batin antara guru dan siswa.
Sebagai guru maupun calon guru yang baru pertama kali mengajar, sifat grogi dalam mengajar sebaiknya diminimalisir. karena bagaimana sikap dan perilaku seorang guru saat pertama kali mengajar serta bagaimana membangun relasi dengan anak didik dan membentuk paradigma anak didik terhadap karakter gurunya sangat penting untuk pertemuan pembelajaran selanjutnya. Kesan pertama saat mengajar menjadi tolak ukur anak didik dalam membangun persepsi anak didik terhadap gurunya. Oleh karena itu perasaan grogi sebaiknya diminimalisir dan sebaiknya lebih focus untuk tampil maksimal di hadapan anak didik.

Agar tidak grogi saat pertama kali mengajar sebenarnya bisa menerapkan atau mencoba tips-tips tertentu yang bisa membuat guru maupun calon guru lebih focus pada proses pembelajaran ketimbang perasaan groginya. Lalu tips apa saja yang bisa dilakukan atau dicoba agar tidak grogi saat pertama kali mengajar ? berikut beberapa tips yang bisa anda coba agar tidak grogi saat pertama kali mengajar:

7 Tips agar tidak grogi saat pertama kali mengajar

1. Tampil percaya diri
Percaya diri adalah modal penting yang harus dimiliki oleh seorang guru maupun para calon guru agar bisa tampil mengesankan di hadapan anak didiknya. Kebanyakan guru yang baru pertama kali mengajar mengalami perasaan grogi karena tidak yakin dan percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki. Alhasil pembelajaran akan berjalan kakuh, hal ini dinilai wajar karena orang yang pertama kali mengajar dalam proses mengaplikasikan ilmu dalam bentuk teori yang dipelajari saat masih duduk di bangku kuliah. Namun walaupun baru pertama kali mengajar setidaknya perasaan grogi bisa diminimalisir dengan tampil percaya diri dihadapan murid maupun anak didik.

2. Menguasai materi pembelajaran.
Tips selanjutnya yang bisa diterapkan agar tidak grogi saat pertama kali mengajar adalah dengan berusaha menguasai sepenuhnya materi pembelajaran yang akan diajarkan kepada siswa. Sebaiknya sehari sebelum mengajar ataupun beberapa hari sebelumnya seorang guru mesti mengecek dan berusaha menguasai materi pembelajaran yang akan diajarkan, hal ini dirasa sangat perlu karena seorang guru dituntut untuk terlihat menguasai materi pembelajaran yang diajarkan saat proses pembelajaran. Seorang guru harus kelihatan berilmu dan memiliki kapabilitas tinggi di hadapan muridnya. Dan sebaliknya coba bayangkan jika sebagai guru baru yang pertama kali mengajar ditambah tidak terlalu menguasi materi pembelajaran, harus tampil dihadapan murid yang baru pertama kali ditemui, kondisi tersebut sudah pasti akan membuat seorang guru sangat gugup dan grogi dalam mengajar.

3. Berbagi senyum
Salah satu tips yang bisa anda coba agar tidak grogi saat pertama kali mengajar adalah menjadi pribadi yang terbuka dan murah senyum. Kenapa sebagai guru mesti banyak tersenyum? Hal tersebut karena tersenyum dapat mencairkan suasana, selain itu dengan tersenyum dapat menciptakan ikatan batin antara guru dengan anak didik. Senyum menjadi gambaran pribadi seseorang dimata orang lain, dengan tersenyum anak didik akan mempersepsikan gurunya sebagai pribadi ramah dan bersahabat.

4. Tegas
Sebagian siswa atau anak didik ketika dihadapkan dengan guru baru, mereka berusaha membaca karakter guru tersebut. Dan biasanya terdapat anak didik yang jahil dan suka mempermainkan mental gurunya, sebaiknya jangan tampil lemah dan meragukan dihadapan anak didik anda karena itu bisa menjadi boomerang yang membuat anak didik anda mengerjain anda atau membantah-bantah apa yang anda instruksikan kepada anak didik anda. jadi agar bisa tampil berkahrisma dan disegani oleh peserta didik sebaiknya harus memiliki ketegasan dalam mengajar. Misalkan membuat aturan-aturan tertentu  atau kesepatan tentang suatu hal antara guru dan murid. Misalkan kalau kalau sering terlambat diberi hukuman, hukuman yang bersifat mendidik pribadi siswa tersebut, atau jika ada anak yang suka membantah diberi hukuman menulis dll. Tampil tegas akan membuat anda lebih percaya diri dan mampu menguasai suasana kelas, sehingga perasaan grogi saat pertama kali mengajar bisa tertutupi dengan tampilan tegas namun tetap tidak keras.

5. Menjadi pribadi menyenangkan.
Agar tujuan pembelajaran bisa tercapai, suasana pembelajaran tetap kondusif dan bisa meminimalisir perasaan grogi saat pertama kali mengajar  serta menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna salah satu caranya adalah dengan tampil sebagai pribadi yang menyenangkan dihadapan anak didik. Pembelajaran yang baik bagi siswa adalah santai namun tetap serius, guru memegang peranan penting dalam menghadirikan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Guru harus bisa menghadirkan senda gurau dalam pembelajaran yang bisa membuat suasana pembelajaran tetap santai dan cair namun tak menyimpang dari tujuan pembelajaran. Dengan menjadi guru dengan pribadi yang menyenangkan siswa akan lebih mudah memahami materi pembelajaran.

6. Menatap mata anak didik.
Hal yang juga bisa anda coba lakukan agar tidak grogi saat pertama kali mengajar adalah dengan tampil penuh keyakinan, anda bisa memberikan tatapan penuh keyakinan kepada setiap peserta didik. Tatapan mata anda akan mengambarkan bagaimana pribadi anda, jadi ketika melakukan komunikasi dengan siswa tataplah mata siswa, jangan menunduk ketika berbicara atau berbicara tanpa melihat siapa lawan bicara anda karena hal tersebut justru akan membuat anda semakin nerveous dan grogi dan hal tersebut juga bisa membuat anda kurang berwibawa dimata peserta didik.

7. Memegang suatu benda.
Memegang suatu benda ketika sedang mengajar baik itu pulpen, spidol, penggaris dll adalah teknik yang biasa dilakukan oleh penulis artikel ini. Kenapa memegang suatu benda bisa menghilangkan sedikit perasaan grogi? Karena menurut pengalaman saya perasaan grogi saat mengajar apalagi saat pertama kali mengajar bisa dialirkan ke objek lain atau ke benda lain. Jadi bisa anda coba praktikkan jika mengajar, anda bisa memegang sebuah pulpen dan cobalah sugesti pikiran anda untuk mengalirkan perasaan grogi tersebut ke benda yang anda pegang misalkan pulpen atau pensil. Dan hasilnya bisa anda rasakan sendiri apakah itu cukup efektif untuk mengatasi perasaan grogi saat mengajar.

Demikianalah 7 Tips agar tidak grogi saat pertama kali mengajar yang bisa anda coba praktikan ketika mengajar. Namun perasaan grogi adalah hal yang wajar, yang seiring waktu akan semakin berkurang. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda guru yang memiliki dedikasi tinggi dan pengabdian luar biasa bagi pendidikan di Indonesia. ^_^

Minggu, 11 Desember 2016

7 Alasan Mengapa Guru SM3T Merupakan Calon Pendamping Hidup Yang Ideal

7 Alasan Mengapa Guru SM3T Merupakan Calon Pendamping Hidup Yang Ideal_ Berbicara masalah pasangan hidup pasti semua bersepakat dan berharap bertemu dengan jodoh atau pasangan hidup yang ideal. Ideal bukan berarti sesuai dengan standar yang umum dan menjadi patokan semua orang dalam memilih pasangan hidup akan tetapi ideal lebih kepada standar tertentu yang ditetapkan seseorang dalam memilih pasangan hidup.


Maka bisa dipastikan bahwa pasangan hidup yang ideal menurut versi setiap orang itu berbeda tergantung bagaimana sudut padang dalam mengkriteriakan calon pasangan hidup yang diharapkan bisa menjadi pendamping hidupnya.

Namun adakah kriteria standar yang biasanya banyak orang yang merujuk pada hal tersebut? sebagai manusia yang normal dan memiliki visi hidup yang jelas sudah pasti sebagian besar orang memiliki standar sama dalam memilih jodoh namun pada sudut pandang yang berbeda.

seperti apakah jodoh ideal yang biasanya orang lebih dominan berharap hal tersebut ada pada pasangan hidupnya? berikut beberapa kriteria yang kebanyakan orang berharap hal tersebut ada pada calon pasangan hidupnya

1. Cantik/Gagah
2. Pintar
3. Mandiri
4. Tangguh
5. Pintar memasak (wanita)
6. Pintar cari uang untuk lelaki
7. Penyayang
8.Memiliki visi hidup yang jelas

Setalah dianalisa terdapat beberapa profesi yang bisa memenuhi kriteria tersebut dan salah satunya guru lebih tepatnya guru SM3T. kenapa guru SM3T bisa dikatakan merupakan calon pendamping hidup yang ideal? berikut analisanya yang akan membuat kamu menjatuhkan pilihan hatimu pada guru SM3T.

7 Alasan Mengapa Guru SM3T Merupakan Calon Pendamping Hidup Yang Ideal 

1. Guru SM3T Cantik dan Gagah
Jika berbicara masalah cantik atau gagah maka guru SM3T sudah memenuhi kriteria tersebut! kenapa bisa? karena pada hakikatnya semua wanita itu cantik dan semua laki-laki itu gagah namun hanya persepsi seseorang saja yang kadang tidak sama sehingga memberikan penafsiran yang berbeda tentang cantik dan gagah itu. selain itu kecantikan dan kegagahan guru SM3T tak hanya boleh dinilai dari parasanya tapi juga dari hatinya, hal tersebut sudah terbukti dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk mendidik orang lain yang bahkan belum ia kenal sama sekali

2. Pintar
Apakah guru SM3T itu pintar? mungkin pertanyaan ini tidak perlu lagi diberi jawaban karena tidak mungkin dia bisa lolos menjadi peserta SM3T kalau tidak pintar. jadi jika berbicara masalah kepintaran maka guru SM3T sudah pasti memenuhi kriteria tersebut.

3. Mandiri
Satu hal yang bisa kamu temukan pada guru SM3T namun tidak dimiliki oleh semua orang adalah guru SM3T adalah pribadi yang mandiri dan tidak selalu tergantung pada orang tua apalagi tergantung pada orang lain.

4. Tangguh
Tidak semua orang rela meninggalkan zona nyaman dalam hidupnya untuk menuju zona yang tidak nyaman, apalagi harus berada di daerah yang baru dan masyarakat yang masih asing baginya namun guru SM3T membuktikan kalau mereka bisa. kalau masalah tanggguh atau tidaknya guru SM3T tidak perlu banyak teori untuk mengkalrifikasi hal tersebut karena bukti sudah berbicara bahwa guru SM3T terbilang cukup tangguh dan bisa bertahan dalam keadaan apapun.

5. Pintar Memasak (wanita)
Biasanya ketika seseorang hendak memilih jodoh biasanya juga mempertanyakan apakah calon pasangan hidup yang akan dipilihnya pintar atau pandai memasak. Dan kemudian jika pertanyaan tersebut diarahkan ke guru SM3T khususnya kaum hawa, apakah mereka pintar memasak atau tidak? sebagian Guru SM3T besar sudah punya skill yang mumpuni jika berbicara tentang aktivitas masak-memasak apalagi setelah tinggal selama 1 tahun dilokasi 3T sudah pasti daftar menu masakan yang bisa dibuatnya akan semakin bertambah.

6. Pintar cari uang (lelaki)
Masalah urgent yang biasa ditanyakan oleh orang tua sang calon pendamping hidup adalah "apa pekerjaannya"? Sebagaian kaum adam selain berfropesi sebagai guru SM3T tak jarang juga sudah membangun bisnis-bisnis sederhana hal tersebut juga bisa menjadi aset dimasa depan ketika telah memiliki keluarga. selain pintar mendidik dan mengajar muridnya juga pintar mencari uang.

7. Penyayang
Pada hakikatnya seorang yang berprofesi menjadi guru memiliki benih-benih kasih sayang dalam sanubarinya termasuk guru SM3T. jadi karakter atau pribadi yang penyayang sudah pasti dimiliki oleh guru SM3T. Muridnya saja ia sayangi dan didik dengan sepenuh hati apalagi dengan pendamping hidupnya.

8. Memiliki visi hidup yang jelas
Dalam memilih pasangan hidup hal yang perlu diketahui juga adalah visi kedepannya dari sang calon pendamping. apa rencananya, tujuan seperti apa dan bagaimana caranya adalah sebuah pertanyaan yang akan memberi jawaban tentang bagaimana visi hidup dari seseorang. Terus bagaimana dengan visi hidup guru SM3T, apakah sudah jelas atau masih abu-abu? visi hidup guru SM3T bisa dikatakan sudah cukup jelas, karir yang begitu menjanjikan setelah selesai SM3T, pilihan hidup untuk menjadi guru adalah sebuah gambaran singkat bagaimana menggambarkan visi hidup guru SM3T.

Itulah beberapa kriteria yang menjadi tolok ukur sebagian orang dalam memilih pasangan hidup dan guru SM3T bisa memenuhi kriteria tersebut bahkan jauh lebih baik dari beberapa tolok ukur tersebut. jadi apakah Guru SM3T sudah bisa dikatakan sebagai Calon Pendamping Hidup Yang Ideal ?

#7 Alasan Mengapa Guru SM3T Merupakan Calon Pendamping Hidup Yang Ideal 

9 Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa

9 Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa_ Menjadi guru yang Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa memang menjadi harapan sebagian besar guru-guru, untuk menjadi guru yang menyenangkan bagi anak didiknya  seorang guru harus menguasai berbagai keterampilan, seperti keterampilan sosial yakni bagaimana seorang guru dalam melakukan interaksi dengan anak didiknya dan bagaimana pola komunikasi yang dibentuk antara seorang guru dengan siswanya, selain itu guru juga harus bisa menghadirkan ikatan emosional dengan siswanya agar pembelajaran dan pendidikan berjalan bermakna dan membuat siswa lebih menikmati proses pembelajaran.

9 Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa

Selain keterampilan sosial untuk menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa, maka seorang guru juga harus memiliki kecerdasan intelektual agar segala ketidaktahuan siswa, kebutuhan edukasi siswa bisa terjawab dan terselesaikan melalui kemampuan dan kapabilitas gurunya.
 
Baca juga:

Namun untuk menghadirkan suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa butuh manajemen kelas yang maksimal karena pada dasarnya setiap peserta didik memiliki karakter yang berbeda, sehingga guru dituntut untuk menghadirkan suatu pola pembelajaran yang bisa merangkul dan menyatukan visi misi belajar para peserta didik.

Nilai positif lainnya ketika bisa menjadi figur Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa adalah pembelajaran akan berlangsung menyenangkan serta tujuan pembelajaran akan mudah untuk tercapai.

Tapi realita tak selamanya sesuai dengan harapan karena beradasarkan fakta, ternyata masih banyak guru yang belum memahami pentingnya menjagi guru yang menyenangkan di mata siswanya, alhasil proses pembelajaran kadang menjenuhkan dan membuat siswa merasa cepat bosan dalam belajar.

Bahkan sebagian guru malah jauh dari persepsi menyenangkan bagi siswanya malah sebaliknya sebagian guru malah menjadi figur yang menakutkan di mata siswanya. hal ini jelas akan berdampak pada kondisi psikologis siswa serta membentuk suatu persepsi yang keliru tentang guru di mata para siswa.

Jadi bagaimana caranya untuk bisa menjadi guru yang menyenangkan bagi siswa! sebenarnya ada banyak cara untuk menjadi guru menyenangkan bagi siswa namun terkadang beberapa cara hanya efektif jika diterapkan pada situasi dan kondisi tertentu. Berikut:

9 Cara menjadi guru yang menyenangkan bagi siswa

1. Guru Harus Tegas Bukan Keras
Banyak guru yang dalam mendidik siswanya menggunakan cara-cara yang keras sehingga muncul trauma dalam diri siswa jika diajar oleh guru tersebut. bentuk kekerasan yang biasanya dilakukan oleh sebagian guru seperti mencubit siswa, memukul, menghardik dengan kata-kata yang tidak baik. kondisi atau pola pengajaran seperti ini justru akan menciptakan tekanan mental bagi siswa sehingga pembelajaran terkesan kakuh dan potensi yang dimiliki siswa juga akan sulit untuk tereksplorasi. Oleh karena agar bisa menjadi guru yang menyenangkan seorang guru tidak boleh keras namun harus tegas, karena keras dan tegas memiliki makna yang sangat berbeda. Guru yang tegas adalah guru yang biasanya telah membuat suatu aturan cara mengajar yang telah dipahami siswanya.

2. Lemah Lembut Dalam Mengajar dam Mendidik Siswa
Siswa adalah pribadi yang memiliki kepekaan hati, sekali saja siswa dimarahi maka bisa jadi akan sangat sulit dilupakan oleh karena itu guru harus meminimalisir berbagai hal yang berpotensi menyababkan siswa mengalami down dalam pembelajaran. Untuk itu guru dalam mengajar sebaiknya menampilkan sikap yang lemah lembut terhadap siswanya, dengan sikap lemah lembut pembelajaran lebih menyenangkan serta lebih kondusif serta siswa akan merasa lebih termotivasi untuk belajar. selain itu ketika mengajar dengan cara lemah lembut secara konsisten maka akan menghadirkan mindset dalam diri siswa bahwa guru tersebut sangat menyenangkan dan bersahabat, sehingga tidak ada rasa was-was ketika siswa ingin bertanya, berpendapat dan bahkan siswa mau berbagi hal yang lebih bersifat pribadi kepada guru tersebut.

3. Menjadi Guru Teladan
Untuk menjadi guru yang menyenangkan bagi siswa seorang guru harus menjadi contoh bagi siswanya atau menjadi teladan bagi siswa, tidak hanya menjadi guru yang mengarahkan dan mengajarkan teori namun lebih dari itu guru harus tampil sebagai suri tauladan sehingga siswa bisa meniru perilaku gurunya. misalkan ketika meminta muridnya disiplin maka gurulah yang harus menunjukan perilaku disiplin terlebih dahulu, ketika guru meminta siswanya datang tepat waktu ke sekolah maka seorang gurulah harus memberi contoh kepada siswanya dengan tidak datang terlambat kesekolah. Dengan memperlihatkan perilaku yang santun dan bersahabat serta merealisasikan segala ucapannya sejatinya guru telah mengajar siswanya tentang bagaimana bersikap dan berperilaku yang baik dan benar. Karakter guru yang demikian akan mampu menyentuh hati siswanya dan membuatnya menjadi guru yang dirindukan dan menyenangkan.

4. Guru harus mampu memposisikan dirinya dalam banyak situasi
Peran guru di sekolah sangat sentral jadi tak heran jika sebagian orang mengatakan bahwa guru adalah orang tua kedua bagi siswa. Tidak hanya memposisikan diri sebagai guru, kadang dalam keadaan tertentu atau situasi tertentu seorang guru harus mampu menempatkan dirinya dalam berbagai sudut pandang, misalkan terkadang guru harus tampil sebagai orang tua bagi siswa, guru memposisikan diri sebagai sahabat bagi anak didiknya, guru menjadi pemimpin bagi anak didiknya, menjadi motivator, menjadi mediator dan menjadi katalisator bagi siswanya, dengan mampu memposisikan diri dalam berbagai situasi guru akan menjadi sahabat bagi anak didiknya, selalu menjadi solusi bagi masalah anak didiknya sehingga siswa merasa senang dengan keberadaan gurunya dan guru menjadi sosok yang menyenangkan bagi siswanya.

5. Guru Harus Inovatif dan Kreatif
Hal yang cukup sulit untuk dijaga dalam proses pembelajaran adalah semangat dan motivasi belajar siswa, apalagi ketika kondisi pembelajaran yang kurang kondusif seperti cuaca yang panas, sarana dan prasarana pendidikan yang kurang memadai. Solusi nyata yang bisa membangkitkan kembali motivasi dan semangat belajar siswa adalah kemampuan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan melalui ide-ide kreatif dan inovatif sehingga siswa selalu bersemangat meskipun sarana dan prasarana sangat terbatas.

6. Perhatian dan komunikatif
Guru yang yang menyenangkan bagi siswa adalah guru yang selalu memberi perhatian kepada siswanya meskipun hal tersebut terlihat kecil dan basa-basi namun berangkat dari sikap perhatian inilah akan muncul rasa kagum dan cinta dari seorang siswa terhadap gurunya, selain itu guru harus komunikatif yakni mudah untuk menjalin komunikasi dengan siswanya sehingga tidak ada dinding pemisah yang membuat siswa merasa takut dan segang untuk berkomunikasi dengan gurunya.

7. Adil dan bijaksana dalam memperlakukan siswa
Sebagian guru terkadang tidak terlalu adil memperlakukan siswanya entah karena siswa tersebut anak orang kaya, anak pejabat atau anak kepala sekolah hal itu sangat tidak bijak dan membuat merasa siswa tidak adil. oleh karena itu sebagai seorang guru harus bisa adil terhadap semua siswa tanpa terkecuali dan selalu tampil bijaksana dalam menyelesaikan setiap masalah sehingga membuat siswa merasa diperlakukan sama dan memperoleh hak yang sama. jika hal tersebut bisa direalisasikan oleh guru tak telak kondisi kelas dan pembelajaran akan selalu menyanangkan siswa.

8. Menjadi Guru Yang Kekinian
Menjadi guru yang kekinian maksudnya adalah guru yang selalu mengikuti perkembangan zaman, seperti mengetahui model pembelajaran terbaru, mengetahui berbagai teknologi pembelajaran yang terbaru, pekah terhadap isu-isu yang lagi hangat tentang pendidikan sehingga ilmu dan pengetahuan yang diajarkan oleh guru kepada siswanya selalu ter-up-to-date. karena tidak jarang kita menemukan guru yang mengajar dengan metode lama atau sudut pandang yang tidak terlalu efektif lagi jika digunakan dalam pola pengajaran sehingga sulit menemukan chemistry antara guru dan siswa.

9. Banyak tersenyum
Salah satu syarat mutlak untuk menjadi guru yang menyenangkan bagi siswa adalah harus banyak tersenyum dan selalu menampilkan gestur yang bersahabat bagi siswa. senyuman seorang guru mampu menghangatkan suasana  dan menyemangati siswa. jadi sebagai seorang guru akan lebih bijak jika murah senyum kepada siswa, hal ini akan membuat siswa iba dan simpati kedapa gurunya.

Demikianlah 9 Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa, sebenarnya masih banyak lagi cara, tip dan trik agar  bisa menjadi guru yang menyenangkan bagi siswa namun pada artikel ini hanya fokus membahas 9 Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan Bagi Siswa secara umum.