Tuesday, 17 October 2017

7 Cara Mendidik Anak Agar Sholeh dan Berbakti Pada Orangtua

7 Cara Mendidik Anak Agar Sholeh dan Berbakti Pada Orangtua_ Sebagian bahkan bisa jadi setiap orangtua berharap memiliki anak yang tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan bisa berbakti pada orangtua, hal tersebut memang wajar karena anak merupakan investasi bagi orangtua baik di dunia maupun di akhirat kelak.


Salah satu amalan yang tidak akan terputus adalah dengan memiliki anak yang sholeh, sehingga banyak orangtua yang berharap bisa mendidik anak-ananknya tumbuh menjadi sosok yang sholeh.

Mendidik anak butuh ketelatenan, kesabaran serta konsistensi agar anak tersebut bisa tumbuh menjadi sosok yang diharapkan oleh setiap orangtua, namun orangtua juga mesti menyadari bahwa terlalu menekan anak juga bisa berdampak buruk terhadap psikologis anak, terlalu menekan anak bisa membuat anak merasa tidak nyaman dan tidak bisa mengeksplorasi kemampuannya.

Maka dari itu tugas orangtua sejatinya bukan berusaha mendikte/menekan anak agar bisa menjadi sosok yang diinginkan melainkan tugas orangtua adalah mengarahkan dan mendampingi anak secara proporsional

Mendidik anak agar bisa menjadi sosok yang religius (sholeh) tidak hanya mulai berlansung saat anak tersebut terlahir ke dunia, tapi saat masih dalam kandungan, seorang anak bisa diberikan stimulasi yang bisa membuat anak tersebut kelak menjadi sosok yang religius dan berbakti pada orangtuanya.
Lantas hal apa saja yang bisa dilakukan untuk membentuk pribadi anak menjadi sholeh/religius serta berbakti pada orangtua? Berikut ulasannya

 7 Cara Mendidik Anak Agar Sholeh dan Berbakti Pada Orangtua

1. Banyak-banyak mendengar murotal saat masih hamil
Langkah pertama yang bisa anda lakukan agar anak anda bisa tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah yakni rutin mendengar murotal (lantunan ayat-ayat suci Al-Quran) baik yang dalam bentuk MP3 maupun yang dalam versi video.

Dengan rutin mendengar murotal (lantunan ayat-ayat suci Al-Quran) akan membuat pikiran anda menjadi  serta gelombang frekuensi suara lantunan ayat-ayat suci Al-Quran bisa jadi juga bisa didengar oleh anak anda yang masi dalam kandungan.

2. Melakukan ibadah bersama anak
Selanjutnya hal yang bisa anda lakukan sebagai upaya penanaman nilai-nilai religius dalam diri anak yakni dengan senantiasa mengikut sertakan anak anda ketika anda sedang beribadah (shalat, mengaji, berdzikir dsb). Seperti kata pepatah “ala bisa karena biasa” jadi pada dasarnya apa yang menjadi bagian dari kebiasaan seorang anak adalah hal yang selama ini menjadi bagian dalam perilaku/tingkah lakunya.

Jadi tidak mesti menunggu dewasa/baligh untuk menyuruh anak anda untuk shalat namunsedini mungkin anak harus diajarkan untuk melakukan ibdah-ibadah spritual agar hal-hal yang dillakukannya tersebut menjadi bagian dari kepribadiannya.

3. Memberi contoh yang baik pada anak
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya yang artinya kebiasaan seorang anak biasanya tidak jauh dari kebiasaan-kebiasaan orangtuanya, maka dari itu agar anak anda bisa mejadi sosok yang religius/sholeh maka anda yang terlebih dahulu harus menjadikan diri anda sholeh dengan begitu anak-anak anda akan meniru tingkah laku anda.

Ayah dan ibu memiliki peranan yang sangat besar dalam proses pembentukan pribadi seorang anak, sehingga sikap aktif orangtua dalam mendidik anak akan memiliki implikasi besar terhadap kepribadian anak nantinya.

4. Hindari memarahi dan membentak anak
Hal yang sangat mesti dihindari oleh orangtua terhadap anaknya yakni bersikap berlebihan pada anak, misalnya saja selalu memarahi anak dan membentak anak, tahukah anda luka yang disebakan oleh perkataan lebih bahaya terhadap psikologis anak ketimbang dengan luka yang terjadi fisik anak?

Oleh karena itu jika anak melakukan kesalahan atau keteledoran usahakan untuk tidak memarahinya namun yang lebihpentng yakni bagaimana anda sebagai orangtua memberikan nasihat dan motivasi agar anak tidak mengulangi melakukan kesalahan yang sama.

5. Ikut majelis (Libatkan anak dalam kegiatan-kegiatan keagamaan)
Agar anak bisa mejadi pribadi yang sholeh maka anak harus banyak berinteraksi dengan anak-anak yang sholeh pula, bagaimana caranya? Caranya mudah saja yakni mdengan melibbatkan anak anda dalam kegiatan majelis ilmu agama, pesantren dan kelompok mengaji dengan begitu perkara-perkara agama yang senantiasa anak anda lakukan bersama teman-temannya akan menjadi bagain dari karakternya.

Jika ikut kursus bahasa inggirs, less musik dan kursus matematika saja anda berani bayar mahal asalkan anak anda bisa pintar maka kenapa tidak melakukan hal yang sama dengan perkara agama/akhlak anak anda.

Jadi jangan karena melihat ada beberapa biaya yang mesti dibayar agar anak anda bisa ikut/belajar ilmu agama lantas anda batal/menunda mengikutkan anak anda dalam kegiatan keagamaan. Malah yang sebaliknya, urusan yang berkaitan dengan akhlak anak lebih harus diutamakan ketimbang urusan lainnya.

6. Menceritakan kisah-kisah nabi dan sahabat
Slah satu metode yang bisa anda coba untuk menumbuhkan sikap cinta terhadap agama islam pada anak anda yakni dengan menceritakan kisah-kisah nabi terutama kisah nabi muhammad, yakni tentang akhlak beliau, perangai beliau, kesantunan beliau, cinta dan kasih sayang beliau, sehingga anak anda menjadikannya sebagai teladan dalam hidupnya.

Selain itu kish-kisah kesholehan para sahabat nabi muhammad juga bisa menjadi  opsi untuk mendidik anak anda menjadi pribadi yang sholeh

7. Mendoakan anak
Doa orangtua terutama doa ibu terhadap anaknya merupakan doa yang mustajab maka dari itu jangan pernah lelah meminta kebaikan pada anak anda, berdoa ibaratkan sedang mengayuh sepeda yang pada akhirnya akan mengantarkan si pengayuh pada tujuaannya. Doa orangtua selain bisa menjadi sebab diberikannya kemudahan pada anaknya juga bisa mejadi pelindung dari berbagai hal buruk yang akan menimpa anak anda.

Demikianlah 7 Cara mendidik anak agar sholeh dan berbakti pada orangtua yang biasa nada coba lakukan, semoga artikel tersebut bermanfaat bagi anda

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon