Tuesday, 21 March 2017

12 Cara Berkomunikasi yang Efektif dan Baik dalam Percakapan

Tags
12 Cara Berkomunikasi yang Efektif dan Baik dalam Percakapan_ Kunci dari suksesnya suatu hubungan adalah komunikasi yang baik. Hubungan di sini memiliki arti yang universal yakni bisa berarti hubungan antar sesama manusia. Meski demikian, komunikasi seringkali dianggap sepele padahal sedikit saja ada kesalahan dalam berkomunikasi maka konsekuensinya bisa fatal. Hal itu bisa menimbulkan kesalahpahaman yang justru dapat berakhir dengan pertengkaran. Terjadinya pertengkaran dipicu karena tidak tercapainya maksud yang diinginkan oleh si pemberi pesan (komunikator) atau si penerima pesan (komunikan) tidak dapat menangkap maksud dari pemberi pesan.

12 Cara Berkomunikasi yang Efektif dan Baik dalam Percakapan
12 Cara Berkomunikasi yang Efektif dan Baik dalam Percakapan

Seseorang yang baik dalam berkomunikasi tentu lebih mudah dalam meniti karir dibandingkan dengan mereka yang tidak mampu berkomunikasi. Mereka yang memiliki karir baik tentu harus mampu berkomunikasi dengan baik pula. Hal itu penting untuk terus menjaga hubungan dalam suatu dunia kerja. Karena dalam dunia kerja Anda akan dituntut untuk bergaul dengan banyak orang. Bisa dibayangkan jika komunikasi tidak berjalan dengan lancar, maka hubungan kerja tidak akan berjalan mulus.

Tapi komunikasi bukan hanya sebatas saling bicara. Harus ada pesan dalam setiap proses komunikasi. Berkomunikasi pun tidak selamanya dalam bentuk lisan. Komunikasi juga dapat terjadi melalui tulisan, dan isyarat nonverbal. Komunikasi yang baik adalah saat pesan yang dimaksudkan telah sampai dan dipahami oleh si komunikan. Lantas, bagaimana cara berkomunikasi efektif dan baik dengan orang lain agar orang tersebut mengerti? Berikut adalah ulasannya.

12 Cara Berkomunikasi yang Efektif dan Baik dalam Percakapan

1. Berikan kesan antusias pada lawan bicara
Cara berkomunikasi efektif pertama adalah buatlah lawan bicara Anda merasa senang dengan menunjukkan antusiasme Anda. Dengan begitu mereka akan berpikir bahwa mereka adalah lawan bicara terbaik yang pernah bicara dengan Anda. Mereka juga akan berpikir bahwa Anda sangat peduli dengan mereka dan secara tidak langsung Anda memberikan perasaan positif bagi mereka. Mereka jadi lebih percaya diri, lebih terbuka dan mereka pun tidak segan lagi untuk membuka percakapan yang lebih dalam.

2. Berani mengungkapkan apa yang dipikirkan
Untuk membangun suatu komunikasi efektif dan baik, maka Anda perlu memiliki rasa percaya diri dan keberanian. Hal ini diperlukan agar Anda bisa turut andil dalam sebuah percapakan. Jangan berpikir bahwa pendapat Anda tidak berharga. Karena berharga atau tidaknya pendapat seseorang adalah sesuatu yang relatif. Bisa jadi pendapat Anda memang tidak berharga bagi satu orang namun bukan berarti orang lainnya juga mengaggap sama. Bisa saja orang yang lainnya justru menganggap pendapat Anda sangat bermanfaat dan berharga.

3. Jadilah pendengar yang baik
Anda sudah percaya diri untuk mengungkapkan isi pikiran Anda, tapi bukan berarti Anda harus mendominasi percakapan. Berilah kesempatan pada lawan bicara Anda untuk menyampaikan juga apa yang ada dalam pikirannya. Dengarkan mereka baik-baik karena jika tidak, maka percakapan akan jadi ‘tidak nyambung’. Anda tentu tidak ingin disebut tulalit, bukan?

4. Ajukan beberapa pertanyaan
Cara berkomunikasi efektif yang selanjutnya adalah ketika Anda sedang menyimak apa yang dikatakan oleh lawan bicara, Anda tak melulu harus jadi pendengar yang setia. Sesekali ajukanlah pertanyaan sehingga percakapan tidak putus begitu saja ketika bahasan telah habis. Sebaiknya ajukan pertanyaan berupa seberapa besar minat mereka terhadap sesuatu yang disukainya. Atau sedikit pertanyaan tentang kehidupan mereka. Itu akan mengesankan bahwa Anda sedang berusaha mengenal mereka lebih dekat dan berusaha membuka diri terhadap suatu hubungan yang baru. Selain itu, mereka juga akan memperoleh perspektif baru tentang diri mereka dan apa sebenarnya tujuan hidup mereka.

5. Lakukan kontak mata
Saat percakapan berlangsung maka usahakan untuk memAndang mata lawan bicara Anda apapun posisi Anda, entah sebagai pembicara maupun sebagai pendengar. Hal ini akan membuat interaksi Anda dan lawan bicara jadi lebih intens. Kontak mata memberikan kesan adanya ketertarikan sehingga lawan bicara juga tertarik untuk bicara dengan Anda.

6. Berpikir sebelum berucap
Pepatah ini sepertinya tidak pernah mati. Demikian halnya dalam berkomunikasi. Ketika sedang berbicara dengan orang lain maka sebaiknya pikirkan dulu apa yang akan Anda ucapkan. Karena berpikir sebelum bertindak tentu lebih baik daripada tidak berpikir. Tapi jangan lupa bahwa lawan bicara Anda juga menunggu apa yang akan Anda ucapkan sehingga jangan terlalu lama berpikir. Anda tentu tidak ingin disebut ‘telat mikir’, bukan?

7. Amati bahasa tubuh lawan bicara
Bahasa tubuh atau gesture bisa menunjukkan apa yang dipikirkan seseorang meskipun berbeda dari yang diucapkannya. Amati gesture lawan bicara Anda dan perhatikan pula nada bicaranya. Dengan begini Anda bisa menyesuaikan kata-kata, gesture dan intonasi suara Anda agar mereka bisa memberi respon positif. Selain itu, hal ini juga berfungsi untuk melihat apakah lawan bicara tertarik atau tidak dengan obrolan Anda.

8. Gunakan gesture dan ekspresi
Cara berkomunikasi efektif yang selanjutnya ialah setelah mengamati gesture lawan bicara, saatnya Anda yang menerapkannya. Ajak lawan bicara Anda untuk masuk dalam topic pembicaraan Anda dengan membuat gersture yang menarik. Gerakan tangan, ekspresi wajah, dan seluruh tubuh haruslah tampak ‘berbicara’. Gesture harus disesuaikan dengan jumlah lawan bicaara Anda. Sedangkan ekspresi harus sesuai dengan topic pembicaraan. Anda tentu tidak mungkin tertawa saat lawan bicara Anda sedang bercerita mengenai keluarganya yang baru saja meninggal.

9. Gunakan bahasa yang baik
Bahasa yang baik adalah bahasa yang sopan, mudah dimengerti, dan sesuai dengan kondisi lawan bicara Anda. Misalnya, Anda tentu tidak mungkin bicara dengan menggunakan bahasa ilmiah untuk bicara kepada seorang petani. Juga, usahakan langsung to the point karena pada umumnya orang tidak suka dengan sesuatu yang terlalu bertele-tele. Anda juga harus menghargai lawan bicara Anda dengan tidak menyela perkataannya.

10. Tunjukkan kekaguman
Kejujuran adalah salah satu cara terbaik untuk menjalin sebuah hubungan dengan orang lain. Maka dari itu, jujurlah tentang apa yang Anda sukai dari mereka dan mengapa Anda menyukainya. Jika Anda ragu untuk mengatakan secara langsung kalimat “Anda sangat cerdas, saya kagum pada Anda”, maka Anda bisa memberi memberi pernyataan tidak langsung,  misalnya “saya selalu senang dengan orang cerdas seperti Anda”.

11. Tersenyumlah
Senyum bisa memberikan aura positif pada setiap orang. Senyum adalah pesan. Saat Anda tersenyum pada lawan bicara secara tidak langsung Anda sedang memberitahukan pada orang tersebut bahwa Anda tertarik padanya. Orang yang menerima senyum Anda biasanya juga akan melempar kembali senyumnya untuk Anda. Hal itu secara tidak langsung akan membentuk suatu hubungan Anda dengan orang tersebut.

12. Akhiri percakapan dengan sopan
Cara berkomunikasi efektif yang terakhir adalah setelah melakukan serangkaian percakapan, maka akhirilah dengan kesan yang baik, yakni dengan salam dan sopan santun. Hal itu akan memberikan kesan positif dari lawan bicara Anda sehingga di pertemuan selanjutnya mereka tidak akan bosan dengan Anda.

Itulah 12 Cara Berkomunikasi yang Efektif dan Baik dalam Percakapan. Semoga setelah membaca artikel ini, skill komunikasi Anda semakin meningkat memberi pesan (komunikator) atau si penerima pesan (komunikan) tidak dapat menangkap maksud dari pemberi pesan.

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon