Saturday, 14 May 2016

Syarat Pendaftaran Alur pendaftaran dan Besaran gaji yang akan di terima Guru GGD

Tags
Syarat Pendaftaran Alur pendaftaran dan Besaran gaji yang akan di terima Guru GGD_ Pada Tahun 2016 ini, pemerintah akan mengirimkan sekitar 3.500 Guru Garis Depan. (dikutip dari republika.co.id). Tahun angkatan pertama GGD berjumlah 798 orang guru berstatus CPNS baru yang disebar di PRovinsi Aceh, NTT, Papua, dan Papua Barat. Untuk mendaftar Guru Garis Depan harus melalui rangkaian Program SM-3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) sebagai bagian dari Program KemristekDikti dalam menyiapkan guru profesional lewat LPTK (Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan program Profesi Guru.

 

Syarat mengikuti Program Guru Garis Depan;
Harus Lulusan dari LPTK (lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan)
Mengikuti Program sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T)
Pengabdian selama 1 tahun di daerah 3T atau pedalaman Indonesia
Mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pasca SM3T yang berasrama selama 1 tahun
Lulus Tes Ujian Tulis LPTK(UTL) dan Ujian Tulis Nasional (UTN) untuk mendapatkan Serfifikat Pendidik.
Mengikuti tes CPNS formasi Khusus SM3T, Jika lulus maka langsung dinobatkan Sebagai Guru Garis Depan.
keterangan:
Guru Garis Depan Otomatis menjadi CPNS di tempat tugasnya.
berikut adalah gambar alur pendaftaran menjadi GGD;

Gambaran Penempatan Guru Garis Depan di Wilayah Indonesia. Mungkin para guru dan calon guru yang ingin mendaftar program Guru Garis Depan ini masih penasaran, kira-kira jika diterima akan ditempatkan dimana saja, apakah di wilayah terpencil sekali di atas pegunungan yang jarang penduduknya, atau bahkan tempatnya masih bisa dijangkau dengan perjalanan udara. Untuk mengetahui jawabannya marilah simak informasi berikut ini; Daftar lokasi penempatan Guru Garis depan Tahun 2015. Sebagai gambaran saja, bahwa guru garis depan tahun 2016 nantinya kurang lebih akan ditempatkan di daerah-daerah yang kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya, namun untuk tahun berikutnya yang pasti akan ada tambahan wilayah untuk kekurangan guru ini.

Serta Penghasilan yang lumayan besar akan dinikmati para guru garis depan (GGD).  Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2-TK) Ditjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Sumarna Surapranata menjelaskan, untuk GGD angkatan pertama berjumlah 798 orang. Mereka berstatus CPNS baru dengan menggunakan kuota pengangkatan 2014 lalu. Pranata mengatakan sebagai guru di daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal, mereka dijamin urusan penghasilannya. “Supaya mereka tenang mengajarnya,” kata Pranata di kantornya, kemarin (1/6).

Dia lantas merinci beberapa pos penghasilan guu peserta program GGD tadi. Sebagai abdi negara, mereka mendapatkan gaji pokok PNS golongan 3-A. Angkanya sekitar Rp 2,5 juta per bulan. Karena masih berstatus CPNS, mereka baru mendapatkan 80 persen gaji pokok.
Penghasilan berikutnya adalah tunjangan guru di daerah khusus sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Kemudian, peserta program GGD ini juga mendapatkan tunjangan kinerja daerah (TKD) yang jumlahnya bervariasi di setiap daerah. “Ada bupati yang bilang menyiapkan TKD untuk guru hingga Rp 2 juta per bulan,” kata pejabat yang hobi mendengarkan musik klasik itu. Guru peserta GGD ini juga berhak mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Namun tunjangan ini ditunda dulu hingga guru peserta GGD berstatus PNS, bukan CPNS. Untuk bisa CPNS harus mengikuti pendidikan prajabatan di daerah masing-masing. Diperkirakan setelah Lebaran nanti mereka sudah banyak yang berstatus PNS.
Besaran TPG merujuk pada gaji pokok yang diterima masing-masing guru. Maka jika ditotal secara keseluruhan, penghasilan atau gaji guru peserta GGD bisa mencapai Rp 8 juta bahkan lebih. Kompensasi gaji ini wajar, karena mereka mengajar di daerah yang sulit terjangkau. Di tahun pertama ini guru peserta GGD disebar di Provinsi Aceh, NTT, Papua, dan Papua Barat. Tahun depan Pranata mengatakan akan adalagi program rekrutmen GGD. Bisa jadi menggunakab kuota CPNS baru tahun ini. “Pemerintah harus hadir hingga di pelosok negeri. Sesuai dengan nawa cita Presiden Jokowi," tuturnya. (wan/dio)
Sumber:jpnn.com

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon