Monday, 11 April 2016

PENGERTIAN KARANGAN NARASI

PENGERTIAN KARANGAN NARASI 
Dalam Kamus Bahasa Indonesia tulisan narasi adalah bentuk tulisan yang berupa paparan atau cerita dan bersifat fiftif atau khayalan Tim Prima Pena (2007: 872) sedangkan Nurudin (2007: 21) mengatakan; Narasi adalah bentuk tulisan yang berusaha menciptakan, memisahkan, merangkaikan tindak tanduk perbuatan manusia dalam sebuah peristiwa secara kronologis atau yang berlangsung dalam suatu kesatuan waktu tertentu. 

Karangan narasi adalah bentuk tulisan yang berupa paparan atau cerita dan bersifat fiktif atau khayalan. Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Ahmad, 2006: 633), mengatakan “tulisan narasi biasanya terdapat cerita yang berkesinambungan, yang disajikan dalam gambaran antar tokoh-tokoh (lakon), jalan cerita, tempat peristiwa secara utuh. Dengan demikian, pembaca seolah-olah melihat secara langsung peristiwa yang di sampaikan oleh penulis melalui bacaan”.

Akhadia, dkk (1991: 82) mengemukakan “bahwa narasi yaitu bercerita atau berkisrah tentang sesuatu, yang setiap saat selalu ada untuk di ceritakan oleh murid misalnya tentang pengalaman sehari-hari baik di rumah maupun di sekolah”.

Narasi adalah ragam wacana yang menceritakan proses kejadian suatu peristiwa, Suparno dan Yunus (2007: 11). Sedangkan karangan menurut Byrne (Haryanti dan Zamzani 1996/1997: 77) bahwa “mengarang pada hakikatnya bukan sekedar menulis simbol-simbol grafis sehingga berbentuk kata dan kata-kata di susun menjadi kalimat menurut peraturan tertentu”. Jadi mengarang adalah menuangkan buah pikiran kedalam bahasa tulis melalui kalimat-kalimat yang dirangkai secara utuh, lengkap dan jelas sehingga buah pikiran tersebut dapat dikomunikasikan kepada pembaca dengan berhasil.   
#PENGERTIAN KARANGAN NARASI

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon