Thursday, 7 April 2016

HAKIKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA

HAKIKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA 
Seorang siswa dikatakan belajar matematika, apabila pada siswa terjadi suatu kegiatan yang dapat mengakibatkan perubahan tingkah laku yang berkaitan dengan matematika. Seperti perubahan dari tidak tahu suatu konsep menjadi tahu konsep tersebut dan mampu menggunakan dalam mempelajari materi selanjutnya serta dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pembelajaran matematika perlu diketahui ciri-ciri khusus atau karakteristik  matematika. Menurut Soedjadi (2007:9) merangkum pengertian matematika secara umum, dengan melihat ciri-ciri khusus atau karakteristik matematika yang meliputi: (1) memiliki objek abstrak yang terdiri dari fakta, konsep, operasi/relasi, dan prinsip,  (2) bertumpu pada kesepakatan, kesepakatan yang amat mendasar adalah aksioma dan konsep primitive,  (3) berpola pikir deduktif, (4) memiliki simbol yang kosong dari arti,  (5) memperhatikan semesta pembicaraan dan (6) konsisten dalam sistemnya.

Mengingat objek yang dipelajari dalam matematika adalah abstrak dan tersusun secara hirarkis maka konsep, prinsip, dan aturan yang terdapat dalam suatu materi harus  disampaikan dengan suatu urutan yang logis dan memperhatikan kesiapan siswa. Hal ini bertujuan agar siswa dapat menyerap informasi yang diberikan guru dengan baik dan optimal.

Hudojo (1988:37) mengemukakan bahwa Matematika yang berkenaan dengan ide-ide abstrak yang diberi simbul-simbul itu tersusun secara hirarkis dan penalarannya deduktif.  Mempelajari  konsep B yang mendasarkan kepada konsep A, seseorang perlu memahami lebih dulu konsep A. Tanpa memahami konsep A, tidak mungkin orang itu memahami konsep B. Ini berarti mempelajari matematika haruslah bertahap dan berurutan serta mendasarkan kepada pengalaman belajar yang lalu. Seseorang akan lebih mudah  mempelajari sesuatu bila belajar itu didasari kepada apa yang telah diketahui orang itu, karena itu untuk mempelajari suatu materi  matematika yang baru, pengalaman belajar yang lalu dari seseorang itu akan mempengaruhi terjadinya proses belajar materi matematika tersebut.

Sedangkan menurut  Dienes (dalam  Karso dkk, 2006:17) mengemukakan bahwa belajar matematika melibatkan suatu struktur hirarki dari konsep-konsep tingkat tinggi yang dibentuk atas dasar apa yang telah dibentuk sebelumnya. Dari beberapa pendapat ahli di atas tentang ciri-ciri dan karakteristik matematika, serta keabstrakan dari objek-objek matematika yang tersusun secara hirarkis maka untuk mempermudah siswa mempelajari suatu konsep atau untuk dapat menyerap informasi yang diberikan guru dengan baik dan optimal haruslah memperhatikan kesiapan siswa. Ini berarti  belajar  matematika haruslah bertahap dan berurutan serta selalu mendasarkan kepada pengalaman belajar yang telah lalu
ARTIKEL TERKAIT : MATEMATIKA SEKOLAH
HAKIKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Silahkan berkomentar jika masih ada yang kurang jelas atau jika hendak memberi saran dan kritik
Admin: WA: 0852 1537 5248
EmoticonEmoticon